NovelToon NovelToon
System Villain

System Villain

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Sistem / Time Travel / Barat / Tamat
Popularitas:103.9k
Nilai: 4.8
Nama Author: Khusayni

Arven seorang manusia yang berasal dari Bumi Tahun 2893. Ia membawa mini atom S5 di mana, atom tersebut dapat menghancurkan berbagai planet dalam sekali luncuran.

Para professor ingin menyita atom tersebut, mereka bertujuan untuk menghancurkan Bumi dan pindah ke Planet yang lebih jauh.

Arven tidak menyerahkannya. Namun, ia mengaktifkan atom tersebut. Sehingga Bumi hancur bersama dengan meteorit yang tersebar di angkasa.

Namun, hal yang menakjubkan terjadi ketika ia bangun. Arven bangun tepat di ruangan penuh tengkorak. Lalu, sosok makhluk tengah berdiri di tengah ruangan.

Apa yang akan dilakukan Arven? Dunia apa yang menanti dirinya?

Silakan Baca, perjalanan Arven.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Khusayni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 28 - Empat Serigala Putih

Silakan Dibaca.

Arven menyeringai ketika melihat Kriez yang tunduk di depannya. Ia kemudian mengangguk dan berkata, “Berdirilah Kriez, kamu akan kutugaskan untuk bersama dengan Lask.”

“Dimengerti, Yang Mulia!” Kriez menunduk penuh akan penghormatan.

Arven yang memperhatikan Kriez beralih menatap ke arah Lask. Ia kemudian bertanya, “Apakah ada sesuatu yang lainnya, Lask?”

“Tidak ada, Yang Mulia. Hanya saja kami akan pergi malam ini menuju ke kediaman kepala desa.” Lask menggelengkan kepalanya dan memberitahu tentang rencana selanjutnya.

Arven mengerutkan keningnya, ia sedikit bingung dengan informasi yang diberikan oleh Lask tersebut. “Mengapa harus bergerak malam hari, Lask? Kenapa tidak sekarang?”

“Ada informasi terkait kerajaan yang mengincar Klan tersembunyi tersebut, Yang Mulia. Maka dari itulah kami ingin melancarkan penyergapan saat malam hari nanti.” Lask menjelaskan rencananya tersebut.

Arven sedikit terkejut dengan informasi baru itu. Ia tidak menyangka bahwa kerajaan juga ikut bertindak atas Klan tersembunyi. Hal ini entah mengapa semakin menarik.

“Aku akan ikut dengan kalian. Entah mengapa, acara malam ini begitu menarik.” Arven berkata dengan senyum puas di wajahnya. Ia kemudian memandang ke arah Lask kembali.

“Aku akan pergi keliling tempat ini,” kata Arven, kemudian ia berbalik ke arah wanita yang tengah tersenyum ke arahnya. “Julia, mari kita pergi jalan-jalan. Juga Sebas dan kalian, berlatih di ruang bayangan.”

“Dimengerti, Yang Mulia!” Lask dan yang lainnya menunduk hormat. Memang apa yang dikatakan tuannya benar. Mereka perlu berlatih kembali untuk menguatkan kekuatannya lagi.

Arven dan Julia menghilang, mereka berjalan di antara kerumunan tanpa ada yang mengetahui sosoknya sama sekali.

Di sisi lain, tepatnya Makam Desa Molan. Ialah makam yang memiliki luas yang begitu besar. Makam ini bersih dan batu nisan tersusun dengan rapi. Di tengah-tengah makam sendiri terdapat patung serigala duduk, ini adalah patung khusus yang dibuat untuk perlindungan para leluhur.

Di pintu masuk makam, Rodney berdiri dengan tenang. Ia akhirnya sampai di Makam Desa Molan, ia sendiri berjalan dengan ringan menuju ke arah patung serigala duduk tersebut.

Tepat saat Rodney akan mendekati patung tersebut. Gelombang aura tipis samar dirasakan oleh Rodney, ia tetap tenang sampai akhirnya mata patung serigala bersinar.

“Rodney, apakah ada sesuatu?” sebuah suara keluar dari patung serigala tersebut. Rodney memandang ke arah patung itu, kemudian ia menunduk dengan hormat.

“Tuan leluhur, ada beberapa kelompok orang yang mencurigakan. Menurut pasangan hamba, kelompok ini sepertinya berasal dari Klan tertentu. Hamba takutnya, mereka mencari keberadaan, Tuan.”

Patung serigala tersebut, mulai terbelah. Kemudian, empat sosok muncul dari balik retakan patung serigala itu. Keempat sosok itu memakai jaket dengan bulu yang tebal. Telinga mereka layaknya serigala berbulu putih.

Ekor di belakang begitu besar, tatapan mereka berempat layaknya penuh akan makna. Dua laki-laki dan dua perempuan, mereka memandang ke arah Rodney.

Keempat orang itu ialah Manusia setengah Serigala. Mereka adalah pendahulu atau dikenal Leluhur Desa Molan.

“Kelompok Klan tertentu?” Serigala1 mengerutkan keningnya, ia seolah-olah mengingat sesuatu dan menggelengkan kepalanya. Kemudian, ia memandang ke tiga rekannya.

“Apakah kamu ada ciri-ciri tertentu, Rodney?” tanya Serigala2, ia paling memahami beberapa Klan tertentu. Namun, klan tersebut sudah punah beberapa ribuan tahun lalu.

“Mereka memiliki rambut perak dan mata merah cerah. Hanya ciri-ciri ini saja yang di dapat, Leluhur.” Rodney berkata dengan tenang, akan tetapi ketika ia menyampaikan ciri-ciri tersebut. Keempat serigala putih seketika membeku.

