NovelToon NovelToon
Ketika Cinta Berakhir

Ketika Cinta Berakhir

Status: tamat
Genre:Pelakor / Pelakor jahat / Nikahmuda / Selingkuh / Cinta Terlarang / Saudara palsu / Tamat
Popularitas:100.7k
Nilai: 5
Nama Author: lee Yana

Shenina Jean atau yang akrab disapa Nina adalah seorang wanita karir sekaligus istri dari lelaki bernama Argan Dio. mereka merupakan sepasang kekasih yang menikah atas dasar saling mencintai.

karena tak kunjung mendapatkan keturunan, Shenina memutuskan untuk meninggalkan dunia kerja dan melepaskan jabatan bersama mimpi-mimpinya. Agar bisa lebih fokus pada program kehamilan yang tengah ia jalani.

Namun setelah semua usaha yang ia lakukan, ternyata Shenina mendapati suami yang sangat dicintainya justru menjalin hubungan gelap dengan wanita lain merupakan orang terdekatnya.

Kenyataan pahit atas pengkhianatan tersebut membuatnya hancur berkeping-keping. hingga ia memutuskan untuk pergi sejauh mungkin. menghilang tanpa jejak, merombak dirinya secara keseluruhan lalu kembali dengan kehidupan dan identitas yang benar-benar baru.

Bagaimana kisah kelanjutannya....? apakah Shenina akan balas dendam ? Atau justru memulai cinta yang baru ? Nantikan kisahnya ya……..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lee Yana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pindah

Sesuai yang dikatakan Nyonya Dehan sebelumnya. Hari itu setelah semua pekerjaan selesai mereka mulai pergi menuju lokasi, untuk memilih apartemen yang akan ditempati Shira.

Karena jaraknya cukup dekat jadi tidak perlu waktu lama untuk sampai disana.

Sementara Shendra hanya diam saja mengikuti kemana ibunya pergi. Mau menghindar juga percuma, apalagi kalau sampai beralasan tidak bisa ikut.

Lagipula tempat yang mereka tuju searah dengan tempat tinggalnya.

“Shira Nyonya itu siapa ??” Tanya Jenifer yang menarik temannya ke belakang, karena ia tidak tahu soal apapun tentang kejadian dan pembahasan kemarin.

Sepulang kerja tiba-tiba saja Shira mengajaknya untuk ikut pergi bersamanya.

“Dia adalah ibunya pak Shen” bisik Shira pelan.

“Apaaaa….???!!!”

“Sssssstttttt….”

“Jadi dia ibumu juga kan….???”

“Sssttttt….pelan-pelan Jen, iya dia ibuku”

“Mau apa kita kesini…???”

“Pokoknya kau lihat saja dan jangan banyak bicara, nanti kau pasti akan tahu” ucapnya mengedipkan mata sambil merapikan kerah baju sang manajer.

Sesampainya di atas Nyonya Dehan mengatakan bahwa dua lantai yang sedang mereka lewati sekarang semuanya kosong, sampai dengan lantai terakhir.

Wanita paruh baya itu menyuruh Shira untuk masuk dan memilih pintu manapun yang ingin dia tempati.

Shira yang merasa sungkan pun segera menoleh ke arah Shendra. Namun lelaki itu nampak tak ada respon apapun dan hanya diam membuang pandangan ke arah lain.

Kemudian mereka masuk untuk melihat-lihat isi apartemen itu, semuanya nampak sama. Sangat luas dan mewah, lokasinya juga strategis tepat di pusat kota dan yang paling penting adalah jaraknya dengan kantor Luxe’me sangat dekat.

“Jadi kamu mau yang mana Shira ??”

“Emm saya ikut pilihan Nyonya saja” ucapnya sungkan.

“Kalau begitu ayo ikut ibu” ucap Nyonya Dehan menggandeng tangan Shira.

Sepertinya baik Shira maupun Shendra sudah bisa menebak kemana sang ibu akan membawanya.

Dan benar saja, beberapa saat kemudian mereka sudah sampai di depan pintu rumah Nina.

