Dunia Kita Berbeda
Nesti Nugraha & Ardila Gabriela Leovarnost
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nsti Nsti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 28
,
,
,
,
Setelah makan malam bersama Nesti dan lainnya pun menuju ke wahana tersebut.
"Mereka kemana sih " -Nesti
"Lo tenang Nesti kita cari lagi moga ajah mereka masih disini " -Yean
Merekapun mengelilingi wahana permainan tersebut namun mereka tidak menemukan Dila
"Nesti kita udah keliling hampir 2 jam tapi kita juga gak nemuin mereka " -Indra
"Pokoknya gua gak mau tau gua harus dapat gelang itu" -Nesti
"Itu gelang apaan sih Nesti lagian gelang begitukan banyak Lo tinggal beli " -Indra
"Indra... " -Yean
Nesti mendengar itu pun mengepalkan tangannya dan langsung menarik kerah baju Indra
"Lo gak tau asal usul gelang itu jadi mending Lo diam ajah " -Nesti
"Gelang itu emang banyak tapi itu gelang spesial, NGERTI LO " -Nesti
"Nesti Nesti tenang Nesti tenang " -Yean
Meli Saat tengah menenangkan Nesti Kisna melihat Dila yang berada di bioskop
"Eh itu mereka " -Kisna
Nesti Yean Meli dan Indra langsung melihat ke arah yang di tunjuk Kisna
"Iya Nesti itu mereka " -Yean
Nestipun langsung berlari menuju ke bioskop itu di ikuti oleh yang lainnya
"Hmm ayok akhirnya kita nonton " -Billy
"Haha iya, yaudah ayok kita masuk " -noel
Saat mereka ingin masuk Nesti pun berteriak
"TUNGGU " -Nesti
Dila yang mendengar suara Nesti pun langsung menoleh
"Hmm Nesti " -Dila
Billy yang melihat keberadaan Nesti pun langsung memasang wajah tidak suka
"Kenapa? " -Dila
"Gelang gua sama Lo kan " -Nesti
"Hah? Gelang?" -Dila
"Ehh Lo jangan asal nuduh hah punya bukti apa Lo kalo itu gelang Lo " -Billy
Billy pun langsung mendorong Nesti membuat Nesti terjatuh dan langsung di bantu oleh Yean
"Heh maksud Lo apa hah " -Indra
"Maksud temen Lo apa hah bilang ini gelang lo, punya bukti gak " -Billy
"Billy udah Billy " -Dila
"Eh sialan itu memang gelang Nesti jangan karna inisialnya D jadi Lo pikir itu bukan gelang Nesti hah " -Meli
"Yaudah buktinya mana " -Billy
"Udah Billy jangan di perpanjang " -Dila
Dilapun mulai membuka gelang itu namun di tahan oleh Billy
"Bntr Dila biarin mereka kasih gua bukti kalau ini memang gelang mereka " -Billy
"Lo emng bener-bener bikin emosi " -Meli
"Gua gak bikin emosi Lo punya bukti gua balikin gelang ini " -Billy
Nesti terdiam karna dia tidak pernah berfoto dengan adanya gelang itu di tangannya
"Kenapa? Kenapa Lo diem " -Billy
"Yaudah bntr gua telpon mama gua biar Lo percaya " -Yean
"Silahkan " -Billy
Yeanpun mulai menghubungi ria namun nomor ria tidak aktif
"Lo emang ngarang ini bukan gelang Lo kan "-Billy
"Sialan banget sih Lo ngapain juga kita ngarang hah " -Kisna
"Udah-udah mama juga gak aktif kita gak punya bukti, biarin gelang itu di dia nanti gua sendiri yang ambil " -Nesti
"Gak bisa gitu dong Nesti, itu gelang Lo gelang itu berharga banget buat Lo " -kisna
"Mau gimana lagi dia juga gak mau kasih kan, dan gua peringatin sama Lo jaga gelang itu " -Nesti
"I iya " -Dila
"Sekarang mending kita nonton " -Nesti
Nesti dan lainnya pun pergi meninggalkan mereka
"Lo apa-apaan sih Billy kalo emng itu gelang dia gimana hah " -Wiska
"Gua gak yakin Wiska kalo itu gelang mereka lagipula gelang ini cocok buat Dila kalau mereka gak ada bukti yah mana mau gua kasih ni gelang " -Billy
"Udah ayok kita masuk " -noel
,
,
,
Merekapun masuk dengan Billy yang kembali merangkul Dila namun Dila hanya diam karna dia memikirkan apa benar gelang itu milik Nesti jika benar Dila takut kalau Nesti akan mencabut kerjasamanya.
