NovelToon NovelToon
MR. TIAN AND THE CRAZY GIRL

MR. TIAN AND THE CRAZY GIRL

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda
Popularitas:5.2k
Nilai: 5
Nama Author: Ameliya

Greyna Joivandex, gadis berusia 18 tahun, dipaksa menikah dengan Sebastian Ferederick, direktur kaya berusia 28 tahun, oleh ibunya. Pernikahan yang terpaksa ini membawa Greyna ke dalam dunia yang tidak pernah dia bayangkan sebelumnya. Dengan kekayaan dan kekuasaan yang melimpah, Sebastian tampaknya memiliki segalanya, tetapi di balik penampilannya yang sempurna, terdapat rahasia dan konflik yang dapat menghancurkan pernikahan mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ameliya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Curiga

Malam itu, gedung yang megah dan mewah dipenuhi dengan suara musik DJ yang berdentang keras. Lampu-lampu yang berkedip-kedip dan warna-warna yang mencolok membuat atmosfer menjadi semakin meriah dan bersemangat.

Di dalam gedung, para anggota geng Evil Dead berkumpul untuk merayakan terbentuknya geng mereka yang ke 6. Mereka semua berpakaian dengan jas dan dasi yang mewah, dan beberapa di antaranya memakai anting-anting dan kalung yang berkilauan.

Di meja-meja yang panjang, hidangan-hidangan mewah seperti lobster, steak, dan sushi disajikan dengan cara yang sangat elegan. Anggur-anggur mahal dan minuman-minuman keras lainnya juga disajikan secara gratis untuk para tamu.

Salah satu pria dengan jas hijau berbicara dengan temannya sambil menikmati hidangan. "Sambil makan, ngeliat cewek sexy lagi ngedj bikin gue birahi sialan," ucapnya dengan nada yang santai.

Temannya yang duduk di sampingnya tersenyum dan berbicara dengan nada yang berhati-hati. "Ayolah bro, tahan-tahan dikit, daripada masa depan lo dipotong sama bos Bastian, mending diam didalam sangkar kan."

Mereka berdua tertawa dan melanjutkan makan mereka sambil menikmati musik DJ yang sedang diputar. Di sekitar mereka, beberapa gadis dengan pakaian ketat dan minim berjalan-jalan dan melayani para tamu dengan senyum yang manis.

Gadis-gadis tersebut semua berpakaian dengan cara yang sangat provokatif, dengan rok mini dan tank top yang ketat. Mereka semua memiliki rambut yang panjang dan indah, dan beberapa di antaranya memiliki tato-tato yang menarik.

Mereka berjalan-jalan di sekitar para tamu, menawarkan minuman dan hidangan kepada mereka. Beberapa di antaranya juga menari di atas meja, membuat para tamu menjadi semakin bersemangat dan berteriak.

Atmosfer di dalam gedung menjadi semakin panas dan bersemangat, dengan musik DJ yang berdentang keras dan gadis-gadis yang menari di atas meja. Para tamu semua menikmati pesta tersebut dengan sangat bersemangat, dan beberapa di antaranya bahkan mulai berdansa di atas meja.

Pesta perayaan geng Evil Dead tersebut menjadi semakin meriah dan bersemangat, dengan para tamu yang menikmati hidangan, minuman, dan musik dengan sangat bersemangat. Gedung yang megah dan mewah tersebut menjadi tempat yang sangat meriah dan bersemangat, membuat semua orang yang hadir merasa sangat bahagia dan bersemangat.

Saat sedang menikmati musik DJ yang berdentang keras, tiba-tiba musiknya mati sontak. Semua orang di dalam ruangan menatap ke atas, mencari tahu apa yang terjadi.

Mereka semua melihat Sebastian, Xander, dan Dom sedang berdiri di atas, menatap mereka semua dengan mata yang tajam dan serius. Para pria dan wanita langsung berdiri, menatap ke lantai atas dengan rasa hormat dan takut.

"Acaranya lanjutkan nanti, sekarang bersiap untuk berangkat ke Kamboja," kata Tian dengan nada yang tegas. "Kita harus menangkap para pelaku yang melakukan perdagangan manusia dan memutilasi korban untuk dijual organ-organ mereka, seperti jantung, ginjal, mata, dan hati."

Kalea, yang berdiri di depan kerumunan orang, menjawab dengan nada yang lemas. "Yahhhh, boss."

Tian memandang Kalea dengan mata yang serius dan melanjutkan perintahnya. "Pergi ke markas, persiapkan semua yang dibutuhkan seperti biasa. Kita berangkat jam 3 subuh nanti."

Kerumunan orang di sekitar Tian segera bergerak untuk mempersiapkan diri untuk berangkat ke Kamboja. Mereka semua terlihat sangat serius dan terkesan dengan misi yang akan mereka jalankan.

"Bubar!" teriak Tian, dan kerumunan orang segera berhamburan meninggalkan ruangan menuju markas yang berjarak 30 menit dari gedung.

Tian berjalan menuju lift, diikuti oleh Xander yang terlihat lesu. "Xan, lo ikut juga," kata Tian.

