NovelToon NovelToon
Mencintai Gadis Indigo

Mencintai Gadis Indigo

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Berondong / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:24.4k
Nilai: 5
Nama Author: La-Rayya

Kehidupan ala Barat ++


Bagaimana jadinya jika kau jatuh cinta pada seorang gadis yang bisa melihat masa depan?

Bertemu dengannya pertama kali langsung merubah hidup Ryuga. Ia begitu tertarik dengan penampilan Yumi, gadis yang sering membawa payung berwarna hitam kemanapun ia pergi meski hari terlihat begitu cerah.

Amanda Yumi, seorang gadis yang bisa melihat masa depan. Namun, ia sendiri tak bisa melihat masa depan akan berapa kali ia jatuh cinta. Termasuk dengan hadirnya cinta yang diberikan Ryuga Oliver kepadanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon La-Rayya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

28. Seseorang Dari Masa Lalu

Yumi menarik napas dalam dan mencoba untuk menenangkan dirinya sendiri.

'Aku seharusnya lebih tenang, aku harusnya berhenti berpikir tentang hal yang membuatku lebih stres dan aku harus mencoba untuk berpikir tentang sesuatu yang positif, sesuatu... seperti.... Ryuga.'

"Ah benar juga, aku masih tidak tahu cerita sesungguhnya yang terjadi tentang masalah Ryu di kampusnya tadi. Aku harus menyiapkan diriku sendiri untuk obrolan serius saat dia tiba nanti di sini." Ucap Yumi pada dirinya sendiri.

Yumi mulai melanjutkan pekerjaannya dengan dokumen yang dia punya sebelum dia dipanggil untuk pergi ke kampus tadi. Tiba-tiba dia mendengar telepon kantor yang berada di sisinya berbunyi.

Yumi tidak biasanya menerima panggilan dari telepon itu, terutama saat ini karena semua orang tua dari pasiennya lebih memilih untuk mengirim email kepadanya. Jadi Yumi menjawab telepon itu dengan perlahan.

"Halo ini aku, detektif yang kau minta untuk mencari keberadaan seseorang. Aku minta maaf jika aku butuh waktu yang sedikit lama. Tapi aku akhirnya menemukan orang yang kau cari. Tolong kirimkan aku alamat email mu, jadi aku bisa mengirimkan semua detail nya kepadamu."

"Terima kasih ini alamat email ku, ....."

"Tolong jangan terkejut dan tetap tenang dengan apapun yang akan kau lihat di file itu. Aku ikut berbelasungkawa padamu. Itu saja informasi dari ku, terima kasih..."

Kemudian pria itu menutup sambungan telepon.

(Kemungkinan untuk melihat berita buruk 100%)

Sesuatu terasa tidak benar bagi Yumi.

"Tidak, ini tidak mungkin terjadi."

Yumi terus menatap layar komputer dihadapannya itu.

"Bagaimana ini bisa terjadi? Bagaimana bisa aku tidak mengetahui semua itu sampai sekarang?"

Yumi terus saja menggelengkan kepalanya.

"Ini semua salahku karena menjadi pecundang dan tidak melihat lebih dulu kepada kemampuan yang aku miliki untuk melihat kemungkinan yang terjadi. Padahal semuanya begitu sederhana, andai aku melakukannya, maka aku bisa menyelesaikan semua masalah ini."

Yumi terus melihat semua file yang dikirimkan kepadanya dan saat dia melihat ke bawah, air matanya mulai jatuh berlinang.

Jantung Yumi berdegup dengan cepat. Telepon kembali berdering, dan saat Yumi menjawab, panggilan itu adalah dari penelpon yang sama beberapa saat yang lalu dan pria itu kembali berbicara kepada Yumi.

"Aku lupa untuk memberitahukan mu sesuatu yang penting tentang file yang aku kirimkan kepadamu lewat email. Aku berpikir akan lebih nyaman bagimu jika aku mengirimkan kepadamu secara langsung. Jadi kau bisa melihatnya dengan jelas. Aku sudah mengirim asisten ku untuk mengirimkan surat itu kepadamu, jadi kau hanya tinggal menunggunya sebentar lagi."

Saat detektif itu menutup sambungan telepon, Yumi mendengar seseorang mengetuk pintu ruangannya. Dan saat Yumi membukanya, itu adalah seorang pria yang sudah dikirimkan untuk mengirim sebuah surat padanya.

Pria itu memberikan sebuah amplop kecil kepada Yumi, amplop yang biasanya digunakan untuk mengirim surat. Pria itu lalu pergi setelah beberapa saat dan meninggalkan Yumi yang berdiri dalam diam dengan memegang amplop itu.

