Super Rich Man!
Kisah cinta yang sudah biasa malang melintang di dunia pernovelan, mula dari CEO hingga datangnya orang ketiga.
Selamat membaca kisah Ariana dan Reykhel, 🥰
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon La_Sha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ancaman
Ariana merasa kesal dengan anggapan Reykhel yang selalu mengatainya benalu atau apapun, Ariana pun segera menerima semangkuk bubur itu dan memakannya dengan lahap.
Bukan karena lapar, melainkan karena tak ingin lagi di anggap benalu olehnya.
"Cih!" Reykhel mendecih dan segera pergi menuju kamarnya di lantai dua.
Dua puluh menit kemudian Ariana pun sudah menyantap habis bubur itu, "Terimakasih untuk buburnya Clara, rasanya juga enak. Dan, terima kasih juga untuk anda Dokter, yang sudah mengobati saya."
Clara mengambil alih mangkuk itu, bersamaan dengannya dr.david, pun, tersenyum.
"Nona hanya perlu istirahat, saya juga sudah meresepkan vitamin untuk anda, baiklah jika begitu saya permisi dulu, Nona." imbuh dr.david yang di akhiri dengan memberikan bow.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Malam pun menjelang, dan karena alasan kesehatan akhirnya untuk menu makan malam masih di buatkan oleh koki yang bekerja di rumah ini.
Saat ini kondisi Ariana juga sudah membaik dari yang sebelumnya, sekarang Ariana tengah duduk bersandar bantal di atas ranjang.
Hp nya berdering saat ada panggilan masuk dari Bi Laurance, segera dia menjawabnya.
"Bi Laurance? Apa kabar Bi?"
"Kabar saya baik Nona, Nona Ariana sendiri apa kabar? Padahal baru sehari Nona tidak tinggal di sini tetapi Bibi merasa sudah seperti sepuluh tahun lamanya."
"Aku merindukan Bibi, Bi."
"Bibi juga, bagaimana suasana di rumah suami Nona? Apakah menyenangkan? Lalu kapan Nona akan -"
Suara Bi Laurance terputus bukan karena jaringan, melainkan Reykhel yang secara mendadak merampas hpnya.
Di tatapnya layar ponsel itu dan mendapati nama Bi Laurance, hal itu membuatnya tersungut memanas.
Prak!
Hp Ariana pun di banting saat itu juga, layar yang sudah pecah itu pun akhirnya hancur juga. Ditambah lagi Reykhel yang menginjak-nginjaknya sekuat tenaga dan menendangnya hingga masuk ke kolong meja di dekat ranjang.
Ariana pun tercekat di dalam keterkejutannya, dan tak mampu membendung air matanya. Bi Laurance yang selama ini sudah ia anggap sebagai ibu, lalu mengapa dengan begitu teganya Reykhel melakukan hal itu padanya?
"Dasar tidak tahu malu! Bukankah aku sudah menghapus status hubungan keluarga mu setelah kau menikah denganku?"
"Emh!" Ariana menatap sendu pada manik biru yang tajam itu tepat pada saat Reykhel mencengkeram kuat rahangnya.
Air matanya menetes dan jatuh di atas tangan kekar Reykhel.
"Awas jika sekali lagi aku mendapatimu berhubungan dengan mereka yang sangat tidak tahu malu itu! Atau kau akan benar-benar merasakan amarahku yang sesungguhnya!"
"Aw!" Reykhel mendorong Ariana memalui cengkeraman tangannya hingga rebah ke sisi kanan, dia menangis lagi.
Tak cukup puas, membuat Reykhel merebahkannya tepat di bawah kungkungannya.
Tangan kekarnya menekuk kedua tangan Ariana ke atas kepalanya, lalu menahannya dengan kuat.
Jantung Ariana serasa copot begitu saja saat jarak di antara mereka sudah habis. Di mana Reykhel telah mencium bibirnya dan menggigitnya dengan kuat dan menyebabkan luka di bagian bibir bawahnya, melakukan hal itu sebagai ancaman pertama.
"Camkan itu baik-baik!" tandas Reykhel dengan kesal, lalu mengusap bibirnya menggunakan ibu jarinya.
Dia marah dan mengancam Ariana dengan sesuatu, seperti sentuhan di bibirnya?
Terus saja intimidasi gadis itu, Rey, awas nanti jatuh cinta, 🤭
Sepeninggal Rey dari kamar itu, Ariana kembali mendudukkan tubuhnya dengan bersandal bantal, dia menatap kedua lengannya yang sedikit memerah.