NovelToon NovelToon
Kontrak Gadis Bayaran

Kontrak Gadis Bayaran

Status: tamat
Genre:Aliansi Pernikahan / Nikah Kontrak / One Night Stand / Tamat
Popularitas:1.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: Pasha Ayu

📌 Ambil hikmahnya jika ada... Tidak pun, jangan ditiru perilaku yang tidak baik dan melanggar norma...

Satu malam panjang, membawa Elea si gadis 18 tahun kepada hubungan yang tidak sama sekali dia sangkakan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pasha Ayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 28 [Sejak kapan?]

Sementara hanya maaf yang bisa Ezra Laksamana sahut kan. Terlalu muluk-muluk jika dia juga mengatakan ingin menjadikan Elea mempelai wanitanya.

"Seharusnya kau tidak melakukan ini padaku, Za. Kau mau meniduri wanita lain di hari pernikahan kita?"

Tertegun cukup lama, Rigie kembali membuka mulutnya. Dan Ezra terduduk di atas sofa putih itu, menundukkan kepalanya dalam-dalam.

"Seharusnya kau tidak menabuh genderang perang dengan ku ... Hari pernikahan kita, tidak seharusnya kau buat permainan seperti ini, kau sadar, kau akan membuat seluruh keluarga ku malu!" Nada Rigie berangsur tinggi bahkan meledak di akhir.

Meski sadar perubahan kekasihnya. Satu bulan ini dirinya terus berusaha memulihkan segalanya; membuat Ezra untuk tetap memilihnya dengan cara apa pun yang dia bisa.

Memakai parfum, skincare, makanan, sepatu, gaun, bahkan tatanan rambutnya, ia harus mengikuti kemauan Ezra. Kebodohannya tak sampai situ, karena ia tahu semua yang Ezra pilihkan untuknya sama persis seperti yang Elea sukai.

Sejauh itu pengorbanannya, termasuk menggoda pria itu menggunakan tubuh seksinya, tapi sayangnya harus berakhir dengan penolakan halus. "Apa kurangnya aku?"

Ezra menerawang, entah apa yang salah dengan tubuh Rigie, dirinya tak sedikitpun memiliki hasrat untuk bercinta dengan wanita selain mantan istrinya. Baginya melakukan hubungan itu, harus didasari rasa cinta.

Yah... hebat sekali, Ezra baru menyadari bahwa dirinya sudah mencintai Elea sedari pandangan pertama. Dia bergairah pada Elea di malam itu, dan tak bisa mengulanginya lagi pada wanita lain karena tak ada rasa cinta di hatinya.

Mungkin begitu kira-kira yang terjadi pada dirinya yang tak peka. Dia mengira, hasrat yang dia miliki untuk Elea, hanya karena dia laki-laki normal, rupanya tidak, salah besar.

"Aku sudah mencobanya, Rigie. Tapi, aku tidak bisa. Aku minta maaf. Keseharian ku, selalu berhubungan dengan Elea. Rumah ku, lemari pakaian ku, skincare, parfum, makanan, semuanya masih tentang Elea."

Lama Rigie merenung, pria yang dia anggap sangat mencintai dirinya, rela melakukan apa saja untuknya, bahkan menunggu sampai dia bebas dari penjara. Perasaan pria itu tak lebih dari sekedar kasih sayang seorang teman.

Jelas rasa yang Ezra miliki untuk Elea, sangat berbeda dengan rasa yang selama ini Ezra unjuk kepadanya. Ezra hanya terbiasa bersama dirinya, sedang pada Elea, rasa Ezra tak bisa didefinisikan secara nalarnya.

Ezra gila, mungkin tergila-gila. Hingga dia berani membatalkan pernikahan tepat di hari H penyatuan status mereka.

Rigie paham sekarang. Tapi, untuk kalah dari gadis biasa seperti Elea, itu bukan ide yang bagus.

"Aku berikan pilihan, aku masih baik padamu Za. Turun ke lantai bawah, kita menikah atau karir mu akan hancur setelah ini?"

Rigie meredup ekspresi, ketika bukan anggukan melainkan senyum Ezra yang terbit di hadapannya.

"Aku harap kita masih bisa menjadi sahabat yang baik. Aku rasa kita lebih cocok seperti itu, Rigie." Ezra mengecup kening wanita itu, menatap kedua matanya dengan damai, lalu ngeluyur pergi membiarkan calon pengantinnya berdiri sendiri di dalam ruangan ini.

"Jangan lupa aku bisa buat Elea merasakan apa yang aku rasakan, Za!"

Teriakan Rigie membuat Ezra reflek meraih ponsel dari saku celananya. Dia tekan nomor satu yang lekas terhubung dengan Ken dan Dipa. "Kawal Elea, jangan sampai dia diikuti orang-orang Rigie," titahnya.

Lelaki itu menyeka air yang mengkilap di bawah bingkai matanya. Berlari masuk ke dalam lift, dan akan segera keluar dari gedung serba putih ini.

Dia tak segan meninggalkan pernikahannya, pernikahan yang tidak sedikitpun mendapat restu dari orang tuanya, apa lagi kerabatnya.

Ezra datang sendiri dan akan pulang sendiri, tak peduli apa yang akan terjadi esok hari, Ezra yakin, Rigie takkan mungkin menyakiti dirinya, takkan mungkin menghancurkan karirnya seperti ancaman wanita itu barusan.

^^^,.'--'.,,.'--'.,,.'--'.,.^^^

,.'--'.,,.'--'.,,.'--'.,.