Yumi tidak ingin melihat isi amplop itu. Dia takut jika itu adalah sesuatu yang akan membuat hatinya terluka dengan apa yang dilihatnya. Tapi Yumi tidak punya pilihan lain selain untuk melihat dan membaca surat itu dengan perlahan.

Kertas yang keluar dari dalam amplop itu sebuah surat dengan tulisan tangan.

Sebuah tulisan tangan yang sangat familiar dan masih sama seperti yang diingat Yumi di masa dahulu.

Yumi mulai membaca surat itu dengan perlahan. Meski Yumi tahu bahwa itu hanya akan membuat luka di dalam hatinya yang yang baru saja dicoba untuk diperbaikinya sampai sekarang kembali terluka lagi.

********

Yumi jatuh berlutut ketika dia selesai membaca semua yang tertulis dalam isi surat itu.

'Bagaimana semua ini bisa terjadi kepadaku? Ini semua salahku. Semuanya kesalahanku.'

Kertas itu terjatuh ke lantai saat Yumi kehilangan kekuatan dalam genggaman tangannya saat memegang surat itu.

Yumi mematikan komputernya sebelum dia mulai berlari keluar dari kliniknya untuk pergi ke tempat yang disebutkan dalam surat itu. Dia seperti sudah kehilangan akal sehatnya.

(Kemungkinan untuk patah hati 97%)

Yumi tidak peduli lagi dengan angka-angka kemungkinan yang muncul dihadapannya itu. Semua yang dibutuhkan Yumi sekarang adalah untuk menjawab semua pertanyaan yang selama ini bersemayam hatinya.

'Aku benci ini, aku benci kemampuan yang aku punya ini. Andai saja aku bisa melupakan semuanya. Andai saja aku bisa merubah kemampuan ini untuk sesuatu yang lebih baik. Sesuatu yang bisa membuat semua tragedi yang terjadi dalam hidupku ini menghilang.'

Saat Yumi membuka pintu terakhir untuk dia bisa keluar dari dalam kliniknya, Ryu juga ada disana tengah membuka pintu untuk masuk ke dalam.

Mata mereka berdua bertemu, dan Yumi dapat melihat bahwa Ryu begitu terkejut untuk melihat Yumi yang seperti itu. Yumi pun langsung berjalan mendekat kearah Ryu dan berbicara dengan cepat sebelum dia berlari menjauh.

"Tolong jaga klinik untukku. Aku akan kembali sebentar lagi." Ucap Yumi.

Bersambung.....

Mohon sekiranya tinggalkan like, komen, vote atau hadiah ya.... 🙏🙏

Agar karya ini bisa terus berkembang...

Terima kasih.... 😊😊😊

1
Yani Cuhayanih
Apakah thor indigo juga seperti aku
blush.and.ochre
thor up lgi dan kurangin typo yaaa
saltsanddanmoothies
Jangan lupa makan thooooor! Habis itu ketik bab-bab baruuuu
BeijingBand
Kelanjutan cerita author itu kayak hujan ditengah kemarau thor.. alias ditunggu-tunggu!
Pai Konyol
Rasanya kaya terombang ambing bacanya! Aku bener-bener merasa seperti nyata!
El
lanjut 👍
El
lanjut Thor, ceritanya bagus mski klihatannya sdkit pmbaca sih 🤦🏻‍♀️ pkoknya smangat thor jgn smpai gantung ya critanya 👍
virshere ads
masyaAllah suka banget novelnya padahal udah lama ga baca novel,tiba2 mau baca ini ternyata seru banget
booksand peonies
lh kok smpe sini,,,??? thor mna lanjutanx,,,kok kgk ad juga hari updatex,,,?
infinite soul
Lha aku digantung窶ヲ aku tunggu next chapnya kak!
junemoment
Maaf ya thor kalau kita teriakin buat up bab terus pdhl author yg mikir.. soalnya emg aku nunggu bgt lanjutannya
Wajah Boneka
Ah, lanjutannya gimana nih? Aku udah kepo pake banget huhu
Diambil Oleh Anggur
yah mana sambungannya thor :( rasanya kaya putus sama doi
Zizi Suartini
Biasanya sebelum tidur aku baca-baca dulu cerita di NT dan cek-cek karya favoritku udah up belum‾ seneng deh Thor! Makasih karena udah berkarya‾
El
beh nakal jg ya Yumi 😁
El
meweek 😭
El
menjadi indigo itu ada baik ada juga buruknya
El
bagus ceritanya thor 👍
El
waaah, cerita baru lagi. sepertunya bakal seru. aku mampir thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!