aura Cassandra adalah seorang mafia kejam yang terkenal didunia bawah namun saat malam itu,dia pulang dari club malam cuaca tiba-tiba berubah menjadi hujan dan mengakibatkan jalanan menjadi licin aura tidak menyadari jika dari arah berlawanan terdapat sebuah truk melintas demi menghindari truk tersebut aura banting setir dan mengalami kecelakaan yang mengakibatkan dia mengalami pendarahan hebat
saat terbangun dia menyadari ada yang salah dengan bentuk tubuhnya ternyata dia bertransmigrasi ketubuh seorang gadis cantik yang bernama Aruna mentari argantara
dia harus menghadapi konflik dan perseteruan dari pemilik tubuh yang ditempatinya sekarang
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Queen zira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
teror
Aruna melihat jam di ponsel nya menunjukkan jam 05.00 sore
ini udah sore saga,kamu mau pulang atau masih mau disini?.ucap Aruna
sepertinya aku akan menginap disini sayang.ucap saga
kenapa,tumben banget tanpa harus aku suruh.ucap Aruna
"iya karena aku takut kamu kenapa-napa sayang,lagian dirumah ini gak ada laki-laki nya selain pak Tono security kamu.supir kamu juga kan pulang pergi gak nginap,aku takut ada apa-apa jadi hari ini aku akan nginap disini."ucap saga
baiklah jika itu mau mu,aku mau kedalam dulu mau mandi.ucap Aruna melenggang pergi
"iya sayang".ucap saga
aruna masuk kedalam rumah untuk membersihkan badan nya,sedangkan saga masih berada ditaman belakang.saat saga sedang memainkan ponsel nya ada seseorang yang melempar batu kedepan rumah aruna.saga kaget ia langsung melihat kedepan.
Apa ini!,sebuah batu dengan surat.ucap saga membuka kertas
"isi surat"
"***hai aura apa kau masih mengingatku,aku kembali untukmu.kau tau aku kembali karena apa,karena aku ingin melihat mu hancur haha***."
siapa yang berani bikin surat ancaman kayak gini, apalagi orang ini tau kalau Aruna itu adalah aura.ucap saga
***saga meremas kertas yang berisikan teror untuk aruna.aruna melihat saga berada didepan,lalu Aruna menghampiri saga***.
Kamu kenapa disini?.ucap Aruna
Oh tidak papa sayang.ucap saga
aruna merasa heran dengan tingkah saga,ia pun melirik kearah jendela ada seseorang diseberang sana yang sepertinya sedang mengawasi dia.
Ini kenapa jendela depan rusak?.ucap Aruna
ehh,itu karena....ucap saga mengambang
karena apa?,karena ada seseorang yang melempar batu dan mengenai jendela.ucap Aruna
kamu kok bisa tau sayang.ucap saga
*hufh,Aruna menghela nafas panjang*
Aku tadi lihat ada seseorang diseberang yang sedang mengawasi rumah ini.aku tidak tau pasti siapa dia,tapi yang pasti dia orang nya yang membuat kekacauan ini bukan begitu saga.ucap Aruna
iya sayang,pesan itu berisikan tentang kamu.sepertinya dia ingin balas dendam sama kamu atau kamu memang memiliki musuh.ucap saga
"saga,saga tentu saja aku banyak memiliki musuh dari dunia bawah.siapa yang tidak mengenal ku,maka dari itu banyak musuh yang menginginkan ku mati.tapi mereka sudah tau kalau aku mati tapi kenapa ini masih ada yang bisa mengenaliku."ucap Aruna
***dreet...dreet telepon Aruna berdering nomer baru masuk tanpa nama***
Hallo,siapa ini?.ucap Aruna
apa kau tidak mengenali ku aura.ucap Catherine
"Catherine". ucap Aruna
Iya ini aku aura,tebakan mu sungguh benar.aku,akui kecerdasan dan kepintaran mu melebihi rata-rata tidak sia-sia aku dulu menjadi sahabat mu.aku tau kau tidak akan semudah itu untuk mati aura.ucap Catherine tertawa
apa maumu.ucap Aruna
"aku tidak minta apa-apa aura,aku hanya ingin kau memberikan nyawamu kepadaku."ucap Catherine
sialan,jadi kematianku itu ada hubungan nya sama kamu Catherine.**ucap Aruna marah**
