Indah, seorang gadis dari kampung yang merantau ke kota demi bisa merubah perekonomian keluarganya.
Dikota, Indah bertemu dengan seorang pemuda tampan. Keduanya saling jatuh cinta, dan mereka pun berpacaran.
Hubungan yang semula sehat, berubah petaka, saat bisikan setan datang menggoda. Keduanya melakukan sesuatu yang seharusnya hanya boleh di lakukan oleh pasangan halal.
Naasnya, ketika apa yang mereka lakukan membuahkan benih yang tumbuh subur, sang kekasih hati justru ingkar dari tanggung-jawab.
Apa alasan pemuda tersebut?
Lalu bagaimana kehidupan Indah selanjutnya?
Akankah pelangi datang memberi warna dalam kehidupan indah yang kini gelap?
Ikuti kisahnya dalam
Ditolak Camer, Dinikahi MAJIKAN
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mama Mia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
02 awal mula
Flashback Indah
Indah adalah seorang gadis desa, dan berasal dari keluarga yang kurang berada. Ia merantau ke kota dengan tujuan untuk mencari pekerjaan, agar dia bisa merubah kehidupan keluarganya. Akan tetapi, kebodohan nya membuat dia seperti ini sekarang.
Bekerja di sebuah toko besar yang cukup ramai, sedikit demi sedikit gajinya bisa dia tabung, dan sebagian telah dikirimkannya kepada orang tuanya di desa.
Indah bertemu dan berkenalan dengan seorang pemuda tampan bernama Jerry juga di toko tempatnya bekerja.
Jerry yang pada saat itu sedang bersama dengan teman-temannya membeli sesuatu di toko itu, begitu terpesona dengan sosok Indah yang cantik, lugu, dan polos. Kecantikan Indah benar-benar alami. Membuat Jerry kemudian penasaran hingga datang ke toko itu lagi dan lagi. Dan akhirnya mereka pun menjadi akrab.
Wanita cantik tentu saja bukan hal yang asing bagi Jerry. Sebagai seorang cowok dari keluarga konglomerat, tentu saja banyak memiliki pergaulan high class. Dan banyak di antara teman wanitanya yang berderet berjajar antri, ingin menjadi kekasihnya. Akan tetapi, tak satu pun dari mereka yang benar-benar menarik perhatiannya. Akan tetapi, bertemu dengan Indah, Jerry seperti menemukan berlian di atas lumpur.
"Siapa gadis itu? Apa dia karyawan baru di toko ini?" batin Jerry pada saat itu, di saat pertama kalinya dia melihat Indah.
"Semua jadi seratus dua puluh lima ribu, Mas!" ucap Indah setelah menghitung belanjaan Jerry seraya menyerahkan kantong belanjaannya.
Suara merdu Indah membuyarkan Jerry dari tanda tanya nya sesaat tadi.
"Ah iya.. ini!" ucap Jerry sambil mengulurkan dua lembar uang berwarna merah, sambil terus memandangi wajah ayu Indah. Indah pun menerima uang itu dan menyerahkannya kepada temannya yang bertugas sebagai kasir, sekaligus mengambil kembalian.
"Kembali nya tujuh puluh lima ribu ya, Mas. Terima kasih sudah berbelanja di toko kami!" ucap Indah sopan, sambil mengulurkan kembalian itu.
"Terima kasih!" ucap Jerry. "Mbak-nya baru ya di sini?" tanya Jerry kemudian.
"Iya, Mas, baru empat hari!" jawab Indah.
Itu adalah perkenalan pertama mereka. Dan setelah hari itu, Jerry jadi sering berbelanja di toko itu. Walau hanya sekedar membeli sebungkus rokok.
***
Sudah genap satu bulan dari awal perkenalan Indah dan Jerry.
Di akhir pekan, setiap karyawan dan karyawati mendapat jatah libur. Begitupun dengan Indah. Dan Jerry yang mengetahui itu, tak menyia-nyiakan kesempatan.
Pagi-pagi sekali, Jerry menghampiri tempat kerja Indah, dan kebetulan Indah sedang membuang sampah. Jerry mengungkapkan niatnya untuk mengajak Indah berjalan-jalan.
Indah ikut saja ketika Jerry mengajaknya jalan-jalan, karena Indah memang tak pernah jalan-jalan kemanapun sebelumnya. Rasa penasarannya akan cerita tentang pesona Ibu Kota yang hanya sering di dengar lewat cerita teman-temannya, membuat hatinya tak kuasa menolak ajakan Jerry.
"Apa kamu suka tempat ini?" tanya Jerry ketika keduanya sedang duduk di sebuah bangku di taman kota.
"Aku suka sekali, Mas. Terima kasih sudah mengajakku jalan-jalan. Kalau tidak, mungkin aku hanya akan berbaring sendirian di kamar, lalu mendengar cerita liburan teman-temanku ketika sore datang!" jawab Indah.
