NovelToon NovelToon
Call Me Wiway

Call Me Wiway

Status: tamat
Genre:Horor / Romantis / Komedi / Balas Dendam / Cinta Beda Dunia / Hantu / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:497.9k
Nilai: 5
Nama Author: Its Zahra CHAN Gacha

Bagaimana jadinya jika sesosok hantu jatuh cinta pada manusia. Wiway seorang hantu patah hati yang diselingkuhi pasangannya jatuh hati dengan seorang playboy.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Its Zahra CHAN Gacha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 28. Apa maumu

*Bruuugghh!!

"Tolong aku Za!" ucapnya terbata-bata, Ia melambaikan tangannya kearah pemuda itu.

*Tap, tap, tap!!

"Wiway!!" Ezza segera berlari menghampiri gadis itu.

Ada apa denganku, kenapa tubuhku mulai menghilang.

Wiway begitu terkejut ketika menyadari tubuhnya perlahan menghilang.

Ezza menghentikan langkahnya dan terdiam ketika melihat Wiway perlahan menghilang, pemuda itu mengulurkan tangannya berharap bisa meraih lengan gadis itu, namun sayangnya Wiway kemudian menghilang dari pandangannya.

"Wiway, dimana kamu!" serunya sembari terus mencari gadis itu.

Ia berlari mencari keberadaan Wiway.

"Apa kau memutuskan untuk kembali?" ucap Aby keluar dari kliniknya.

"Semoga saja kau tidak berubah pikiran," imbuhnya tersenyum kecut melihat Ezza.

"Jangan pergi Wi, jangan tinggalin gue!!" seru Ezza gusar.

"Wiway!!" Teriaknya terus memanggil nama gadis itu

*Wuussshh!!

"Aku kembali," ucap Wiway memeriksakan anggota tubuhnya yang kembali utuh.

"Wiway," Ezza segera berlari menghampiri gadis itu dan memeluknya erat.

"Jangan pergi lagi, jangan tinggalkan aku," bisiknya sembari mengusap lembut rambutnya.

Wiway tersenyum bahagia mendapatkan perlakuan lembut Ezza.

"Apa kau baik-baik saja?" tanya Ezza melepaskan pelukannya

"Hmmm," jawab Wiway menyunggingkan senyumnya

"Syukurlah," ucap Ezza lega

"Aku baik-baik saja karena dirimu,"

"Aku??"

"Hmmm, karena kau begitu mengkhawatirkan aku, itulah yang membawaku kembali," sahut Wiway

"Aku senang kau kembali lagi Wi. Kau tahu betapa paniknya aku saat melihat mu menghilang?" ucap Ezza membuat Wiway kembali memeluknya.

"Unncch Ezza, jangan bikin aku semakin melayang,"

Ezza berusaha melepaskan pelukannya ketika melihat orang-orang memerhatikan keduanya.

"Sebentar lagi, aku masih trauma jadi perlu pelukanmu untuk menghilangkan trauma itu," ucap Wiway tak mau melepaskan pelukannya.

"Sampai kapan?" tanya Ezza

"Bentar lagi,"

"Apa sudah cukup," ucap Ezza

"Belum, nah seperti itu. Hanya perlu mengusap rambutku seperti itu agar aku merasa nyaman," ucapnya lirih.

"Dasar modus," gerutu Aby menatap sinis kearah keduanya.

************

"Ezza!" sapa Berlin menghampirinya

"Ada apa lagi?" tanya Ezza sinis

"Aku ingin bicara empat mata denganmu bisakan,"

Ezza kemudian mengikuti wanita itu menuju taman kampus.

"Aku tahu kau pasti marah padaku karena beberapa hari ini aku dekat dengan kak Arya. Asal kau tahu aku melakukan semua itu untukmu. Aku sengaja mendekatinya untuk mengetahui mencari tahu tugas-tugas apa saja yang akan diberikan Mr. Saragih di kelas kamu, secara dia itu kan asdosnya pasti tahulah rencana pembelajaran beliau. Dan aku sudah berhasil mendapatkannya," ucap Berlin memberikan beberapa makalah padanya.

"Semuanya sudah aku kerjakan dan kau tinggal menyalinnya saja," imbuhnya sumringah

"Apa kau meremehkan aku?"

"Bukan begitu Za, aku cuma gak mau kau bergantung pada orang lain." sahut Berlin

"Ku kira kau berbeda dengan yang lain ternyata sama aja Be,"

"Makalah itu, aku tahu bukan kamu yang mengerjakannya. Aku mengenalmu lebih dari siapapun dan aku tahu kemampuan mu Za. Aku yakin gadis itu yang membantumu, dan aku tidak suka itu. Aku tidak suka kau bergantung pada orang lain selain aku, karena aku lebih tahu dirimu daripada orang lain." ucap Berlin

"Lupakan Wiway, kembalilah padaku," Imbuhnya.

