NovelToon NovelToon
Dijodohkan Istri

Dijodohkan Istri

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:16.5M
Nilai: 4.8
Nama Author: khalisa maisara

(SEDANG DI REVISI ULANG)

"Ibnu Atmajaya" Adalah seorang pengusaha yang sukses. Ia sudah menjabat sebagai seorang CEO di perusahan yang ia lanjutkan dari sang papa sejak usia nya menginjak 26 tahun. Dan kini usianya sudah menginjak yang ke 36 tahun. Dia terkenal sebagai orang yang sangat datar dan dingin. Apalagi dengan orang yang baru dikenalnya. Dia sudah berstatus sebagai suami dari seorang wanita yang bernama Renata Fadilla. Seorang dosen di fakultas XXXXX.

"Laras Safitri" Adalah salah satu mahasiswa dimana Renata mengajar. ia orang yang sangat pendiam.
Suatu hari, dia sedang tertimpa masalah. Mamanya masuk rumah sakit dan harus segera dioperasi. Dia sangat kebingungan harus mencari biaya operasi untuk operasi mamanya. Karna berasal dari keluarga yang tidak mampu, membuat ia kesulitan mendapatkan uang.

Tapi dia akan melakukan apapun saat seorang dosen bersedia membantunya namun dosen itu mengajukan syarat ke pada nya.
Ya... syarat nya adalah...
Dia harus menikah dengan suaminya...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon khalisa maisara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 28

Hai gengs...

dimohon pengertiannya ya..

kita sama sama saling membutuhkan...

kalian butuh hiburan dan aku butuh vote kalian 🙏🙏😂🤣😉

Mon maaf yak author nya rada rada 🤣🤣🤣

selamat membaca dan happy reading !!!

🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️

"Tatap mataku dan katakan jika kau tidak mencintaiku lagi Ras..." Ujar nya dengan bibir bergetar, Hati nya terasa sakit mendengar Laras yang tidak ingin lagi bertemu dengan nya.

"Aku.. A.. aku..." Laras menahan ucapan nya.

"Katakan pada ku Ras..." Bentak Devan sambil memindahkan tangan nya turun ke pundak Laras dan menggoyangkan nya.

Mendongakkan kepala nya menatap wajah laki laki tampan yang sedang bergulir air mata di hadapan nya sekarang. Ditatap nya kedua mata lelaki itu secara bergantian.

"Aku... Maaf aku tidak bisa." Ujar nya dengan cepat, Laras menundukkan kembali wajah nya.

"Kenapa ??? Kau tak sanggup mengatakan nya kan. Itu artinya masih ada rasa cinta di hati mu untuk ku kan ras..." Ujar nya kemudian ia menangkup kan kembali ke dua tangan nya di pipi Laras. Devan mengangkat dagu Laras agar perempuan itu menatap nya.

"Katakan padaku jika kau masih mencintaiku ras..." Imbuh nya lagi.

"Maaf kan aku Dev, Kalau pun aku masih mencintai mu, kita tidak akan bisa bersama." Titah Laras sambil mencekal tangan Devan dan menurun kan nya.

"Kenapa, Kenapa tidak bisa bersama. Aku akan memperjuangkan mu dan melawan ke dua orang tua ku yang tak menyukai hubungan kita Ras.."

Laras menggeleng kan kepala nya pelan. Ia pejam kan mata nya sebentar dan membuka nya kembali. "Aku... tidak bisa Dev, Aku sudah menikah.." Jelas Laras dengan lirih, tapi masih bisa di dengar Devan dengan jelas.

Sontak terkejut dengan penjelasan Laras, Devan refleks memundurkan tubuh nya berapa langkah memberi jarak tubuh nya dengan tubuh Laras. Ia tangkup kan ke dua tangan nya di atas kepala, Serta menggeleng kan kepala nya samar.

"Ma..maksud kamu ???" Tanya Devan yang ingin perempuan itu menjelaskan sejelas jelasnya nya pada nya.

Mengangguk samar sambil mengusap sisa air mata dengan punggung tangan nya. "Iya.. aku sudah menikah Dev." Lirih nya.

Devan tersenyum getir. Ia kembali melangkah ke depan mendekati perempuan itu. "Kamu bohong kan Ras..." Tebak Devan yang sama sekali tak mempercayai ucapan Laras.

"Aku tidak berbohong apa pun pada mu. Aku sudah menikah Dev." Ujar Laras yang mencoba terus memberi pengertian.

"Tidak mungkin, Dengan siapa kau menikah. Dan dimana suami mu. Bawa aku menemui nya sekarang."

Laras kembali memejamkan mata nya. Apa yang harus dia katakan kepada Devan soal siapa suami nya. Karena suami nya pun tidak pernah mengakui nya di depan Devan atau bahkan juga didepan semua orang.

"Suatu hari nanti, Kau akan tau siapa suami ku.". Ujar nya yang sudah membuka mata nya kembali.

Tanpa mereka sadari. Ada sepasang mata yang sedari tadi melihat dan mendengar semua drama yang tengah terjadi di taman belakang rumah nya. Perasaan nya berkecamuk. Tubuh nya pun bergetar. Entah kenapa tiba tiba ia ingin sekali marah saat ada laki laki lain memeluk bahkan mencintai perempuan itu.

Dan.... Disinilah Ibnu.

Tanpa sengaja Ibnu mengetahui semua tentang Devan dan istri ke dua nya saat ia hendak menuju ruang olahraga. Kini Ibnu mengetahui, jika Devan dan Laras dulu adalah sepasang kekasih yang saling mencintai.

Dan....

Apa kata nya tadi.

Perempuan itu menolak saat Devan mengajak nya untuk menjalin hubungan kembali. Dengan percaya nya dia mengatakan pada Devan jika dia sudah menikah.

