NovelToon NovelToon
Pernikahan Terhangat

Pernikahan Terhangat

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Action / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:502.2k
Nilai: 4.7
Nama Author: Miss Black Lotus Ice

Gadis 19 tahun, yang dijual sang Ibu tiri kepada pria asing. Pria itu mengakui dirinya adalah suami dari, Alena Grazia, gadis 19 tahun yang menikah tanpa sepengetahuannya. Hubungan satu malam terjadi, panas. Dendam pada sang ibu tiri dan kakak tirinya yang telah membuatnya menjadi tidak suci, bahkan diusir oleh ayahnya, membara. Dendam itu membutakan matanya, Alena bertekad untuk merebut kembali aset perusahaan sang ibu, yang meninggal ketika dirinya masih sangat kecil, dan mencari tahu, apa penyebab kematian sang Ibu yang mendadak itu.

Alena harus membesarkan kedua anaknya tanpa seorang suami. Dia membesarkan buah hatinya di negeri orang. Alena kembali, dengan dendam. Dia berusaha mendekati orang terkaya se-Asia. Arga Wilson, pria beristri. Identitas nya sangat tertutup, bahkan sang istri lebih misterius dari dirinya. Alena bertekad, mendekati Arga Wilson, untuk membantunya mengambil alih perusahaan sang Ibu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miss Black Lotus Ice, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 28. -Balasan-

Chapter 28. -Balasan-

...----------------...

Tak lama dari kejadian itu, ambulans dan polisi datang meringkus tempat itu. Alena masuk ke dalam ambulans bersama dengan Ayahnya.

X mengikuti mobil ambulans dari belakang dengan motor sport nya. Dia mengendarai motor nya melewati batas rata rata kecepatan.

Sementara itu, Ny. Rika dan Rara di interogasi lebih lanjut di kantor polisi dan membawa salah satu orang yang menjadi saksi kejadian itu, terkecuali pria yang mengakui semua tindakan jahat keluarga itu, dia di bela oleh Sean karena telah berjanji akan membantunya jika terkena masalah.

Saat sampai di rumah sakit Garuda Indonesia, Alena langsung mendapatkan pertolongan. Tapi dia masih sadar hal itu membuat semua orang heran karena darah yang terus mengucur itu lumayan banyak. Untungnya bukan dokter lain yang merawat Alena, ternyata sang sahabat lah yang merawatnya.

X tak di perbolehkan masuk ke dalam dan hanya menunggu di luar ruangan inap Alena. Dia terlihat cemas. Sangat bodoh adiknya melakukan hal nekad seperti itu! Sungguh, sangat amat bodoh! Sebenarnya, dia masih mau hidup atau bagaimana? Umpat X dalam hatinya.

"I.., Ini? Ini bagaimana bisa terjadi? Darahmu cukup banyak!"

Cemas Helana seraya memeriksa Alena.

"Eh? Ini.., Ini tak luka sama sekali."

Rasa cemas di hati Helena mulai hilang dan dia beralih menatap Alena.

Tanpa aba aba, Helena langsung membuka baju Alena yang berlumuran darah itu, ternyata di dalamnya di temukan kantung darah yang membuatnya membatu.

"Ternyata ini!? Ini ya? Kau membuatku khawatir saja!!!"

Kesal Helena langsung melemparkan kantung darah itu ke wajah Alena, terlihat jika tangisnya meleleh dalam seketika.

"Maafkan aku, aku hanya memberikan pelajaran pada orang itu.😄"

Ucapnya Alena langsung duduk tegak dan memeluk tubuh sang sahabat.

"Hiks, kau payah!!"

Isak Helena seraya memukul mukul pelan bahu Alena.

Beberapa waktu telah berlalu, Helena melepaskan pelukan dan mengusap air matanya. Matanya agak membengkak karena menangis.

"Aku akan memberi tahu X, mungkin dia juga cemas."

Ucapnya Helena seraya bediri dan melangkah keluar bangsal.

Dia membuka pintu kamar bangsal itu, terlihat jika X sedang mondar-mandir tak karuan dengan wajah yang cemas. Tentu cemas, bagaimana tidak, adiknya sedang berada di ruang rawat bangsal.

"Helena, bagaimana keadaan Adi___ Maksudku adalah Alena!? Apa dia baik baik saja? Kenapa pemeriksaan nya sangat cepat?"

Hujan pertanyaan dari X membanjiri kepala Helena.

