Assalamualaikum
Hallo terimakasih sudah membaca karya pertamaku, mohon maaf bila ada tulisan yang masih kurang
Sarah Mariana Adriansyah
Yang biasa di panggil Ria. Berusia 21thn mahasiswa semester akhir, Ria adalah gadis cantik berasal dari keluarga terpandang hidupnya penuh dengan kemewahan. Ria termasuk anak yang cukup nakal dan bar-bar selalu pulang malam, Tapi Ria selalu menjaga kehormatan bagai seorang wanita.... Pada suatu hari, bertemu dengan lelaki yang membuatnya terpana.... Yang ternyata akan di jodohkan oleh orang tuanya.
Wahyu Hidayat
Yang biasa di panggil Wahyu, badan tinggi mempunyai wajah tampan dan kulit putih. Berusia 28thm lulusan terbaik di universitasnya... Namun keberuntungan belum berpihak pada nya. Wahyu sehari-hari membantu ibunya di toko. Pada suatu hari tidak sengaja bertemu dengan wanita yang membuatnya hampir jantung setiap hari.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jilbaza, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Resepsi
Wahyu dan Ria diberikan waktu istirahat, karena jam 13:00 akan dimulai Acara resepsi Wahyu dan Ria Di kamar pengantin.
"Sayang masyaallah kamu cantik banget mengenakan hijab."Ucap Wahyu memuji kecantikan sang istri. Ria yang mendengar itu tersipu malu.
"Iya Mas Ria sudah memutuskan untuk mengenakan hijab seterusnya."Ucap Ria. Wahyu Yang mendengar tersebut tersenyum bangga.
"Masyaallah sayang Mas bangga sama kamu, apapun itu Mas dukung asal itu baik untuk kamu sayang."Ucap Wahyu. menggenggam tangan Ria.
Sepasang pengantin yang baru saja akad nikah sedang beristirahat, karena jam 13:30 akan melaksanakan resepsi.
Jam sudah menunjukan pukul 11:30
"Sayang bangun, Sebentar lagi sholat Duhur."Ucap Wahyu membangunkan sang Istri. Ria perlahan membuka matanya. Di tatapnya sang suami tengah tersenyum padanya. Ria bergegas bangun lalu duduk dan bersandar.
"Ayo sayang kita wudhu dulu, habis itu kita sholat bareng. karena sebentar lagi MUA akan datang setelah sholat Duhur."Ucap Wahyu Ria hanya mengangguk lalu bangkit kekamar mandi untuk mengambil wudhu.
Setelah mengambil wudhu Ria menghampiri sang suami, yang sudah menggelar sajadah untuk mereka berdua. mereka berdua pun melaksanakan sholat berjamaah pertama dengan khusyuk. setelah melaksanakan Sgolqt Ria Mencium punggung tangan sang suami disusul Wahyu mencium kening sang istri.
Tok....Tok....Tok....
clekk.....
"ada apa Win?"Tanya wahyu setelah membuka pintu kamarnya.
"Maaf pak Mua nya sudah dateng, mereka menunggu di ruangan sebelah."Ucap Winda.
"Ow iya Win Terimakasih saya akan segera memberi tahu kepada Ria."Ucap Wahyu Winda pun mengangguk. Wahyu menghampiri sang istri yang sedang melipat mukena.
"Sayang Winda di luar menunggu kamu, untuk bersiap resepsi 1jm lagi."Ucap Wahyu Ria menyimpan mukena dan sejarah yang sudah di lipat di kasur.
"Iya Mas, Ria ke ruang makep up dulu ya."Ucap Ria berpamitan. setelah berpamitan Ria menghampiri benda yang menunggu di luar pintu kamar hotel Ria dan Wahyu.
"Maaf ya Wen, Kamu nunggu ya."Ucap Ria.
"Iya gak apa-apa Ria, Ayo kita ke ruang make up Mua nya sudah menunggu di ruangan sebelah."Ucap Winda Ria hanya mengangguk lalu berjalan bersama Winda ke ruang make up.
...----------------...