Sementara Nesti dan lainnya membeli beberapa tiket dan masuk ke dalam bioskop
"Sialan banget sih tuh orang bisa-bisanya dia pikir kita boong " -Kisna
"Andai ajah dia ganteng yah mungkin gua bakal ngalah eh muka kek gitu banyak gaya" -Meli
"Nesti lo gpp kan " -Yean
"Hmm Yah gua gpp kok " -Nesti
"Jadi gelang Lo gimana Nesti " -Meli
"Gampang kok gua bisa minta gelang itu di kantor besok " -Nesti
"Loh emangnya Lo satu kantor sama tuh cewek " -Indra
"Gua jalin kerjasama dengan perusahaannya dan besok dia yang akan ke perusahaan gua "-Nesti
"Ouh i see " -mereka
"Yaudah ayok masuk habis itu kita pulang gua udah ngantuk " -Nesti
"Hm ayok " -mereka
Merekapun masuk ke dalam bioskop tersebut mereka duduk di barisan ketiga dan ternyata barisan kedua adalah Dila dan teman-temannya.
"Siaaa kenapa harus ketemu mereka lagi sih "-Indra
"Udah Indra biarin ajah gua gak mau cari masalah " -Nesti
Indrapun diam dan mereka menikmati film mereka sampai habis
,
,
,
Parkiran
Billy dan lainnya sudah keluar dan mereka bertemu dengan Nesti dan teman-temannya, pandang Indra dan Billy sangat tajam bahkan mereka seperti ingin saling membunuh sementara Dila yang memperhatikan Nesti
"Mata Nesti sayu banget " -Dila
Saat Dila tengah memperhatikan Nesti, Dila melihat dua wanita yang mendekati Nesti
"Hay p'nesti " -Sakina
"Ouh Sakina... Hay " -Nesti
"Ternyata phi juga nonton di bioskop ini, coba ajah aku tau aku bakal ajak p'nesti nonton bareng " -Sakina
"Haha iya maaf juga gua lupa kasih tau Lo " -Nesti
"Iya gpp kok, hmm btw phi mau kemana " -Sakina
"Kita udah mau pulang " -Yean
Yean yang sudah kesal karna tingkah dua wanita itu, Yean pun menjawab ketus
"Ouh gitu " -Sakina
"Yaudah gua balik duluan yah " -Nesti
"Hmm iya phi hati-hati " -Sakina
Saat Nesti dan teman-temannya ingin menuju mobil Sakina memberanikan diri untuk memeluk Nesti yang membuat Nesti terkejut.
"Nih anak berani banget meluk Nesti -Kisna
"Hmm hati-hati phi, aku pulang duluan -Sakina
Sakinapun pergi bersama Echa sementara.... Nesti hanya mematung karna masih merasa bingung apa yang terjadi padanya barusan, sementara Dila yang melihat Sakina memeluk Nesti, Dila mengepalkan tangan melihat kepergian Sakina
Berani banget dia peluk punya gue "-Dila
"Kita langsung pulang ajah yah " -noel
"Iya sayang " -wiska
"Iya Noel kita langsung balik ajah " -Billy
Merekapun masuk ke dalam mobil dan meninggalkan bioskop tersebut namun Dila selalu berpikiran tentang Nesti
"Nesti pasti capek banget sampai matanya sayu banget tapi gua juga kesel masa dia biarin ajah Sakina meluk dia, tuh Sakina juga kegatelan banget "- Batin Dila
Sementara disisi Nesti dan lainnya
"Nesti cewek tdi siapa? " -kisna
"Namanya Sakina gua tdi ketemu di campus waktu gua lagi jalan-jalan kesana " -Nesti
"Punya nyali juga tuh anak meluk Lo yah " -Yean
"Hmm dia belum tau ajah Yean " -Meli
"Hmm bener tuh " -Nesti
"Udah jangan di perpanjang sekarang gua nanya ke lu pada, ada yang bisa gantiin gua nyetir gak gua capek banget soalnya " -Indra
"Hmm yaudah sini gua ajah yang nyetir " -Nesti
"Eh Nesti gak usah, Lo juga pasti capek juga kan udah gua ajah " -Meli
"Iya Nesti Meli ajah Lo udah capek banget pasti hari ini" -Yean
"Hmm mana Lo besok mau ke kantor " -Kisna
"Yaudah " -Nesti
Merekapun masuk ke dalam mobil dan meninggalkan bioskop tersebut
"Kita mau kemana nih" -Meli
"Lo terus ke mansion gua yah " -Indra
"Gua juga Mell " -Kisna
"Hmm Nesti Lo gpp kan kalau gua antar mereka dulu " -Meli
"Iya gpp kok " -Nesti
Melipun mengendarai mobil dengan kecepatan lumayan tinggi sementara Nesti menyandarkan kepalanya di sandaran mobil Yean yang melihat itu mengerti kalau Nesti sangat lelah.
Setelah mengantar Indra dan Kisna sekarang Meli pun sampai di mansionnya
"Thanks yah buat hari ini " -Meli
"Iya kalau gitu kita balik yah " -Yean
"Iya kalau gitu kita balik yah " -Yean
"Iya hati-hati " -Meli
Yeanpun mengendarai mobilnya meninggalkan mansion Melu sementara Nesti.... sudah mulai tertidur dikursi penumpang
,
,
,
,