NovelToon NovelToon
Di Dua Hati

Di Dua Hati

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Tamat
Popularitas:6.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: deti apriyani

Aira Cantika Putri seorang perempuan cantik , pintar dan rendah hati. Mahasiswa kedokteran yang banyak di sukai pria kampus karna kecantikan dan kerendahan hati nya. Terlahir dari keluarga yang sederhana dan penuh kehangatan.

Kendra Aditya Nugraha seorang dokter muda yang tampan tapi sikapnya begitu dingin dan kaku namun di dalam hati nya begitu hangat dan rapuh. Anak pemilik rumah sakit ternama di jakarta juga satu satu nya pewaris rumah sakit.


Reyhan Adi Utama seorang calon dokter sekaligus anak pebisnis sukses. Sikapnya yang begitu ramah dan hangat terlebih terhadap Aira wanita yang dia suka sejak kuliah. Dia pun teman seangkatan dengan Kendra.

Aira terjebak di antara dua hati pria tampan itu.
Manakah yang mampu meluluhkan hati Aira?
Kendra yang dingin dan kaku atau Reyhan yang hangat dan lembut?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon deti apriyani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pasangan Serasi

Ken pun berjalan menuju ruang ganti dengan membawa sebuah jas yang sudah di pilihkan

Rara , Siska Dan Louise menunggu Ken berganti pakaian di ruang tunggu

"Gimana Ken sudah?" tanya Tante Siska

"Sudah Tan" jawab Ken dari dalam

"Ayo Louise sudah selesai" Tante Siska mengangguk kepada Louise

Lalu Louise dan karyawannya membuka kedua sisi tirai nya

Kemudian tirai nya pun sudah terbuka

Ken berdiri di depan tirai dengan tampan menggukan setelan kemeja putih di dalam dengan rompi pendek di bagian dalam di balut dengan jas berwarna hitam lengkap dengan dasi kupu-kupu nya yang begitu pas membalut badan kekarnya itu

"Waw" teriak Louise

"Ya ampun Ken kamu ganteng banget" decak kagum Tante Siska

Ken hanya diam dengan ekspresi datarnya

"Gimana Ra calon suami kamu ganteng kan?" tanya Tante Siska

"Iya Tan" jawab Rara canggung

"Hahaha kalian ini kenapa sih sudah mau menikah masih aja canggung kaya gitu" ledek Tante Siska melihat ekspresi wajah Rara juga membuat yang lain tertawa kecuali Ken

"Dia terlihat tampan" batin Rara

"Heh apa aku sudah gila, manusia tanpa ekspresi begitu aku bilang tampan" batinnya lagi

"Sudah kan Tan? Ken mau ganti baju sekarang" ucap Ken

"Eh sebentar dong kalian harus di foto dulu buat laporan sama Papa Wisnu" cengir Siska

Lalu Siska pun mengambil ponselnya di dalam tas hendak memotret mereka berdua

"Ayo Ra berdiri di samping Ken" titah Tante Siska

Rara pun menurut dan berdiri di samping Ken

"Kok pada kaku begitu" ucap Tante Siska sambil menghampiri mereka berdua

Lalu tante Siska meraih lengan Ken di lipat sedikit ke pinggang dan meraih tangan Rara lalu melingkarkan di lengan Ken

"Nah gini kan bagus" Ucap Tante Siska lalu kembali ke posisi dia hendak memotret

"Mulai ya 1..2..3.. smile" ucap Tante Siska mulai memotret mereka berdua

Ini lah hasil foto Tante Siska

"Wah benar-benar pasangan yang serasi ya" ucap Tante Siska di setujui oleh yang lain

Rara pun langsung menarik lengan nya dari Ken dan kembali mendekat pada Tante Siska

"Udah kan Tan?" tanya Ken

"Iya sudah sudah sana kalau mau ganti" ucap Tante Siska tau kalau Ken sudah ingin ganti pakaian

"Ra sudah ini kamu juga bisa ganti baju ya" ucap Tante Siska

"Iya Tan , Oh iya tante kita gak pilih baju buat akad?" tanya Rara

"Oh iya Tante belum bilang sama kamu ya. Untuk baju akad Papa Wisnu ingin kamu pakai baju kebaya almarhumah mamah nya Ken, karna mamah Ken dulu ingin sekali menurunkan kebaya itu sama calon istri Ken. Kamu gak keberatan kan?" tanya Tante Siska

Rara pun tersenyum pada Siska

"Enggak kok Tan gak keberatan sama sekali Rara malah senang kalo Rara bisa pakai baju almarhumah mamah Kak Ken" ucap Rara

"Terima kasih ya sayang kamu emang calon menantu terbaik" ucap Tante Siska sambil mengelus pipi putih Rara

