NovelToon NovelToon
Mr.Playboy Vs Miss.Dingin

Mr.Playboy Vs Miss.Dingin

Status: tamat
Genre:Action / Romantis / Komedi / Romansa / Chicklit / Tamat
Popularitas:236.9k
Nilai: 4.8
Nama Author: Senajudifa

Shahnaz Almira. Seorang gadis dingin dan tomboy. Bukan sembarang gadis, di usianya yang baru menginjak 16 tahun, dia memiliki kecantikan, kecerdasan dan juga bekal ilmu bela diri dari kakeknya.

Niatnya dan si kakek untuk menolong seorang pria tua kaya raya yang dihadang komplotan perampok di tengah jalan, malah menyeret Shahnaz si gadis dingin dan tomboy untuk terlibat dalam kisah percintaan si pria playboy anak tuan Kelvin yang mereka tolong.

Aliandhara, si playboy, si duda beranak satu yang penuh dengan kehidupan glamour dan dikelilingi banyak wanita cantik sejak di tinggal istrinya berselingkuh dengan pria lain meminta Shahnaz untuk menjadi bodyguard keluarganya.

Mampukah Shahnaz menghadapi sikap playboy bosnya sekaligus melindungi keluarga bosnya itu yang selalu jadi incaran penjahat?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Senajudifa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29 Bertemu Aliandhara

Ehem...

Hiro agak terkejut saat Sima saudara kembarnya sudah berdiri tak jauh dari belakangnya.

"Kamu ini seperti hantu Sima, tiba-tiba langsung muncul."

"Bukan aku yang seperti hantu, tapi kamu yang sering hilang fokus?"

"Ingat Hiro tugas kita kali ini tidak mudah...kita harus melindungi nona dan merebut benda dari gadis itu."

"Jadi seriuslah sedikit, jika kamu merasa tak mampu melaksanakan tugas...kembalilah saja keperguruan."

"Ingat Hiro, dalam bertugas kesampingkanlah semua rasa konyol dalam hatimu...mengerti??" Lalu Sima meninggalkan Hiro seorang diri.

"Bener ngga sih dia itu saudara kembarku? Perasaan bawaannya jutek melulu, serius melulu."

"Kenapa juga sih ketua kok memberi tugas begini? Disuruh kuliah lagi...belajar lagi...buntu rasanya otakku!!"

Seetttt...

"Ah....kamu lagi Sima, ngapain lagi sih?? Mau ngasih mata kuliah lagi??"

"Kamu tuh...dari tadi masih di sini belum juga beranjak, ayo..." Sima menarik tangan kembarannya dan berlalu.

*

*

"Mira...main ke rumah yuk!! Kasihan Rafa selalu menanyakanmu." Alia menghempaskan pantatnya duduk di sebelahku.

"Malas ah...nanti ketemu lagi dengan abangmu dan istrinya yang jutek itu."

"Abangku sekarang jarang pulang semenjak Valeria kembali...entah betah bener dia!!"

"Oohhh" Kataku datar.

Entah mengapa ada perasaan yang ngga jelas di hatiku mendengar tuan Aliandhara akur lagi dengan istrinya.

"Sesekali abangku datang menjenguk Rafa dan dia menanyakanmu, Mira!!"

"Ngapain dia nanyain aku?"Ketusku.

" Ya mungkin saja dia merindukanmu!!" Alia tersenyum menggodaku.

"Mana ada...ngapain juga merindukan orang yang ngga jelas sepertiku."

"Tapi seandainya benar kalau abangku merindukanmu dan memintamu untuk kembali, gimana? Kamu mau?"

"Nggalah...aku sudah sangat sakit hati padanya!!"

"Nyata-nyata Valeria yang salah, kok aku yang disentaknya...keterlaluan betul!!"

"Idihhh yang lagi ngambek berat... atau jangan-jangan karena sudah ada pak Xavier? Hati-hati lho Mira, mau sama pak Xavier banyak saingannya."

"Emang kamu sudah jadian sama pak Xavierkah?" Selidik Alia.

"Ngga mungkinlah Alia...beliau itukan dosen kita!!"

Ada secercah senyum tersembunyi di bibir Alia saat aku mengatakan aku tak ada hubungan apa-apa dengan pak Xavier.

"Ayolah Mira...pulang kuliah nanti mampir ke mansion yuk...emang kamu ngga kangen sama Rafa?" Alia kembali membujukku.