Xander menghela napas dan menjawab dengan nada yang lesu. "Hah, lagi?"

Tian memandang Xander dengan mata yang serius. "Apa? Ini pekerjaan kita."

Xander segera mengeluarkan ponselnya untuk menelpon sang istri. Sementara itu, Tian berpaling kepada Dom yang berdiri di sampingnya. "Dom, siapkan pesawat."

Dom tersenyum tanpa menjawab, tanpa Tian bicara, dirinya sudah tahu apa yang harus dilakukan. Lift terbuka, dan mereka berpisah untuk melakukan tugas masing-masing. Sementara itu, Tian akan pulang ke rumah untuk menemui Greyna.

Dua puluh menit kemudian, Tian sampai di depan rumahnya. Ia segera berlari masuk, mencari keberadaan Greyna. "Sayang," panggil Tian saat membuka pintu kamarnya. Terlihat Greyna sedang terlelap dengan nyaman, wajahnya yang cantik dan damai membuat Tian merasa bahagia.

Tian menghampiri Greyna, mengusap poni yang menghalangi wajahnya dengan lembut. Ia memandang wajah Greyna dengan penuh kasih sayang, matahari yang masuk melalui jendela membuat wajah Greyna terlihat semakin cantik.

"Saya ada beberapa kerjaan mendesak, jaga diri kamu baik-baik, mimpi indah," kata Tian dengan lembut, suaranya yang berat dan dalam membuat Greyna merasa aman dan nyaman.

Tian mengecup kening Greyna dengan lembut, lalu pergi, meninggalkan Greyna yang masih terlelap. Setelah pintu tertutup, mata Greyna terbuka. Ia memegang dahinya sambil senyum-senyum seperti orang gila, matanya yang berkilauan membuatnya terlihat sangat bahagia dan puas.

"Sebenarnya apa yang dikerjain sama itu orang?" tanya Greyna dengan nada kesal. "Entah malam atau pagi maupun siang, gue ngeliatnya sibuk banget. Hih, enggak inget seminggu lagi ulang tahun gue."

Greyna merasa kesal karena sudah sering ditinggalkan oleh Tian. Sangat sering malah, entah pergi bekerja atau apa, Greyna tidak tahu. Ya, mungkin jika pagi hingga sore hari ia tahu bahwa profesi Tian adalah Direktur, tetapi saat malam hari ia sama sekali tidak tahu apa yang terjadi.

Greyna merasa bahwa Tian memiliki dua wajah yang berbeda. Di siang hari, ia adalah seorang Direktur yang sukses dan berwibawa, tetapi di malam hari, ia menjadi seorang yang misterius dan tidak terduga.

"Bangke pantat gue panas banget," protes Greyna baru saja keluar dari ruangan kelasnya, setelah 3 jam duduk tanpa bergerak. El dan Belva sudah pulang duluan karena ada urusan, sedangkan Greyna leha-leha di kantin menunggu makanannya datang.

"Bikin apa lagi yak, gue bosan idup kampret," ucapnya menatap sekeliling. Memang cogan bertebaran, tetapi tidak ada yang memikat hati kecilnya itu. Jujur saja, semenjak menikah, rasanya Greyna semakin bosan untuk hidup. Ia terlalu kaya sehingga stresnya bertambah.

"Permisi," ucap seseorang membawa makanannya. Greyna menoleh menunggu orang tersebut melanjutkan ucapnya. "Boleh gue duduk disini?" Greyna menurunkan kakinya dan mempersilahkan orang tersebut untuk duduk.

"Gue Edward," ucap pria itu tersenyum memperlihatkan lesung pipinya yang manis. "Greyna," ucapnya menerima jabatan tangan Edward.

"Lo gpp kan kalo gue duduk disini?" sudut bibir Greyna terangkat, ia merasa jengkel. "Iya gpp kak," ucapnya dengan ramah.

"Untung senior, kalo bukan, udah gue usir lo," batin Greyna mengaduk minuman nya yang baru datang. Ia merasa tidak nyaman dengan kehadiran Edward, tetapi ia tidak ingin menunjukkan perasaannya secara terbuka.

Greyna memandang Edward dengan lebih teliti, ia melihat bahwa Edward memiliki wajah yang tampan, senyum yang manis dan juga badan yang terbilang cukup untuk memikat wanita manapun.

1
oshi mengantuk
LUCUKKK SUKAKK
aku tinggalin jejak ini dulu nanti aku lanjut baca lagi hehe/Hey/
R.A9
semangat
R.A9
bagus
R.A9
Cakep,, lanjut thorrr
R.A9
update thorrrrrr
BULAN
Ceritanya seru, lanjuttt
Elle
Semangattttt
Elle
LANJUT
reffi
lanjut kak
reffi
Semangat
Bumi
Bagus kak
R.A
ceritanya bagus
Alexis
Lanjut
Alexis
SEMANGAT KAK
Cleo
Semangat nulisnya
Esma_04
ceritanya bagus kak.
semangat
QueenRaa🌺
Keren ceritanya kak✨️ Semangat up!!
Kalo berkenan boleh singgah ke "Pesan Masa Lalu" dan berikan ulasan di sana🤩
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!