"Hisss!! Sudahlah, semua pertanyaan mu akan terjawab. Sekarang kau masuk lah ke dalam."

Suruhnya Helena mendengus kesal. X langsung menerobos masuk ke dalam.

Saat sudah berada di dalam, dia terkejut bukan main melihat adiknya sedang berdiri di sebelah ranjang bangsal. X memperhatikan dari ujung kaki sampai ujung rambut Alena dengan seksama.

"Lihat lihat apa?"

Ketus Alena seraya mengambil buah aple yang ada di sana.

Mulut X masih tenganga, dia masih membatu di tempat.

"Kau!? Kau bisa berdiri?"

Tanya X tak percaya. Alena hanya menaikkan alisnya sebelah.

"Iya, memang kenapa?"

Ucap Alena bertanya balik, dia menggigit aple itu dan memakannya dengan santai.

"Lalu, tadi? Darah itu? Bagaimana?"

Tanyanya lagi X dengan wajah tak percayanya itu. Alena membuang nafasnya panjang.

"Aku hanya menyelipkan kantung darah, dan saat pisau itu menusuk perut ku, hanya membuat kantung itu bocor, tentunya itu membuat darah banyak keluar dari dalam baju ku."

Jelasnya Alena pajang lebar, X menghela nafas leganya itu. Dia berlalu pergi keluar untuk mengurus sesuatu tentunya.

* X Pov.

Saat sudah berada di luar. X merogoh kantong sakunya dan mengambil ponselnya lalu menelepon seseorang.

"Ada apa yang mulia memanggil saya?"

Tanya Seseorang yang tak asing lagi untuk di dengar.

"Hapus secepatnya rekaman cctv perusahaan AG Company bagian lobby saat kejadian penusukan itu terjadi!"

Ucapnya X datar lalu langsung mematikan teleponnya dan menyimpannya kembali ke dalam saku.

"Adikku memang bagus. Dia sangat pintar."

Puji X dengan suara kecil, dia kembali masuk ke dalam bangsal itu dan berbincang bincang dengan kedua gadis itu.

Sementara itu, di keadaan Ny. Rika dan Rara, mereka sedang di interogasi oleh polisi yang meringkusnya di TKP (tempat kejadian perkara).

"Saya tidak melakukan itu pak! Sungguh. Saya tidak bersalah, tolong lepaskan saya Pak."

Ucapnya Ny. Rika dengan memohon, Rara yang duduk di sampingnya merendahkan Ny. Rika lewat tatapan matanya.

"Dan Anda Nona Riani, apa yang ada lakukan pada nona Grazia? Banyak saksi mata mengatakan bahwa kau juga terlibat."

Tegasnya Polisi, Rara tersenyum kecil dan menatap tajam polisi itu.

"Heh, apa? Aku hanya di kelabui oleh pasangan tua bangka itu."

Ucap Rara menjelaskan sekalian menyindir Ny. Rika.

"Kau!!! Apa maksudmu? Apa kau menyindir ku?"

Tanyanya Ny. Rika dengan nada meninggi. Rara meliriknya dengan tatapan merendahkan.

"Huh, bagus jika kau sadar."

Balasnya Rara menyindir lagi.

"Sudah cukup!!"

Tegasnya polisi itu.

"Caca, kemari dan bawa mereka ke sel nya!"

Sambung si polisi.

Tak butuh waktu lama, polwan yang tadi di panggil datang dengan seseorang wanita lagi dan membawa paksa Ny. Rika dan Rara ke balik jeruji.

Sementara di keadaan lain, Arnon sedang menonton tv bersama dengan Alvin dan Aluna. Mereka menonton berita ter-hot di dunia.

Dan ternyata...

Berita : "Berita kali ini adalah dari dunia bisnis. Berita ini sangat menggemparkan! Keluarga Sanjaya yang sudah memegang seluruh kuasa perusahaan Group AG Company terungkap bahwa menggunakan cara licik untuk menguasai kekayaan itu. Tuan dan Nyonya Sanjaya telah di tuduh melakukan kejahatan secara berencana kepada nona Grazia. Dan hal mengenai hilangnya Tuan muda kedua Sanjaya belum tercium di media. Tetap saksikan kami di channel ini."

Remote tv yang di tangan Arnon seketika terlepas dan perasaannya tak enak. Alvin dan Aluna mencoba membuyarkan pikiran Arnon yang sedang kacau.