Oh... Entah terbuat dari apa hati perempuan itu. Bahkan saat Ibnu dengan tega nya tak mengakui nya sebagai istri nya di hadapan Devan tadi malam. Bahkan, dihadapan semua orang Ibnu tak mengakui nya. Padahal, perempuan itu sedang mengandung calon anak nya di dalam rahim sana.

Melangkah kan kaki nya dengan cepat menuju kamar nya saat ini. Dibuka nya daun pintu itu dengan kasar dan menutup nya dengan keras. Lalu Ibnu melemparkan tubuh nya di atas ranjang. Ditatap nya langit langit kamar, kemudian ia mengusap-ngusap kasar wajah dengan ke dua tangan nya.

Perasaan apakah yang sedang dirasakan nya saat ini. Ibnu benar benar tak mengerti dengan isi hati nya. Ada rasa bersalah yang kembali menyentuh hati nya saat Laras mengatakan pada Devan jika dia sudah menikah. Dan ada rasa marah di dalam hati nya saat dia melihat dengan jelas saat Devan menyatakan cintanya kembali kepada Laras dan memeluk nya.

...****...

Laras duduk di kursi meja makan sedang menikmati sarapan yang dilewati nya. Dengan lahap ia memakan beberapa buah roti bakar isi coklat dengan satu gelas susu di atas meja.

"Ekhem.. " Suara seseorang dari arah belakang sejenak menghentikan Laras yang sedang mengunyah roti nya. Ia pun menoleh ke belakang dan melihat sosok Ibnu yang berdiri di belakang menatap nya sambil menyilang kan tangan nya di depan dada.

"Sudah selesai pacaran nya ???" Tanya ibnu dengan nada mengejek.

Laras hanya diam dan mengabaikan pertanyaan suami nya yang tidak wajib dijawab nya itu. Ia lebih memilih meneguk satu gelas susu coklat hingga habis tak tersisa. Lalu kemudian ia bangkit dan melangkah menuju wastafel untuk menaruh piring dan gelas kotor kemudian mencucinya.

Ibnu merasa geram karena Laras tengah mengabaikan nya. Ia pun menarik kursi meja makan dan mendudukkan diri nya sambil menatap punggung Laras yang berada tak jauh dari hadapan nya.

"Apa Devan mantan kekasih mu..???" Tanya ibnu kembali.

Laras tetap diam tak menjawab.

"Berapa lama kalian berpacaran." Lagi lagi Ibnu bertanya.

Laras pun masih dengan keterdiaman nya.

"Lalu, kenapa kalian bisa putus." Tanya ibnu lagi untuk kesekian kali nya.

Laras benar benar dibuat geram dengan pertanyaan pertanyaan Ibnu. Dengan sengaja dia sedikit membanting garpu di dalam wastafel yang ia gunakan tadi. Kemudian dia menoleh ke belakang untuk menatap laki laki menyebalkan itu saat ini.

"Apa bapak tidak ada pekerjaan lain selain ingin tahu dengan urusan orang lain ?" Tanya Laras balik dengan penuh penekanan. Sorot mata nya memandang laki laki itu dengan tajam nya.

"Ohh... aku tahu, tadi bapak pasti menguping pembicaraan ku dengan Devan kan ??? Dan... kenapa bapak melontarkan begitu banyak pertanyaan yang tak seharusnya lagi aku jawab jika bapak sudah mengetahui semua nya tadi." Ucap Laras sambil tersenyum penuh kemenangan.

Ibnu di buat bengong oleh ucapan perempuan yang berdiri tak jauh dari depan nya itu. Tiba tiba saja suara nya tercekat di tenggorokan. Ia terdiam tak mampu lagi mengucap kan kata kata satu patah pun.

"Aku...."

.

.

.

.

.

...**********...

gaes mohon selalu dukungan kalian ya..

Like, komen, dan vote nya juga ya..

selamat pagi dan selamat beraktifitas 😊😊

terimakasih 🙏🙏🙏

see yuuu ❤️❤️❤️

1
Furi Wijayanti Wijayanti
seharusnya Renata dpt akibatnya apa ke,,,,dan Ibnu menyesal kedua x nya,,, nyebelin Ibnu n Renata egois nya gede
Furi Wijayanti Wijayanti
gak suka q ma ibnu
Furi Wijayanti Wijayanti
gak suka ma sikap ibnu
Inez Silvia
bagus
Nenk Jelita
terima ajh klo jd gue
Umi Umi
pasti ibnu
Umi Umi
jangan2 ricko kakaknya laras yg beda ibu
Umi Umi
ya allah thor tolong jangan buat ibnu cerai sm laras kqsihan laras thor.
yg harusnya cerai tu renata krn dia yg g bs ksh anak
Umi Umi
buat laras pergi thor biar si ibnu merasa bersalah
Zahra Dara Jelita
kalau ngasih nama tempat jangan xxxxx lah. nama yang lain kek bebek ayam hiu paus
mizuki
kenapa gak jujur aja sama mama ras, ingat surga itu di kaki ibu
Devia Ratna
mampir
Ayu Ningsih
ceritanya bagus
Erna Fadhilah
sabar laras, suatu sa'at nanti Ibnu akan bucin ma kamu
Erna Fadhilah
aku mampir thor
Mr.VANO
baru hadir thor
Halimahalwan Halimahalwan
istri sholehah
Alimah Hardjanto
seharusnya ibunya laras menerima nya...jgn smp pengalamannya terulang sm anaknya yg tak di akui klg
Alimah Hardjanto
dasar renata ngapain nyuruh2 suami kawin ujung2nya jg sakit hati kan
Halimahalwan Halimahalwan
bagus hasil karyanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!