Dua kali menikah dengan pria dari keluarga yang sama, freya sasmita tak menyangka cinta dan takdirnya akan menikah dua kali. yang lebih membuatnya tak percaya adalah pernikahanya yang biasa disebut turun ranjang.
ya, istilah untuk pernikahan yang dilakukan dengan menikahi kakak/adik dari pasangan kita.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Putri_uncu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Persiapan dan acara
"mi, ini sudah zaman apa masih percaya aja mitos!" freya tak terima saat dilarang bertemu dan ponselnya disita karena arka terus menelfonnya
"mami ngga ngerti yang jelas kamu hari ini manjain diri, perawatan apa lah sana biar rileks karena besok kamu harus tampil sempurna" sasmita yang menyita ponsel freya demi kebaikannya.
Selain dikhawatirkan jika terus berkomunikasi dengan arka dan keduanya bisa bertengkar, freya juga susah untuk dilarang soal pekerjaan dan kali ini tidak ada tawar menawar lagi
Sasmita ingin ini pernikahan anaknya yang terakhir dan tidak salah menemukan jodohnya
"baiklah, ayo mila!" freya punya ide, dengan mila masih bisa bekerja sambilan dan tentu saja berkabar dengan arka yang kondisinya masih belum pulih
Andai saja bisa ditunda, justru arka yang tak mau jika semua yang sudah direncanakan dibatalkan atau diundur
arka ingin segera menikahi wanita yang sudah lama ingin dimiliki, tak ada kata mundur lagi
"mila kamu juga besok akan sibuk, jadi kamu sekarang ikut freya ponselmu ditinggal. Ini ponsel yang bisa kalian gunakan hari ini" sasmita dan acha yang merancakana untuk memberikan ponsel baru tanpa nomer kontak. Hanya keluarga freya saja yang ada didalamnya
"ayo mil, makin stres nanti kita!" freya menarik tangan asistennya " tunggu anakmu lahir ya dek, kakak buat perhitungan!"
Freya tau ini pasti ulah adiknya, tapi freya tak bisa berbuat banyak. Pasti semua juga untuk kebaikannya
pergi berdua dengan asistennya dan diantarkan supir yang sudah diberikan rute, tanpa bisa belok karena harus share location sepajang perjalanannya
"nikmati saja bu, kapan coba terakhir ibu manjakan diri sendiri" mila ingin bosnya juga memikirkan dirinya
"kamu benar mil, jadi mari bersenang-senang hari ini sebelum jadi istri orang" freya akan menikmati hari ini
Tak hanya dirinya tapi asistennya juga butuh istirahat dan memanjakan diri
***********
"kita sambut pengantin kita!"
"beri tepuk tangan yang meriah!"
Arka dan freya memberikan sambutan untuk tamu. Lalu duduk dipelaminan
Malam resepsi pernikahan arka dan freya yang diadakan di luar kota.
Pagi tadi pernikahan arka dan freya dilakukan di KUA, setelahnya langsung berangkat ke luar kota untuk acara resepsi sesuai keinginan freya
Sekalian untuk berbulan madu, tamu udangan ada lima ratus mulai dari keluarga dan rekan-rekan bisnis juga beberapa teman.
Freya menolak mengundang mantan suaminya meski sekaranf menjadi adik iparnya, alasannya adalah karena istrinya sangat cemburu dengan freya
Dan kedua freya juga tak ingin acara bahagianya nantinya rusak karena hal yang tak diiinginkan
pemandu acara sedang membacakan susunan acara dan juga meminta para tamu duduk dan menikmati hidangan yang tersedia
"kamu kenapa mas?" freya melihat arka agak pucat
"kita ke kamar aja kalau sakit!" freya cemas, dua hari yang lalu suaminya kecelakaan. Mungkin saja masih sangat sakit tapi ditahan
"mau ngapain masih sore ke kamar? Kamu udah ngga sabar dek?" arka memang merasakan sakit tapi acaranya bahagianya tak akan disia-siakannya. Apalagi malam ini adalah malam yang paling dinantikan seumur hidupnya
Menikahi wanita yang sangat dicintainya.
plak
Tangan freya memukul lengan arka "kamu beneran pucat, awas aja pingsan aku seret ya" freya sudah senang malam ini arka janji akan memberikan waktu untuk tidak melakukan hal-hal yang ekstrem bagi freya
Alasan utamanya adalah takut, kedua memang karena kasihan arka masih harus istirahat
"makin cantik istriku kalau lagi marah!" arka mencubit pipi freya. Andai saja tak ada orang lain ingin langsung menggigitnya karena gemas
"sabar bapak pengantin ini masih sore!"
Ucap pemandu acara , sorot camera menuju pada pengantin yang sedang beradegan mesra tanpa sadar
semua mata kini tertuju pada layar besar yang menampilkan pengantin wanita yang tampak malu-malu
Ada yang memuji kecantikan dan keserasian pengantin. Ada pula yang menggunjing karena ini bukan pernikahan pertama bagi freya dan menganggapnya berlebihan
acara kembali dengan hiburan dari beberapa artis ternama, dan juga acara pembagian hadiah yang disiapkan diluar souvenir.
Acara tidak terlalu besar tapi mewah dan elegan.
"evelin, mas ada evelin" freya senang karena bayi mungil yang sudah tumbuh besar berusia lima tahun itu kini tinggal diluar negeri bersama ibu dan ayah barunya
Dulu ibu evelin tak suka pada freya, kini sikapnya sudah lebih baik dan mengizinkan evelin dekat dengan freya lagi bahwa bela-belain datang langsung dari luar negeri
Demi menghadiri pernikahan om dan juga ibu susu evelin
Acara berjalan lancar, semua keluarga puas dengan persiapan yang mepet dan penuh drama tapi arka dan freya pun lega tak ada yang mengecewakan
Semua berjalan sesuai keinginan. Para tamu disediakan kamar khusus masinf-masing untuk menginap semalam
"mas aku duluan ke kamar ya?" freya izin pada arka
"ada tamu teman mas yang datang telat. Masih bisa tunggu sebentar ga sayang?" arka menggenggam tangan freya dan tak mau lepas
Freya ingat dulu setelah menikah dengan aksa, dirinya dibiarkan pergi dulu ke kamar dan aksa asik dengan teman-temannya
"kenapa? Kalau capek mas antar dulu nanti mas balik lagi" arka melihat freya melamun
"engga mas, bisa kok tunggu tadi hanya lupa taruh ponsel" freya terpaksa berbohong
"ada sama mas dek, ini mau main ponsel?" arka menawarkan pada freya tapi menggeleng
"engga, nanti aja!" freya menolak
"mami sama papi duluan ya sayang" pamit sasmita bersama suaminya, juga mantan besan yang kini jadi besannya lagi
Freya mengangguk " aku sebentar lagi"
Arka tak melepaskan sama sekali tangan freya meski sibuk ngobrol dengan temannya yang telat datang
"mau makan sayang?" arka tak melihat istrinya makan sejak sore
Freya menggelengkan kepalanya," kenyang mas"
Awal bertemu arka adalah saat freya terjatuh dan arka yang membantunya, serta memberikan obat meski dengan wajah ketus dan ucapan kasar tapi ternyat itu membekas dihati freya
Hanya saja freya benar-benar baru menyadari saat ini, jika jantungnya berdebar hebat karena arka