Nyonya Dehan mengatakan kalau rumah itu adalah milik mendiang putrinya. Dan tepat di sebelahnya adalah rumah Shendra.

Karena dua lantai dibawahnya semua kosong pasti akan sangat sepi jika Shira tinggal dibawah.

Jadi tidak ada salahnya kalau Nyonya Dehan menyarankan agar Shira menempati rumah Nina selama dia bekerja di sini.

Shaira yang mendengar itupun langsung menjerit dalam hatinya. Karena apa yang dia inginkan sudah ada didepan mata.

Ketika Wanita paruh baya itu hendak membukanya, ternyata kata sandi yang dimasukkan tidak valid.

Beliau mencoba sekali lagi dan hasilnya tetap sama. Persis ketika Shira mencoba membukanya saat itu.

“Shen, kenapa pintunya tidak bisa dibuka…??” Tanya Nyonya Dehan penasaran.

Sementara orang yang ditanya hanya diam saja, sambil menyilangkan tangannya bersandar disamping pintu yang masih terkunci rapat.

“Kamu sengaja mengubah sandinya kan ??”

“Rumah ini milik Nina bu, ibu boleh memberikan apartemen manapun kecuali rumah Nina..!!” Ucap Shendra yang akhirnya buka suara, dengan nada rendah namun penuh penekanan.

“Tapi kan adikmu sudah tidak disini lagi Shen, mau sampai kapan kamu akan terus bersikap seperti ini nak…???”

“Tidak bu, aku tidak akan mengijinkan satu orang pun untuk tinggal disini”

Mendengar jawaban itu Nyonya Dehan hanya bisa terdiam dan menghela napas. Dia paham perasaan putranya, tapi mau sampai kapan Shendra akan terus seperti itu ?? Bagaimana Nina bisa tenang jika seseorang masih belum mengikhlaskan kepergiannya ??

Meskipun wanita itu sendiri juga belum bisa sepenuhnya merelakan Nina. Nyatanya Nyonya Dehan masih sering menangis setiap kali ia membersihkan kamar putrinya.

Dan bukan cuma Nyonya Dehan, ternyata Shira pun ikut terdiam sejak tadi, ketika Shendra menyebut nama Nina.

Shira sama sekali tidak menyangka ternyata itu alasan Shendra mengubah kata sandi rumahnya.

Seketika rasa senang yang tadi sempat muncul kini berubah menjadi rasa sesak yang entah dari mana asalnya.

Ada perasaan senang bercampur sedih di saat yang bersamaan.

Sudah lebih dari dua tahun lamanya, namun ternyata Shendra belum juga bisa merelakan kepergian Nina.

Bahkan rumah itu terus dia jaga dengan baik. Shendra juga rela memelihara kucing kesayangan Nina, padahal dia sangat alergi terhadap bulunya.

“Maaf ya Shira, kalau begitu kamu bisa tinggal disini saja atau bisa di tempat lain yang kamu inginkan” ucap Nyonya Dehan mengajak Shira berpindah pada apartemen yang ada di seberangnya.

“Ohh tidak apa-apa Nyonya, mau dimanapun tidak masalah. Yang penting kami bisa segera pindah dari hotel” ucap Shira sambil memandang Jenifer.

Wanita paruh baya itu merasa tidak enak karena sikap Shendra barusan. Namun ibunya juga tidak punya alasan untuk menentang keputusan anaknya. Beliau paham seperti apa perasaan Shendra terhadap Nina.

“Sekali lagi ibu minta maaf ya Shira, atas sikap Shendra tadi” ucap Nyonya Dehan sambil masuk ke apartemen yang akan Shira tempati.

Sedangkan Shendra sudah pergi lebih dulu untuk beristirahat di rumahnya. Entah kenapa hari itu dia bersikap lebih dingin dari biasanya.

Shendra memilih untuk diam dan tidak mau berkomentar apapun tentang keputusan ibunya, kecuali menyangkut masalah rumah Nina.

