seorang gadis cantik bernama Aom Shusar Manaying adalah seorang agen kepercayaan pemerintah di negara ini... kemampuannya sudah tidak perlu diragukan lagi...
tapi kali ini ia benar-benar mendapatkan suatu misi yang sangat berat... misi untuk melumpuhkan mafia terkuat di negaranya itu...
***
seorang pemuda gagah berani yang tengah berdiri di sebuah dermaga tersenyum penuh arti setelah mendengar laporan dari anak buahnya
"Semua informasi telah saya sampaikan bos.. selanjutnya bagaimana bos?" tanyanya serius kepada laki-laki tampan yang ia panggil bos itu
"biarkan saja mereka mencobanya..." sahutnya dengan seringaian tajam yang terlukis di wajah tampannya itu...
Ya... dia adalah sang pimpinan mafia yang terkenal sangat kejam dan dingin kepada siapapun orang di dekatnya...
Lalu mampukah sang agen menaklukkannya? atau malah sebaliknya dia yang akan ditaklukkan oleh sang raja kegelapan ini?
jangan lupa stay tune guys...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tuina 24, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Malam Pertama #1
Boleh kami masuk tuan muda?" Tanya koki itu
"Oo iya paman, silahkan masuk aku tidak menguncinya" ujar kim, lalu mereka masuk membawakan semua hidangan itu ke meja yang ada di balkon tempat Kim dan Aom berada...
"Selamat menikmati tuan muda.. semoga nona Aom juga menyukai apa yang saya hidangkan.." ujarnya lalu undur diri dari kamar Kim
"Paman? Apa dia pamanmu Kim?" Tanya Aom penasaran
"Tidak... Tapi ia sudah seperti keluargaku juga.. namanya paman ood.. ia sudah bekerja disini semenjak kakakku masih keci... Jadi dari kecil ia selalu menyiapkan makanan untukku dan semua keluarga.." terang Kim
"sudahlah ayo kita makan Aom..." Ujar Kim mengajaknya duduk di meja itu
"Hmmm sepertinya enak" ujar Aom senang
"Apa ini semua makanan kesukaanmu Kim?" Tanya Aom sambil mengunyah makanannya sedikit demi sedikit
"Iya aku suka ini... Tapi aku tidak pernah pilih-pilih makanan, jadi apapun makanannya aku jarang protes pada paman ood.. apapun yang ia buat enak soalnya hehe" sahut Kim tertawa pelan
"Benarkah? Padahal kamu bisa makan apapun yang kamu inginkan Hmmm.." sahut Aom kembali melahap makanannya
Setelah mereka selesai makan, mereka kembali masuk kedalam kamar karena Kim melarang Aom berada di luar terkena amgin malam, ia tidak ingin Aom terkena demam karena cuaca dingin malam ini...
Kim melepaskan dasi dan vest'nya lalu menggantungnya di lemari...
Sedangkan Aom sedang membersihkan make-upnya dan menggerai rambutnya yang di tata sedemikian rupa tadinya...
Namun saat ia melihat Kim berjalan mendekatinya ketika ia kesulitan membuka resleting gaunnya itu, jantungnya kembali berdetak semakin kencang
"ayolah Aom jangan gugup begini..." Ujarnya di dalam batin, beberapa detik setelahnya ia merasakan tangan Kim menyentuh kulitnya dan menarik turun resleting gaun pengantin itu
"sudah terbuka, ganti lah dengan gaun tidur ini" ucap Kim lalu menyerahkan sebuah gaun tidur yang indah dan lembut untuk Aom... setelah menerima gaun itu Aom segera masuk kedalam toilet...
Aom selesai berganti pakaiannya di dalam toilet, ia keluar mengenakan gaun tidur yang diberikan oleh Kim...
Kim terpaku melihat Aom yang terlihat begitu seksi dibalut gaun sutra itu...
Sementara Aom terlihat ragu untuk menuju tempat tidur yang sedang ditiduri Kim sambil memandanginya dengan takjub...
Dengan kegugupannya Aom lebih memilih menyisir rambutnya di meja rias itu lagi, setelah beberapa menit Kim bangun dan mendekati Aom dari belakang.
Tangannya memeluk erat pinggang Aom dari belakang, mendekap lembut wanita yang sekarang telah menjadi istrinya ini...
"Apa kamu gugup Aom?" Tanya Kim saat memutar tubuh Aom menghadap kepadanya,
"huuummm" jawab Aom malu-malu
Kim menyisir rambut Aom, menyingkirkan rambut yang terurai di depan wajah cantik Aom...
"Tunggu sebentar aku akan kembali.." ujar Kim tersenyum lalu berdiri dan meninggalkan kamarnya...
Aom heran Kim mau kemana sekarang? Di malam pertama mereka? Apa sikap Aom ini salah sehingga membuat Kim meninggalkannya keluar malam ini? Pertanyaan ini terngiang di dalam benak Aom, lalu ia memutuskan untuk duduk di tepian tempat tidur yang tadinya di tempati Kim...
Tak berselang lama pintu kamar itu kembali terbuka dan memperlihatkan tubuh tegap Kim yang sedang membawa segelas susu hangat kedalam kamar...
"Ini minumlah.." ujar Kim setelah duduk di samping Aom
Aom mengambil gelas susu itu dari tangan Kim dan meminumnya, namun karena gugup susu itu sedikit tumpah membasahi dagunya dan gaun tidur yang ia pakai, menyadari hal itu aom berhenti meminum susu itu, lalu mengelap-elap dadanya yang sedikit basah terkena susu yang tertumpah...
Kim mengambil gelas susu yang tengah dipegang Aom yang masih tersisa susu yang diminum oleh Aom tadi, lalu ia meminumnya sampai habis.... Aom tak menyangka Kim akan meminum susu sisanya dan memandangi wajah Kim yang terus melihat dirinya dengan sangat lekat...
Kim bergeser mendekatkan dirinya lagi kepada Aom lalu mendorong bahu Aom pelan... perlahan namun pasti merebahkan tubuhnya di tempat tidur mereka itu...
"karena ini pertama kalinya kita akan melakukan ini, maka aku akan melakukannya dengan sangat lembut Aom... Bolehkan?" Ujar Kim menatapnya dengan lembut sembari meminta izin kepada sang istri...
"huuummm" sahut aom kemudian Kim mulai menciumi bibirnya dengan lembut...
Semakin lama semakin menuntut lebih..,
Setelah beberapa menit berciuman, Kim melepaskan ciumannya karena menyadari bahwa Aom akan kehabisan nafas jika ia terus melanjutkannya, nafas mereka memburu sejurus dengan hasrat mereka yang semakin menggebu....
Kim mulai bergerak turun, tangannya menarik lepas ikatan gaun tidur itu hingga gaun itu terbuka...
Sedangkan Aom hanya bisa menikmati dan menerima semua perlakuan lembut Kim yang membuatnya lupa akan kegugupannya tadi, Aom memejamkan matanya menikmati setiap perlakuan lembut Kim yang membuatnya semakin melayang...
____________
jangan lupa tinggalkan like dan komennya guys...
karena like, kritik dan saran kalian sangat berarti untuk pembelajaran bagi author kedepannya...
lanjuuttttt..
jangan lama2 ya...
sukses sllu thoorrr.
lanjut trus ya sampe tamat
trus lanjut jg cerita ART di novel yg satunya 🥰🥰