NovelToon NovelToon
Obsesi Guru Pembimbing

Obsesi Guru Pembimbing

Status: sedang berlangsung
Genre:Dosen / Cintamanis / CEO / Percintaan Konglomerat / Crazy Rich/Konglomerat / Dijodohkan Orang Tua
Popularitas:11.2k
Nilai: 5
Nama Author: nanlindia lukita 1

Dewasa ❤️

Dari awal pertemuan mereka hanyalah kesengajaan,tapi kejadian naas itu makin membuka obsesi laki-laki itu juga makin menjadi .Bahkan identitas pria itu adalah Dosennya sendiri hingga semua berlanjut dengan perjodohan yang dilakukan oleh kedua orang tua mereka hingga keputusan mereka menikah disepakati oleh kedua orang tua mereka hingga awal perjalanan mereka selalu ada masalah yang selalu menghiasi kehidupan mereka.
seberapa kuat hati wanita itu untuk pria itu yang nantinya menjadi suaminya kelak.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nanlindia lukita 1, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Malam indah 1

  Setelah sekian jam akhirnya acara resepsi mereka selesai juga.Natasya dan Mario duduk istirahat sembari menikmati menu makanan mereka.situasi didalam gedung terlihat sepi,hanya ada beberapa orang ditempat itu.

  "Sayang,kalau kamu lelah mama antar kamu di kamar kamu ya." ucap mama Alina pada putrinya.

  Natasya hanya membalas dengan anggukan, akhirnya Natasya lebih dulu pergi ke kamarnya bersama mamanya sedangkan Mario sedang mengobrol dengan papa dan mertuanya.

  Natasya pun langsung diantar mamanya sampai didepan pintu kamar mereka.

  "Ya sudah sayang,kamu istirahat saja dulu nanti suamimu menyusul kamu.Mama masih ingin mengobrol dengan mertua kamu." ucap mama Alina dengan senyuman.

  "Iya ma." jawab Natasya yang langsung masuk kedalam kamar itu yang diam-diam membuat dirinya terkejut dengan suasana didalam kamar yang dihiasi mawar merah dengan beberapa cemilan yang ada dimeja mini.

  "Apa begini rasanya jika menjadi pengantin baru dan aku harus siap apapun yang akan terjadi ." gumam Natasya yang mulai bingung dengan keadaannya saat ini.

  Natasya mencoba melepas gaun itu, tapi sia-sia saja dia tidak bisa menggapai resleting gaun itu.

  "Susah sekali lepasnya." gumam Natasya yang terpaksa melepaskan gaun itu nantinya kini dia melepas semua aksesoris di kepalanya hingga dia menghapus make up tebal yang menghiasi wajahnya.

  "Ampun deh,wajahku kayak di dempul sebegini tebalnya." ucap Natasya yang merasa wajahnya merasa lebih ringan dan segar.

  "Tapi ini bagaimana,gaunnya susah sekali dilepas." Natasya merasa kesulitan dengan gaun miliknya.

  Sedangkan diposisi Mario saat ini ,dia sedang menuju kamarnya yang kebetulan juga posisi dia masih berada di hotel.Saat hendak masuk lift tiba-tiba saja langkahnya terhenti setelah ada seseorang memanggil namanya.

  "Pak Mario." teriak suara wanita yang berlarian mengejar Mario.

  "Kamu,ada apa kamu mencari saya?" tanya Mario pada wanita itu yang ternyata Dini anak didiknya di kampus.

  "Maaf kalau saya menganggu bapak,tapi saya mau titip sesuatu untuk Natasya pak" jawab Dini sembari memberikan kado dengan pita warna merah.

  "Kado?"

  "Iya pak, tolong sampaikan pada Natasya untuk memakai kado yang saya berikan ini." ucap Dini sembari sedikit tersenyum.

  "Baiklah,akan saya sampaikan." jawab Mario yang segera masuk ke dalam lift.

  Setelah Mario masuk ke lift, diam-diam Dini tersenyum jail."Biar bapak semangat saya berikan hadiah spesial untuk bapak.Aku tak bisa bayangkan betapa senangnya pak Mario melihat hadiah itu." gumam Dini yang tersenyum begitu lebarnya melihat ekspresi Natasya nantinya.

