NovelToon NovelToon
Celia

Celia

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Cintamanis / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:861k
Nilai: 5
Nama Author: MeeGorjes

Sejak kecil Celia selalu dilimpahi cinta dalam keluarganya. Sehingga ia rasakan proteksi yang berlebihan dari ayah serta yang lainnya hingga ia sulit untuk menemukan pasangannya.

Pada akhirnya Celia jatuh cinta pada lelaki yang merupakan teman kecilnya. Karena jarak yang terpisah jauh dan hubungan masa lalu yang kompleks antara orangtuanya dan juga orang tua Collin menjadikan ia harus rela melakukan hubungan cinta itu secara diam-diam.

Apa yang terjadi jika ayahnya menentang hubungan itu dan menyediakan calon lain sebagai suaminya ?

Ini hanya cerita 2 manusia yang memperjuangkan cinta mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MeeGorjes, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

The Morning After

Selamat Membaca ♥️

Sesaat kemudian barulah dia menyadari bahwa dirinya nyaris tak memakai apa-apa.

“Tidak mungkin kami melakukannya, bukan?” gumam gadis itu menatap ngeri pria yang saat ini masih terbaring tanpa mengenakan pakaian.

Samar-samar terdengar keributan di luar ruangan di mana Celia masih berusaha mengumpulkan kesadarannya. Hingga sebuah teriakan membuat gadis itu tercekat. Gadis itu panik. Tak mungkin ia keluar dari kamar itu dengan kondisi seperti itu. Namun, karena suara teriakan dan diiringi gedoran pintu yang semakin keras, membuat Celia akhirnya berlari menuju sebuah lemari di mana hanya ada beberapa helai kemeja tergantung rapi di dalamnya.

Secepat kilat gadis itu memakainya sebelum beberapa detik kemudian pintu kayu ruangan itu berhasil didobrak oleh beberapa orang pria.

Hanya saja setelah mereka menatap Celia sekilas, seorang pemuda yang dikenali oleh gadis itu mendekat ke arah ranjang. Dan tanpa aba-aba, pemuda itu melayangkan pukulannya ke wajah seorang pria yang bahkan belum sadar dari tidurnya.

“Brengseeeek!” seru pemuda itu diikuti kepalan tangannya ke wajah pemuda itu.

“Apa yang sudah kamu lakukan ke kakakku?!” Teriaknya histeris.

Sementara Celia yang beberapa saat kemudian tersadar, ditarik oleh seorang pria paruh baya yang saat ini wajahnya tak kalah mengerikannya dengan pemuda yang masih menghajar Collin di kamarnya.

“Pulang kamu, Celia!” ucap pria itu menarik paksa Celia yang kini meraung karena melihat kekasihnya yang sudah babak belur.

Sungguh pagi yang tak biasa. Semua terjadi begitu saja tanpa ada yang pernah menduga kalau pagi itu sebuah kekacauan akan terjadi.

Celia dipaksa untuk masuk ke dalam sebuah mobil oleh Daddy-nya yang tadi menariknya keluar dari apartemen sewa Collin. Tanpa banyak bicara lagi, pria itu melajukan mobilnya dengan kecepatan cukup tinggi menuju rumahnya. Jalanan yang belum terlalu padat membuat kendaraan roda empat itu bisa melaju lebih cepat dari biasanya.

Setelah sampai di sebuah rumah bertingkat miliknya, pria itu memaksa Celia turun dan kembali menyeret gadis itu ke kamarnya.

“Lepaskan Celia, Dad,” pinta gadis itu berusaha melepaskan cekalan tangan Daddy-nya yang begitu erat.

Pria itu kemudian menuruti permintaan anak gadisnya itu dengan menghempas kasar dan memaksanya masuk ke dalam kamar. Renata yang melihat suaminya menyeret putrinya, bergegas menyusul keduanya

“Apa yang terjadi, Bi?” tanya Renata.

“Kamu tanyakan kepada anak perempuanmu ini! Dia telah mencoreng nama keluarga kita dengan tidur dengan pemuda itu!” jawab Fabian dengan suara meninggi hingga menggema di ruangan itu.

“Apa benar begitu, Sayang?” tanya Renata dengan lembut walaupun dalam hatinya ia merasa takut luar biasa.

Celia hanya menggelengkan kepalanya pelan disela tangis yang tak kunjung reda. Gadis itu pun tak tahu apa yang terjadi sebenarnya. Gadis itu tak sadarkan diri saat malam hari sebelumnya dan menemukan dirinya tak memakai pakaian kecuali penutup bagian pentingnya saja yang tersisa.

