NovelToon NovelToon
Li Zie Sang Penawaran Racun Kaisar

Li Zie Sang Penawaran Racun Kaisar

Status: tamat
Genre:Romansa Fantasi / Ruang Ajaib / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:834.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: Queen Fitria

Li Zie seorang dokter dari abad 21 justru mengalami kecelakaan, dan jiwanya justru berteransmigrasi ke tubuh seorang wanita lemah di jaman kuno.

Li Zie pun berniat membalas penderitaan wanita yang namanya juga sama, Li Zie. Ia pun menjadi tabib di sana dan fokusnya hanya mengumpulkan harta, ia juga memiliki ruang dimensi, Li Zie menyembunyikan identitasnya dengan sangat rapi.

Tapi bagai mana jadinya jika ketenangan itu hanya sesaat, karena pria yang berkuasa di dinasti Xuan. Yaitu Kaisar Xuan Long justru mengetahui identitas aslinya.

Seperti apa kelanjutannya? yuk mampir!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Queen Fitria, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 04

Cui Ma mendekat dan menendang kaki ranjang yang sudah reot itu, lalu berkata dengan arogan," Hei nyawa mu ada berapa? Kenapa kau tidak cepat mati? itu akan sangat menyenangkan keluarga Tuan menteri. "

Ji Yu langsung berdiri dan menghalangi Cui Ma untuk tidak mengganggu Nona mudanya, dan berkata dengan tubuh bergetar, " Bibi. Tolong jangan ganggu nona mudaku, Ia sedang sakit dan baru saja sadar.''

Plak!

Cui Ma langsung menampar pipi Ji Yu, yang tadi sudah memerah kini bertambah merah lagi, bahkan sampai Ji Yu tersungkur karena tubuhnya terlalu lemah.

Cui Ma berkata dengan arogan, "Hey, pelayan kecil berani sekali kau menghalangiku, aku datang ke sini atas perintah dari nyonya besar untuk melihat apakah dia sudah mati.''

Li Zie masih berbaring, dengan tangan terkepal erat saat mendengar tamparan keras pada pelayan setianya.

"Kenapa kau belum mati juga, dasar tidak berguna," Cui Ma mengambil teko air yang sudah buluk, dan menumpahkan air dingin ke tubuh Li Zie.

Li Zie masih berpura-pura sekarat, nafasnya tersenggal, " Bi-bi.. Chu... waktuku... sudah... dekat... ikutlah... bersama ku... "

Li Zie membuka matanya sedikit, ia memutar bola matanya ke arah Cui Ma, dengan tatapan kosong yang sangat menyeramkan.

Cui Ma bergidik ngeri, ia cukup takut dengan ucapan Li Zie manusia setengah hantu itu, "Jangan kurang ajar! jika mau mati mati saja sendiri! "

Setelah mengatakan itu Cui Ma pergi dengan tergesa-gesa, merasa ngeri dengan ucapan dan cara bernafas Li Zie yang memang seperti orang akan mati.

Ji Yu kembali menutup pintu agar Angin tidak masuk, karena mengkhawatirkan kondisi Nona mudanya, Ji Yu mengabaikan rasa panas di pipinya, ia segera mendekat pada Nona mudanya. Namun tiba-tiba Nona mudanya duduk membuat ia mundur dan langsung terduduk di tanah, dengan wajah panik.

Li Zie melirik pelayan kecil itu dengan malas, lalu berkata, " Kenapa kamu terkejut? apa aku sudah seperti hantu beneran? "

Padahal tanpa bertanya pun ia sudah tahu seperti apa wajahnya yang kurus kering tinggal tulang, namun kali ini sedikit cerah karena sudah memakan apel dan air spiritual, jadi wajahnya sudah tidak seperti hantu hidup lagi.

"No-Nona sudah bisa duduk? " ujar Ji Yu segera mendekat, bahkan hampir tersungkur karena tersandung kakinya sendiri.

"Oh, sepertinya aku mengejutkanmu ya?... Sekarang aku sudah bisa duduk tanpa bantuanmu lagi, aku sudah mulai pulih. Lalu bagaimana kondisimu?''

Ujar Li Zie sudah tidak menutup menutupi kesembuhannya, karena ia sudah percaya dan Sudah ingat jika pelayan kecil di hadapannya adalah pelayan yang benar-benar setia padanya.

