NovelToon NovelToon
ASI Anak SMA

ASI Anak SMA

Status: tamat
Genre:Pernikahan rahasia / Perjodohan / Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:1.5M
Nilai: 5
Nama Author: Malamfeaver

___

"Vanya Gabriella" memiliki kelainan saat menginjak usia 18 tahun,dimana dia sudah mengeluarkan as* padahal dia tidak hamil.
dan disekolah barunya dia bertemu dengan ketua OSIS, "Aiden Raditya", dan mereka adalah jodoh.

"lo ngelawan sama gua? "
bentak Aiden marah

"nggak kak...maaf"
jawab vanya sambil menunduk ketakutan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Malamfeaver, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab. 28

​Senin pagi yang menyebalkan dimulai dengan pergulatan di balik selimut king size. Alarm sudah menjerit sejak sepuluh menit lalu, tapi Aiden seolah menulikan telinga. Alih-alih bangun, cowok itu malah makin erat melingkarkan lengannya di pinggang Vanya, menyembunyikan wajahnya di ceruk leher istrinya.

​"Kak... bangun... senin.. Upacara bendera, Kak Aiden!" rengek Vanya sambil berusaha ngelepasin tangan Aiden yang kayak borgol.

​"Bentar... bareng. Mandi bareng," gumam Aiden dengan suara serak, makin nempelin bibirnya ke kulit leher Vanya.

​"GAK MAU! Ihhh, Kak Aiden mah! Lepas nggak?" Vanya mulai meronta, kakinya nendang-nendang asal di balik selimut.

"Hiks... Mamaaa! Kak Aiden nakal banget, Vanya nggak bisa napas! Hiks..."

​Tangisan manja Vanya akhirnya bikin Aiden nyerah.

Dia nggak tega denger istrinya udah mulai sesenggukan meskipun dia tau itu cuma jurus andalan Vanya biar dilepasin. Aiden ngelonggarin pelukannya sambil ngedengus kesel.

"Ya udah sana mandi. Pelit banget sama suami sendiri."

​Vanya nggak nunggu dua kali.

Dia langsung loncat dari kasur dan lari ke kamar mandi luar sambil bawa handuk.

"Wlee! Mandi aja sendiri sana sama bebek karet!" teriaknya dari kejauhan.

​Setelah sarapan kilat dengan roti bakar selai kacang, mereka berangkat bareng. Sampai di parkiran sekolah yang udah penuh, Vanya langsung ngibrit ke kelasnya.

Di sana, Elsa udah duduk manis sambil ngerapiin topi upacaranya.

​"Woy, Vanya...,Telat dikit lagi lo jadi penunggu gerbang," sapa Elsa semangat.

​Vanya duduk sambil ngos-ngosan.

"Gara-gara Kak Aiden tuh, manja banget kayak balita."

​Pas mereka jalan bareng menuju lapangan, mata Elsa yang setajam silet mendadak berhenti di leher samping Vanya. Elsa langsung narik kerah seragam Vanya sampe temennya itu kaget.

​"Anjay..., Vanya! Ini apa?" bisik Elsa heboh.

"Brutal parah ya semalem? Ini mah bukan gigitan nyamuk,Gimana rasanya? Enak gak? Pake gaya apa lo berdua?"

​Vanya langsung nutupin lehernya pake rambut yang diurai.

"Apaan sih, Sa...!Enggak ya Itu... itu gue alergi taukk! Jangan mulai deh!"

​"Alergi kok bentuknya mirip bibir,"

ejek Elsa sambil ketawa jahat.

​Lagi asyik ngegosip sambil jalan santai, tiba-tiba suara menggelegar dari arah kantor guru bikin mereka berdua loncat.

​"GABRIELLA! ELSA! MAU JALAN SANTAI ATAU SAYA JEMUR DI LAPANGAN?!" teriak Bu Agniya, guru IPA paling galak yang terkenal suka bawa penggaris kayu panjang.

​"ASTAGA BU AGNIYA! KABURRR!" teriak Elsa. Mereka berdua langsung lari tunggang langgang menuju barisan upacara sambil ketawa-ketawa nggak jelas, takut kena omel lebih parah.

​Upacara bendera berjalan ngebosenin kayak biasanya. Panas matahari bikin Vanya makin ngerasa badannya lemes, apalagi asupannya tadi malem diambil Aiden lebih banyak dari biasanya. Setelah bubar, mereka balik ke kelas buat ngerjain soal Matematika Pak Bambang yang udah menanti di papan tulis.

​"Sa, laper banget... ke kantin yuk habis ini," ajak Vanya sambil coret-coret buku.

​"Ogah ah, kantin pasti penuh sesak. Mending ke belakang sekolah, ada pohon rambutan di deket gudang olahraga lagi berbuah lebat banget," usul Elsa.

​Pas bel istirahat bunyi, mereka beneran nyelinap ke belakang sekolah. Benar aja, ada pohon rambutan yang buahnya merah-merah banget dan udah mateng. Mata Vanya langsung berbinar-binar, dia langsung lari ke bawah pohon itu kayak anak kecil.

