NovelToon NovelToon
Married With Duda

Married With Duda

Status: tamat
Genre:Duda / Cinta Terlarang
Popularitas:43M
Nilai: 4.9
Nama Author: Nidia

Sarah tidak menyangka jika ia akan di pertemukan dengan seorang duda yang memiliki 2 putra lucu, imut, dan tampan. Tentu saja ketampanan itu berasal dari ayahnya. Namun sayang Dia berjanji tidak ingin menjalin hubungan apalagi menikah setelah istrinya mengkhianatinya. Namun saat bertemu Sarah ia melanggar janjinya itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nidia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 20: Mengangkat telepon

Pagi harinya aku sudah ditelepon oleh Damien, ia meminta ku agar tidak lupa membawa bekal untuknya dan juga Darren, dan sekarang aku sedang menyiapkan bekal untuk mereka. Setelah selesai Aku menuju kamar ku untuk bersiap-siap.

kring..kring...kring...terdengar bel pertanda istirahat dan aku pun mengakhiri pembelajaran.

"Wah..sepertinya sudah istirahat, baiklah...nanti kita lanjut lagi pembelajarannya" ucap ku pada murid-murid ku.

Setelah anak-anak keluar Darren menghampiri ku bersama Damien. Aku tahu jika mereka ingin meminta bekal yang ku bawa.

"Nah, ini untuk Dami dan ini untuk Darren" ucap ku menyerahkan kotak bekal mereka.

"Thank you mom, you are the best" ucap Damien padaku laku ku balas dengan senyuman.

"Mom Aku bergabung dulu sama teman-teman yang lain di kantin, mereka pasti sudah menunggu ku" ujar Darren kepada ku dan aku mengiyakannya.

"Upss..aku hampir lupa, daddy tidak bisa menjemput kami hari ini. Apa kami boleh ikut ke rumah mommy?" tanya Darren. Aku melihat kedua anak itu secara bergantian.

"Apa Hans tidak datang menjemput kalian?" tanya ku pada Darren. Hans adalah supir keluarga Devano. Ia masih muda. Oleh karena itu Aku memanggil namanya.

"Tidak mom, tadi pagi sebelum kami berangkat Aku sudah bilang sama uncle Hans agar tidak menjemput kami. Karena kami akan ke rumah mom. Tapi kami belum bilang sama daddy, takut tidak di izinin" jelas Darren.

"hm..nanti akan mommy kabari pada daddy kalian. Udah sana keburu teman-teman mu makan duluan" ucap ku padanya. Darren lalu pergi bergabung dengan teman sekelasnya.

"Apa Dami makan bersama mom?" tanya ku pada Damien.

"No mom, sepertinya Dami akan makan di kantin juga dengan teman-teman yang lainnya, tadi mereka mengajak ku" jawab Damien.

"Baik lah, bergabunglah dengan teman-teman mu" ucap ku padanya. Sepertinya Damien sudah akrab dengan teman-temannya.

Setelah pulang sekolah Aku menuju parkiran, dari kejauhan Aku melihat Damien dan Darren sudah berada di parkiran dan berdiri di samping mobil ku.

"Ayo masuk" ucap ku pada mereka setelah membuka pintu mobil. Keduanya lalu masuk.

"Sebentar, mommy akan mengabari daddy kalian dulu" . Aku menutup pintu mobil dan masuk ke kursi pengemudi lalu mengambil ponsel ku mencari kontak Devano.

"drttt..drrrtt..." ponsel Devano bergetar.

"Saya angkat telepon dulu" ucap Devano dingin saat melihat nama Sarah tertera di ponselnya. Ia menghentikan rapat perusahaan hanya karena ingin mengangkat ponselnya. Bahkan ia tidak pernah melakukan itu saat memimpin rapat hingga orang-orang yang ada di ruangan tersebut heran melihat Devano.

"Ya, ada apa Sarah" ujar Devano.

"Maaf mengganggu waktu mu, Aku hanya ingin mengabari mu saja. Kata anak-anak kamu tidak bisa menjemput mereka hari ini, dan anak-anak meminta ikut dengan ku. Jadi aku membawa mereka ke rumah ku. Nanti sore Aku akan mengantar mereka pulang".

"Astaga..tadi pagi Aku sudah bilang ke Hans untuk menjemput mereka, karena aku ada rapat bulanan. Kenapa mereka malah merepotkan mu. Awas saja nanti" ucap Devano geram.

"Tidak... tidak.. aku merasa tidak direpotkan kok, jangan marah pada anak-anak. Sebenarnya mereka ingin memberitahu mu tadi pagi hanya saja mereka takut kamu tidak mengizinkannya".

1
matchariee??
kurang asik
matchariee??
.
Anonymous
Plis lahh baru baca kurang srek aja gitu.. maaf nihh, author nya pernah belajar b.indo kan ya? Trus pasti ada yg namanya sudut pandang nahh kalau dlm penulisan haruanya dikasih keterangan. Ini gw baca cuma sampe chapter 2 aja udh ga nyaman seolah” ini pov outhornya berdasarkan real life karna ada kata “aku”. Kalau mungkin memang bgi sebagian org ga masalah tpi bagi yg udh bnyk baca karya/cerita org pasti ga nyaman. Mohon di koreksi ya thor.
Eka Sari Agustina
👍👍👍👍
Alaric Zikri
Luar biasa
oma lina katarina
seneng baca nya dari susah hingga senang nya , bagus ceritanya Thor
oma lina katarina
keluarga harmonis 👍👍
Aries suratman Suratman
Author emang suka bikin yang baca ceritanya jadi jengkel dan Emosi, dikasih tahu tapi...tak direspon 🤦💆
Aries suratman Suratman
Kalo sampai episode:10 Masih pakai bahasa Seolah cerita kehidupan pribadi author(Berarti Author ngga butuh kritik dan saran)👏👏👏🤷
Aries suratman Suratman
Intinya kalo ceritanya masih kaya cerita kehidupan pribadinya Author
yang baca ceritanya jadi kurang nyaman dan terasa kurang pas
Aries suratman Suratman
Baca ceritanya kurang nyaman, Seolah-olah Sedang Menceritakan kisah pribadi Author, Harusnya Author itu belajar dari pengalaman yang udah ada (Novel itu ceritanya dunia hallu imajinasi, bukan cerita kehidupan pribadi)🙆💆💆💆👍✌️
chtiana 75
Luar biasa
Nisa Sugiarti
Lumayan
Muji Erawati
Luar biasa
Muji Erawati
q sukak ceritanya
M Yustina
tanda kasih syg seorang lbu ..... D nanti Damian/Smile/
Ryan Jacob
semangat Thor nulisnya
Dini Dadi
Luar biasa
faraakila
tiba-tiba pov devano
faraakila
katanya orang kaya tapi gak ada kamar tamu 😏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!