NovelToon NovelToon
Hot Daddy Dan Gadis Polosnya

Hot Daddy Dan Gadis Polosnya

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:419.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: Almira nur habibah

Himalaya namaku. Aku hanyalah gadis kecil yang di pungut di jalanan oleh pemuda yang umurnya terpaut sepuluh tahun dariku, dan sekarang umurku dua puluh dua tahun. Entah perasaan ku saja atau orang lain juga menyadarinya jika Daddy mencintaiku lebih dari seorang Daddy pada gadis yang ia rawat sejak sepuluh tahun yang lalu.

Dan yang lebih parahnya aku nurut banget sama Daddy, apa salah jika aku patuh pada dia?

Afzal Ezra Permadani, pesonamu membangkitkan naf..su Daddy, Hima. Maukah kamu menerima Daddy apa adanya yang seperti ini?

yuk simak kisahnya

karya mengandung 21+ ya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Almira nur habibah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 28

Like nya jangan lupa ya 🥰🥰

Aku merasa Daddy berubah, apa cuma perasaanku saja?

"Tapi.. daddy tidak bermaksud begitu sayang Daddy cuma"

Lidah Ezra begitu keluh, mau bicara apa lagi. Ternyata istrinya sangat sensitif sekali,

"Jika tidak, kenapa Daddy mengekang ku selama ini Daddy ?"

Ezra melotot.

"Kamu berpikir Daddy begitu sayang? sungguh Daddy tidak mau kehilangan kamu dan anak kita sayang."

Daddy mulai protes dan tidak terima, tapi perlakuan Daddy sudah cukup selama ini. Semenjak aku tinggal disampingnya aku tidak ada hak bebas sedikit pun darinya, aku juga manusia biasa dan butuh kebebasan tidak hanya kekang an saja.

"Tapi Daddy," aku tak jadi protes.

Jika aku protes pasti Daddy akan marah ke aku, aku tau semua apa yang aku lakukan akan salah jika Daddy punya keinginan.

"Sini." Ia menyuruhku untuk mendekatinya.

Aku segera iyakan, aku tidak mau di anggap lemah sebab aku sedang berbadan dua. Tapi.. setidaknya ia tidak menyentuhku kali ini, maaf ya sayang kamu belum bisa bertemu dengan Daddy kamu.

Bukannya mama tidak mau mempertemukan kalian, tapi gara-gara ulah Daddy kamu beberapa hari yang lalu hampir saja membuat kamu hilang dari hidup mama.

Mama tidak sanggup jika harus kehilangan kamu sayang, tolong.. temani mama sampai nanti-nanti ya. Aku sentuh perlahan perutku, sungguh sangat aneh ada makhluk kecil yang tumbuh di dalamnya, rasanya senang dan bahagia sebentar lagi aku akan menjadi seorang ibu.

Tok

Tok

Tok

"Masuk."

Ternyata Aan yang datang, aku hanya diam sambil ku tatap membawa apa dia dan ternyata sedang membawa berkas-berkas dari kantor.

"Pak bos ini berkas-berkas yang harus segera bapak tanda tangani,"

Aan gerogi sekali, haduh.. pasti kena semprot lagi.

'Haduh.. pak bos, cepat tanda tangannya. Aku sepertinya mau di terkam lagi, ups.. bukan di terkam tapi mau di kirimkan ke negara tanpa penduduk, mana mungkin aku bisa hidup tanpa gadis-gadis muda di sekeliling ku. Jomblo sejati sepertiku hampa tanpa cinta.'

Himalaya terdiam, harus apa sekarang. Diam membatu seperti ikan batu di lautan atau kucing di kandang, atau ikan berta jantan dewasa yang di letakkan di dalam botol-botol. Diam.. saja di tempat itu, kan boring diam terus maunya bergerak dan bebas kali.

"Terimakasih pak bos, saya permisi dulu pak." Aan pergi secepat kilat.

Setelah Aan menutup pintu secara perlahan, aku memanggil-manggil Daddy tapi percuma saja, panggilanku tidak di hiraukan sama sekali.

"Daddy.. Daddy.."