***saga melihat aruna yang sedang menelepon,ia melihat wajah dan mata Aruna menjadi merah***.
(ada apa sebenarnya kenapa wajah dan matamu menjadi berubah setelah menerima telepon nya Aruna.)ucap saga
iya itu memang aku yang membuatnya,aku sengaja memotong rem mobil mu.bahkan aku juga sengaja bikin Xavier mabuk dan menodai mu itu semua aku lakukan karena kamu sudah membunuh adik ku.ucap Catherine
sudah berapa kali kukatakan padamu kalau aku gak bunuh adik kamu Catherine.aku menemukan nya sudah tergeletak tidak bernyawa.ucap Aruna
bohong,kamu bohong aura.ada saksi mata yang bilang kalau kamu yang bikin adik ku meninggal.ucap Catherine
siapa yang bilang kalau aku bunuh adik kamu catherine.ucap Aruna
tentu saja sahabat mu lucy.ucap Catherine
Apa...Lucy.ucap Aruna terkejut
iya tunggu saja permainan kami aura.ucap Catherine mematikan teleponnya
sayang,kamu kenapa kok tegang gitu.ucap saga
engga,ini gak mungkin kalau Lucy nusuk gue dari belakang.ucap Aruna
maksud kamu apa sayang.ucap saga bingung
semua ini ada sangkut pautnya sama Lucy saga,apa kamu pernah membicarakan rahasia mu pada lucy.ucap Aruna
tidak,aku menemui Lucy waktu itu karena aku ingin mengetahui sifat mu lebih dalam.gak tau kenapa dia seperti sedang memancing-mancingku dan terkadang dia menjelek-jelekkan mu.ucap saga
"lucy sialan tunggu saja pembalasan ku,aku akan cari bukti siapa sebenarnya yang membunuh adik catherine.sebelum aku sampai disana waktu itu aku melihat lucy penuh dengan darah apa yang habis lucy lakukan.setelah itu aku melihat adik Catherine yang sudah bersimbah darah dan sudah tidak bernyawa."ucap aruna
apa kau akan melakukan sesuatu pada nya sayang.?ucap saga
tentu saja,mereka yang mulai permainan ini maka mereka juga yang akan mengakhiri.ucap Aruna tersenyum smirk
sayang,apa kau sudah mempertimbangkan semua ini.ucap saga
kenapa.?kamu takut kalau Lucy Sampek terluka iya.ucap Aruna mengepalkan tangannya
bukan begitu sayang,tapi dia kan sahabat kamu.ucap saga
hmm,sejak dia merencanakan perbuatan jahat padaku aku sudah menganggap nya bukan sahabat lagi.jika kau masih membelanya silahkan.ucap Aruna melenggang pergi dan masuk kedalam kamar mengunci didalam kamar
saga yang melihat Aruna begitu marah segera mengejar nya.sesampainya saga didepan pintu kamar Aruna ia mengetuk pintu nya.tok...tok...tok
sayang,aku mau bicara sebentar boleh.bukan maksud aku kayak begitu cuman aku gak mau kamu Sampai kenapa-napa.ucap saga
pergi kamu dari sini aku butuh waktu sendiri.jika kau tidak mendukung ku sebaiknya kau jangan berada disisi ku.pergi dari sini.**ucap Aruna membantingkan barang-barang nya dikamar**
***aruna tidak bisa mengendalikan dirinya membuat saga merasa khawatir dengan kondisi Aruna***.
Sial,kenapa tubuh ini gak bisa dikontrol dan kenapa gue nangis.ucap Aruna
***aruna sudah membuat kamarnya berantakan dan tangan Aruna penuh dengan darah akibat luka goresan dari kaca.saga merasa khawatir dengan keadaan Aruna,ia pun mendobrak pintu kamar aruna.saga terkejut melihat keadaan Aruna yang sudah tidak karu-karuan dan bersimbah darah***.
Sayang,apa yang kamu lakuin.kenapa kamu lukain diri kamu sendiri.ucap saga menghampiri Aruna
pergi kamu dari sini aku gak butuh kamu.ucap Aruna menangis
***saga memeluk Aruna walaupun Aruna terus saja memberontak tidak lama kemudian Aruna diam dan menangis.saga melihat banyak luka ditangan dan tubuh aruna.saat ia ingin menanyakan semuanya saga merasa ada yang aneh,saga mencoba membangunkan Aruna namun nihil tidak ada jawaban.saga langsung membawa Aruna kerumah sakit, sesampainya dirumah sakit Aruna langsung mendapatkan penanganan.saga menunggu diluar,tidak lama kemudian dokter pun keluar***.
Gimana dok kondisi pacar saya.ucap saga khawatir
kondisi pasien sedikit buruk,mungkin karena dia setres berat dan mempengaruhi kesehatan nya.tekanan darahnya cukup rendah itu yang menyebabkan dia pingsan,luka nya sudah kami obati dan akan segera pulih.pasien sudah kami pindahkan keruang rawat inap.ucap dokter
terimakasih dokter.ucap saga
Sama-sama,saya permisi dulu mari.ucap dokter melenggang pergi
***saga pun masuk keruang rawat Aruna,ia melihat Aruna sedang terbaring dengan infus dan banyak perban.saga duduk disamping brankar Aruna***.
Sayang,cepat lah sadar mari kita lakukan bersama-bersama untuk membalas dendam orang yang sudah membuat mu seperti ini.akan kupastikan dendam mu akan terbalas,aku akan membantumu Aruna jika perlu nyawaku pun akan ku serahkan.ucap saga
***hari semakin larut saga pun tertidur disamping brankar Aruna dengan memegangi tangan Aruna sepanjang malam sampai pagi hari***.