Ken pun sedari tadi sudah berdiri di belakang tirai mendengar percakapan mereka berdua ada sedikit senyum di wajahnya mendengar percakapan Rara dan Tante Siska

"Sudah ganti sana" ucap Ken tiba-tiba datang dari sana

"Eh iya" jawab Rara kaget lalu langsung berlalu masuk di temani Louise untuk membantunya

"Ken.. jangan seperti itu, bersikap baiklah dia itu calon istri mu" ucap Tante Siska menepuk bahu Ken

"Iya Tan iya" jawab Ken dan Tante Siska hanya menggeleng-gelengkan kepalanya melihat sikap keponakannya itu

Setelah selesai urusan di butik Tante Siska pun berpamitan kembali ke rumah sakit sementara Ken lalu mengantarkan Rara kerumahnya

Setiba di depan rumah Rara pun mengajak Ken untuk masuk ke dalam

"Ayo masuk" ajak Rara sambil membuka seatbelt nya

"Hari ini tidak bisa mampir dulu aku harus kembali ke rumah sakit salam saja untuk Ayah Bunda" ucap Ken

"Oh yasudah nanti di sampaikan" lalu Rara hendak turun dari mobil

"Hey.. " panggil Ken

"Kenapa" tanya Rara menoleh pada Ken

"Katakan pada ku kalau perempuan itu dan teman-teman nya masih berbuat macam-macam" ucap Ken

Rara hanya tertegun mendengar ucapan Ken

"Kenapa dia jadi perhatian" batin Rara

"Sudah keluar sana" ucap Ken menyadarkan lamunan Rara

"Baru aku bilang dia dia perhatian sudah kembali menyebalkan lagi, aku tarik kembali ucapan ku barusan" batin Rara kesal

"Baiklah" lalu Rara hendak turun dari mobil Ken

"Hey.. " seru Ken lagi

"Apalagi hay hey hay hey aku punya nama tau" ucap Rara kesal

"Kenapa dia jadi marah-marah" batin Ken kesal

"Apa kenapa diam saja?" tanya Rara ketus

"Ini baju mu yang kemarin" ucap Ken sambil melemparkan papper bag nya ke pangkuan Rara

"Terima kasih" jawaban Rara sangat ketus

"Dasar.. begitu caranya mengucapkan terima kasih" gumam Ken

"Dasar menyebalkan" gerutu Rara

Lalu Ken pun kembali melajukan mobilnya menuju rumah sakit

****

Di sebuah Taksi Dinda sedang mengikuti mobil Bayu dari belakang

"Pak jangan sampai kehilangan jejak ya" ucap Dinda pada supir taksi nya

"Baik neng" jawab supir taksi

Lalu mobil Bayu berhenti di sebuah Universitas Z tepat seperti dugaan Dinda sebelumnya

"Benarkan dia kesini lagi" Gumam Dinda yang masih ada di dalam mobil

"Kak Bayu.. " teriak seorang gadis cantik yang baru saja keluar dari gerbang kampus

"Hey.. " ucap Bayu sambil mengacak-ngacak rambut depan gadis itu

"Ayo pulang aku cape" ucap gadis itu sambil memeluk lengan Bayu lalu Bayu mengangguk

"Apa yang mereka bicarakan ya? Eh apa-apaan itu dia main peluk-peluk" ucap Dinda geram

"Pak ikutin lagi mobil itu" ucap Dinda dan supir taksi mengiyakan

Mobil Bayu terus melaju sampai berhenti di depan sebuah rumah yang Dinda kenal yaitu rumah Bayu

Dulu Bayu dan Dinda adalah tetangga rumah mereka satu komplek perumahan elit bahkan bersampingan itulah mengapa Bayu dan Dinda bersahabat sedari kecildan keluraga mereka pun saling mengenal tapi ketika Bayu SMP keluarga Bayu pindah agar rumah mereka lebih dekat ke kantor papa Bayu tapi hubungan persahabatan mereka tetap sama sampai sekarang

"Oh jadi sekarang dia udah terang-terang berpacaran di rumah nya tapi tidak memberi tahu aku kalau dia punya pacar. Awas aja kamu Bay bakal aku balas" ucap Dinda kesal lalu pergi pulang dengan taksi yang sama

****

Setiba nya di rumah sakit Ken langsung bekerja seperti biasanya

Setelah memeriksa para pasiennya Ken pun pergi ke kantin rumah sakit hendak istirahat sejenak lalu memesan sebuah coffee dan membawa nya ke taman rumah sakit

Di sebuah kursi besi panjang Ken duduk santai sambil menikmati coffe nya secara tiba-tiba Lyra datang dan duduk di samping Ken

"Sendirian aja?" tanya Lyra tapi Ken tidak menanggapi pertanyaan Lyra

"Aku temani ya Ken" ucap Lyra lalu mendudukan tubuhnya di samping Ken tapi Ken masih tidak memperdulikannya