"Hem.. ada apa sayang?" ia menatapku tapi tetap saja fokus pada ponselnya sambil tersenyum-senyum.

"Tadi katanya menyuruh Hima duduk di sini dekat dengan Daddy, terus.. tuh kenapa asik main ponsel sendiri?" tunjuk ku pada benda pipih.

Daddy segera menyimpan ponselnya ke dalam saku celana, aneh tidak seperti biasanya Daddy begini menyimpan ponselnya.

"Sayang.. Daddy punya berita bagus sayang." Daddy memegang kedua pundak sambil menatapku dengan mata berbinar-binar bahagia.

Ada apa ya dengan daddy? aku penasaran apa selanjutnya perkataan Daddy.

"Apa Daddy ?" tanyaku juga penasaran apa yang membuat ia sebahagia ini.

"Teman Daddy sewaktu kuliah dulu mau pulang ke Indonesia sayang!" jawabnya terus saja menyunggingkan senyum.

Teman Daddy sewaktu kuliah, laki-laki atau perempuan temannya?

"Daddy jika Hima boleh tau laki-laki atau perempuan temannya Daddy ?"

Kalau aku gak tanya bisa penasaran aku, tidur tidak nyenyak makan tidak kenyang mandi tidak bersih bahkan bersin saja cuma ha.. tanpa cing.

"Perempuan sayang, tapi kamu jangan hawatir oke. Cinta dan sayangnya Daddy hanya milikmu yang lain tidak ada ruang lebih di dalam hati daddy!"

Aku mengangguk saja, selebihnya aku bimbang dan gelisah. Ponsel Daddy berdering lagi dan itu membuatku curiga, hati seorang wanita memang selalu peka di tambah lagi aku sedang berbadan dua. Aku berusaha mengendalikan emosiku dan juga egoku agar aku sendiri juga nyaman melakukan aktifitas yang sehat .

"Sebentar ya sayang, dia mau curhat nih."

Ucap Daddy dengan menutup ponselnya dengan telapak tangan agar wanita yang berada di telpon itu tidak dengar jika daddy memanggilku dengan sebutan sayang.

"Daddy." Ucapku lirih percuma jika aku panggil pasti akan menyuruh diam jangan berisik.

Suamiku yang belum genap satu bulan ini sudah mulai mengabaikan aku dan mengekang ku dalam hidupnya tapi dia sendiri bebas kemanapun ia pergi tanpa bisa aku cegah lagi, apakah nasibku seperti wanita di luaran sana saat suami punya segalanya aku di buang layaknya sampah.

Ku putuskan keluar dari kamar, rasanya aku tidak sanggup tapi aku berjalan mendekati Daddy saja aku ingin tau apa percakapan mereka.

📞 "Enggak lah, aku masih sama ko seperti yang dulu. Baik dan peduli pada siapapun itu tanpa terkecuali."

📞 "Kalau begitu bantu aku dong,"

wanita di balik telpon itu kenapa manja sekali sih dengan Daddy, bahkan Daddy terus saja menyunggingkan senyum. Apa gara-gara aku hamil dan tubuhku berubah sedikit demi sedikit ?

Lebih baik aku pergi dari tempat ini, aku akan pulang jika wanita itu pulang dan Daddy menjemputnya.

"Daddy." Panggilku langsung mendapatkan isyarat agar aku diam.

"Baik dad jika Daddy maunya begini," ucapku lirih.

Jika di ceritakan bagaimana perasaanku sekarang, sungguh sakitnya luar biasa. Dia mengabaikan aku dan tidak memperdulikan aku, apa aku salah meminta hak itu pada suamiku yang selalu sibuk? sepertinya tidak salah aku meminta itu dari Daddy.

Ketika makan malam.

Aku memilih diam saja dan naf..su makan ku berkurang yang biasanya lahap aku tidak berselera lagi.

"Sayang, kenapa makanannya tidak di makan. Apa tidak enak?"

"Iya!" jawabku cuek.

Aku marah dan ngambek pada daddy tapi sepertinya mata hati Daddy sudah di tutupi oleh pesona teman lamanya itu.

