NovelToon NovelToon
Senyumku Untuk Anakku Dan Racun Ku Untuk Kamu

Senyumku Untuk Anakku Dan Racun Ku Untuk Kamu

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Selingkuh / Diam-Diam Cinta
Popularitas:13.1k
Nilai: 5
Nama Author: Queen_Fisya08

Fisya Alexander tak pernah menyangka rumah tangga yang ia jaga sepenuh hati justru menjadi awal kehancurannya.

Suaminya, Jason, berselingkuh dengan sahabat yang paling ia percaya namun pengkhianatan itu belum seberapa dibanding rencana keji yang mereka siapkan di ruang bersalin

Saat dua bayi perempuan lahir di hari yang sama, sebuah pertukaran terjadi, mereka yakin telah merebut segalanya dari Fisya.

Sayangnya, mereka tidak pernah sadar bahwa Fisya melihat semuanya

Sejak malam itu, senyum Fisya hanya untuk putrinya, sementara racunnya disiapkan untuk mereka yang telah menghancurkan hidupnya.

Ketika rahasia mulai terungkap, siapa yang sebenarnya sedang menjebak siapa ?

Jangan lupa tekan love sebelum melanjutkan membaca dan tinggalkan komentar dan Vote juga ya besty!🫰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Queen_Fisya08, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pesta Perayaan Kelahiran Tina

Sejak hari itu kehidupan Fisya berubah kemana pun ia pergi… Sebastian selalu berada di dekatnya.

Saat Fisya pergi meeting, Sebastian ikut serta? Saat Fisya makan siang di luar kantor, Sebastian berdiri tidak jauh darinya.

Bahkan ketika Fisya pulang kerja malam hari, Sebastian selalu memastikan mobil Fisya aman sampai rumah, semua itu membuat Jason semakin murka.

Beberapa kali Jason mencoba memprotes namun Fisya selalu menjawab santai.

“Dia bekerja untukku.”

Kalimat itu selalu membuat Jason tidak bisa membantah.

Di kantor sendiri mulai banyak karyawan membicarakan kedekatan Fisya dan Sebastian.

Bukan hubungan spesial…

Tetapi lebih karena Sebastian terlihat sangat melindungi Fisya.

Dan hal itu membuat Jason merasa posisinya mulai tergeser.

Sementara Sebastian sendiri tidak pernah banyak bicara, ia hanya fokus menjaga Fisya.

Dan diam-diam… Ia mulai menyadari ada sesuatu yang disembunyikan keluarga itu.

Seminggu kemudian…

Hari pesta kelahiran Tina akhirnya tiba.

Rumah besar keluarga Alexander dihias sangat mewah, lampu gantung menyala indah, dekorasi bunga memenuhi halaman.

Puluhan mobil tamu mulai berdatangan sejak sore.

Relasi bisnis, teman-teman, dan beberapa keluarga besar hadir dalam pesta itu.

Semua orang terlihat kagum dengan kemewahan acara tersebut.

Di dalam rumah…

Fisya sedang bersiap-siap dan ia mengenakan gaun elegan berwarna putih lembut.

Sedangkan Tina memakai gaun bayi kecil yang cantik.

Bik Lili tersenyum haru melihat mereka.

“Ibu cantik sekali.”

Fisya tersenyum kecil.

“Doakan acaranya lancar bik.”

“Pasti lancar Bu.” ucap bik Lili cepat

Tak lama Sebastian masuk ke kamar dengan sopan.

“Bu Fisya. Tamu mulai banyak berdatangan.” ucap Sebastian

Fisya mengangguk.

“Oke.”

Sebastian menatap Tina sekilas dan tatapannya melunak.

“Dia cantik.” puji Sebastian

Fisya tersenyum kecil.

“Terima kasih.”

Sebastian diam sesaat

"Kenapa hatiku tak menentu lihat bayi ini, ada apa dengan perasaanku ini" batin Sebastian

"Ada apa?" tanya Fisya sambil menatap Sebastian

"Tidak apa-apa bu, maaf saya permisi dulu" jawab Sebastian

Sebastian lalu keluar kembali untuk menjaga keadaan.

