Sekuel Istri Tomboy Sang Pangeran 1, jadi yang belum baca Istri Tomboy Sang Pangeran 1 baca dulu ya... penasaran yuk kepoin novel ini...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Its Zahra CHAN Gacha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab. 27 #Duo Angel beraksi
Umi Kulsum membawa Agni menuju keruangannya.
"Padahal kamu sudah berjanji sama ibu, tidak akan mengulangi kesalahan yang sama, tapi baru beberapa hari saja berlalu kamu sudah berulah lagi, sekarang kamu harus membersihkan toilet perempuan kelas dua belas, setelah itu latihan sholat!, awas jangan kabur lagi kaya kemarin!" hardik Umi Kulsum
Agni segera menuju toilet putri dan menyuruh anak buahnya untuk membersihkan toilet itu, sedangkan ia hanya berdiri di depan toilet saja.
"Keren kamu ya, seperti bos besar saja menyuruh orang lain menjadi jongos kamu!" ucap Umi Kulsum menjewer kupingnya
"Perhatikan semuanya!, jika ada yang berani membantu Agni membersihkan toilet ini maka Ibu akan menghukumnya dua kali lipat dari hukuman Agni, jadi sekarang kalian pergi dari sini!!" usir Umi Kulsum
Semua anak buah Agni segera berlarian meninggalkan toilet itu.
"Sial!!, kenapa guru baru ini semakin lama makin garang saja, lagian sudah didatengin sama papah juga masih saja galak padaku!" gerutu Agni
Gadis itu terpaksa membersihkan toilet rumahnya sendirian tanpa bantuan teman-temannya, setelah selesai membersihkan toilet ia segera menuju keruangan bu Kulsum untuk belajar sholat.
"Kalau masuk ruangan itu biasakan mengucap salam jangan asal nyelonong saja kaya maling!" cibir Umi Kulsum
"Iya bu," jawab Agni
"Cepat ulangi!" perintah Umi
Agni segera berlari meninggalkan ruangan itu dan mengetuk ulang pintu ruangan itu..
"waalaikum salam," ucap Agni
"Kamu gak pernah mengucapkan salam?" tanya Kulsum
Agni hanya mengangguk, membuat Umi Kulsum mengelus dada.
"Astaghfirullah!, lalu orang tua kamu itu ngajarin kamu apa aja selama ini?" tanya Kulsum
"Ibuku sudah tiada, sedangkan papah aku seorang mafia, jadi tidak pernah mengajari tentang agama, ayah aku cuma mengajarkan aku berkelahi saja agar aku bisa menggantikannya kelak," jawab Agni
"Kasian sekali kamu Agni, tapi tenang mulai saat ini ibu akan mengajari kamu sholat dan mengaji setiap pulang sekolah," sahut Kulsum
"Makasih bu," jawab Agni
************
Cassey melajukan motornya dengan kecepatan tinggi meninggalkan sekolahnya.
"Keren ka!, apa tiap hari kamu ngebut seperti ini?" tanya Nay
"Yoi, kamu suka ngebut juga!" tanya Cassey
"Yuhuu, biasanya aku suka minta Pandu untuk ngebut tapi dia selalu menolaknya, katanya dia takut aku kenapa-napa," cibir Nay
"Bagus dong, berarti Pandu care sama kamu, btw lo suka ya sama Pandu?" tanya Cassey
"Ya gitu dech, tapi aku gak tahu perasaan Pandu, habis diakan dingin kaya kulkas jadi susah ditebak, hari ini ngomong suka, besok beda lagi," keluh Naeswari
"Ngomong-ngomong, kamu mau gak bawa motor gantian, soalnya tangan aku sakit nih gara-gara dipencet si gembul tadi," keluh Cassey
"Ok sis," Nay segera turun ketika Cassey menghentikan motornya
"Are you ready!" teriak Naeswari
"Yoyoy!!" jawab Cassey
Naeswari segera melesatkan motornya dengan kecepatan tinggi menuju ke istana.
"Gak nyangka banget Nay lo itu ternyata bar-bar juga kaya gue , aku kirain lo itu orangnya lembut, kaya princess-princess lainnya," ucap Cassey
"Itukan kalau dirumah sis, buat pencitraan saja, yang tahu aku bar-bar itu cuma kamu, Pandu, Bagas dan juga kakek Danar, satu lagi Hermes," sahut Nay
"Dasar princess bar-bar, hihihi...." cibir Cassey
***Ciiitt!!!
Sebuah mobil menghadang laju motor mereka hingga terpaksa membuat Naeswari mengerem paksa motornya.
"Anj*r!!, bilang-bilang dong kalau mau ngerem, kan gak enak kalau gini," gerutu Cassey
"Noh gara-gara mobil sialan yang berhenti seenaknya sendiri!" cibir Naeswari
Kedua gadis itu segera turun dan menggedor kaca mobil yang menghadang motornya.
