NovelToon NovelToon
Love Story: Menemukan Cinta Sejati

Love Story: Menemukan Cinta Sejati

Status: sedang berlangsung
Genre:Bad Boy / CEO
Popularitas:403
Nilai: 5
Nama Author: Irma Nirmala

kisah seorang wanita yang berusaha melupakan mantannya yang mengkhianati kepercayaan.

diperjalanan menemukan jati diri dan kehidupan baru

sebuah kisah cinta yang manis namun penuh komedi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Irma Nirmala, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

30

...****************...

Hari-hari setelah acara keluarga Hills berlalu dengan tenang.

Namun ketenangan itu ternyata hanya sementara.

Di balik kehidupan yang terlihat sempurna antara Evelyn Hills dan Arseno Andreas, sebuah penyelidikan diam-diam terus berjalan.

Antonio Van Andreas tidak pernah menghentikan pencarian siapa dalang yang menyebarkan berita palsu tentang hubungan mereka.

Begitu pula dengan Renata Hills.

Keduanya tahu...

Selama orang yang menyerang mereka masih bebas, Evelyn dan Arseno tidak akan pernah benar-benar aman.

Pagi itu...

Di ruang kerja Arseno, Kosta masuk dengan membawa sebuah tablet.

Wajahnya terlihat serius.

"Pak."

Arseno yang sedang membaca dokumen langsung mengangkat kepala.

"Ada apa?"

"Kami menemukan sesuatu."

Nada suara Kosta membuat Arseno langsung meletakkan dokumen.

"Apa?"

Kosta menyerahkan tablet.

"Tim investigasi menemukan bahwa semua berita pertama tentang Anda dan Nona Evelyn berasal dari satu jaringan media yang sama."

Arseno membaca laporan itu.

"Dan?"

"Kepemilikan perusahaan media itu tersembunyi."

"Kami membutuhkan waktu untuk melacaknya."

Arseno menyipitkan mata.

"Siapa pemilik akhirnya?"

Kosta menarik napas.

"Belum pasti."

"Tapi ada hubungan dengan salah satu perusahaan yang pernah bersaing dalam proyek Singapura."

Arseno mengetuk meja dengan jarinya.

"Victor Lau."

Kosta terdiam.

"Anda mencurigainya?"

Arseno menatap layar.

"Dia salah satu orang yang paling dirugikan ketika proyek itu jatuh kepada perusahaan kami."

Kosta mengangguk.

"Tapi kita belum punya bukti."

"Aku tahu."

Arseno berdiri.

"Jangan bergerak sebelum kita yakin."

Di sisi lain...

Evelyn juga mendapatkan informasi serupa.

Naomi berdiri di depan meja kerja Evelyn.

"Nona."

"Hm?"

"Ada perkembangan."

Evelyn menghentikan pekerjaannya.

"Berita palsu itu bukan dibuat secara spontan."

Naomi menyerahkan dokumen.

"Ada seseorang yang membayar banyak uang untuk menyebarkan berita tersebut."

Evelyn membaca laporan itu dengan serius.

"Jadi sejak awal..."

"Ini memang rencana."

Naomi mengangguk.

"Seseorang ingin menciptakan masalah antara perusahaan Hills dan Andreas."

Evelyn terdiam.

Lalu pikirannya langsung tertuju kepada satu hal.

"Jika mereka ingin menghancurkan kerja sama..."

"...berarti mereka takut dengan hubungan bisnis kami."

Siang harinya...

Evelyn dan Arseno bertemu di restoran seperti biasa.

Namun kali ini suasana mereka berbeda.

Tidak ada candaan.

Tidak ada perdebatan kecil.

Keduanya sama-sama serius.

"Aku mendapat informasi."

Arseno membuka pembicaraan.

Evelyn mengangguk.

"Aku juga."

"Victor Lau?"

Evelyn sedikit terkejut.

"Kau juga berpikir begitu?"

Arseno mengangguk.

"Dia salah satu kandidat terkuat."

Mereka terdiam.

Kemudian Evelyn berkata,

"Aneh."

"Apa?"

"Beberapa bulan lalu kita bahkan tidak saling mengenal."

"Dan sekarang kita duduk di sini membahas musuh bersama."

Arseno tersenyum kecil.

"Lucu, bukan?"

"Awalnya kau menganggapku pria mesum."

"Itu karena kau memang terlihat mencurigakan."

"Aku tidak percaya kau masih membahas itu."

Evelyn tertawa kecil.

"Aku hanya mengingat masa lalu."

Arseno ikut tersenyum.

Dan sekali lagi...