***

Sementara itu di luar rumah.

Mobil Kasandra akhirnya tiba!

Kasandra turun dengan pakaian mewah dan riasan yang sangat mencolok.

Sedangkan Nisa turun dari kursi belakang sambil menggendong Agnes kecil.

Agnes terlihat tenang di pelukan Nisa.

Kasandra bahkan tidak mau menyentuh bayinya sendiri.

“Nisa.” panggil Kasandra

“Iya bu?” jawab Nisa

“Jangan terlalu dekat sama aku.” ucap Kasandra memperingati

Nisa langsung mengangguk.

“Iya bu”

Kasandra langsung berjalan lebih dulu memasuki rumah sedangkan Nisa berjalan di belakang sambil menggendong Agnes.

Beberapa tamu sempat melihat Agnes dan tersenyum gemas.

“Bayinya lucu sekali.”

Namun Kasandra sama sekali tidak menoleh ke arah anak itu.

Di dalam rumah…

Jason yang sedang menyambut tamu langsung tersenyum saat melihat Kasandra datang.

Tatapannya cepat berubah lembut.

“Kamu akhirnya datang.”

Kasandra tersenyum kecil.

“Iya.”

Jason langsung melihat ke belakang.

“Bawa Agnes?”

Kasandra mengangguk malas lalu menunjuk Nisa.

“Itu.”

Jason hanya melirik sekilas ke arah Agnes sama seperti Kasandra… Ia juga tidak terlalu peduli baginya Agnes itu tidak penting.

Jason kembali mendekat ke Kasandra.

“Hari ini semuanya akan dimulai.”

Kasandra tersenyum penuh arti.

“Aku gak sabar.”

Tak lama kemudian…

Fisya akhirnya turun sambil menggendong Tina.

Semua tamu langsung terpukau.

“Bu Fisya cantik sekali.”

“Tina lucu banget…”

Beberapa orang langsung menghampiri memberi ucapan selamat.

Fisya tersenyum sopan pada semua tamu namun tatapannya akhirnya berhenti pada Kasandra.

Fisya berjalan mendekat.

“Kamu datang juga.”

Kasandra tersenyum manis.

“Pasti aku datang dong"

Fisya lalu melihat sekitar.

“Mana putrimu?”

Kasandra langsung menunjuk Nisa yang berdiri agak jauh.

“Itu.”

Fisya mengernyit kecil.

“Kenapa kamu gak gendong sendiri?”

Kasandra terlihat sedikit tidak nyaman.

“Agnes rewel.”

Fisya menatap Agnes beberapa detik, bayi kecil itu justru terlihat tenang.

Tatapan Fisya sedikit berubah namun ia segera tersenyum tipis.

“Oh begitu.”

Kasandra cepat-cepat mengalihkan pembicaraan.

“Tina cantik sekali.”

Fisya tersenyum kecil.

“Terima kasih.”

Sementara itu…

Jason memperhatikan interaksi mereka sambil merasa puas karena semua berjalan sesuai rencana.

Tak lama kemudian acara resmi dimulai semua tamu berkumpul di aula utama rumah.

Lampu sedikit diredupkan, musik pelan mulai terdengar.

Jason langsung mendekati Fisya sebelum wanita itu naik ke panggung kecil.

“Sayang…” panggil Jason

Fisya menoleh.

“Ya?”

“Jangan lupa soal ahli waris.” lanjut Jason

Fisya tersenyum kecil.

“Tentu.”

Jason langsung puas mendengar jawaban itu.

Sedangkan Kasandra yang berdiri tak jauh dari sana terlihat sangat tidak sabar.

Sebastian berdiri di sudut ruangan sambil memperhatikan semuanya dengan tajam.

Acara dimulai.

MC membuka pesta dengan beberapa ucapan selamat lalu akhirnya mempersilakan Fisya maju.

Semua tamu langsung bertepuk tangan.

Fisya naik ke panggung sambil menggendong Tina.

Wajahnya tenang dan elegan.

“Terima kasih semuanya sudah datang malam ini.”