"Sini Daddy suapi" Ezra menyuapi istrinya dengan telaten.

Himalaya hanya membuka mulut, mengunyah, menelan saja. Rasanya hampa suapan kali ini sampai nasi yang berada di piring habis.

"Kamu kenapa sayang?"

Daddy menempelkan dahinya pada dahiku sambil menatapku lekat-lekat.

"Apa dia wanita yang sangat penting untuk Daddy?"

Ezra mengerutkan dahinya sambil mengacak-acak rambut Himalaya.

"Istri kecilku cemburu ya? tenang saja sayang meski dia teman lama Daddy, Daddy tidak akan menyakiti kamu sayang. Oh.. ya sayang dia akan pulang besok dan Aan yang akan menjemputnya."

Ucapan Daddy ini beneran atau tidak.

"Siapa yang cemburu sih dad, aku hanya hawatir anakku lahir tanpa Daddy dan membuatku kesusahan mencari Daddy baru yang mau menerima ku dan juga anakku, jangan membuatku kesusahan mencari papa baru untuk anak kita,"

"APA??"

Nah terkejut kan, makannya jangan cari gara-gara sama bumil. Daddy pikir bumil tidak punya siasat apa untuk membuat si pembuat bayi mati kutu.

Up telat, semoga masih banyak yang setia dengan karya emak, Terimakasih banyak ya sudah mampir dan mendukung karya ini 🥰🥰

1
Ltfh
lanjuttt
Ltfh
jadi asisten yang penurut yaa aan biar dapat bonus banyak dari daddy...lanjutttt
Ltfh
awal ceritanya gimana kok langsung gitu ..
Lisa Halik
macam bingung thor..hihihi
Niputu Dianlestari
Luar biasa
YunaD
rasanya kurang
Mamik Mulyono
👍👍 lanjutkan
1234
polos bgt si hima🤣 padahal dah dewasa pun. tapi gpp lah namanya juga cerita novel, dan aku suka sama alurnya
Asmainiati Pelis
himanya yg tegas lah sama Ezra,jgn mau2 aja dipegang pegang
COLECTOR COGAN🤩😂: betul, tapi sesuai judul ya kak biar gak melenceng dari tema. Terimakasih banyak kka 🥰
total 1 replies
Asmainiati Pelis
bingung aq membacanya
Lisa Halik: sama kita mbak
total 2 replies
Gisel Gisel
lanjut thor
COLECTOR COGAN🤩😂: terimakasih banyak atas dukungannya kakak, mampir lagi yuk kak ke karya baru aku 🥰
total 1 replies
Delmina M
Lanjutkan...mantap.
𝓜𝓲𝓼𝓼 𝓙 ❥➻📴🌼
siap thor aq tunggu karya barumu 👍👍👍👍jgn lupa infonya klo udh meluncur 👍👍
COLECTOR COGAN🤩😂: sudah up kak, mampir lagi ya 🥰🥰
total 1 replies
Dewi Bening
jangan ada poligami thooorr
COLECTOR COGAN🤩😂: siap kka, mampir lagi yuk kak ke karya baru aku
total 1 replies
Yanti Kana
lanjut terus
COLECTOR COGAN🤩😂: mampir lagi yuk kak ke karya baru aku di jamin seru, terimakasih banyak kka sudah mampir 🥰
total 1 replies
Yanti Kana
lanjut terus
𝓜𝓲𝓼𝓼 𝓙 ❥➻📴🌼
thor cm ksh saran aja, selipin konflik tp yg ringan aja biar ga tllu monoton 🤭hidup tanpa konflik rsanya hambar
COLECTOR COGAN🤩😂: bener banget, terimakasih banyak kka
total 1 replies
nurfaidalasabuda. nurfaidalasabuda
next kilat
Mamad Cici
next
Toya Lina
semangat malam kk Author ❤️❤️❤️.
bagus Hima,kecil2 cabe setan tunjukan kemampuan mu. jangan ada pelakor di antara kita. bocil di lawan
COLECTOR COGAN🤩😂: betul banget kka, tebas semua pelakor dengan kecerdikan
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!