"Alvin, Aluna, Uncle harus bertemu mama dulu ya, kalian baik baik di sini."

Ucapnya Arnon mencoba menjelaskan, Alvin dan Aluna menganggukkan kepalanya bersamaan dan Arnon berlalu pergi meninggalkan rumah itu.

Dia mencari tentang apa yang terjadi hari ini. Arnon hanya mendapatkan bahwa Alena masuk ke dalam rumah sakit Garuda Indonesia, dia sesegera mungkin sampai di sana untuk meminta penjelasan.

Saat Arnon sampai di lobby rumah sakit, dia melangkahkan kakinya masuk ke dalam rumah sakit dengan keadaan khawatir dan penasaran yang tetap di pendam. Tanpa sengaja, matanya tertuju pada satu pasien yang sedang di pindah ruangan. Matanya terbelalak saat melihat siapa yang berada di atas ranjang sakit itu.

"Ayah!"

Pekiknya yang masih tertegun di tempat, dia hendak mengejar kemana Tn. Bram di pindahkan, tapi sayangnya langkahnya terhenti saat pasien lain menyelip.

Arnon sesegera mungkin pergi ke bagian pendaftaran untuk mengecek di mana ruangan rawat Alena.

"Ada yang bisa saya bantu dek?"

Tanya petugas yang sedang berjaga.

"Tolong, kamar inap Alena Grazia."

Ucapnya Arnon dengan keringat dingin yang bercucuran, perasaan tak tenangnya sudah tak bisa di tahan lagi.

"Nona ruangan Alena Grazia ada di kamar VVIP nomor 47 sebelah ruangan Anggrek."

Jelas si petugas, tanpa pikir panjang, Arnon langsung berlari mencari kamar itu.

...-Bersambung-...

Gess, kalian penasaran gk dengan apa yang akan di lakukan oleh Arnon? Tunggu Eps berikutnya ya.

#Terima kasih yang sudah mau sempatkan waktu kalian untuk baca karya recehan dari saya. Maaf jika banyak typo di mana mana, saya author amatir. Jangan lupa tinggalkan jejak like vote rate and komen kalian ya? Share juga kalau kalian sempat. Kalian mau kan dukung Author? Saya harap mau.#

Terimakasih untuk @345 dan @Siska Feranika. Kalian sudah vote karya receh author, saya harap yang lain juga ikut menyusul. Sekali lagi terimakasih. Maaf di karya saya tidak ada give away. Sekali lagi maaf kan saya.

1
Sonia pramita
hai Thor aq mampir ya 😁😁😁
roni brebes
semangat Thor
LeoRani
anjay cantiik
Masliyani Dewi
nfnrvd
shinta girl
smgt kk. lanjuut
akhirnya up
Jell'R
akhirnya setelah sekian purnama up juga 😁🙂🙂👍
Kolor Fir'aun: Maaf bund... Hehe:v
total 1 replies
Zia Qu Chayank
maaf ya Thor kok sy nggak ngerti jln ceritanya.kayaknya agak sdkit amburadul ya,,,,pada hal sdh sampai bab ini kok sy msh linglung mikirnya.
ig:zaay.86
mungkin author nya lupa kalau alena bisa masak
Angrani
next thor
Glastor Roy
up
Umisah Asther
semangat up thor
Lucki RM
ohh berarti bapaknya anaknya Alena adalah Arga. tapi Alena tidak tau kalau di jual ibu tirinya pada Arga.
uciha sasuke
crazy up, tetep semngat 💪🙏
Juanita Musila
Gak salahkan tn Arga wilson orang terkaya se Asia...kok semua urusannya bertele2 yaa
Juanita Musila
makin gk jelas ceritanya..alena minta tolong mau ambil hak ibunya sama arga wilson..tpi karakternya kyak benci sama arga...
kemana arah ceritanya
Ina Yulfiana
next kk semngt kk upnya...
Jell'R
bikin penasaran deh...
ceritanya terlalu banyak rahasia...
next thor...
Kolor Fir'aun
Hayo... Itu siapa foto lelaki yang sama ny. Natalia dan siapa anak lelaki itu...
Jell'R
the first comment 😀
next....
Kolor Fir'aun: makasih🙏
total 1 replies
Siti Komariyah
nyesek jadi ara berharap disayang keluarga malah kakak dan ibunya pilih kasih semoga kehadiran zung liang dapat mengob@ti luka hatinya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!