NovelToon NovelToon
Dosen Gaib

Dosen Gaib

Status: tamat
Genre:Misteri / Horor / Pembunuhan / Eksplorasi-misteri dan gaib / Dosen / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Misteri Kasus yang Tak Terpecahkan / Sudah Terbit / Tamat
Popularitas:1.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: Anisa Rizky S

Juara 8🏆(Lomba Menulis Horror dan Thiller)

(Sudah terbit)
Assalamu'alaikum teman-teman❤️
Aku Anisa Rizky S kembali lagi ini dengan karya baru.
Semoga kalian suka ya🤗

Di sebuah kampus terkenal di Jakarta yang ternyata menyimpan sejuta misteri dan dapat membuat bulu kuduk orang berdiri, namun itu semua tidak berlaku bagi gadis cantik yang bisa melihat sosok tak terlihat yang ada di sana. Hal hal aneh sudah menjadi makanan sehari hari untuknya.

Dia bertemu dengan dua orang yang kini menjadi sahabatnya bahkan mereka tahu tentang kelebihannya. Lantas keanehan demi keanehan apa saja yang dirasakan oleh gadis itu, dan mampukah dia mengungkap misteri yang ada?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anisa Rizky S, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

29.Gundukkan misterius

Diperkemahan Kak Justin masih saja menunggu jawaban dari teman-teman Aline terutama Raisa.

"Kalian mau sampai kapan diem kayak gini?" tanya Kak Justin.

"Jujur kita enggak tau kak,aline ada dimana," ucap Tania sedikit gugup.

"Yang lain tau?" tanya Kak Justin.

Sovia dan Karina kompak menggelengkan kepala.Sementara Raisa masih saja diam dan menundukkan kepala.

"Raisa kamu pasti tau kan Aline ada dimana?" tanya Kak Justin penasaran.

Raisa masih saja diam dan terlihat kebingungan.

"Gue harus bilang apa ya?apa gue jujur aja kalau Aline pergi sama Fauzan," ucap Raisa dalam hati.

Sambil menepuk tangannya Kak Justin berkata" Woy kok malah bengong ayo jawab enggak mungkin kalau kamu enggak tau," dengan suara lantang.

Ditempat berbeda teman seregu Fauzan menyadari bahwa Fauzan tidak ada.

"Bentar-bentar ini Fauzan kok enggak ada?" tanya salah teman seregu Fauzan yang bernama Wahyu

"Eh iya tadi apa jangan-jangan dia sama Aline?" tanya teman seregu Fauzan yang bernama Rian.

"Kayak nya sama Aline soalnya tadi kan dia nyariin Fauzan," ucap teman seregu Fauzan

"Wah jangan-jangan mereka pacaran," ucap teman seregu Fauzan.

"Bisa jadi tu," sambung teman yang lain.

Mereka masih saja ribut hingga membuat Kak Jennie menghampiri mereka.

"Ini ada apa ya?" tanya Kak Jennie dengan muka sinis.

Mereka nampak kaget dan bingung.

"Eeee enggak ada apa-apa kok kak," ucap salah satu teman seregu Fauzan.

"Kalau enggak ada apa-apa kenapa tadi kalian ribut?" tanya Kak Jennie.

"Kita enggak ribut kok kan mungkin kakak salah denger," ucap salah satu teman Fauzan.

"Kuping saya itu enggak budeg oh ya satu,dua,tiga,empat kok cuma empat orang satunya mana?" tanya Kak Jennie.

"Eeeee...," ucap salah satu teman Fauzan.

"Ayo jawab kok malah diem!" bentak Kak Jennie.

"Cantik-cantik galak," bisik salah satu teman Fauzan.

"Iya tapi mau gimana pun tep aja cantik," bisik salah satu teman Fauzan.

"Temen kita yang satu lagi sama Aaalinee ups," ucap salah teman Fauzan spontan sambil menutup mulutnya.

"Apaa!Kok bisa sama Aline? bener-bener ya si Aline baru jadi maba aja kelakuannya kayak gitu gimana kalau udah jadi senior,aku harus kasih tau Justin," ucap Kak Jennie yang langsung pergi.

"Loe gimana sih bisa-bisanya keceplosan kalau udah kayak gini ribet kan urusan," ucap salah satu teman Fauzan.

"Yaa maaf habisnya gue enggak tahan liat cewek cantik jadinya keceplosan deh," ucap salah satu teman Fauzan yang keceplosan

Raisa masih saja diam dan bingung harus menjawab apa,namun akhirnya dia memilih jujur.