Aku diam sejenak, alasan apa yang akan kubuat agar Xavier mengizinkanku secara tadi pagi kita berangkat sama-sama.

"Ntar siangan kukabari deh...oke!!" Aku menepuk bahunya karena dosen mata kuliah selanjutnya sudah masuk ke ruangan kelas.

"Oke...tapi aku tak mau menerima penolakan ya..." Alia mengedipkan sebelah matanya padaku.

Kukirimkan pesan singkat pada Xavier untuk meminta izinnya mau pergi ke kediaman keluarga Alia. Xavier menyetujuinya dengan syarat sore dia akan menjemputku. Kebetulan dia masih mengajar juga.

"Ngapain juga aku mesti izin sama Xavier, ya?? Secara kami tidak ada ikatan apapun?" Batinku.

"Gimana? Jadikan!!" Alia kembali menagih janji.

"Iya, bawel..." Kataku

"Gitu dong...baru seru..." Dia tersenyum senang.

Aku ikut dengan mobil Alia pulang ke mansion.

Saat melewati ruang tengah aku agak terkejut melihat tuan Kelvin dan Aliandhara duduk sambil memangku Rafa.

"Selamat siang menjelang sore tuan..." Aku menyapa mereka.

"Mommy..."

Teriakan bocah kecil itu seperti embun penyejuk jiwaku. Jujur sebulanan ini aku tak lagi mendengar celotehnya membuat aku kangen.

Di rumah pantai paling-paling aku hanya dengar kakek yamg mengomel dan Kadir yang mendesis-desis.

"Rafa sayang...come to mommy..." Aku mengembangkan tanganku menyambutnya.

Dengan cepat dia turun dari pangkuan daddynya dan menghambir kepelukanku.

Tuan Kelvin tersenyum menyambutku. Hanya Aliandhara saja yang tak bicara sepatah katapun. Dia hanya melihatku sepintas lalu sibuk dengan gawainya kembali.

Ada rasa sedikit kecewa dalam hatiku melihat perubahan sikapnya. Dulu dia begitu hangat kebalikan dari sifatku. sekarang dia begitu dingin.

"Mommy...jangan pelgi lagi ya..." Rafa memelukku erat-erat seolah takut kutinggalkan lagi.

Setelah kami bertiga berlalu dari hadapan mereka, tuan Kelvin melirik putranya. "Kenapa kamu tidak menyapa bocil pujaanmu itu seperti biasanya?"

Aliandhara menarik napas dalam. "Ali malu yah...Ali banyak salah padanya...sepertinya dia kaget sewaktu melihat Ali tadi mungkin dia tak ingin melihat Ali lagi.

"Aliandhara...terus apa gunanya mantan istrimu itu kamu tampung di apartemenmu? Membuang-buang waktu saja."

"Mengurus Rafa aja ngga becus, kerjanya hanya shoping saja...ingat Aliandhara, Valeria itu bukan lagi istrimu...dia hanya mantan yang menyusahkan."

"Anakmu itu sangat menyayangi Almira dan tampaknya Almirapun demikian."

Aliandhara hanya diam saja. Memang semenjak kepulangan Valeria, sifatnya berubah. Selalu tampak murung dan pendiam. Berbeda dengan dulu sewaktu ada Mira bersamanya, walaupun selalu ditanggapi dengan ketus oleh Almira, tapi menggoda Almira seolah menjadi candu tersendiri baginya.

"Ingat Ali, wanita itu yang meninggalkanmu dan mencampakanmu!!"

"Wanita yang tega meninggalkan suami dan putranya yang masih bayi demi mengejar cintanya yang tak pasti..." Betul juga apa yang dikatakan Almira waktu itu.

"Jadi apa yang harus Aliandhara lakukan ayah?"

"Bertindaklah tegas, jika dia memang tidak ada gunanya, usir dia...jangan sampai kamu sakit untuk yang ke dua kali karena terjerat oleh bujuk rayunya."

"Kecuali jika kamu masih mencintainya!! Apakah kamu masih mencintai Valeria, Aliandhara?"

"Ali tidak tau yah, tapi sekarang Ali tak merasakan getaran apapun lagi saat di dekatnya."

Anto buru-buru masuk ke dalam ruangan.

"Ada apa Anto?" Tanya tuan Kelvin.

"Non Mira sudah dijemput oleh kekasihnya tuan, kekasihnya mau mengajaknya pulang."

"Kekasihnya?" Kening Aliandhara mengerenyit.

