NovelToon NovelToon
CEO Belok Vs Colonel Cantik

CEO Belok Vs Colonel Cantik

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Action / Contest / Tamat
Popularitas:1.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: Kang anna

Candra adalah seorang CEO yang memiliki orientasi penyimpanan seksual, Candra di jodohkan oleh kedua orang tuanya dengan seorang colonel cantik.

Mereka selalu terlibat perselisihan satu sama lain, mereka selalu bertengkar dan tak cocok dalam berbagai hal.

Namun suatu keadaan membuat keduanya sadar tak mampu berjauhan satu sama lain, dan saling membutuhkan.

Akan kah mereka saling mencintai pada akhirnya? Biarlah takdir menyatukan keduanya di akhir.

*Bebas promosi novel lain.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kang anna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kamu siapa?

Sudah dua hari Aliya tak kunjung bangun, dan selama dua hari itu pula Chandra selalu tidur di rumah sakit, menjaga Aliya sembari mengajaknya berbicara banyak hal. Chandra hanya berharap wanita itu segera bangun dari tidur panjangnya.

"Eh cil lo ga bangun? Ga capek gitu tidur terus? Gue aja udah mulai capek ngajak lo ngobrol panjang lebar," berharap gadis itu terbangun. Chandra segera menyambar jas nya yang tergeletak di atas meja.

"Lo bangun ya, gue mau berangkat kerja dulu, nanti kalau gue pulang lo harus bangun," Chandra mengecup kepala Aliya sebentar kemudian meninggalkan Aliya sendirian di dalam kamar rawat inap.

Hanya berselang lima belas menit Chandra pergi, tak lama kemudian nyonya Mona segera masuk, sementara kakek Rio hari ini harus menghadiri rapat bersama beberapa dewan direksi, bersama dengan tuan Omer.

Kegaduhan di dalam pemegang saham terjadi, di mana ketika berita tentang keritisnya Aliya, tersebar di mana mana. Membuat para pemegang saham sedikit goyah.

Nyonya Yanti dan Kelvin masuk saat nyonya Mona tengah asyik menonton berita gosip, yang menampilkan tentang hubungan asmara para artis. Nyonya Mona sedikit bingung mengira kedua orang itu salah kamar, tetapi bukan kah kamar vviv hanya ada beberapa di rumah sakit ini?

Nyonya Yanti masuk dengan membawa beberapa parsel sembari tersenyum ke arah nyonya Mona. Nyonya Yanti mengira bahwa wanita yang sedang menatapnya dengan tatapan bingung, itu adalah ibu dari Aliya.

"Mohon maaf sedikit terlambat untuk menjenguk Aliya," nyonya Yanti segera menjabat tangan nyonya Mona.

"Ah iya, ngomong ngomong kalian siapa," nyonya Mona benar benar penasaran.

"Ah maaf, saya Yanti dan ini anak saya Kelvin," Kelvin segera menyalami tangan nyonya Mona.

"Ah saya Mona," Mona sedikit canggung, bingung dengan siapa orang yang di hadapannya.

Nyonya Mona menelisik penampilan Kelvin laki laki itu tak kalah tampan dari anaknya, dan penampilan nya pun sangat berkelas. Ah, jangan anak yang di depannya ini adalah saingan Chandra, aduh bagaiman ini? Belum juga lurus betul kini sudah tersebar saingan di mana mana. Kemarin saja si Riky temannya Aliya, yang jelas jika di lihat dari perlakuannya laki laki itu juga menyukai Aliya, dan kini datang lagi.

"Kami kemarin yang di tolong Aliya, karena itu kami datang untuk menjenguknya, kami benar benar tak menyangka akan seperti ini," nyonya Yanti sangat merasa tidak enak.

Nyonya Mona merasa sedikit lega, karena ternyata mereka kemarin rekan kerja dari Aliya, wajar jika mereka datang berkunjung, karena memang sudah seharusnya.

"Ah tidak apa apa, ayo silakan duduk, Aliya nya belum bangun kata dokter paling lama satu minggu," nyonya Mona segera menjelaskan keadaan Aliya.

"Ah bisa saya melihat Aliya sebentar tante?" Kelvin izin sebentar kepada nyonya Mona.

"Ah iya silahkan," nyonya Mona tersenyum senang.

Saat Kelvin mendekat, tampa Kelvin sadar Aliya menggerakkan jari tangan nya, kemudian mulai menggerakkan kelopak matanya. Kelvin yang baru menyadari hal tersebut segera memencet tombol darurat.

"Tante Aliya gerak gerak tadi matanya," Kelvin sedikit berteriak karena senang.

Nyonya Mona dan nyonya Yanti segera mendekat dan melihat keadaan Aliya, saat mata Aliya terbuka, mulai menyesuaikan cahaya yang masuk, dokter juga datang besiap akan memeriksa Aliya.

Ketiga orang teresebut segera menyingkir dari bangsal, mereka membiarkan dokter memeriksa Aliya untuk memastikan keadaan Aliya.

Setelah sekian lama mereka berbincang, akhirnya nyonya Yanti dan Kelvin pamit undur diri, karena mereka masih ada keperluan yang harus mereka selesaikan.

Setelah nyonya Mona dan Aliya yang tinggal di dalam ruangan tersebut, nyonya Mona baru teringat untuk menelfon yang lain.

"Tunggu sayang ya, mau nelfon papa sama Chandra," nyonya Mona segera mengambil ponsel genggamnya dan mengabarkan kepada tuan Omer terlebih dahulu.

"Halo pa, papa di mana sekarang?" nyonya Mona tampak tidak sabaran.