"Woiii!!, keluar lo!!" teriak Cassey
**Plok, plok, plok!!
"Pucuk dicinta ulampun tiba, akhirnya yang dinanti-nanti ketemu juga!" ucap Jaka Samudra yang menghampiri keduanya
"Jadi ini cewek yang sudah membuat putriku babak belur!" ucap Jaka Samudera menyeringai
"Emangnya putri Om siapa?" tanya Cassey
"Kamu pura-pura tidak mengenalnya, memangnya siapa lagi yang kau bantai disekolah kamu selain Agni putriku?" tanya Jaka Samudera
"Yah Om, cemen banget!, masa udah tua masih ikut campur urusan anak muda sih, harusnya Om tuh tinggal ibadah, gemukin badan Om biar gembul kaya Agni bukan kurus kering kaya gini!, sekalian tuh rambut gondrong rapikan!, biar tidak kena razia sama Bu Kulsum," ledek Cassey
"Cih!!, beraninya kamu menceramahiku anak kecil!!" hardik Jaka
"Oh iya bos, gadis yang satu itu adalah anak kandung dari Damar Langit yang menghajar bos kemarin," bisik anak buah Jama Samudera
"Bagus!!, sekali dayung dua tiga pulau terlampaui, belum bisa balas dendam kepada ayahnya, anaknya pun tak apa," ucap Jaka Samudera dengan senyum sinisnya
"Sekarang sikat kedua gadis ini!!" Jaka Samudra memberikan komando kepada anak buahnya
"Ayo Nay kita tunjukkan siapa kita sebenarnya!!" ucap Cassey bersiap-siap menghadapi serangan dari musuh-musuhnya
"Siap sister!!" sahut Nay memasang kuda-kuda
Karena anak buah Jaka Samudera berjumlah puluhan tentu saja membuat Nay dan Cassey kewalahan, apalagi tangan Cassey yang sedang cedera.
"Nay hubungi Om Rey, minta bantuan sama dia!" teriak Cassey
Nay segera berlindung di belakang Cassey dan menelpon Ryan.
"Om!!, cepat datang Nay dalam bahaya!!" ucap Nay langsung mematikan ponselnya
Nay juga tidak lupa menghubungi Tama untuk membantunya.
"Paman tolong Nay!!" ucapnya
Ryan segera melacak keberadaan Naeswari menggunakan GPS, ia segera melesatkan mobilnya meninggalkan istana.
Cassey tampak kelelahan sembari memegangi tangannya, sementara Nay berusaha melindungi sahabatnya itu.
***Ciiitt!!!
***Buuuggghh!!!
Ryan menabraki satu persatu anak buah Jaka Samudera hingga mereka berjatuhan di tanah.
"Dasar banci!!, beraninya mengkroyok anak kecil!!" teriak Ryan menghajar siapa saja yang berada didekatnya
Wajahnya yang mulai merah karena terbakar api kemarahan ketika melihat Cassey yang sudah kewalahan menghadapi pasukan Jaka Samudera membuatnya semakin beringas untuk menghabisi musuh-musuhnya. Tak berselang lama Tama datang dan membantu Ryan menghadapi anak buah Jaka Samudera.
Kini Giliran Ryan yang menghadapi Jaka Samudera. Lelaki Gondrong berbadan kurus itu menatap sinis kearah Ryan.
"Sepertinya mukamu itu familiar, aku pernah melihatmu lima belas tahun yang lalu," ucap Jaka Samudera sinis
"Jangan banyak bacot!!, maju lo!!" tantang Ryan yang segera melesatkan tendangan mautnya
Pertarungan sengitpun terjadi antara Ryan dan Jaka Samudera, sementara Nay membawa Cassey yang terluka menuju ke mobil Ryan.
"Kamu duduk disini saja, biar saja paman Tama dan Om Rey yang menghabisi anak buah Om Cungkring itu." ucap Nay merebahkan tubuhnya di jok mobil belakang.
"lo keren banget Nay, sedikitpun tak tersentuh oleh preman-preman itu," puji Cassey
"Kamu juga sister, aku suka gaya kamu berkelahi, kamu tetap memukau walaupun tanganmu sudah terluka, kamu bahkan mampu melindungi aku saat aku sedang menelpon Om Rey, dan Paman Tama, benar-benar terbaik!!" ucap Naeswari memberikan dua jempolnya untuk Cassey
"Bagaimana kalau kita buat geng duo Angel?" tanya Cassey
"Ok, siapa takut!!" jawab Nay senang
*******
"Sudah Rey, hentikan!!, kamu bisa membunuhnya!!" Tama mencoba menghalangi Ryan yang akan membunuh Jaka Samudera yang sudah tergeletak tak berdaya
"Orang seperti dia memang harus dimusnahkan dari dunia ini Tam-tam," ucap Rey kesal
"Sudahlah lagian kamu juga sudah mematahkan tangannya, lagian aku tidak mau kamu masuk penjara gara-gara membunuh orang, kasihan nanti istrimu, bukankah kalian baru punya baby," sahut Tama
"Kamu benar Tam-tam, thanks guys, ,muuaach!!" goda Ryan membuat Tama bergidik dan lari meninggalkan Ryan
Ryan hanya terkekeh melihat tingkah Tama.
tp kok mlh gk nyambung gini ya.
agak sedih kecewa😔😥
suka bget sama novel kk😘
info lanjutannya dong kaaa,, makasiii
wkwkwk
yakali cuman 25 dah berat?
gang gesrekk
😂😂😂😂