Renata ikut menangis melihat diamnya sang putri. Wanita itu paham dengan dugaan tentang apa yang telah terjadi. Diamnya sang anak, menjadi sebuah jawaban atas amarah suaminya yang sangat membara.

“Celia yakin Collin tak melakukannya, Mom!” gadis itu masih menangis tersedu dan berbicara terbata-bata.

“Kau masih membela pemuda itu, Celia? Padahal kami melihat dengan mata kepala sendiri kalau penampilanmu berantakan. Dan juga pemuda itu tak mengenakan pakaian. Kamu masih menyangkal kalau tak terjadi apa pun di antara kalian?!” tanya Fabian yang masih belum bisa mengendalikan amarahnya.

Celia berusaha mengingat apa yang terjadi. Memori gadis itu hanya terhenti sampai dirinya berciuman dengan Collin di atas ranjang usai meminum cairan bening yang rasanya pahit di kerongkongannya. Dan kemungkinan terjadinya hal itu tak diragukan lagi. Akan tetapi hati kecil gadis itu berkata kalau Collin masih menjaga diri dan tak sampai merusak dirinya.

“Aku yakin Collin tak seperti itu, Dad!” ucap Celia lirih seraya mengeringkan pipinya yang basah dengan punggung tangan.

“Kamu sudah dibutakan oleh cinta, Celia! Apa kamu tak memikirkan kami?! Kamu telah mencoreng nama baik keluarga kita!”

“Nikahkan saja kami agar semuanya selesai!” pekik Celiia tak ingin kalah.

Mendengar perkataan Celia, Fabian tertegun. Kini pria paruh baya itu mulai tersadar. Bisa jadi mereka melakukan hal itu karena ingin segera dinikahkan..l

“Jangan harap Daddy akan menikahkan kalian!”

Fabian berbalik dan menarik lengan istrinya untuk meninggalkan kamar anak gadisnya. Sekali lagi pria itu mengunci kamar Celia dan tak mengizinkan putrinya keluar dari dalam kamar.

Sementara itu, Aksa masih ada di dalam kamar Collin. Pemuda itu tersadar saat pukulan pertama melayang ke rahang pria itu.

Terkejut? Pasti!

Pemuda yang kelelahan karena ulah Celia semalam tiba-tiba mendapatkan sebuah pukulan yang tak pernah ia duga. Sungguh pagi yang mengejutkan dan luar biasa.

Collin sendiri masih tak terlalu paham mengapa pemuda itu bisa menghajarnya dan juga masuk ke apartemennya.

Lalu, di mana Celia? Di mana kekasihnya itu?

Collin tak memedulikan dirinya yang babak belur dihajar oleh adik kekasihnya. Pria itu masih khawatir dengan sang kekasih yang tak ia tahu di mana rimbanya. Apa mungkin kekasihnya sudah dibawa pulang paksa?

“Katakan, apa yang telah kamu lakukan kepada kakakku?!”

“Sungguh! Aku tak melakukan apa pun padanya. Aku hanya-

Belum sempat Collin melanjutkan perkataannya, sebuah hantaman tangan mendarat lagi di wajah kekasih Celia itu.

“Tidak bisakah kamu berkata jujur saja?! Kenapa kamu malah merusak kakakku?! Hah?!” Rasa amarah Aksa membuatnya gelap mata.

“Aku tidak pernah merusak kakakmu!” Teriak Collin.

“Bohong! Tidak mungkin seorang pria dan wanita tak melakukan apa-apa di atas ranjang yang sama dengan penampilan tak biasa!!”

“Sudah kukatakan, aku hanya membantu Celia! Dia mabuk dan-“

“Kamu mencekoki kakakku dengan minuman keras? Sungguh keterlaluan kamu, Collin!” seru Aksa yang sangat emosi dan tak suka kepada kekasih kakaknya itu.

Aksa sudah menghentikan hantaman tangannya ke wajah Collin. Pemuda itu sudah babak belur karena tak melawan semua pukulan yang dilayangkan oleh Aksa.

“Kembalilah atau kamu tak akan pernah bisa kembali menemui orangtuamu di Jerman,” ujar pria itu memperingatkan Collin.

“Aku akan membuktikan kalau aku tak melakukan apa pun dengan Celia. Kami tidak bersalah! Dan aku tak akan kembali ke Jerman selain pergi dengan Celia!”

Collin mengabaikan perkataan pemuda itu. Dia masih bersikukuh kalau tak bersalah. Memang, malam itu keduanya saling berciuman di atas ranjang. Namun mereka tak melakukan apa pun karena beberapa saat kemudian Celia muntah dan mengenai pakaian gadis itu dan juga pakaian miliknya. Dan dengan terpaksa pemuda itu melepas pakaian luar Celia meski dengan susah payah dia menahan sebuah rasa yang menyeruak membakar dirinya.