Semua tamu memperhatikan.

“Hari ini aku mengadakan pesta sederhana untuk merayakan kelahiran putriku.” ucap Fisya

Fisya melihat Tina lalu tersenyum lembut.

“Namanya Tina Callista Alexander.”

Tepuk tangan langsung terdengar.

Jason tersenyum puas.

Sedangkan Kasandra menatap Tina penuh rasa memiliki.

Fisya melanjutkan.

“Dan malam ini… Aku juga ingin menyampaikan sesuatu.”

Jason langsung menegakkan tubuhnya sedangkan Kasandra juga terlihat tegang menunggu.

Fisya menatap seluruh tamu.

“Tina akan menjadi ahli waris keluarga Alexander.”

Suasana langsung riuh.

Beberapa tamu terlihat kagum.

Jason dan Kasandra saling pandang dengan mata berbinar.

Namun Fisya belum selesai.

“Ketika Tina berusia delapan belas tahun nanti…”

“Aku akan menyerahkan seluruh hak waris keluarga Alexander kepadanya.” lanjut Fisya sambil tersenyum

Tepuk tangan kembali terdengar.

Sedangkan Kasandra sedikit kesal.

"Delapan belas tahun, itu waktu yang sangat lama"

Kasandra langsung mendekat ke Jason saat Fisya masih berbicara di depan.

“Aku harus nunggu delapan belas tahun?” bisiknya kesal.

Jason langsung menenangkan.

“Tidak apa-apa.”

Kasandra mendecih pelan.

“Itu lama.”

Jason tersenyum tipis.

“Sebentar kok.”

Kasandra menatap Jason.

“Selama itu… Kamu masih bisa dekat sama Tina" ucap Jason

"Buat dia sayang sama kita kalau nanti dia pegang semua warisan… Dia pasti nurut sama semua yang kita mau.” lanjut Jason

Mata Kasandra perlahan berbinar lagi lalu senyum licik muncul di wajahnya.

“Ya… Kamu benar sayang.”

Jason tersenyum puas sedangkan di atas panggung…

Fisya diam-diam memperhatikan mereka dari jauh.

Tatapannya dingin, ia tahu… Mereka sedang membangun harapan besar dan Fisya sengaja membiarkan itu terjadi.

Setelah sambutan selesai, Fisya turun dari panggung.

Banyak tamu langsung menghampiri memberi selamat.

Sementara itu Kasandra berjalan mendekat perlahan tatapannya terus tertuju pada Tina.

“Boleh aku gendong?” tanya Kasandra lembut.

Fisya menatapnya beberapa detik lalu tersenyum kecil.

“Tentu.”

Kasandra langsung mengulurkan tangan, begitu Tina berpindah ke pelukannya…

Mata Kasandra langsung berkaca-kaca dan perasaan aneh muncul di dalam dirinya, ia merasa benar-benar sedang menggendong anaknya sendiri.

Sedangkan Fisya memperhatikan itu dalam diam, senyum kecil muncul di sudut bibirnya karena hanya dirinya yang tahu…

