Edward yang dikenal sebagai playboy, dan selalu mempermainkan wanita dalam hidup nya mengatakan bahwa cinta nya telah mati saat orang yang mengkhianati nya telah tiada. Miranda yang selalu memperhatikan Edward dalam diam dan mencintai nya sejak dulu terus berusaha membuka hati Edward dan mendapatkan cinta setia dari si playboy itu, Apakah Mira bisa mendapatkan hati dan cinta dari Edward? Apa kah cinta Miranda bisa menumbuhkan hati Edward yang telah mati?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nur Azizah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
EPISODE 28 - BENCI
"Apa maksudnya itu Vi?!!" Edward mencoba membujuk violet agar ia membuka mulut nya.
Violet tetap diam, ia tak ingin mengkhianati Mira. Mira sahabat nya, Mira sudah banyak menderita karena Edward. Violet tak ingin Mira semakin menderita.
"Aku bersumpah akan mencekik mu sekarang jika kau tidak jujur!!" Bentak Edward akhirnya.
"Haaaah! Ini sulit Edward, jangan begini......aku tidak bisa"
"Vi...!! Katakan!!"
"Baiklah!! Saat Mira baru masuk kuliah dulu dia pernah ke rumah kita untuk liburan selama beberapa hari kau ingat?"
"Yah sedikit, saat itu aku memperkenalkan Lily kepada ayah dan ibu" Edward mulai mengingat itu, dan ia merasa jijik dengan kenangan lama nya.
"Saat itu Lily menampar Mira di hadapan ku, Aku ingin membalas nya tapi kau tahu sendiri.....Mira sangat keras kepala, dia bilang jika aku membalas nya maka dia akan kalah, bukankah dia bodoh?"
Edward langsung memandang violet dengan tatapan tersinggung. "Istriku tidak bodoh, dia itu sangat pintar" Ucap Edward dengan mengingat kan violet tentang hal itu.
"Baiklah, Mira mu yang pintar itu mengatakan begitu dan membiarkan Lily menampar nya bahkan Mira dengan tangan terbuka menerima banyak penghinaan dari Lily"
"Apa?!! mengapa?!!!" Edward tak percaya akan hal itu.
"Lily sangat membenci Mira, apa kau tidak sadar? Semua orang di rumah sadar makanya setiap ada Lily, Mira akan selalu kami jauhkan dari nya!!"
Violet merasa bahwa otak Edward pasti ada yang tidak beres. Bagaimana bisa ia tidak peka, padahal satu rumah dengan jelas menampakkan hal itu. Wajar saja Edward tak tahu bahwa Lily selingkuh, Edward memang bukan lelaki yang peka.
"Tapi kenapa Lily membenci Mira?" Tanya Edward heran.
"Kau tidak sadar? Sungguh? Oh aku bisa gila!!"
"Vi, katakan yang sebenarnya!!"
"Kau memperlakukan Mira dengan berbeda, apa kau sadar? Kau memperlakukan Mira dengan cara yang berbeda, kau sangat perhatian.....tidak seperti kepada ku, ibu, Lily atau keluarga kita, pernahkah kau sadar?"
Seketika Edward tersadar, apa benar seperti itu, kepala nya mengingat semua perilaku nya kepada Mira tapi hati nya tak membenarkan bahwa itu hal yang spesial. Baginya semua berjalan apa adanya.
"Itu tidak benar, Vi...Aku tidak begitu kepada Mira"
"Oh demi tuhan, ibu bahkan mengira kau menyukai Mira, sampai kau membawa Lily ke rumah, Sejak aku membawa Mira ke rumah kau selalu perhatian kepada nya, bahkan sesekali kau mengajarkan Mira beberapa pelajaran atau memberikan nya buku bahasa asing"
"Oh itu, itu hanya hadiah, di mana nya yang spesial? Aku membelikan Lily bunga bahkan cincin emas" Protes Edward.
Violet ingin menampar Edward yang sangat tidak peka dengan perasaan nya sendiri, tapi violet merasa senang saja, jika Edward tak menyadari perasaan nya. Violet ingin Mira bisa lebih menjauh dari Edward karena sumber hati Mira yang selalu bersedih itu adalah Edward.