Mereka tidak sadar.

Mereka sudah tidak lagi berbicara seperti dua orang yang terpaksa bekerja sama.

Malam itu...

Antonio kembali mengundang Evelyn dan Arseno ke mansion Andreas.

Namun kali ini bukan untuk membahas pertunangan.

Melainkan hasil penyelidikan.

"Jadi kalian juga sampai pada kesimpulan yang sama."

Antonio berkata sambil melihat laporan.

"Victor Lau kemungkinan besar berada di balik semua ini."

Evelyn mengangguk.

"Tapi kita membutuhkan bukti."

Renata menatap Antonio.

"Apakah tim Anda menemukan sesuatu?"

Antonio diam sebentar.

Lalu mengambil sebuah foto.

"Ini."

Di foto tersebut terlihat seseorang bertemu dengan perwakilan media yang menyebarkan berita palsu.

Evelyn mengambil foto itu.

Matanya membesar.

"Ini..."

Arseno langsung melihat.

"Mustahil."

Orang dalam foto itu bukan Victor Lau.

Tetapi seseorang yang jauh lebih dekat.

Seseorang yang selama ini tidak pernah mereka curigai.

"Siapa dia?"

Tanya Evelyn.

Antonio menjawab dengan suara rendah.

"Mantan direktur salah satu anak perusahaan Andreas."

Arseno mengerutkan kening.

"Dia sudah diberhentikan dua tahun lalu."

"Ya."

Antonio mengangguk.

"Dan sejak saat itu..."

"Dia menyimpan dendam."

Evelyn menghela napas.

"Jadi dia menggunakan rumor tentang kami untuk menyerang perusahaan."

Antonio mengangguk.

"Tepat."

"Tapi masih ada satu hal yang tidak masuk akal."

Arseno menatap ayahnya.

"Apa?"

"Mengapa dia membuat rumor hubungan kalian semakin kuat?"

Semua orang terdiam.

Karena pertanyaan itu memang aneh.

Jika tujuannya menghancurkan reputasi...

Seharusnya dia membuat skandal.

Bukan membuat publik mencintai mereka.

Renata tersenyum kecil.

"Karena mungkin dia tidak menyangka hasilnya seperti ini."

Antonio menatapnya.

"Maksudmu?"

"Dia ingin membuat hubungan mereka menjadi kelemahan."

"Tapi justru membuat mereka semakin dekat."

Ruangan menjadi hening.

Evelyn dan Arseno saling melihat.

Keduanya langsung mengalihkan pandangan.

Setelah pertemuan selesai...

Evelyn berjalan menuju taman mansion.

Arseno menyusul beberapa menit kemudian.

"Kau baik-baik saja?"

Tanya Arseno.

Evelyn mengangguk.

"Ya."

"Tapi aku berpikir."

"Tentang apa?"

"Tentang semua yang terjadi."

Ia tersenyum kecil.

"Lucu."

"Aku awalnya menganggap pertunangan ini hanya masalah."

Arseno diam mendengarkan.

"Tapi sekarang..."

Evelyn menatap langit malam.

"Aku tidak merasa sendirian seperti dulu."

Kalimat itu membuat Arseno terdiam.

Karena ia merasakan hal yang sama.

"Evelyn."

"Hm?"

"Kalau semua masalah ini selesai..."

Evelyn menatapnya.

Arseno berhenti.

Pertanyaan yang sama kembali muncul.

Pertanyaan yang belum ia jawab sebelumnya.

Apakah setelah semua ini berakhir...

Mereka masih akan tetap bersama?

Namun sebelum ia sempat melanjutkan...

Suara Antonio terdengar dari kejauhan.

"Kalian berdua."

Mereka menoleh.

"Ada kabar baru."

Antonio berjalan mendekat.

"Wartawan menemukan informasi baru tentang hubungan kalian."

Evelyn mengerutkan kening.

"Informasi apa?"

Antonio menatap mereka serius.

"Seseorang sedang mencoba membuktikan bahwa pertunangan kalian palsu."

Seketika suasana berubah.

Karena jika publik mengetahui kebenarannya...

Semua yang mereka bangun bisa runtuh.

Bukan hanya reputasi.

Tetapi juga...

Perasaan yang mulai tumbuh tanpa mereka sadari.

Arseno menatap Evelyn.

Evelyn juga menatap Arseno.

Untuk pertama kalinya...

Mereka tidak takut kehilangan bisnis.

Mereka takut kehilangan sesuatu yang jauh lebih berharga.

Seseorang.

...****************...

1
Nanda Sa
oke 👍❤️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!