^^^,.'--'.,,.'--'.,,.'--'.,.^^^

Elea hancur sudah barang tentu. Mobil SUV putih miliknya menjadi wadah bagi kesedihan Elea.

Sekencang mungkin menerobos jalanan kota malam, pulang sendiri, mengendarai sendiri, itulah Elea sekarang ini. Ia mandiri sejak dahulu hingga kini.

Namun... Cukup sudah dirinya berpura pura kuat, usai sudah menahan derita yang berjejal memenuhi rongga hati nya.

Tak apa meski sesekali harus tersedak isak, air mata terus mengaliri kulit mulusnya. Elea perlu melungkrah, perlu menggeru geram demi menyudahi laranya.

Dulu ada dada Rangga yang selalu menjadi pelariannya. Kini, Elea tak berani mengadu pada Kakaknya, seperti kemarin Elea lebih memilih menangis dan menyimpan pedihnya sendiri.

Setelah sekian lama, perasaan yang coba dia kubur dalam-dalam menjadi sia-sia seketika saja bertemu sang empunya. Sentuhan yang barusan menjamah pinggang, dada, leher, dan telinganya masih terasa candu baginya.

Sepanjang hidup, tidak ada yang lebih menyedihkan daripada mencintai pria laknat seperti Ezra Laksamana. Dan sialnya, pria itu ayah dari putra tampannya.

Tak ada satu jam, saking cepatnya mobil Elea telah menepi di sebuah komplek perumahan elit. Komplek perumahan berlogo Millers corpora yang dia masuki detik ini.

Rumah tipe sedang berpagar rendah, ada taman bunga indah yang menghijau, serta ayunan yang teronggok di depan beranda.

Elea turun dari mobil untuk membuka pintu pagar, kemudian masuk lagi dan memarkir mobilnya di depan pintu garasi.

Elea tak menyadari bahwa ada dua laki-laki yang sedari tadi menguntit mobilnya: Ken dan Dipa mengamati wanita kesayangan Bosnya masuk ke dalam rumah yang entah milik siapa.

Karena sepertinya, rumah itu bukan rumah tinggal Elea ataupun Rangga. "Apa ini rumah dokter ahli bedah itu?" Dipa berasumsi.

"Entah lah." Ken mengangkat kedua bahu. Jika iya, itu berarti Ezra masih harus melangkahi mayat saingannya, dengar-dengar dari selentingan kabar terakhir, dokter Glans yang akan dijodohkan dengan Elea.

Secara bersamaan, kening Dipa dan Ken berkerut terkejut. Bukan dokter yang mereka bicarakan barusan, karena yang membuka pintu rumah itu, tidak lain dan tidak bukan adalah Badai; ayah dari Bosnya sendiri.

"Aku tidak salah lihat kan?" Berapi-api, Dipa menepuk pundak Ken tanpa mengalihkan pandangan dari pintu rumah yang mereka awasi. "Tadi Tuan besar yang keluar dari sana! Kau lihat?"

"Benar," timpal Ken. Otak mereka sinkron, bertanya untuk apa Elea bertemu dengan mantan mertua laki-lakinya di rumah yang agaknya sangat teramat sepi.

Dering ponsel membuyarkan keseriusan mereka. Sebuah panggilan telepon dari Ezra segera Ken indahkan. "Ya Bos."

📞 "Kalian di mana?"

"Itu masalahnya, kami berada di komplek perumahan Millers-corpora, dan barusan kami melihat, Nona Elea bertemu dengan Papi Bos."

📞 "Papi?"

Dari suaranya, Ken yakin Ezra begitu tersentak. Sejak kapan Elea berhubungan dengan Badai, dan untuk apa mereka bertemu.

"Benar."

📞 "Aku ke sana sekarang!"

1
Rahmawati Rahmawati
aku baru beres baca ini d th 2026 🤭cuss ngebut yg lainnya...ngomong" cerita galaxy ada ga sich
Murni Binti sulaiman
baru baca kak🙏🙏🙏
Mutiara Gea
kenapa harus nyebut nama sih, kenapa gk langsung"aku" aja.
PASHA: Nggak usah berisik... gratis ini
total 2 replies
apajalah
🍂🍁🍂🍁🍁🍁🍂
apajalah
🍂🍁🍂🍁🍁
LikCi Vinivici
rigie jg g punya malu.. bisa gitu nekat nikah dg ezra tanpa restu ortu ezra🤭🤭
LikCi Vinivici
duhh ngebet nya
LikCi Vinivici
tbh gendeng ni bocah
LikCi Vinivici
pasangan koplak, rigie& ezra
LikCi Vinivici
ampyunnnn🤭🤭
LikCi Vinivici
terlalu mudah & singkat... muga2 aja setelahnya tidak ada murka yg menggelora 🤣🤣
LikCi Vinivici
ada kah didunia nyata yg begini?? 🤭
nobita
nah gitu kan Elea jujur lebih baik
nobita
benar yang diucapkan Ezra... berbahagialah kamu Elea... dengan pilihan mu
nobita
rupanya Eleea cemburu... katakan Elea bahwa kamu masih mencintai mantan suami mu...
nobita
wow sungguh amazing karya mu thor... bikin aku bacanya maraton
nobita
salah faham berakibat fatal..
nobita
tuuh kan jadi jatuh cinta beneran sama Elea...
nobita
duuhh aku jadi takut bacanya thor.. saat Eza.. bilang putus dengan Elea... menyakitkan... bikin sesek
nobita
semakin seruu aja nihh👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!