NovelToon NovelToon
Pembalasan Istri Yang Tersakiti

Pembalasan Istri Yang Tersakiti

Status: tamat
Genre:Romantis / Konflik Rumah Tangga-Pernikahan Angst / Berubah manjadi cantik / Tamat
Popularitas:17.7M
Nilai: 4.6
Nama Author: Kirana Pramudya

Saat suamimu merundungmu dan mengataimu hanya karena fisikmu yang berukuran XXL, bagaimanakah perasaanmu?

Kanaya Salsabilla, Penulis Novel Digital yang harus menerima kenyataan bahwa suaminya merundungnya, melakukan kekerasan verbal, hingga bermain api dengan mantan terindahnya di depan matanya.

Darren Jaya Wardhana, Direktur Pemasaran Jaya Corp yang merupakan pria mapan dan gagal move on dari cinta masa lalunya itu, justru memperlakukan Kanaya sebagai istrinya dengan buruk.

Di satu sisi, ada Bisma Adi Pradana, seorang Dokter yang membantu Kanaya dan terus memotivasi gadis itu untuk mengubah penampilannya.

"Tidak ada yang lebih menyakitkan selain hidup seatap dengan suami yang terang-terangan terjebak dengan mantan terindanya." Kanaya Salsabilla.

"Aku menolakmu. Menikahi Kalkun Jelek sepertimu, justru membuatku mendapatkan kutukan." Darren Jaya Wardhana.

"Teruslah berusaha, karena pintu selalu terbuka bagi mereka yang mau berusaha dan tidak menyerah." Bisma Adi Pr

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kirana Pramudya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Izin Menikah Lagi

Diam-diam Darren memasuki apartemennya, pemandangan yang dia lihat saat itu sungguh mengejutkan bagi pria yang baru saja pulang dari kediaman orang tuanya itu. Pemandangan di mana Sandra, mantan terindahnya dan selalu menjadi wanita yang dia cintai sedang beradu argumentasi dengan Kanaya, istri sahnya yang sama sekali tidak diharapkannya.

Samar-samar, Darren mendengar apa yang tengah dibicarakan oleh kedua kaum Hawa itu. Baginya mungkin ini akan menjadi saatnya untuk mengatakan keinginannya yang sempat juga diucapkannya kepada Papa Jaya dan Mama Sasmita. Pria itu berdiri tepat di samping Sandra, hingga kini dia berhadap-hadapan dengan Kanaya. Dengan mengumpulkan seluruh keberanian, akhirnya Darren berusaha membuka suaranya.

“Hei, dengarkan aku. Aku ingin berbicara kepadamu. Tolong dengarkan aku, karena aku tidak akan mengulanginya lagi.” ucap Darren dengan sorot matanya yang tajam kepada Kanaya.

Hawa dingin seketika menjalar dalam diri Kanaya, ini untuk pertama kali pria yang resmi menjadi suaminya itu tidak memanggilnya Kalkun. Seolah tercekat, Kanaya hanya mampu mengangkat wajahnya guna memandang pria yang kini berdiri di hadapannya itu.

Mulut Kanaya hanya terdiam, tetapi sorot mata Kanaya seolah berbicara, telinganya juga dibukanya dengan lebar-lebar untuk  mendengarkan apa yang akan disampaikan oleh Darren.

Hening. Ketiganya tidak ada yang saling berbicara. Sandra yang berdiri di samping Darren dengan tersenyum sinis dan memandang rendah pada Kanaya. Sementara Darren dan Kanaya saling pandang dengan maksud yang hanya diketahui oleh keduanya.

“Aku ingin menikahi Sandra secara resmi. Aku tidak akan berzinah di hadapanmu, karena aku akan melindunginya dari jeratan hukum pidana yang mungkin saja kamu layangkan. Aku meminta izinmu untuk membiarkan kami berdua menikah. Ini hanya sebagai pemberitahuan, karena untuk memutuskan apa yang menjadi masa depannya, sejatinya tidak membutuhkan izinmu.” ucap Darren dengan kesungguhan hatinya.