Indah memang jujur. Dia memang senang sekali dengan hari liburnya kali ini. Ini adalah untuk pertama kalinya dia melihat dengan mata kepalanya sendiri betapa indahnya taman kota. Karena biasanya dia hanya mendengar keindahan itu dari cerita teman-teman satu asramanya.
Terlebih Jerry tidak hanya mengajaknya jalan-jalan, tapi juga mentraktirnya makan, dan juga membelikannya hadiah. Indah bukan matre, tapi ada yang memberikannya sesuatu, tentu saja dia tidak akan menolak.
Tak ada yang aneh. Jerry begitu menghormati Indah, tidak melakukan apapun, jika pun ada sentuhan, itu hanya sebatas bergandengan tangan.
"Ya ampun ini sudah banyak sekali yang dibeli, Mas!" ucap Indah ketika lagi-lagi Jerry mengajaknya mampir di tempat penjual aksesoris yang ada di gerai yang terdapat di pinggiran taman itu.
"Tidak apa, Indah. Coba pasang jepit rambut ini. Ini pasti sangat bagus, dan sangat bagus jika kamu yang pakai!" Jerry kekeh dengan keinginannya membelikan Indah jepit rambut. Dan akhirnya Indah pun tak dapat menolak.
Indah gadis yang sederhana, itu yang ada dalam pemikiran Jerry. Membuat Indah bahagia tak membutuhkan barang mewah. Hanya pita dan jepit rambut, gelang manik couple, jam couple, yang tentu bagi Jerry tidaklah menguras kantong.
Jerry bahkan pernah mendengar temannya bercerita, jika kekasihnya meminta dibelikan tas branded dan juga berlian. Ada yang pacarnya minta dibelikan sepatu impor, yang harganya bahkan lebih mahal dari harga sepeda motor. Bahkan ada juga yang minta dibelikan apartemen.
GILA!
Begitu pikir Jerry. Tapi memang seperti itulah pergaulan kelas atas. Dan Jerry pun tak kan keberatan andainya Indah meminta hal itu nanti. Bukankah hal wajar seorang lelaki membelikan sesuatu barang mewah untuk orang yang dicintainya? Tetapi masalahnya, Jerry belum berani mengungkapkan perasaannya.
Di Minggu berikutnya, Indah pergi lagi berlibur dengan Jerry, dan saat itulah Jerry mengungkapkan perasaanya. Indah bahkan tak menyangkanya. Dan ucapan manis Jerry membuat dia begitu terbuai. Apalagi dengan sikap Jerry yang begitu me-ratu-kannya, memberikan bahkan hal yang tak diminta oleh Indah. Hingga Indah pun menerima ungkapan cinta dari Jerry.
Hari-hari Indah begitu dipenuhi dengan bunga-bunga bermekaran. Dia merasa begitu beruntung, bertemu dengan sosok tampan dan baik hati seperti Jerry. Dan juga tidak menyangka jika Jerry ternyata jatuh cinta padanya.
Sejujurnya, Indah memang juga sudah terpesona pada Jerry sejak pertama bertemu. Hanya saja, tak mungkin kan sebagai seorang gadis, dia mengungkapkan perasaannya? Apalagi jika melihat status Jerry yang adalah anak orang kaya, sedangkan dirinya hanyalah seorang gadis desa yang miskin. Perbandingan mereka bagaikan langit dan bumi.
Jerry memang memiliki wajah lumayan tampan, bahkan bagi Indah sudah seperti berjumpa bintang idola yang sering dia lihat di TV waktu masih di desa. Sehingga ungkapan cinta dari Jerry bagi Indah bagaikan mimpi kejatuhan bulan. Dan begitulah, sejak saat itu Indah dan Jerry resmi berpacaran.
Indah betul-betul bahagia. Jerry sangatlah penuh dengan perhatian. Setiap kali sambil berbelanja, sering kali Jerry membawakan hadiah untuk Indah, entah itu berupa cemilan atau apapun makanan yang tidak ada di toko itu.
Jerry yang awalnya hanya sesekali membeli rokok di sana pun, jadi lebih sering berbelanja di toko itu, hanya agar bisa bertemu Indah. Pertama kalinya jatuh cinta membuat Jerry begitu memanjakan Indah. Sehingga apapun kebutuhan Indah, dia penuhi, bahkan sebelum Indah meminta. Karena jangankan meminta, diberi saja Indah banyak alasan untuk menolak. Itu juga satu alasan yang membuat Jerry semakin jatuh cinta. Baginya, Indah adalah gadis satu berbanding seribu.
keselek biji kedondong gak tuh/Smug//Smug/
In Syaa Allaah segala urusannya di lancarkan Moms.. sehat wal'afiat terus ttp semangat.. Love you bbyk² buat Momsay sekeluarga.. 😘😘😘💪🏻💪🏻💪🏻🥰🥰🥰