"Ternyata kamu masih suka coffee ya aku pikir kamu udah gak suka coffee karna coffee dari aku selalu kamu kasih orang lain" ucap Lyra sambil membayangkan masa lalu mereka

Ken masih diam saja , rasa nya dia malas jika harus meladeni Lyra karna hanya akan membuat dia makin emosi

"Ken kamu benar-benar akan menikah? Itu gak benarkan Ken?" tanya Lyra dengan lirih

"Kamu gak benar-benar akan meninggalkan aku kan? Kamu gak mencintai calon istri kamu kan Ken?" tanya Lyra semakin kalut

Ken hanya diam tidak menggubris ucapan Lyra meski sebenarnya dia kesal mendengar ucapan Lyra

"Ken aku mohon maafin aku, itu kesalahan kecil di masa lalu. Aku mohon buka hati kamu buat maafin aku, kita bisa mulai semuanya dari awal lagi. Aku gak mau kehilangan kamu selamanya Ken, Kamu juga masih sangat mencintai aku kan Ken. Aku tau itu Ken" ucap Lyra menahan tangis sambil menggenggam punggung tangan Ken

Ken pun mulai merasa kesal lalu bangun dari duduknya lalu menepis kan tangan Lyra

"Hentikan Lyra, sudah tidak ada guna nya lagi semua yang kamu lakukan. Percuman berapa ribu kalipun kamu meminta maaf itu tidak akan berarti apa-apa buat kita. Aku akan tetap menikah dengan wanita pilihanku dan menjalankan hidupku dengan baik jadi jalani juga hidupmu dengan baik serta jangan pernah ganggu lagi kehidupanku" ucap Ken tanpa melihat ke arah Lyra yang sudah berlinang air mata

"Dan juga , bagimu mungkin itu sebuah kesalahan kecil tapi tidak bagiku. Kamu sudah menggoreskan luka besar yang tidak bisa menghilangkan bekasnya meski itu sudah sembuh" ucap Ken sambil berlalu pergi meninggalkan Lyra sendiri

"Aku yakin kamu masih mencintai aku, aku akan merebut kamu kembali menjadi milik ku Ken apapun taruhannya" ucap Lyra sambil menatap punggung Ken yang sudah tak terlihat

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Maaf ya kalo up nya satu episode satu epidode dulu, sungguh aku sibuk sampai kehilangan waktu dan inspirasi buat lanjutin cerita jadi mohon pengertiannya huhu

Maaf kalo masih ada typo juga hehe

Jangan lupa coment dan like setiap habis baca biar aku makin semangat ngetiknya

1
Diiaan
th 2020 baca pertama kali, dan skrg baca lagi di th 2025😁
susi lufia
nggak pernah bosan ngulang bacanya
Maya Sari Niken
bagus sih,tpi maaf terllu bnyak basa basinya dr bab awal dan terllu detail setiap kejadian dceritain scra dtail smpai dialog sama pelayan kamar hotelpun secara komplit
ibaratnya ga praktis panjang lebar
Maya Sari Niken
sebodoh2nya orang masa ga dipikirin dlu walau darurat
mau nikah aja sama orang asing
Maya Sari Niken
bapaknya Ken itu
yuli93
bagus
Katarina Sutirah
bagus jalan cerita nya
Gustein Arifin👑
akhirnya ketemu juga novel iniii haaaa😭😭😭udh lma w cari" baru ktemu
ini adalah novel pertama yg aku baca di NT dan pertama kali aku baca novel gara" liat prolognya sw temen haaaa terharu bgt dua th llu ini aku msih blom download apk NT ah perjuangan ngingat judulnya😭😭😅😂
Aprilia Amanda
eh sinting. sikap lu bikin gw gedeg tau ga😒
Aprilia Amanda
knp ya klo cowo ngacak² rambut cewe walaupun cuma sebentar rasanya nyamaaaaannnn banget??🤭
Aprilia Amanda
kok lyra manggilnya kak rey sih
Aprilia Amanda
nyari perkara lo will
Aprilia Amanda
ikut terharu keinget dulu tau hamil dedek. setelah penantian lama alhamdulillah dikasih kepercayaan juga sm allah😇
Aprilia Amanda
hamil ini😄
Aprilia Amanda
yaelah thor. yg jelas ngapa klo bikin adegan tuh🤣
Aprilia Amanda
dika sadboy🥺😄
Aprilia Amanda
lucu si ken🤣
Aprilia Amanda
akhirnya gol juga🤣
Aprilia Amanda
ah elah ganggu aja sih🤣
Aprilia Amanda
udah tua gk mikir dulu kalo ngomong. asal mangap aja tu mulut. harta ga di bawa mati woyyyyy😑
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!