Bagaimana pun pria itu tahu, melakukan poligami harus dengan izin istri pertamanya. Karena itulah, dia berusaha mengutarakan keinginannya untuk menikah lagi kepada Kanaya, walaupun pada kenyataannya, dengan atau tanpa izin yang diberikan Kanaya, Darren akan tetap menikahi Sandra. Bukan pernikahan di bawah tangan, tetapi Darren juga ingin menikahi Sandra secara sah di mata agama dan negara.

Keinginan yang diucapkan Darren sudah tentu menyakiti hati dan perasaan Kanaya. Dunianya hancur seketika. Sebagai seorang wanita, baru dalam hitungan minggu dia menikah dengan Darren dan kini pria yang berdiri di hadapannya mengutarakan untuk bisa menikah kembali dengan mantan terindahnya.

Kedua bola mata Kanaya terasa berat rasanya, tetapi Kanaya menahan supaya air matanya tidak sampai jatuh. Beberapa hari yang lalu, dia baru saja tertolak menjadi seorang istri, dirundung oleh suaminya sendiri, dan kini kenyataan pahit harus kembali dia dengar saat suaminya berkeinginan untuk menikah kembali.

Tidak kesakitan yang lebih perih dan pahit selain apa yang dirasakan Kanaya saat ini. Bertemu dengan Darren, membuat Kanaya harus mau tidak mau melalui harinya yang kelam dan berselimut duka dan luka. Bahkan kenyataan terburuk pun, kini harus dia terima saat suaminya berkeinginan untuk menikah kembali.

“Aku hanya memberitahumu, karena jujur aku tidak mencintaimu. Kamu tahu bukan, bahwa wanita yang selam ini aku cintai hanyalah Sandra. Aku ingin bersatu dengannya. Keputusanku ini sudah final, aku juga memberitahukan keinginanku ini kepada Papa dan Mamaku.”

Sandra tersenyum lebar mendengar apa yang diucapkan oleh Darren, tidak lama lagi misinya untuk menjadi Nyonya Darren Jaya Wardhana akan terwujud. Walaupun hanya menjadi istri keduanya, tidak masalah bagi Sandra. Lagipula, Darren menjamin bahwa hanya dialah yang dicintainya.

“Ah … benarkah semua ini Babe? Kamu akan menikahiku? Benarkah yang barusan aku dengar.” ucap Sandra dengan begitu bahagia hingga tangan menutupi mulutnya lantaran dia begitu tidak percaya.

Darren tersenyum dan merangkul pinggang ramping milik Sandra. “Tentu saja Babe … tidak lama lagi, kita akan bersatu sebagai seorang suami dan istri.” ucapnya begitu gamblang dan terlihat begitu bahagia di hadapan Kanaya.

Sandra tertawa dan melirik tajam pada Kanaya. “Kupastikan, kamu tidak akan mendapat malu karena menjadikanku istrimu. Aku akan menjadi wanita yang paling tepat untuk berada di sini … di sampingmu.” ucap Sandra dengan penuh perasaan bangga dan bahagia yang begitu membuncah.

Sungguh, wanita itu seakan lupa dengan ucapannya tempo hari bahwa dia tidak ingin menjadi madu seorang Kanaya. Akan tetapi, sekarang justru dia sendirilah yang kegirangan saat Darren mengatakan akan segera menikahinya.

Darren mengangguk dan mencium kening Sandra. “Sudah pasti, hanya kamu yang layak untuk bersanding denganku.” ucapnya sembari melirik Kanaya yang berdiri mematung saat itu.

Setelah adegan mesra keduanya di hadapan Kanaya, lantas Kanaya memilih untuk masuk ke dalam kamarnya. Gadis itu menjatuhkan dirinya di atas tempat tidurnya. Dengan posisi tengkurap, dia melampiaskan semua rasa sakit, perih, di hina, dan dikhianati oleh suaminya sendiri. Berharap bantal-bantal yang ada saat ini, bisa meredam isakan tangisnya.