Ria dan Wahyu sudah bersiap dengan baju senada. Ria dan Wahyu berjalan di atas karpet. dengan senyum yang lebar dan Melambaikan tangan kepada seluruh tamu undangan kerabat dan saudara yang hadir. ditemani dengan sahabat dan keluarga yang mengiringi mereka berdua.
"Wah resepsi kali ini sangat memukau, senyum dari pengantin yang sedang berbahagia. Mari kita Tepuk tangan untuk mempelai pria dan wanita dari keluarga besar almarhum bapak adam beserta keluarga besar Adriansyah."Ucap MC seluruh tamu undangan bertepuk tangan dan bersorak bahagia.
"Akhirnya Ibu bos kita sudah menikah."Ucap Adrian menatap Ria dan Wahyu duduk di pelaminan.
"Iya bre, g nyangka aja dari Kevin sampe masa masa jomblo ibu bos."Timpal Angga. sedangkan Riko hanya mengangguk menyetujui ucapan mereka berdua.
Sedangkan Winda menikmati makanan yang ada di tempat sudah tersedia, Tak lama Vian menghampiri Winda.
"Kamu apa kabar."Tanya Vian duduk di sebelah Winda. Winda yang Asyik dengan makanan tersebut menoleh ke samping.
"Ngapain lu ke sini?"Tanya Winda datar.
"Win aku minta maaf sama kamu, aku akui aku salah sama kamu."Ucap Vian menetap Winda dalam.
"Udah itu sudah masa lalu. gue gak mau inget inget masalah itu lagi. jadi plis lu jangan muncul lagi di depan muka gue."Ucap Winda yang beranjak akan pergi. namun Vian menahan pergelangan tangan Winda.
"Win beri aku kesempatan untuk memperbaiki semuanya aku mohon."Vian memohon Dengan penuh penyesalan.
"Aku sudah memaafkan mu Vian. jadi tolong lepaskan tangan ku."Ucap Winda.
"Aku gak akan melepaskan mu win. bila perlu aku akan melamar mu secepat nya.."Ucap Vian langsung berdiri menghadap Winda. Winda menatap wajah Vian dengan terkejut.
"Jangan mimpi lu Vian."Ucap Winda menatap Vian tajam..
"Akan aku buktikan."Ucap Vian pergi berlalu meninggalkan Winda yang masih terkejut.
Tak jauh dari Winda Adrian melihat perdebatan adik angkat nya dengan kakak dari ibu bos. Adrian menggelengkan kepala melihat tingkah Winda dan Vian. mereka tidak bisa berdamai apa lagi Winda.
"Lihatlah Tingkah Winda dan Vian."Ucap Riko melihat Vian dan Winda berdebat.
"Baik untuk seluruh tamu undangan, Sebentar lagi akan menyaksikan pengantin kita melempar Bunga siapa yang dapat dialah yang akan. menyusul setelah Nona Ria dan Tuan Wahyu."Ucap MC semua tamu undangan saudara teman dan kerabat berkumpul di depan pelaminan untuk menangkap bunga yang akan dilempar oleh Wahyu dan Ria.
"Okye kita hitung sama-sama siapa yang akan mendapatkan pelemparan bunga dari sang pengantin... kita hitung sama-sama 3...2. 1.." hijab MC lagi Mandu Ria dan Wahyu bersiap untuk melempar bunga ketika dihitung bunga terjatuh kepada Vian dan Winda.
Semua orang yang melihat itu bersorak, Terlebih Ria karena sang sahabat juga kakaknya sangat kompak menangkap bunga tersebut. Winda yang menyadari tersebut memalingkan wajah nya kesal. sedangkan Vian hanya tersenyum penuh kemenangan.
Tamat........
tapi air mata tak akan dpt berhenti mengalir...
semangat
lu gue...aku kamu
mending kalo sedang nongkrong lu gue aja...
pas harus berada ditempat sopan...baru sopan bahasanya
semangat kak cleo
walupun kaga ada kekurangan dalam diri ria tapi kaga sombong 👍👍👍👍👍