"Lucu sekali permainan takdir ku ini" batinnya

__Bersambung__

1
Ma Em
Arman awas jgn lalai jaga Sebastian ada orang datang untuk mencelakai Sebastian lagi , Arman hrs waspada .
Ma Em
Semua ga Sebastian cepat sadar jgn sampai Baron bisa celaka lagi untuk kedua kalinya , Jason kamu terlalu ambisi untuk menguasai harta orang sehingga Jason melalukan segala cara agar TDK ada orang yg menghalangi niat busuknya , semoga kejahatan Jason dan Kasandra segera terungkap dan membusuk dipenjara .
Ma Em
Semoga Sebastian selamat dan cepat sehat kembali , dan Baron cs segera tertangkap agar terbongkar siapa yg membayar Baron untuk membunuh Sebastian .
Yeni Astriani: udah jelas yg Jason yg menyuruh Baron untuk mencelakai Sebastian, semoga orang kepercayaan Sebastian bertindak.
nanti pas ultah Tina seret Jason dan Kasandra ke dalam penjara apalagi hukuman Jason berlapis.
total 1 replies
sunaryati jarum
Jangan.lupa dikunci , ruangan Fisya dan pengawasan terhadap Jason dan Kasandra.Kamu.telpon dulu Tina , jangan buru-buru
Ma Em
Sebastian kena jebakan Jason dan Kasandra , hati2 Sebastian kamu hrs waspada kalau kamu celaka Jason akan senang karena TDK ada lagi penghalang untuk melakukan apapun pada Fisya dan Tina .
sunaryati jarum
Nah sudah ada sedikit jalan untuk mengetahui ayah Tina, sebenarnya Kasandra tahu,dia kan dalangnya.Delspsn belas tahun tersimpan rapat ,maka sekarang sesuai rencana Fisya akan dibongkar.Untuk memastikan Tina itu putri kamu Sebastian ,segera tes DNA.Emak sudah tidak kali ini usul ,Nak Bastian.😄😄😄
sunaryati jarum
Emak tidak sabar melihat Jason dan Kasandra hancur dikuliti karena kejahatannya dibongkar Fisya di depan umum.Ada ya ibu yang hanya demi harta bukan haknya tega menyuruh seseorang untuk membunuhnya.Agnes sekarang tidak bisa kau sentuh Kasandra , karena orang - orang Fisya dan Sebastian selalu melindunginya.Kamu tidak tahu jika telepon kamu telah diretas oleh orang - orang Fisya dan gerak - gerikmu juga tak lepas dari pengawasan mereka.Jadi makin kau banyak melakukan rencana kejahatan pada Agnes dan Fisya maka makin banyak bukti kejahatan kamu di tangan Fisya
Ma Em
Semoga Sebastian segera bisa membuktikan bahwa wanita yg tidur dgn Sebastian adalah Fisya dan Tina adalah anak kandung Sebastian .
Ma Em
Sudah tdk sabar nunggu waktu terbongkarnya kejahatan Jason dan Kasandra , Kasandra skrg suruh orang untuk menculik Agnes bahkan Agnes untuk dibunuh , Kasandra setelah tau kebenaran nya bahwa Agnes anak kandung nya pasti Kasandra dan Jason akan menyesal sampai mati .
Queen_Fisya08: sebentar lagi kak akan ketahuan
total 1 replies
Anto D Cotto
menarik
Anto D Cotto
lanjut crazy up thor
sunaryati jarum
Selain Agnes yang mendengar omongan Kasandra,tidak tahu kebenarannya.Karena yang tahu kebenarannya antara Agnes da Tina,hanya Fisya,Bi Lili,dan Bi Nisa .Masa Kasandra tidak curiga pada Tina yang wajahnya mirip Fisya,dasar bodoh karena hanya terobsesi memiliki harta Fisya,sampai mengabaikan kenyataan.
Ma Em
Thor jgn sampai Agnes bertemu Kasandra takut dicelakai .
sunaryati jarum
Jangan sampai Agnes ketangkap Kasandra
sunaryati jarum
Bagus Fisya itu juga cara mempermalukan Jason dan Kasandra.
sunaryati jarum
Segera tes DNA Bastian dengan Tina,emak sudah usul dua kali ini Lho, jangan sampai Angel mengaku putri kamu
sunaryati jarum
Baik Sebastian dan Fisya tahu siapa pasangan yang membuat hadirnya Tina
sunaryati jarum
Ternyata Fisya sudah tes DNA sungguh cerdas,dan rencana yang bagus
Datu Zahra
wes dah nongol masalah Angel. Kalau sampe Sebastian bisa masuk jebakan Angel, bodoh sih berarti. percuma kaya dan berkuasa
sunaryati jarum
Jangan sampai sampai Angel berbuat buruk untuk menipu Sebastian yang ada dia malah masuk penjara.Tidak mudah membohongi Sebastian.Semoga Sebastian segera melihat tana lahir kupu kupu di paha Fisya,atau segera tes DNA dengan Tina
Anonim: ANGEL HARUS DIBUNUH
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!