NovelToon NovelToon
Ibu Susu Sang CEO

Ibu Susu Sang CEO

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Penyelamat / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:2.1k
Nilai: 5
Nama Author: Fitria callista

Violet adalah gadis desa yang diusir oleh pacar setelah melahirkan bayinya, dia yang Luntang lantung dijalan tepaksa menjadi ibu susu seorang CEO tampan yang mendapatkan kutukan. Ternyata CEO itu adalah paman dari mantan pacar.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fitria callista, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21.

Saat masuk ke dalam ruang komite sekolah, Violet tercengang kala melihat Yohan duduk dijajaran para orang berpakaian berjas rapi nan mahal.

Yohan yang ditatap dari kejauhan juga menoleh dan membuat Yohan Violet saling tatap.

Violet menatap Yohan dengan tatapan bertanya- tanya.

Sementara Yohan sendiri mengalihkan pandangannya ke arah Romeo.

Di ruang rapat SMA Taruna, suasana tegang terasa menyelimuti.

Yohan, yang ternyata seorang CEO muda yang menyamar sebagai siswa, berdiri gagah dengan aura berwibawa.

Penampilannya kali ini berbeda dari biasanya, tampak lebih formal dengan setelan jas hitam yang tajam.

Di seberangnya, Romeo, yang juga pemilik saham terbesar sekolah yang juga memancarkan aura yang menyeramkan tak kalah dari Yohan.

"Jadi, kalian semua sudah mendengar," suara Yohan bergema di ruangan, menghentikan bisik-bisik yang sempat terdengar.

"Sekarang, aku juga memiliki saham besar di sekolah ini yang aku ambil dari Romeo. Aku tidak akan membiarkan Violet, pacarku, diperlakukan tidak adil lagi," tegasnya, memainkan nada suaranya agar terdengar mengancam namun beradab.

Semua orang yang ada didalam ruang rapat terkejut, karena selain terkenal akan kepintarannya, Yohan adalah seorang sosok yang tampan bahkan pewaris tunggal keluarga Draken yang memiliki kekayaan berabad-abad dikota ini.

Semua orang tahu tentang fakta Violet yang pernah hamil dan melahirkan bayi milik Felix.

Bahkan semua orang juga didalam ruang rapat itu tahu, latar belakang keluarga Violet yang miskin dan berasal dari desa.

Tapi kenapa? Yohan yang sangat tampan, berkuasa dan kaya bisa menyukai gadis seperti Violet.

Pertanyaan itu mengganjal dalam diri semua orang yang ada didalam ruang rapat termasuk juga dengan Romeo.

Romeo mencoba menenangkan diri, matanya melirik ke arah Violet yang duduk di sudut ruangan.

Violet, yang sejak awal hanya menjadi pendengar, kini merasa semua mata tertuju padanya.

Jantungnya berdebar, tidak menyangka bahwa Yohan akan melakukan tindakan seberani ini demi melindunginya.

Pipinya memerah, rasa terharu dan cemas bercampur menjadi satu.

Ketegangan meningkat ketika Romeo akhirnya berdiri, menatap Yohan dengan tatapan yang sulit diartikan.

"Baiklah, Yohan. Jika itu yang kau inginkan, kita akan lihat bagaimana kelanjutan sekolah ini di bawah pengawasanmu," ujarnya dengan nada yang mencoba terdengar tenang.

Yohan hanya mengangguk singkat, kepercayaan dirinya tidak goyah.

Anita yang berada di kejauhan juga tak kalah bingung, kala Romeo menyerahkan kekuasaan yang sebelumnya dipegang keluarga Handoyo kepada keluarga Draken.

Sementara itu, Violet masih terpaku di kursinya, batinnya berkecamuk.

Selang 2 jam berlalu.

Rapat pun akhirnya selesai, menyisakan Yohan, Romeo dan juga Violet.

"Terimakasih banyak atas perhatian dari Tuan Romeo, mau menjaga pacarku secara sukarela," kata Yohan yang sarat akan sindiran yang juga penuh makna.

"Memangnya kalian berdua memang beneran pacaran?" tanya Romeo, sebelum Yohan atau pun Violet bisa menjawab pertanyaan yang Romeo berikan, Romeo sudah menjawab pertanyaannya sendiri.

"Pasti hanya pura-pura kan. Aku itu tahu, jika Tuan muda Yohan yang pintar dan sudah lulus kuliah S3 dengan jalur khusus sengaja bersekolah disini untuk mendekati Violet, tapi faktanya Violet memang tidak pernah memiliki rasa apapun padamu bukan?"

Romeo teringat akan keponakannya Felix yang membuat Violet hamil, bahkan rumornya selama ini baik Violet maupun Felix adalah pasangan Favorit di sekolah.

Romeo dengan wajah cuek ingin menarik tangan Violet, membawa gadis itu kembali belajar ke ruangan khusus bersama dengan Anita.

Tapi Yohan dengan tatapan tajam dan dingin menatap Romeo, bahkan menjauhkan tangan Romeo dari tangan Violet.

Merasa aksinya digagalkan oleh Yohan, Romeo pun menoleh dan menatap Yohan dengan tatapan tak kalah tajam.

"Ada apa?" tanya Romeo dengan aura yang dingin dan mematikan.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!