  Diposisi Mario,dia sempat penasaran apa isi dalam kotak itu.Mario pun membuka sedikit isi dalam kotak itu,reaksi Mario tersenyum melihat isi dalam kotak itu.

  "Pantas saja dia menyuruh Natasya untuk memakainya,pasti dia sengaja melakukan hal itu.Tapi bagus juga, bagaimana penampilan dia memakai baju lingerie ini." batin Mario yang makin tertantang apalagi status mereka suami istri,jadi tidak ada salahnya jika dia harus memakai baju seperti ini.

  Akhirnya Mario sampai di kamar mereka yang tidak lupa Mario kunci dan langsung menuju ruangan disebelah yang dimana Natasya sibuk menghapus riasan diwajahnya.

  "Aku kira sudah tidur." sapa Mario pada Natasya yang sibuk membersihkan wajahnya dengan kapas pembersih wajahnya.

  "Belum,ini masih sibuk membersihkan wajah." jawab santai Natasya yang berdiri didepan cermin.

  Mario pun datang menghampiri mendekati Natasya sembari memberikan senyuman pada istrinya.

  "Kenapa kamu belum ganti baju?" tanya Mario sembari memeluk istrinya dari belakang,sontak saja kejadian itu membuat Natasya kaget.

  "Lepas,aku sedang membersihkan wajah." ucap Natasya yang protes pada Mario yang memeluk tubuhnya dengan erat.

  "Itu ada hadiah buat kamu dari Dini temanmu." mendengar perkataan itu sontak saja Natasya menoleh kearah samping.

 "Hadiah dari Dini?"

  "Iya,tadi tidak sengaja bertemu dia lift.Dia langsung memberikan hadiah ini untuk kamu ,pesan dia hanya jangan lupa dipakai."

  seketika Natasya mengerutkan dahinya."Jangan lupa dipakai?"

  "Iya,itu pesan dari temanmu." jawab Santai Mario yang sebetulnya tahu betul isi dalam kotak itu.

  Mario langsung melepaskan pelukannya,dengan tangannya melepaskan jas miliknya begitu juga dengan Natasya yang masih mencoba meraih resleting gaunnya.

  "Susah sekali lepas gaun ini." batin Natasya yang sedari tadi sudah usaha melepas gaun itu.

  Mario langsung meraih gaun milik Natasya."Kamu diam saja biar aku bantu." ucap Mario yang sengaja membantu Natasya yang nampak kesulitan membuka gaun miliknya.

  Tatapan Mario langsung tertuju pada punggung Natasya yang nampak putih bersih makin menambah rasa penasaran Mario ingin menyentuhnya.

  Tiba-tiba saja Mario dengan beraninya memberikan kecupan dipundak Natasya.Natasya pun sontak saja kaget dengan apa yang dilakukan oleh suaminya.

  "Mario." teriak Natasya,yang langsung saja Mario membalikkan badan Natasya hingga posisi mereka saling berhadapan.

  "Akhirnya kamu jadi istriku juga." ucap Mario yang langsung mencium dahi istrinya dan giliran Mario mencium bibir istrinya hingga Mario melumat bibir manis Natasya.

  Mario terus memeluk istrinya hingga tangan Mario menekan kepala Natasya. Tanpa Natasya sadari gaun yang dia pakai terlepas, kejadian itu makin membuat kesempatan Mario melakukan hal yang lebih.

  Natasya hanya bisa menahan desahan itu,hingga Mario membisikkan sesuatu ditelinga istrinya.

  "Jangan kamu tahan sayang." bisik Mario yang makin dikuasai rasa gairah begitu besar.

1
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up thor
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up thor
Reni Anjarwani
lanjut thor
Reni Anjarwani
lanjutt
Susanty
si Natasya pelupa apa bagaimana,masa gak inget wajah mario🤭🤣 Dasar Natasya 🤦🏻‍♀️
Susanty
bagus ceritanya...
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up thor
atik
lanjut thor, semangat
Reni Anjarwani
doubel up thor
Reni Anjarwani
seru bgt
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!