"Bunga.....apa kau tahu Lily tidak suka bunga? Lily lebih suka perhiasan daripada bunga, yang suka bunga itu adalah Mira.....semua bunga di taman rumah selalu kau pinta ditanami dengan mawar kesukaan Mira, bahkan karena mawar itu kalian tersangkut dan terciduk yang lainnya"
Edward tak pernah memikirkan hal itu, Mawar memang kesukaan nya Mira tapi ia otomatis menginginkan mawar ditanami di halaman rumah nya sejak ia membantu mengelola rumah orang tua nya, bahkan ketika menikah dengan Lily, entah kenapa Edward suka bunga mawar yang menghiasi taman nya.
"Lalu cincin emas, itu kau berikan pada Lily karena kau melamar nya!! Itu termasuk kewajiban bukan hadiah!!"
"Vi, rasanya ini tidak benar......aku tidak .......aku tidak begitu"
"Edward apa kau tahu kesukaan Mira dan apa yang Mira benci?" Tanya Violet.
"Mira suka hal yang indah dan membenci hal yang gelap" Jawab Edward dengan mantap.
Tak perduli seperti apapun itu, jika hal itu indah di mata Mira, Mira pasti akan menyukainya. Setidaknya hal indah itu disukai nya untuk dilihat. Sedangkan kegelapan....Mira sangat membenci nya, bahkan Edward sering menenangkan Mira ketika mati lampu atau hujan badai. Tubuh Mira akan bergetar hebat jika hal itu terjadi.
"Lalu apa kau tahu Lily menyukai apa dan membenci apa?" Tanya Violet lagi.
"Hey, berhenti menanyakan tentang wanita itu, aku benci menjawab nya!!" Jawab Edward.
"Jawab saja! Ini penting untuk menemukan perasaan mu!!"
"Lily suka hal - hal yang mewah dan membenci....apa ya? Ah! Yang kotor!!"
Violet hanya menggeleng mendengar jawaban Edward. Violet tak tahu kenapa Edward bisa tidak mengenal Lily dengan baik.
"Lily menyukai ketenaran, bahkan pria yang menjadi selingkuhan nya adalah seorang anak artis, Lily mendapatkan banyak ketenaran sejak bersama pria itu, lalu Lily membenci ketika orang lain lebih baik daripada dia" Jelas violet.
"Itu tidak mungkin!!"
"Ini benar! Kau bisa membuka portal situs selingkuhan Lily, disana banyak interaksi kedua nya, kau bisa analisa sendiri sifat Lily seperti apa"
"Vi, bagaimana bisa kau sepintar ini?" Tanya Edward.
Violet menatap Edward dengan ketakutan. Violet enggan mengatakan hal ini.
"Tapi jangan bilang siapapun"
"Baik" Jawab Edward dengan cepat.
"Ibu yang memberitahukan hal itu, sebenarnya saat kau ingin menikah ibu sangat tidak setuju, tapi kau tahu kan bahwa kau sangat keras kepala, Ibu menyelidiki Lily sejak saat itu dan menemukan bahwa Lily selingkuh setelah menikah dengan mu"
"Tapi kenapa ibu diam saja?"
"Karena kau tidak mau mendengar orang lain berbicara!!! Untuk itulah sekarang berubah sebisa mungkin! Kau bisa begitu juga padaku karena aku adikmu, tapi jangan lakukan Mira seperti itu.....Mira itu sahabat ku"
Tanpa Edward ketahui, Edward juga berperan besar dalam perselingkuhan Lily. Lily menyukai ketenaran dan membenci tersaingi. Ketenaran yang di dapat nya bersama Edward sebagai pasangan yang sempurna hanya berlangsung sampai mereka mengucapkan janji saat menikah, sejak itu orang berhenti tertarik kepada mereka dan Lily tidak mendapatkan ketenaran nya lagi.
Lily mengatakan ingin menjadi artis terkenal tapi Edward melarang nya. Edward beranggapan bahwa karir sebagai artis itu tidak bagus untuk hubungan mereka. Hingga suatu hari Lily bertemu selingkuhan nya itu yang merupakan seorang anak artis terkenal. Pria itu mengatakan akan membuat Lily menjadi artis terkenal dengan bantuan orang tua nya.
Awalnya Lily menolak, namun pria itu dengan gigih mendekati Lily, hingga pada suatu saat pria itu mencoba melayangkan serangannya pada Lily, meski Lily menolak hingga berapa detik, tapi tubuhnya jujur menginginkan pria itu.
Rasa libido dan gairah nya tak terpuaskan dari Edward sebab Edward yang selalu sibuk dengan dinas luar nya bahkan Edward tak pernah melayani Lily sebaik itu, hingga.....
-bersambung-
di tunggu season selanjutnya ya thor
kirain spongebob 😂