“Rodney, bisakah kamu mengulangi ciri-ciri dari Klan itu?” tanya Serigala3 dengan nada penuh kegugupan. Entah apakah hatinya takut atau kesenangan tersembunyi.

Rodney sedikit terkejut dengan reaksi keempat serigala tersebut. Ia segera mengulangi informasi terkait ciri-ciri dari kelompok tersebut. “Mereka memiliki rambut putih dan mata merah cerah.”

Keempat serigala setengah manusia itu seketika tubuhnya bergetar hebat. Mereka saling memandang dan mengangguk bersama. Aura sebelumnya berarti benar adanya.

“Apakah hari ini akhirnya, Klan itu turun?” Serigala4 tidak bisa menahan dirinya untuk gemetar. Seluruh bulu-bulu putihnya berdiri tegak dan tubuhnya memanas.

“Rodney, jika mereka mencari keberadaan kita. Tunjukkan saja tempat kami berada.” Serigala1 segera memberikan perintah dengan nada tegas.

Rodney tertegun, ia menunduk dan berkata, “Segera dilaksanakan, Leluhur!”

Empat serigala setengah manusia itu segera berbalik dan memasuki patung serigala. Kemudian, patung itu mulai menutup dengan rapat.

Rodney sendiri memandang ke arah patung dan berbalik pergi dari makam. Hari ini entah mengapa, banyak kejutan bagi dirinya sendiri. Mulai dari kelompok misterius, kerajaan mencari leluhur Serigala Putih dan terakhir, empat leluhur yang terlihat takut atau senang dengan munculnya kelompok itu.

‘Aku harus segera memberitahu Sasha malam ini tentang kejadian barusan.’ Rodney berkata dalam hatinya, jelas ia tidak bisa menanggung beban sendirian. Ia perlu seseorang untuk diajak berbicara yang tak lain ialah Sasha.

***

Siang berlalu, Sore pun mulai menghilang dan sekarang langit gelap yang dipenuhi dengan jutaan bintang, di tambah dua bulan tengah menyinari kegelapan dunia.

Di Desa Molan, berbagai cahaya terang sudah menyala sebagai sumber pencahayaan bagi setiap orang. Jalanan desa ini juga ramai, meski malam hari menyapa.

Tepat jalan khusus, terdapat lima belas orang berpakaian pelindung besi yang begitu kokoh dan kuat. Salah satu dari orang-orang itu memakai pelindung besi yang berbeda warna sendiri.

Kelima belas orang ini menggunakan kuda dan melaju menuju ke kediaman Kepala Desa berada. Gerakan mereka cepat, seolah-olah tengah mengejar seorang pencuri.

Di sisi lain, kediaman kepala desa. Rodney selesai menceritakan keseluruhan kepada Sasha. Keduanya juga tutup mulut untuk tidak mengatakan kepada para prajurit kerajaan nantinya.

“Aku akan kembali ke penginapan.” Sasha berkata dengan nada sedikit khawatir. Rodney mengangguk, karena jika Sasha berada di dekatnya. Para prajurit akan mengancam dirinya dengan Sasha sebagai taruhan.

Rodney sendiri sudah tahu bagaimana kelicikan Kerajaan Fireland. Ia sendiri ingin melepaskan diri dari wilayah Kerajaan Fireland, akan tetapi tidak ada tempat untuk dirinya dan warganya pergi.

Sasha sendiri segera melangkah pergi dari kediaman kepala desa. Ia melangkah dengan cepat menuju ke arah penginapan berada.

Tepat saat Sasha tiba di penginapan, ia mendengar suara derap langkah kuda dari kejauhan. Sasha segera memandang ke arah kediaman kepala desa dan bergumam pelan. “Baik-baik, Sayang.”

Namun, saat ia selesai mengucapkan kalimat itu. Pandangan Sasha beralih ke arah atap. Ia segera terkejut karena berbagai sosok tengah melintas ke arah kediaman kepala desa.

Sasha linglung sesaat dan ia tahu bahwa hanya dirinya saja yang dapat melihat siluet hitam itu. Apalagi suara atap sama sekali tidak terdengar di telinganya. Hal ini jelas tindakan seorang Assasin.

Sasha seketika tersadar dan memandang ke arah lantai dua. Di sana ia dapat melihat aura gelap keluar dari jendela pelanggannya. Sasha tahu lokasi ruang tersebut.

“Jangan-jangan, mereka...”

To be Continued.

1
FANSNYA PARA AUTHOR (JEPARA)
sial, napa adegan selanjutnya harus berhenti nyampai sini...
apkh author emg sengaja /Cry//Angry/
di tunggu kelanjutannya,ekekeke
Toyib Sr.
mana nih thor
smile:•
berarti deket indonesia dong?!!
Saya@×͜×🐜🎸@TampAan
Chek juga novel ku ya/Scowl/
Saya@×͜×🐜🎸@TampAan
Chek Juga Novel ku ya/Scowl/
????
semangat✨
????
kapan lanjut?
????
cita-cita yang aneh🗿
Ghost_the_comments
................
.
.....
..........
.......
....... . . . .... ..... .... .
.........
.... ......
..........
..... ........ ....
.....
... ..... ..
.... .... ..
..... ........
Adam Iskandar
experience atau poin pengalaman
na han ken tut
mantap
Xean
gada update kah?
rws
mantan
rws: mantap
total 1 replies
Sei
b
Sei
shittt mennnnn
Sei
b
Sei
a
UNKNOWN
👍👉👈
T.L.S 01
hmm sayang sekali bukan komik kalo komik pasti laris ini dari prolog ya aja bagus
Fantasy_Master: sayangnya ga bisa gambar
total 1 replies
Frando Kanan
tahun 2893!? tahun yg skrg udh 2023....beda 870 tahun bah 😱
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!