​"Waaaa! Rambutannya banyak banget! Sa, petikin dong! Aku mau yang itu, yang paling merah!" seru Vanya sambil nunjuk-nunjuk dahan yang agak tinggi.

​Elsa ngeliatin Vanya dengan tatapan penuh selidik. Dia inget Vanya tadi pagi ngerasa lemes, terus sekarang pengen banget buah yang asem-manis secara tiba-tiba.

​"Van... lo nggak lagi ngidam kan?" tanya Elsa hati-hati.

​"Ngidam pala lo peyang Gwehh cuma pengen makan buah, gerah taukk!" semprot Vanya manja.

"Cepetan petikin atau gwehh laporin Kak Aiden nih!"

​"Iya, iya, dasar bumil!" Elsa mulai berusaha ngegapai dahan, sementara Vanya udah siap nampung di bawah.

​Tanpa mereka sadari, dari arah kejauhan, ada sepasang mata yang merhatiin mereka. Aiden, yang lagi patroli bareng Bagas, cuma bisa geleng-geleng kepala liat istrinya lagi nungguin rambutan jatuh kayak bocah TK.

​"Bini lo tuh, Den. Ngidam kayaknya," goda Bagas sambil nyenggol bahu Aiden.

​Aiden nggak jawab, tapi kakinya langsung melangkah menuju arah pohon itu.

"Vanya, turunin bajunya. Perut lo keliatan kalau lo jingjit gitu,"

suara dingin Aiden bikin Vanya kaget setengah mati sampe hampir jatoh.

1
YL
pemaksaan🤣
YL
menyapa
Lis Tiana
👍👍👍👍. banget mantap
Sumini Mini
lumayan menguras emosi,saran ya fokus sama kebagiaan pengantin remaja buat inpirasi anak muda ,stop tampilkan perempuan penggoda
Sumini Mini
mana lanjutan nya
Ida
disini kurang suka dengan sifatnya si Vanya
Amiera Syaqilla
semangat membara author😎
pyra121
banyak kesalahan di penataan kata katanya
Indra Wahyu Rianti
aku gak tega sm vanya... dia yg mengandung lho dia yg melahirkan, mentalnya blm siap... kl real, ini biang baby blues bgt. smg aiden selalu support dan setia.
Tamirah
Mungkin ada rencana jahat,kenapa Nathan pindah sekolah yg disitu ada keberadaan Vanya. Lanjut Thor.
Tamirah
Masih SMA dah punya kegiatan intim pasutri. ya karena latarf belakang orangtua yg pengusaha semua jadi hidupnya terjamin. Jangan sampai cerita ini menginspirasi mereka yg saat ini jadi siswa SMA nikah muda.pernikahan butuh mental yg kuat juga cuan yg cukup untuk biaya hidup ,gak sekedar nikmat nikmat di atas ranjang saja.....!!!!!
Tamirah
Thor sebaiknya cerita seputar lingkup SMA diakhiri dilanjut ketarap perkuliahan dan pekerjaan . Kalau ada alur cerita yg berbau adegan dewasa tu memang dah masanya mereka dah posisi dewasa.
Tamirah
Thor sebaiknya cdritats
🍊⃟𝐒𝐓𝐉Nay.
astaga aiii/Cry//Cry/
🍊⃟𝐒𝐓𝐉Nay.
jinjjaa 😍, semangat thorrrr menarik ini judulnya
Tamirah
Gak bisa bayangkan Kalau cerita ini sungguh nyata,ya namanya aja penulis selalu punya imajinasi diluar nalar.
Tamirah
Cerita nya yg tadi adem ayem kok jadi melebar Menjadi cerita kriminal.Gak habis fikir aja dunia ana SMA sdh mengarah perbuatan asusila yg mengarah penculikan dan mungkin pelecehan seksual. Apa lagi Laura yg terobsesi sama teman sekolah sampai membius nya agar bermain main dengan laki laki pujaan nya lanjut Thor .
Tamirah
Di puncak Merbabu serasa dunia milik mereka berdua. Kalau itu ada didunia nyata tentu moment moment romantis akan menjadi kenangan yg gak akan terlupakan.Lanjut Thor.
Tamirah
Sekarang belum punya anak masih bebas menguasai' susu murni nnt kalau sdh punya anak rebutan asi terpaksa cari donor asi .
Tamirah
Laki laki tuh ya kalau sdh tahu rasanya berhubungan intim maunya sehari hari hari pingin ninu ninu terus gak ada hentinya.itupun berhenti Karena
kerja. Untung organ sensitif wanita itu ciptaan Allah kalau buatkan manusia tu organ sdh ledeh dan rusak....🤭🤭🤭
PrettyDuck: Halo pembaca setia Noveltoon 🤗
Aku baru merilis cerita berjudul : "In Between" ✨️
Kalau berkenan silahkan berkunjung dan nikmati ceritanya 💕

Mila tidak pernah menyangka kalau 'penghancur' masa remajanya akan kembali lagi jadi bosnya di kantor. Ini bukan cuma soal benci, tapi soal luka yang dipaksa sembuh saat pelakunya ada di depan mata.
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!