*Kamu begitu jahat Darren. Kamu melakukan semuanya seolah aku adalah wanita yang tidak berperasaan. Pertama, kamu merundungku karena bentuk fisikku yang seperti ini. Benar aku adalah gadis dengan size XXL yang tidak menarik. Akan tetapi kamu merundungku habis-habisan. Setelahnya kamu meninggalkan aku begitu saja saat pesta pernikahan kita baru saja usai. Aku hanya diam dan berusaha menerima. Bahkan saat di pagi hari kamu pulang dengan kissmark di lehermu, aku tetap menerima. Namun, beberapa hari lalu saat kamu menolakku sebagai Istrimu. Aku sadar diri, siapakah aku ini. *

*Sayangnya, diamku dan sikapku yang bertahan membuatmu semakin menginjak-injakku. Tidak ada sakit yang lebih perih, tidak ada luka yang lebih dalam saat mendapati suaminya akan menikahi wanita lain. Poligami ini benar-benar melukaiku. Aku terhina sebagai wanita, sebagai Istri, aku pun tidak dihargai. *

Dada Kanaya begitu sesak rasanya. Berulang kali pun dia menangis, tetapi kesesakan yang dia alami tidak berkurang. Justru semakin menjadi-jadi. Berulang kali dia membungkam mulutnya sendiri, justru semakin sakit yang dia rasakan.

*Kamu benar-benar kejam, Darren… *

*Kamu pria bastard yang kutemui di dunia ini. Andai aku bisa memilih, aku akan tidak akan menolong Papa Jaya beberapa tahun yang lalu. Hari ini justru menjadi tonggak berlangsungnya hari-hari kelam penuh kesesakan sekarang ini. *

*Untuk berapa lama lagi air mataku berderai ya Tuhan? Untuk berapa lama aku selalu terhina? Mungkinkah semua ini sudah cukup ya Tuhan … kasihanilah aku, lihatlah betapa remuk dan hancurnya hatiku. Dinikahi seorang pria tanpa cinta benar-benar mendatangkan petaka. Dinikahi pria tanpa cinta hanya membuatku berderai air mata. *

*Aku ingin lari … aku ingin pergi … ke mana harus kubalut luka yang tergores begitu dalam di dalam hati ini. *

1
Ran Tea
Luar biasa
esther
Kanaya kok kayak tsk ingat sama org tua angkat nya yg begitu syg sama dia pd hal jd dir keuangan di peeusahaan org tua angkt sadat kanaya ‘
esther
Kayana tdk usah terlalu menuntut sdh bersyukur dapat suami yg baik dr spesialis kok berlebihan seksli ‘
Casudin Udin
Luar biasa
v_cupid
😉
Puriah
anakku juga lancar bicaranya 3tahunan
Fily Barasi
Luar biasa
Hera Edrina
haddeh.badan gede apa gunanya??

tubruk aja itu laki laki..hingga terjungkal
Zahra Rika
lg gndut nya jg cantik lho
Zahra Rika
ak mendukung mu nay
y_res
perceraian emang dibenci Allah tapi dibolehkan jika mudharatx lebih banyak,,,
Nurhana
ya salah jg orang tua nya Daren klu ga cinta kenapa masih di paksa nikah itu nama nya ego nya orang tua lagian jg Kanaya kenapa mau aja di jodohin kesel jg baca novel ini
Yus Warkop
sakitkatkan? nikmatilah
Yus Warkop
iya yah kadang orang itu kalau lagi susah atau menemui kesulitan selslu merasa bahwa dia paling susah pdahal kadang udate sttus mersa paling teraniaya pdhal kalo kita lihat ke bawah banyak yg lebih menderita dari kita sungguh kita harus banyak"pandai bersyukur.

terimakasih thor atas ilmunya aku yg hanya tinggal baca novel dngan gratis , kadang suka ngeluh kalau nunggu lama up
Yus Warkop
kabar s daren gimna
Yus Warkop
semangat
Yus Warkop
rasain daren
Yus Warkop
naudzubillah khimindzalik zinah daren
Yus Warkop
rasain daren
Yus Warkop
bersyukur mertua baik adik ipar baik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!