Pemuda itu bahkan sudah membersihkan dan menjemur pakaian kekasihnya agar bisa dipakai kembali oleh gadis itu saat mereka terbangun. Namun, siapa sangka sesuatu di luar dugaan justru terjadi dan keributan pun tak dapat dihindari.

Sementara itu, dua orang pria hanya bisa melihat apa yang dilakukan oleh Aksa tanpa melerainya. Salah satunya adalah seorang sekuriti apartemen yang membantu Aksa dan juga Daddy-nya memiliki akses ke unit itu setelah menunjukkan bukti-bukti bahwa Celia dibawa masuk ke kamar itu. Bukti-bukti yang entah didapatkan dari siapa. Namun, kebenarannya saat ini telah terbukti.

“Terima kasih atas kerjasamanya, Pak!” ucap seorang pemuda yang saat itu juga melihat apa yang dilakukan Aksa.

“Tapi, Pak. Pemuda itu-“

“Bapak tenang saja. Kami akan bertanggung jawab dan tak akan melibatkan Bapak. Dan juga pria itu pasti tak akan menuntut Bapak atas bantuan Bapak pagi ini. Tuan Fabian pasti tak akan menyeret Bapak untuk kejadian hari ini.”

“Terima kasih, Pak,” ucap sekuriti apartemen itu.

“Kalau begitu saya pamit undur diri dulu,” imbuh pria itu lagi meninggalkan Aksa dengan seorang pria lain, memberi pelajaran kepada Collin.

Pria itu menganggukkan kepalanya sebagai persetujuan untuk sekuriti apartemen meninggalkan tempat itu.

Lelaki itu tersenyum melihat pertunjukan yang ada di depannya. Semuanya berjalan sesuai dengan rencananya. Dan dia yakin pasti tak lama lagi tujuannya akan tercapai.

“Aku tak ingin kerikil kecil sepertimu menghalangi tujuanku, Collin,” gumam pria itu.

“Kembalilah ke negaramu, kalau kamu tak ingin masalah ini semakin runyam, Collin,” ucap pria itu memberi saran.

“Kamu tahu ? Aku tak akan kembali dan menyerah dengan Celia sebelum dia yang memintaku untuk meninggalkannya!”

to be continued ♥️

thanks for reading 🥰

hayoooo siapa yang kemarin pikirannya udah traveling...

wkwkkwkw insyaallah novel aku gak ada adegan asal celup yaa... kayanya yang pernah baca novel aku yang lainnya pasti udah tahu 🤣🤣🤣

hepi wiken ♥️

1
This Is Me
Kaya nya yg harus ke psikiater tuh daddy Fabian deh
Mandha Bawell
seharusnya dari awal gini datang kerumah celia bicara sama ortunya bukan malah ajak celia ketemu diam" pada malam hari
Mandha Bawell
bukan nya deketin ortunya, ini malah ajak anaknya kluar malam" sebelum ketemu ortunya, udah salah langka duluan.
Puspitasari Tiara
yg judulnya terikat dusta
Melarusi Rusi
aaaaaa
This Is Me
Cerita dokter Jamie di novel yg judulnya apa ya?
aira aira
bagus
Katherina Ajawaila
bagus thour ceritanya. sukses dan semangat y
Katherina Ajawaila
Collin mau ngalahin mertua y
Katherina Ajawaila
Collin pasti langsung tanya dokter kandungan
Katherina Ajawaila
ngk diam juga Celia baru sekali keluar dr Indonesia loh
Katherina Ajawaila
itu mm sambung nya Colin y
Katherina Ajawaila
sakit Jiwa Rian
Katherina Ajawaila
mertua edan, masa begituan harus di cerita in. otak nya gesrek
Katherina Ajawaila
ribet Febian, kaya ngk pernah ngerasain, udh tua aja msh tetap minta jatah 🤭🤭🤭
Katherina Ajawaila
kuat juga y Collin tahan nya udh ada tempat buat salurin tapi tetap bertahan. hebat keren😜😜😜
Katherina Ajawaila
dady posesif amat. ribet
Katherina Ajawaila
bagus tapi banyak tegang nya thour, maaf y
Katherina Ajawaila
Renata jadi ibu juga plinplan. dulu aja udh punya kel msh aja nyosor sm dr Jimmi🤭🤭🤭
Katherina Ajawaila
Fabian dady apa, dulu aja mau ceraiin istri. udh tua tapi ngk tau tempat kasmaran di meja makan. apa pantes
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!