"Ada apa ma? Ada terjadi sesuatu dengan Aliya," terdengar nada cemas dari ujung sana.

"Iya pah," nyonya Mona sengaja menjeda omongannya agar yang di sana sedikit panik.

Bahkan nyonya Mona hampir terkikik geli ketika mendengar nafas kasar dari suaminya.

"Aliya sadar pa," lanjut nyonya Mona, membuat tuan Omer kembali bernafas lega.

Tuan Omer tanpa mematikan sambungan teleponnya, segera berlari ke arah kakek Rio, dan membisikkan sesuatu. Nyonya Mona tersenyum mendengarkan sedikit keributan di ujung sana.

Setelah menelfon tuan Omer, barulah kemudian mengabari Chandra.

"Maaf nomor yang andabtuju sedang di luar jangkauan, silahkan tunggu beberapa saat lagi," namun ternyata ponsel Chandra tidak aktif, membuat nyonya Mona menghembuskan nafas kasar, padahal selama ini Chandra sangat menginginkan kesadaran dari Aliya, namun di saat seperti ini justru dirinya tidak aktif. Nyonya Mona segera melangkah kembali ke dalam ruangan Aliya, pandangannya tertuju pada Aliya yang memandangnya bingung.

Aliya tampak memandnag bingung ke arah nyonya Mona, Aliya terus mengedarkan pandangan ke setiap penjuru kamar, dapat Aliya Pastika ini adalah kamar vviv.

Nyonya Mona segera mendekat ke arah Aliya, dan tersenyum ke arah Aliya.

"Sayang kamu tahu ga setiap malam anak mama, si Chandra itu yang jagain kamu, katanya biar dia aja, padahal mama tahu kalau itu cuman modusnya dia doang, habis itu dia berangkat langsung dari sini ke kantornya," nyonya Mona mulai bercerita sembari mengupas buah buahan untuk Aliya, yang saat ini mendengarkan dengan seksama.

"Kamu juga harus tahu kalau Chandra itu selalu marah marah selama kamu pergi, mama ga pernah lihat dia secemas itu, dan kamu tahu pak Ujang salah satu sasaran empuknya."

Setelah berbicara panjang lebar, nyonya Mona segera pamit untuk makan siang di kantin, karena ia baru sadar bahwa saat ini sudah jam dua siang, dan dirinya belum makan siang. Sementara Aliya kemudian memutuskan untuk kembali tidur.

......................

Chandra hari ini ada rapat dadakan di kantornya, menyebabkan dirinya harus lembur dan pulang larut malam. Ketika pulang Chandra segera pulang ke rumahnya terlebih dahulu untuk mengganti pakaiannya, barulah kemudian Chandra pergi ke rumah sakit.

Penyakit marah marah Chandra juga sudah menghilang, membuat semua staf kantor bahkan pak Ujang bisa bernafas lega.

Chandra segera melaju menuju rumah sakit, tak lupa membawa baju ganti untuk besok pagi, ketika Chandra berada di rumah sakit, Chandra segera berlari ke ruang rawat inap Aliya.

Ketika Chandra mendorong pintu kamar Aliya, alangkah terkejutnya ketika melihat Aliya tengah duduk di tempat tidur, sembari memakan buah buahan yang telah di potong kecil.

"Cil lo udah sadar?" Chandra merasa tak percaya melihat Aliya yang telah duduk di tempat tidurnya. Chandra bahkan melangkah menuju tempat Aliya sedikit tergesa gesa, dan meletakkan paper bag yang di bawanya di samping bangker rumah sakit.

Aliya hanya menatap Chandra dengan tatapan bingung, bahkan dahinya berkerut mengikuti setiap pergerakan Chandra.

"Kamu siapa?"

1
Betty Fatimah
apa habis ya.......
ig: kang_anna_story: hai jangan lupa mampir di cerita baru othor cantik ini, judulnya misteri rumah tua. Ceritanya misteri, horor dan komedi loh
total 1 replies
Rynza
💐💗
Maryana Fiqa
nangis darah tu si Brayen 🤣🤣🤣🤣🤣
Soraya
baru mampir thor lanjut
Maryana Fiqa
bikin ngakak gak bisa diam mulut mereka 😄😄😄
Maryana Fiqa
bikin ngakak gak bisa diam mulut mereka 😄😄😄
zea Aljazeera
syukaaaaaaa luaaarr biasaaaaaa
ig: kang_anna_story: terimakasih telah menjadi bagian dari othor dan bersedia membaca novel othor
total 1 replies
ayu nuraini maulina
kebalik keles nikah dulu baru kawin
ayu nuraini maulina
geleh da
ayu nuraini maulina
ko ak geleh y laki2 mgl syng k sesama lelaki
ayu nuraini maulina
nama Omer ingat kisah cinta elif
ayu nuraini maulina
🤣🤣🤣🤣
ayu nuraini maulina
whattt.....
Efrida
yg cwe tomboy, chandra melambai gk nih 😅😅😅
Oh Dewi
Mampir ah...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya Caraku Menemukanmu
Nenk NOER
Aku suka ceritanya..banyak yang lucunya.. sangat menghibur....Semangat berkarya Thor...💪💪😘
ig: kang_anna_story: hai jangan lupa mampir di karya novel baru othor ya
total 1 replies
Riska Fatihica
ceritanya menarik 👍 semangat terus ya Thor buat karyanya 🥰🥰🥰
zee
menyakini= menyalami
ig: kang_anna_story: mohon maaf typo terimakasih atas koreksinya
total 1 replies
Rabia(bia)
Luar biasa
Carlina Carlina
😅😅😅😅🤣🤣😘🤣🤣🤣🤣🤣😘😘😘😘
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!