"Sebentar ya tuan, saya mau memanggilkan non Mira dulu."

"Kamu sudah kehilangan gadis baik hati yan di sayangi oleh putramu itu Aliandhara."

Tak lama Almira keluar sambil menggendong Rafa yang tertidur diikuti oleh Alia.

"Tuan saya sudah dijemput...saya tidurkan Rafa di kamarnya dulu ya...saya mau pulang."

Tanpa menunggu persetujuan siapapun Almira menuju kamar Rafa dan menidurkannya lalu cepat-cepat keluar lagi karena takut Xavier terlalu lama menunggu.

Diluar dia berpapasan denga Aliandhara yang hendak masuk ke kamar putranya.

"Mira, kamu sekarang sudah berpacarankah dengan Xavier?"

Hati Almira terasa sakit. Dulu sebelum kedatangan Valeria, dia selalu memanggilnya dengan sebutan mommy. Ada rasa kangen di hatinya saat telinganya tak lagi menangkap kata-kata itu.

"Iya tuan!!"

Hanya itu yang keluar dari mulutku. Kami bertatapan sebentar lalu aku menundukan kepalaku sedikit untuk menghormatinya lalu berlalu dari hadapannya.

"Mira...mommynya Rafa!!"

Aku berdiri tegak membelakanginya, hatiku berdetak mendengar panggilan itu.

"Apakah kamu mencintai Xavier?" Tanyanya padaku yang masih berdiri memunggunginya.

"Seperti yang tuan muda lihat sendiri..." Jawabku.

"Selamat ya..." Ucapnya lagi.

"Semoga kamu bahagia dengannya."

Entah mengapa hatiku terasa nyeri mendengar ucapannya. Dulu dia selalu marah-marah jika melihat aku dekat dengan Xavier. Dia selalu menentang kedekatan kami, tapi sekarang?

***Bersambung...

Jangan lupa like, komen, vote, favorit dan rate nya ya...terima kadih🙏🙏

1
Violeta
ya ampyyunn...kakek sm cucu ga mau kalah sindir²an 😅🤣
Violeta
🤣🤣🤣
Hajijah Jeje
sumpah..ngakaka aku baaca novelmu torr/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Itsmeofp
/Heart/
ZasNov
Wah Redo gentle banget.. Mau ga tuh Alia langsung dilamar Redo.. 😄
ZasNov
Sedih banget Kakek Dahlan udah meninggal dunia.. 😭
ZasNov
Gantian ya, dulu Matsuyama jaga Almira sama anak2 Xavier.. Sekarang Xavier jaga Almira sama anak Matsuyama..
ZasNov
Terima aja ya Xavier, jangan mengelak. Karena memang begitu kenyataannya..
ZasNov
Almira dan bayinya selamat berkat Xavier, Revita dan Redo..
Semoga Matsuyama juga selamat ya..
ZasNov
Sullivan emang cocoknya sama Kebebitak..
ZasNov
Syukurlah Revita dan Redo bisa menyelamatkan Almira dari Kebebitak..
ZasNov
Bagus Aliandhara.. Semua memang salah Xavier sampai akhirnya Sullivan nekad begitu..
ZasNov
Semoga Almira dan bayinya baik2 saja ya..
ZasNov
Baguslah Kakegawa sadar kalau itu adalah buah dr perbuatan buruknya bersama Miku..
Mereka harus menerima akibatnya..
ZasNov
Untung saja Matsuyama bisa menghindar, kalau tidak dia bakalan dipaksa menikah sama siluman..
ZasNov
Rasanya sedih banget karena Almira dan Xavier tidak bisa bersatu lagi untuk membesarkan Xander dan Revita..
Tapi itulah konsekuensi yang harus ditanggung Xavier karena kesalahannya..
ZasNov
Akhirnya Revita kembali pada Almira dan Xander.. 🥰
Gimana reaksi Xavier saat bertemu Revita ya..
ZasNov
Hikaru dan Miku sama jahatnya..
Semua kekacauan itu ternyata sudah direncanakan secara matang..
Hingga akhirnya Miku mendapatkan karmanya..
ZasNov
Sedih.. 😭
Almira tetap ga bakal lupa kesalahan Xavier..Tapi meskipun begitu, Xavier tetap berusaha meyakinkan Almira tentang perasaannya..
ZasNov
Terima saja Xavier..Almira berubah dingin karena salahmu juga..
Senajudifa: itu sdh kalo jd laki mata keranjang
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!