Ternyata di lantai paling atas itu desainnya sedikit berbeda dengan dua lantai di bawahnya. Kesannya sangat mewah dan lebih luas.

Padahal menurut Jenifer apartemen sebelumnya saja sudah sangat luar biasa, ternyata masih ada yang lebih mewah lagi. Semua fasilitas serta interiornya juga sudah lengkap dengan desain terbaru dan terbaik di kelasnya.

Jen jadi penasaran dengan rumah Nina yang tidak boleh ditempati oleh siapapun itu. Kalau apartemen yang lainnya saja sudah sebagus ini, lantas bagaimana dengan yang punya Nina.

Di negaranya saja dia belum mampu untuk tinggal di tempat seperti itu. Namun saat datang kesini Jen mulai paham bagaimana kehidupan Shira sebelumnya.

Mereka hanya perlu mengisi stok makanan di lemari pendingin saja, selebihnya Shira dan manajernya sudah bisa langsung pindah ke sana.

Shira sangat bersyukur bisa pindah tepat di seberang apartemennya. Setidaknya dia tinggal sangat dekat dengan rumah Shendra, tempat di mana Orca berada.

Setelah memastikan semuanya beres, Nyonya Dehan kemudian berpamitan untuk segera pulang. Wanita itu sekali lagi berpesan agar Shira tidak perlu sungkan dalam hal apapun.

“Shira, semoga kamu betah tinggal disini ya. Jika butuh sesuatu katakan saja pada Shendra atau sekretaris Ken. Atau jika perlu katakan langsung padaku” ucap Nyonya Dehan dengan senyuman hangatnya.

“Sekali lagi terimakasih Nyonya atas perhatiannya”

“Kalau ingin berterimakasih, sebaiknya mulai sekarang berhenti memanggilku Nyonya” bisik Nyonya Dehan samar-samar namun tetap terdengar oleh Jenifer yang berdiri tidak jauh dari mereka.

“Ma..maksud anda..??”

“Mulai sekarang panggil saja aku Ibu” ucapnya tersenyum sambil mengedipkan sebelah mata, lalu pulang dengan membawa kabar gembira untuk suaminya.

(Ayah, anak kita akhirnya punya tetangga)

“Ehem.., waahhh sepertinya malam ini ada yang senang sekali” ucap Jen yang melihat raut wajah Shira.

“Apa sih Jen…”

“Wahh meskipun bukan ibu kandung, tapi kurasa kau sangat mirip dengan ibumu Shira”

“Mirip…???”

“Iya, akhirnya aku tahu dari mana sifat tidak enakanmu itu. Ternyata ibumu benar-benar orang yang luar biasa baik”

Ya, hanya melihat dari sikap Nyonya Dehan saja Jenifer bisa tahu bagaimana cara Shira dibesarkan oleh keluarga itu.

Pantas saja selama ini Shira sering tiba-tiba menangis setiap bertemu dengan keluarganya.

Shira tumbuh dalam keluarga penuh cinta, namun dia juga trauma karena cinta. Selain waktu, satu-satunya yang bisa menyembuhkannya adalah dengan menemukan cinta yang lebih besar dari sebelumnya.

Entah itu cinta yang tumbuh seiring berjalannya waktu, atau memang sudah ada sejak dulu tapi tak pernah dia sadari.

“Shira…??”

“Hmmmm..???”

“Sejak dulu aku selalu penasaran tentang sesuatu…”

“Apa lagi Jen…??”

“Kenapa kau bersikeras menyembunyikan identitasmu dari keluarga pak Shen ?? Padahal kalau kau jujur sejak awal, mereka pasti akan membantumu dalam segala hal”

Mendengar pertanyaan itu Shira pun terdiam sejenak.

Dia paham maksud Jenifer. Dengan kekuasaan yang dimiliki keluarganya, mereka dengan mudah melindungi dan menyembunyikan identitas masalalu Shira.

Shira juga tidak perlu repot-repot bekerja keras mengumpulkan uang untuk sekadar biaya dan gaya hidupnya.

