Nggak rekomend novel ini, silahkan bisa baca yang deretan bawah, terimakasih 🙏
Ini adalah kisah tentang Julia,seorang gadis yang mendapatkan kebahagiaan bersama dengan penderitaan dan pengkhianatan sang suami.
5 tahun kemudian,seseorang datang padanya dan mengatakan."aku bilang aku mencintaimu,dan apapun itu mengenai dirimu aku akan menerimanya,bahkan Jihan pun aku akan menerimanya,jadi Julia,apa kau menerimaku?"
Apa yang akan dilakukan Julia,agar dia bisa mendapatkan kebahagian untuknya dan putri kecilnya?
Kisah cinta dari seorang wanita yang pernah dikhianati oleh cinta,dengan seorang pria muda berstatus pelajar.
cover from google edited by din din
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon din din, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 28
5 tahun lalu,ya jelas-jelas 5 tahun lalu,dia melempar surat cerai itu,lalu bagaimana bisa dia bilang dia belum menandatangani itu,dan mengatakan bahwa aku masih istrinya,apa sebenarnya yang diinginkan pria brengsek ini.
"Lepaskan tanganmu dariku."
"Sudah lama tidak bertemu,sekarang kau begitu galak,dimana Juliaku yang lemah lembut itu?" Ken memegang rambutku,bahkan dia menciumnya.
'Juliamu' Julia palamu,siapa Juliamu?Pria ini sepertinya benar-benar sudah gila.
"Kau,otakmu itu apa ada yang tidak beres?Apa baru saja kemasukan air?Jelas-jelas kau membuangku,tapi dengan seenaknya kau mengatakan aku masih istrimu,benar-benar konyol." Bentakku.
Ken menekanku,hingga aku tidak bisa bergerak lagi.
"Kau tau Julia,saat itu aku sangat menyesal telah membuatmu pergi,5 tahun ini aku berusaha mencarimu,kau kemana?Aku sangat merindukanmu."
Merindukan ku? Hah,dia benar-benar gila,aku harap seseorang datang menolongku dari orang gila ini.
"Kau benar-benar gila,menyingkir dariku,aku tidak ada hubungan apapun lagi denganmu."Aku mencoba mendorongnya sekuat tenaga,tapi tetap tidak bisa menyingkirkannya.
"5 tahun tidak bertemu denganmu,kau terlihat lebih cantik dari dulu."
Ya tuhan,dia ini bicara apalagi,apa dia melupakan kalau aku bisa saja memiliki dendam karena dia sudah merebut milikky dan menyebabkan ayahku meninggal.
"Kau sudah menyebabkan ayahku meninggal,kau juga mengambil semua apa yang seharusnya menjadi milikku,sekarang kau mencoba merayuku,apa otakmu benar-benar rusak."
"Tidak,kematian ayahmu bukan karena aku,tapi karena dia tidak mau mendengarku,mari pulang Julia,aku akan memperlakukanmu dengan baik,aku akan memenuhi semua kebutuhanmu."
"Kau masih menyangkal,ini sudah 5 tahun,dan kau masih menyangkal,apa otakmu benar-benar bermasalah,daripada merayuku,lebih baik kau pergi kerumahsakit dan periksakan otakmu itu."
"Julia,aku..."
Entah kenapa,wajahnya begitu dekat denganku,nafasnya terasa berhembus di wajahku,aku benar-benar yang tidak bisa bernafas,aku sudah tidak tahan lagi,aku menginjak kakinya sekuat tenaga agar aku bisa lepas darinya,dan itu berhasil,saat dia kesakitan,aku berusaha berlari darinya.
"Julia,kau mau lari kemana."Tidak kusangka Ken mengejarku.
Aku berlari sekuat tenaga,aku tidak boleh tertangkap olehnya,aku tidak mau berhubungan lagi dengan si br*ngs*k itu.
"Julia."Ken berhasil mengejarku dan menarik tanganku.
Dia benar-benar memegang tanganku sekuat tenaganya,dan itu membuat tanganku sangat sakit,dia mendorongku ke tembok,aku tidak bisa lari lagi.
"Ken stanley!!Apa yang kau inginkan lagi,kau sudah membuatku menderita selama 5 tahun ini,apa itu tidak cukup untukmu?Dan kau ingin melecehkan ku disini,Dasar psikopat!!"