Mata pelayan itu berkaca-kaca, terlihat jelas dia sangat terharu sampai tak bisa berkata-kata. Tiba-tiba Li Zie memikirkan sesuatu dan berkata, "Ji Yu ikutlah bersama ku, kita sudah tidak perlu lagi merasa sakit. "

Ji Yu mengangguk dan menerima uluran tangan Nona mudanya, Ia siap mati bersama Nona mudanya dan dalam sekejap ia sudah berada di tempat yang sangat asing. Langitnya berwarna lembayung, udara di sana sangat menyegarkan.

Di sekitarnya banyak tanaman hijau yang sangat cantik, Ji Yu melirik sekitar lalu tersenyum, dan berkata, "Nona muda. Apakah kita sudah ada di surga? "

Li Zie melirik tajam pelayan kecilnya yang begitu lugu, Li Zie pun berkata, "Apakah kau berpikir aku mengajakmu mati? jangan konyol kita bukan mau mati bersama, tapi kita akan hidup dengan damai setelah ini.''

Li Zie menggunakan kekuatan Mata Dewa pada tubuh pelayan kecil ya, Ia dapat melihat jika di dalam tubuh pelayanan kecilnya juga terdapat racun.

"Sepertinya nasibmu sama seperti nasib nona mudamu ya? " ujar Li Zie yang memperhatikan, tubuh Ji Yi yang kurus kering, dan hanfu penuh tambalan.

Ji Yi hanya bengong tak paham dengan maksud Nona mudanya.

"Ji Yu, kemarilah, minum air ini," ujar Li Zie dengan tatapan tegas, Ji Yu yang masih terkejut saat melihat Nona mudanya bisa berjalan, Ia langsung mendekat karena perintah Nona mudanya begitu tegas.

Ji Yu tidak takut apapun Bahkan dia tidak takut mati, Ji Yu pun meminum air yang diberikan Nona mudanya, namun setelah menelannya, tubuh Ji Yu terasa sangat berbeda seperti ada aliran yang sangat kuat meresap di dalam tubuhnya.

Tiba-tiba tubuhnya menjadi sangat segar, bahkan rasa segar ini belum pernah ia rasakan sebelumnya, "Nona Ini-" Ji Yu bingung sekaligus kagum.

Li Zie melemparkan buah apel pada pelayannya, dan berkata," Ji Yu tangkap ini! "

"Eh! Ini-" Ji Yu gelagapan menangkap buah yang sangat cantik itu, dan bisa menangkapnya.

"Makanlah," perintah Li Zie, ia bersandar di pohon apel, sambil mengunyah apel spiritual itu, hingga tubuhnya terasa benar-benar semakin membaik, lututnya sudah tidak gemetar lagi.

Terimakasih hadiah dan dukungannya.

1
May Dwi
luar biasa
Erni andi arifuddin
padahal dia bisa makan apel sementara
Andrea
3 gunung emas🤑🤑
Erni andi arifuddin
guru hentikan guru😂😂😂
Erni andi arifuddin
bisa ngak le zie nya agak bijak dlm berkata kok perasaan karakter seorang dokter jd hilang di ganti dgn kerakusan dan kesombongan, maunya sih MC nya di bikin agak bijak dan berpendidikan atau mmg karakter dia sewaktu masih di dunia masa depan sdh kasar🙏
Erni andi arifuddin
kenapa mesti tinggal terus di situ
Sfarlett Alexana
Ceritanya bagus💪
Andrea
abu gosok🤣🤣🤣
Andrea
sungguh terlalu Shen Zie gx puas2 koin dah bnyk juga🤣🤣
Andrea
jgn pelit2 lah Shen Zie🤭🤭
iluh asrini
🥰🥰🥰🙏
Atri
ya Allah lucunya bab yg ini😂😂
RIANIE
ini maksudnya si feng ya?kan yg laporan si feng ma kaisar pas kebakaran n si feng kan jg tau klo tabib agung cewek ..di bab sblm²nya yg pas shen zie minta ganti marga ini mlm² itu
Atoen Bumz Bums
👍👍👍👍👍
Atoen Bumz Bums
buat obat kejujuran bisa nggak.
kalau bisa kasih untuk pangeran kedua dan ibu suri
Atoen Bumz Bums
seharusnya Li zi jangan minta emas aja tapi juga makanan kan nggak perlu buang duit buat beli makanan sendiri
Atoen Bumz Bums
kok emasnya nggak disimpan sih dalam cincin giok
Atoen Bumz Bums
mau cari duit dengan cara kayak li zue
tapi aku nggak punya kemampuan kalau jadi orang gila mampu
🤭🤣
Atoen Bumz Bums
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
agak Laen memang
Andrea
🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!