Tapi bukan itu masalahnya. Kalau mau dia bisa saja jujur sejak pertama kali bertemu Shendra, atau bahkan jauh sebelum itu.

Kenapa dia memilih jalan yang rumit ?? Karena perasaan yang dia miliki jauh lebih rumit.

Saking rumitnya, dia sendiri pun tidak bisa memahami perasaan yang ada di dalam hatinya.

Setelah berpikir cukup lama, kemudian wanita itu tersenyum sambil menatap Jenifer.

“Karena belum saatnya Jen, aku masih sangat menikmati diriku serta hidupku yang sekarang” jawabnya singkat, meskipun sorot matanya berkata lain.

“(Karena aku tidak ingin kak Shen kembali menganggapku sebagai adiknya, dan orangtuaku melihatku sebagai putrinya)”

Secara fisik dia benar-benar baru luar dan dalam, meski Shira mengenal mereka tapi mereka semua menganggap Shira sebagai orang baru.

Bukan sebagai anak, atau bahkan sebagai seorang adik perempuan. Dia masih berpikir kalau kejujurannya akan mengubah cara pandang mereka terhadap dirinya.

Meski sebenarnya dia juga sudah sangat merindukan keluarga itu.

Pemikiran seperti itulah yang membuatnya merasa bahwa sekarang belum saatnya untuk jujur.

Perasaan itu terlalu egois untuk dikatakan sebagai cinta, tapi juga terlalu naif jika hanya di anggap sebatas perasaan biasa.

Malam itu Shira dan manajernya kembali ke hotel untuk mengambil barang-barang mereka.

Sebelum pergi, Shira sempat menatap pintu rumah Shendra cukup lama.

“(Orca sayang, aku akan menjemputmu…)”

Sementara di dalam kamarnya, seseorang tengah tersadar dalam renungannya sambil berbincang dengan teman sesama jantan.

“Orca….”

“Perempuan gila itu sekarang jadi tetangga kita”

“Meeeoooowwwww…….”

…………………………………………………………………………………..

1
Wati Cute
ceritanya monoton... ngg seru....
Amilawati
menyesal bacah novelya karakter utamanya 👎
Amilawati
semoga anak Nina mati,dia terlalu bodoh dn keras kepala,mati aj sekalin
RieNda EvZie
/Good//Good//Good//Good//Good/
Blu Lovfres
t*i kucing lo dio
Blu Lovfres
karma harus berlaku, dn karma ibarat pasaran ,siapa yg membi orang itu jg ,Yg mendapatkan nya,
Blu Lovfres
setiap bab, enak di baca , jelas padat, dn bagus ,good novel
Blu Lovfres
teman adalah perwujudan ibl**s
Lia Yanna
menarik sekali untuk dibaca... aku suka alur ceritanya... tidak membosankan... dan selalu penasaran... aku selaku setia menunggu kelanjutannya....
Jumiah
benar bangat ap yg di kta kan Dr vio
mendingan gk punya pacar ,dri pd bodoh
Jumiah
ya makan tu angin penyesalan
penyesalan mu bagai angin yg
gk pernah berhenti mampir..
Lee Mbaa Young
anak dio dan yuri perempuan hamil nya pas nglakor kn, berarti nnti dio gk bisa jd wali nikah.👍
Lee Mbaa Young
enak ya yuri hidupnya jd pelakor hamil sebelum nikah, di nikahi Dio trus masih di lindungi Mario.
knp sih lelaki bnyak yg bodoh. wanita baik mesti di tinggal tp wanita murahan kayak yuri gmpang bnget dpt laki.
blm dpt karma ya pelakor ini.
Tyta Azzahra
bolak balik kesini belum ada lagi lanjutannya 😬
Tyta Azzahra
lanjut dong
atun atun
lnjutkan
Muliani Harefa
ummm
Khairunnisa
ceritaxx seru bngett sya suka sekali
Tyta Azzahra
mana nih lanjutan episode berikutnya
Tyta Azzahra
hati ku ikut meleleh membaca nya, di tunggu kelanjutan nya ya...😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!