"Pernikahan ini adalah benteng, dan rahasia adalah senjataku."
Bagi dunia luar, Mike Raharja adalah lambang kesempurnaan sekaligus kutukan. Sang tirani korporat yang dingin, tak tersentuh, dan dirumorkan tidak bisa memberikan keturunan bagi dinasti bisnis raksasa Raharja Group. Demi menjaga takhtanya dan melindungi sebuah rahasia besar dari musuh-musuh dalam selimut, Mike merancang sebuah skenario gila: pernikahan kontrak selama empat tahun dengan pengacara ambisius, Anita.
Namun, ketika masa kontrak berakhir dan topeng-topeng mulai berjatuhan, sebuah kejutan besar yang sesungguhnya baru saja dimulai. Di balik dinding sangkar emas yang penuh manipulasi, ada satu jiwa yang selama ini disembunyikan Mike dari radar dunia—sebuah pelabuhan hati rahasia yang menjadi alasan di balik semua kelicikan dan pengorbanannya.
Saat badai korporasi mengancam dan masa lalu menuntut balas, akankah skenario yang disusun Mike berakhir sebagai kemenangan mutlak, atau justru menjadi bumerang untuknya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shee Lyn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 13 (Pergerakan)
"Mike, ada berita buruk," suara Kevin terdengar mendesak di seberang sana. "Pamanmu, Pak Hardi, baru saja mengadakan rapat darurat dengan dewan komisaris. Mereka mempertanyakan alasan kenapa kamu memberikan hibah ruko dan dana besar untuk yayasan pendidikan di saat perusahaan sedang mengalami fluktuasi saham. Mereka menuduhmu menyalahgunakan dana perusahaan untuk kepentingan pribadi dan 'mengungkit masa lalu' yang seharusnya sudah terkubur."
Mike memejamkan matanya sejenak, urat di pelipisnya menegang. Alisha, yang masih berada dalam pelukannya, bisa merasakan perubahan drastis pada tubuh pria itu. Ketegangan yang tadinya luruh, kini kembali hadir dengan kekuatan yang lebih besar.
"Katakan pada mereka bahwa itu adalah bagian dari anggaran CSR (Corporate Social Responsibility) yang sudah disetujui, dan pastikan setiap dokumen legalitas dari firma hukum Anita sudah dipersiapkan untuk dipresentasikan besok pagi," jawab Mike dengan nada suara yang penuh otoritas dan tanpa keraguan.
"Mereka tidak akan berhenti sampai di situ, Mike. Mereka ingin kamu datang ke rapat pleno besok pagi pukul sepuluh. Mereka ingin kamu menjelaskan secara langsung kenapa kamu begitu terobsesi dengan 'keluarga mendiang ajudan ayahmu'," ujar Kevin dengan nada memperingatkan.
"Biarkan saja," jawab Mike singkat, lalu menutup telepon.
Ia menatap Alisha yang kini menatapnya dengan raut wajah khawatir.
"Mereka mulai menyerangmu karena aku, bukan?" tanya Alisha, suaranya pelan.
Mike menatap Alisha, lalu menarik senyum tipis yang penuh percaya diri. Senyum itu bukan lagi senyuman seorang manipulator, melainkan senyuman seorang pelindung yang sedang bersiap untuk perang.
"Mereka mencoba menyerangku dengan menyerangmu, Alisha. Itu adalah kesalahan terbesar mereka," ucap Mike. Ia meraih tangan Alisha, menggenggamnya dengan sangat erat, memberikan rasa aman yang menular. "Besok, mereka ingin melihatku menjelaskan kenapa aku peduli pada keluargamu. Besok, aku akan menunjukkan kepada mereka siapa sebenarnya yang memegang kendali di Raharja Group."
Alisha merasakan detak jantungnya berpacu. Ia tahu bahwa ia tidak bisa lagi hanya berdiam diri sebagai penonton. Jika Mike telah memberikan segalanya untuk melindunginya, maka sudah saatnya ia berdiri di samping suaminya sebagai mitra yang setara, bukan sebagai tawanan dalam sangkar emas.
"Apa yang harus aku lakukan?" tanya Alisha dengan suara yang mantap.
Mike menatap istrinya dengan tatapan yang penuh kekaguman dan kasih sayang yang tulus. "Besok, kamu hanya perlu berdiri di sampingku dengan kepala tegak. Jadilah Nyonya Raharja yang mereka takutkan. Tunjukkan pada mereka bahwa di balik setiap keputusan yang kuambil, ada alasan yang jauh lebih kuat dari sekadar bisnis. Kamu adalah kekuatanku, Alisha. Dan besok, kita akan membuat mereka menyesal karena telah berani menyentuh apa yang menjadi milikku."
Malam itu, di bawah cahaya bulan yang tertutup awan, Alisha menyadari bahwa kehidupan "normal" yang ia impikan telah lenyap. Lanjut bab 12
Ia kini telah sepenuhnya ditarik ke dalam dunia Mike Raharja—sebuah dunia yang penuh dengan kekuasaan, intrik, dan bahaya. Namun, saat ia menatap mata Mike yang penuh dengan janji perlindungan, ia merasa tidak takut. Ia merasa... siap untuk menjadi badai yang akan menghancurkan siapa pun yang mencoba menyakiti pria yang kini telah mencuri seluruh hatinya.
"Baiklah," jawab Alisha tegas. "Besok, kita akan tunjukkan pada mereka siapa kita sebenarnya."
Mike tersenyum, sebuah senyuman tulus yang jarang ia perlihatkan. Ia mendekap Alisha ke dalam pelukannya, mengunci gadis itu di dalam dekapannya yang erat, seolah-olah ia sedang memegang satu-satunya harta berharga di dunia ini. Dan di tengah keheningan malam Sentul, mereka berdua tahu bahwa pertempuran sesungguhnya baru saja akan dimulai.
Sangkar emas itu tidak lagi terasa seperti penjara. Kini, ia terasa seperti benteng yang harus dipertahankan bersama, sebuah rumah bagi dua jiwa yang telah terikat oleh takdir yang mereka jalin sendiri di antara tumpukan kebohongan dan kejujuran yang tulus. Mike Raharja, sang tirani yang penuh obsesi, akhirnya menemukan penyeimbangnya—seorang gadis yang, meskipun awalnya ia jebak, kini telah menjadi pusat dari seluruh dunianya yang gelap dan rumit. Dan Alisha, gadis polos yang dulu hanya ingin membalas budi, kini telah bertransformasi menjadi ratu yang siap mendampingi rajanya menghadapi dunia yang kejam.