Dengan mulut yang terbata-bata Raisa pun menjawab" sebenarnya Alinee ada di..."

"Aline lagi sama Fauzan," ucap Kak Jennie yang tiba-tiba datang tanpa permisi.

Semua orang yang ada tempat itu nampak kaget terutama Kak Justin.

"Kok Kak Jennie bisa tau ya kalau Aline lagi sama Fauzan?" tanya Raisa dalam hati.

"Jangan sok tau loe dari mana loe tau kalau Aline lagi sama Fauzan?" tanya Kak Justin.

"Aku tau dari teman-teman nya Fauzan aku yakin meraka enggak mungkin bohong coba kamu tanya sama Raisa," ucap Kak Jennie.

”Raisa apa benar yang dikatakan Jennie kalau Aline lagi sama Fauzan?" tanya Kak Justin.

"Eeee sebenarnya iya kak," ucap Raisa dengan terbata-bata.

"Astaga terus mereka sekarang ada dimana?" tanya Kak Justin.

"Maaf kak soal itu kita enggak tau soalnya tadi mereka tiba-tiba ilang," ucap Tania.

"Kamu liat sendiri kelakuan maba kesayangan kamu itu pergi tanpa izin seenaknya sendiri bikin susah aja," ucap Kak Jennie.

"Loe bisa diem enggak mending sekarang loe balik," ucap Kak Justin.

"Okee jus,kalau aku jadi kamu aku pasti langsung hukum Aline dan temanya itu si Fauzan dengan alasan apa pun," ucap Kak Jennie.

Teman-teman Aline hanya diam dan menunudukkan kepala mereka.

"Buat kalian kalau kalian ngelakuin hal yang sama kayak Aline siap-siap aja kena hukuman," ucap Kak Jennie dan langsung pergi.

"Kamu sekarang ada dimana,lin apa jangan-jangan lagi nyelidiki ini semua," ucap Kak Justin dalam hati.

"Sekarang kita harus gimana,kak?" tanya Karina.

"Kita harus cari Aline dan Fauzan,tapi saya harus koordinasi dulu sama senior yang lain oh ya lain kali kalian harus jujur jangan kayak gini lagi," ucap Kak Justin dan langsung bergegas pergi.

"Baik,kak" ucap teman-teman Aline secara serentak.

"Sebenarnya Aline dan Fauzan kemana ya?" tanya Tania.

"Gue juga enggak tau,tan gue takut kalau kita ikut-ikutan dihukum," ucap Sovia.

"Pokoknya kalau kita dihukum gue marah banget sama Aline," ucap Tania ketus.

Karina dan Raisa hanya terdiam mendengar perkataan temannya itu.

Dibelakang kampus Fauzan dan Aline masih penasaran dengan gundukkan misterius itu.

"Kayaknya ini bukan gundukkan yang loe maksud,coba loe pikir enggak mungkin kan ada harta karun di sekitar kampus ini kalau pun ada udah diambil dari kemarin-kemarin," ucap Aline.

"Iya juga ya lin,tapi bisa jadi emang isinya harta Karun peninggalan belanda gitu dan orang-orang dikampus enggak ada tau," ucap Fauzan dengan penuh keyakinan.

"Filling gue berkata kalau ini bukan harta karun," ucap Aline.

"Daripada kita main tebak-tebakan mending kita gali gundukkan ini tapi loe yang gali," ucap Fauzan agak ketakutan.

"Enak aja loe yang ngasih ide gue yang ngerjain,tapi jangan dulu di gali kita tanya dulu sama senior sini mungkin ada yang tau,"ucap Aline.

Aline merasakan bau anyir didekat gundukkan itu biasanya dia bisa merasakan sesuatu hal ganjil disuatu tempat,tapi ditempat ini dia tidak merasakan apa pun.Dia pun mencoba mengenggam segumpal tanah.

"Loe ngapain,lin?" tanya Fauzan ke kebingungan.

Aline tidak menghiraukan pertanyaan Fauzan.Dia masih menggenggam segumpal tanah dengan mata tertutup.

"Sebenarnya ini anak ngapain pake tutup mata segala," ucap Fauzan terheran-heran.

Selama Aline menutup mata dan merasakan energi yang ada di tanah itu,dia tidak bisa menemukan apa pun semuanya gelap.Namun tiba-tiba...

"Aaaaaaaaaa," teriak Aline.

Tubuh nya terhempas secara tiba-tiba dan gumpalan tanah yang tadi digenggam berhamburan hingga mengenai wajah Fauzan.