"Oh ya,melecehkan seperti apa,tempat ini milikku,pegawai disini tidak akan ada yang akan membelamu,jadi melecehkan seperti apa yang kau inginkan?"
"Kau benar-benar psikopat,gila,kau sudah mempunyai istri,tapi kau masih tidak mau melepasku."
"Oh,soal itu asal kau tau,yang terdaftar adalah pernikahan kita,dan dengan Susan,kami hanya sekedar melakukan resepsinya,jadi Julia Kimberly...Karena sudah menemukanmu disini,aku tidak akan pernah melepasmu lagi."
Oh Tuhan,dia benar-benar gila,siapa yang bisa menyelamatkanku,aku hanya bisa berdoa,kali ini habis sudah,bagaimana caranya aku bisa lepas dari nya.
Laura yang merasa Julia sangat lama,memutuskan untuk masuk lagi melihat apa yang dilakukan Julia,hingga dia melihat Ken yang menahan Julia,kesabaran Laura sudah mencapai batas.
"Tuan Ken Stanley."Laura memukul Ken dengan keras.
Aku tidak menyangak Laura memiliki tenaga sebesar itu,hingga sanggup memukul Ken,Laura langsung memarahi Ken.
"Ingat Tuan Ken,anda sudah tidak berhak atas Julia,saya bisa menuntut anda dengan kasus pelecehan."
Ken nampak mengusap darah dari bibirnya,"Heh,pelecehan,katakan padaku bagaimana bisa seorang suami dianggap melecehkan istrinya sendiri."
"Istri??"Laura menoleh kearahku.
"Kau gila Ken,aku sudah mengatakan berkali-kali,antara kita sudah berakhir 5 tahun lalu,aku sudah menandatangani surat perceraian itu,bagaimana bisa kau masih menganggapku sebagai istrimu."
"Aku hanya bicara faktanya."
"Mencampakan istri dan mengusirnya keluar rumah,juga tidak menafkai nya secara lahir dan batin selama lebih dari 5 tahun,apa aku bisa menuntutmu atas hal itu Tuan Ken?Bila kau mau Julia menuntutmu dengan itu,maka bersiap-siaplah kehilangan sebagian hartamu."
"Kau.."Ken terlihat kesal.
Bagaimana pun yang dikatakan Laura benar,dia seorang pengacara,dia pasti tau akan hal itu.
"Julia,ayo pergi."Laura menggandengku pergi.
Aku bisa melihat Ken yang menatap kearahku,aku tau dia pasti tidak akan berhenti sampai sini,itu membuatku takut,jika dia mengetahui keberadaan Jihan juga.
Didalam mobil Laura
Aku bisa bernafas lega,untung Laura ada disana,kalau tidak,mungkin Ken akan membawaku pergi.
"Terimakasih kak Laura,kalau kau tidak datang,aku tidak tau apa yang akan terjadi padaku,kau tadi juga sangat hebat,kau bisa memukulnya sampai seperti itu." Aku merasa senang Laura memukul Ken.
"Ahh,tidak masalah,kau disini karena aku,jadi aku pasti akan bertanggung jawab terhadapmu,soal memukul pria br*ngs*k itu,aku sangat puas,dari dulu aku sangat ingin memukulnya,akhirnya hari ini datang juga."Laura juga terlihat senang.
"Kak,sekarang apa yang harus aku lakukan?Dia belum menceraikanku,aku tidak tau harus bagaimana?" Aku merasa bingung saat ini.
"Kau ajukan perceraian lagi dengannya,gampangkan."
"Tapi aku tidak yakin dia mau menceraikan ku,kalau dia mau seharusnya dia sudah menandatangi surat itu dari dulu,bodohnya aku,kenapa aku tidak menyaksikan dulu dia menandatangani surat itu." Aku benar-benar frustasi.
"Kalau begitu kau tuntut saja dia,tidak menafkai dan menelantarkan istri dan anak,pengadilan pasti akan mengabulkan permintaanmu."
"Tidak bisa,aku tidak mau melibatkan Jihan,dia pasti akan memikirkan cara untuk mendapatkan Jihan,aku tidak mau ambil resiko itu,biar aku pikirkan itu nanti." Aku terus memegangi keningku.
"Baiklah,lebih baik memang pikirkan dahulu."
Aku memang harus memikirkan ini dengan serius,dan aku harus segera pergi dari kota ini lagi,aku tidak mau dia menemukanku lagi.
sngt menghibur👍👍👍👍🙏🙏🙏🙏