NovelToon NovelToon
AKIBAT SALAH SERVER

AKIBAT SALAH SERVER

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Mengubah Takdir / Penyelamat
Popularitas:607
Nilai: 5
Nama Author: Linda Lubi Channel

Novel ini bergenre horor komedi yang menghibur meski horor. Cinta bisa tumbuh kapan saja dan pada siapa saja. Termasuk cinta Mbak Kunti kepada Nurdin, bestienya yang notabene-nya manusia. Karena patah hati, Mbak Kunti pindah ke daerah lain.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Linda Lubi Channel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

AKIBAT SALAH SERVER (28)

Penulis: Linda Lubi

"Aqiqahan anak Nurdin, seorang selegram dan influencer di kampung ini, sungguh fenomenal. Selain dihadiri ratusan tamu, baik dari warga, keluarga besar, selegram dan followersnya, ternyata banyak membuat perempuan mengalami mimisan yang diduga akibat ketampanan Nurdin. Korban berjatuhan setelah melihat atau menyalami Nurdin secara langsung. Damkar dan ambulance dikerahkan untuk antisipasi dan indikasi korban." Tok To Ker segera memvideokan huru hara di rumah Nurdin.

Para tamu pria lebih memilih makan kari kambing aqiqahan dari pada cemburu pada Nurdin. Mereka menyerahkan pada ambulance apabila para wanita butuh perawatan intensif.

"Sebenarnya ini sudah sering terjadi dan bukan hal yang baru bagi kami, warga di sini. Awalnya kami cemburu dan marah pada Nurdin. Tapi kami sadar, Nurdin tidak bersalah. Bahkan Nurdin pernah lelah dengan ketampanannya. Ia pernah merubah dirinya menjadi Inur. Itu justru membuat kami merasa bersalah." Ujar salah seorang warga saat diminta pendapat dengan fenomena ini.

Berita Nurdin ini menjadi Trending no1. Para influencer biasa mendadak banyak followers dan menghasilkan banyak cuan. Tentu saja ini menjadi berkah bagi mereka namun musibah bagi keluarga Nurdin. Terutama rumah tangga Nurdin.

Nurdin dan keluarga sampai insecure bahkan takut diundang TV lokal maupun TV Nasional. Apalagi untuk Program Broncis dan Pagi-Pagi Modar. Nurdin takut sekali. Seluruh keluarga dipastikan untuk waspada dan menolak jika ada yang mengundang Nurdin untuk diwawancarai.

"Ceraikan adek, Bang. Ceraikan adek." Drama Salima yang entah udah ke sekian kali hanya karena cemburu yang tak terbantahkan.

Awalnya Nurdin masih bisa bersabar dan kuat dengan sikap Salima. Ia masih rela dijambak-jambak, digigit-gigit, bahkan dikurung di kamar. Cemburu buta ini membuat Emak Nurdin nggak rela dan mencabut gelar istri soleha pada Salima. Emak memanggil orang tua Salima untuk berembuk. Ia tidak rela anaknya jadi korban KDRT.

Salima yang sebenarnya sangat mencintai Nurdin, menjadi posesif. Ini bisa menjadi fatal untuk kehidupan rumah tangganya.

"Benar kamu ingin bercerai? Tanya Nurdin dengan nada lembut.

"Enggak juga Bang. Tapi Adek nggak rela Abang disukai banyak wanitaaa....." Salima guling-guling.

Untung Tampan digendong sama Maknek-nya (Emak Nurdin).

Untuk sementara Salima dan Tampan dibawa pulang oleh orang tuanya. Mereka tak ingin rumah tangga Nurdin hancur. Mereka hanya ingin mendinginkan suasana. Nurdin dan Salima harus dipisahkan dulu. Sampai Salima bisa berubah. Mereka harus berjauhan. Agar Salima bisa mengerti bahwa itu semua bukan kesalahan Nurdin.

"Ini demi kesehatan mental. Kamu juga harus menjaga psikis anakmu, Tampan. Kalau dia sering mendengar kalian ribut, itu sangat tidak baik. Kamu harus kembali menjadi Salima yang dulu. Yang tetap sabar dan tabah seperti saat kamu ditinggal pergi almarhum suami pertamamu. Nurdin juga butuh sendirian atas apa yang ia alami saat ini. Dia shock. Kamu jangan egois." Ujar Ayah Salima dengan penuh wibawa.

Salima termenung dan sangat terguncang. Ia pun mengakui jika cinta membuatnya posesif. Bukan malah membuat Nurdin merasa dicintai, tapi justru merasa dihakimi.

"Emak sayang sama Salima. Tapi tak ingin Nurdin tak bahagia. Jadi tolonglah Neuk, kalian pisah rumah dulu untuk sementara. Biar bisa intropeksi diri. Jika memang masih bisa diperbaiki, maka pertahankanlah jodoh kalian. Tapi jika justru membuatmu tak bahagia bersama Nurdin, maka berpisah akan jauh lebih baik. Lihatlah Nurdin, wajahnya murung terus. Emak tak ingin ia tersiksa batin." Perlahan-lahan air mata Emak Nurdin jatuh juga.

"Sekarang kemaskanlah pakaianmu dan bayimu. Mamak akan bantu. Biar kita bisa pulang sekarang." Mamak Salima menarik tangan Salima.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!