"Apaan ni,"ucap Fauzan.

"Aduh kok gue bisa kehempas gini ya?" tanya Aline yang tubuhnya kotor karena terkena tanah.

Fauzan sangat kaget melihat kondisi Aline yang tergeletak di tanah dengan baju yang sedikit kotor.

"Astaga lin,loe kenapa?" tanya Fauzan sambil membantu Aline berdiri.

"Aduhh gue enggak tau zan,tadi gue tiba-tiba kehempas pas gue lagi merasakan energi tanah digundukkan itu," ucap Aline kesakitan.

"Ya ampun gue pikir loe lagi kesambet,tapi gimana hasilnya?" tanya Fauzan sambil membopong tubuh Aline.

"Ini aneh banget gue enggak bisa

ngerasain apa-apa dan gue enggak bisa liat apa-apa," ucap Aline.

"Aneh juga seharusnya loe bisa loe kan indigo walaupun kelihatannya loe kayak bukan indigo," ucap Fauzan.

"Terus muka-mukanya orang-orang indigo kayak gimana?" tanya Aline.

"Ya biasanya kan serem,sinis kalau loe kan mukanya cantik," puji Fauzan.

"Bisa aja loe bilang gue cantik," ucap Aline yang sedikit tersipu malu.

"Tapi emang loe cantik,lin sejak pertama kali gue liat loe," ucap Fauzan dalam hati.

"Kenapa gue jadi seneng gini ya dipuji Fauzan," ucap Aline dalam hati.

"Udah yuk mending kita balik ke perkemahan takutnya ada senior yang tau," ucap Fauzan.

"Wah iya juga ya kita harus segera balik ke perkemahan tapi gue masih pengen ngerasain hawa dan energi gundukkan ini," ucap Aline

"Udah lan lin, besok aja ajakin Raisa juga oh ya soal loe tanya ke senior saran gue jangan soalnya gue takut ini bikin heboh," ucap Fauzan.

"Tau deh zan,ya udah balik aja ke perkemahan badan gue masih sakit," ucap Aline.

Aline dan Fauzan pun kembali ke perkemahan dengan pakaian yang sedikit kotor.Sementara itu digundukkan misterius nampak bergetar secara misterius.

Happy Reading semuaaa 🤗.

Sebelumnya terima kasih yang sudah setia membaca cerita ini ❤️.

Mohon maaf jarang update dan masih banyak kekurangan 🙏.

Jangan lupa like dan vote 😊.

1
Hamliah Lia
bagus tor
Nia Sulistyowati
ganteng tapi playboy,,
masuk eliminasi ini,,,
Vivi Yetri
arrrggghhh
Kardi Kardi
AMAZING STORIESSS
Tytha Radyttya
bahasa loe belepetan gak. beraturan gak jelas
Inasitinurhasanah: klu lu gk suka skip aza jng kasar gtu dong,,,susah buat novel tau
total 1 replies
gemini boy
lah iya itu ,,, susah klo ngobrol masalah setan sama orang yg ngga paham
Selama Nya Cinta
Aline itu kan indigo kenapa jadi kayak orang bego lihat penampakan harus nya udah faham donk....
Resy
arine sangat BODOH
Resy
katanya mereka Islam, tapi kok ngasih sesajen sama makhluk halus.
itu musyrik namanya‼️
Resy
katanya mereka muslim?? kok ada sesaji ?? itu musyrik
Resy
cinta & nafsu??

ini pasti justin & jennie melakukan sesuatu🔞, terus ketauan Bu rossa
zainul anita
ceritax bagus tuh kak
Maliqa Effendy
berasa lg di kejar dead line..tanda bacanya ituloh...
Vinansha AFR
Ceritanya menarik kak..
Tapi saran saya, tolong perbaiki lagi tanda baca dan beberapa kalimat yang seakan-akan lagi kejar-kejaran itu. Supaya pembaca nyaman membacanya.
Semangat kak 🙏
Vinansha AFR
Kayak aku dong.. aku paling suka nonton drakor. 🤭
Melinda Ismail
cerita nya gk jelas alurnya...
Bunda Dwije
bukannya tas arin ketinggalan diwarung pas dy diculik ya thor. udh dikasih ke aline jg kan..
fanisa oktavia
kesal sama karakternya fauzan
fanisa oktavia
playboy nih cowok
Vivi Yetri: iya wkwk
total 1 replies
Suhartini Titin
ini ceritanya muter2 jd bacanya sedikit malas awalnya penasaran lama kelamaan cerita berbelit2
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!