"Aku yakin kamu masih mencintai ku bukan, dan hanya aku satu-satunya wanita yang kau cintai. Begitupun diriku, aku hanya mencintai dirimu. Jadi aku harap kita akan selalu bersama sampai pernikahan," ucap Berlin memegang erat jemari Ezza.

**********

Sepulang kuliah Ezza segera menuju ke sebuah mall untuk mencari sesuatu.

Ezza berhenti di sebuah toko perhiasan dan membeli sebuah cincin couple.

"Aku yakin Berlin pasti suka," ucap pemuda sumringah.

Ezza kemudian melajukan sepeda motornya menuju ke rumah Berlin.

Dua puluh menit kemudian ia sudah tiba di depan rumah gadis itu. Setelah merapikan penampilannya iapun bergegas menuju pintu masuk rumah Berlin.

"Bagaimana, apa kamu berhasil?"

"Tentu saja, aku tahu Ezza sangat mempercayai ku, jadi apapun yang aku katakan ia pasti mendengarnya. Baginya aku adalah satu-satunya wanita yang ia cintai, meskipun ia suka gonta-ganti pasangan sebenarnya itu hanya luapan emosinya karena ia tidak bisa mendapatkan cintaku. Jadi aku yakin dia akan meninggalkan Wiway dan memilih ku," ucap Berlin bersemangat

"Tidak salah aku memilih mu, Be." ucap lelaki itu kemudian memeluk Berlin.

Ezza termangu menatap keduanya dari kejauhan, lelaki itu segera membalikkan badannya dan berjalan meninggalkan rumah Berlin.

"Aku tidak menyangka ternyata kau mempermainkan perasaanku demi lelaki lain," ucapnya gusar.

*Braakkk!!

"Ezza!!" seru Wiway berlari menyambutnya.

"Kamu kusut sekali, pasti kamu lelah ya," imbuhnya menggandeng lelaki itu.

"Sekarang duduk dulu, biar aku ambilkan minuman segar untukmu," Wiway segera menuju ke dapur dan kembali membawa segelas air dingin.

"Thanks Wi," ucap Ezza segera meneguk minumannya.

"Gimana rasanya?" tanya Wiway

"Seger kaya ada manis-manisnya gitu," jawab Ezza membuat Wiway terkekeh mendengarnya.

"Tentu saja apalagi kalau minumnya di temenin aku makin manis itu,"

"Kenapa kok gak ketawa, garing ya?" tanya Wiway

"Gak kok, kamu lucu seperti biasanya." sahut Ezza menatapnya lekat.

"Pasti ada sesuatu denganmu, katakan padaku apa yang terjadi?" selidik Wiway

"Gak papa Wi, aku cuma capek aja,"

"Kalau gitu istirahat saja. Aku juga tidak akan keluar kamar sampai adzan Isya kok, jadi jangan khawatir,"

"Ok," Ezza kemudian bergegas masuk menuju kamarnya.

************

Pagi itu Wiway terlihat cantik memakai baju kebesarannya. Meskipun tanpa make up gadis itu tetap mempesona siapapun yang melihatnya.

"Kamu mau kemana Wi pagi-pagi gini?" tanya Ezza

"Biasalah, gawe di klinik Aby," jawab Wiway

"Hati-hati, jangan genit sama Aby. Awas kalau aku lihat kalian mesra-mesraan seperti kemarin," ucap Ezza ketus

"Iya sayang, adek setia kok orangnya," sahut Wiway mengedipkan matanya

"Dasar genit,"

"Papay Ezza!" seru gadis itu melambaikan tangannya

Karena tidak ada jadwal kuliah Ezza menghabiskan waktunya di rumah saja.

"Lama-lama BT juga di rumah. Lebih baik nengokin Wiway ah, kali aja tuh Wewe Gombal lagi di godain tuh dukun," Ezza segera melesatkan motornya menuju klinik Aby.

Sementara itu di klinik Aby, seorang lelaki berdiri di ruang tunggu menunggu kedatangan Wiway.

"Siang Wiway?" sapa seorang lelaki menghampiri gadis itu.

"Arya, ada apa datang ke sini?" tanya Wiway

"Aku ingin mengajakmu makan siang, apa kau keberatan?" tanya lelaki itu

"Oh, kebetulan sekali. Kuylah!" sahut gadis itu kemudian mengikutinya.

"Wah Wiway beruntung banget ya, banyak lelaki tampan yang tergila-gila padanya," ucap karyawan Aby

"Hooh, apa dia pakai susuk ya, sehingga para cogan menempel padanya," sahut yang lain

"Kalau dia pakai susuk Mas Aby pasti gak bakalan menyukainya. Wiway itu cantik alami dan aku harus cari tahu apa rahasianya,"

"Bener tuh,"

"Siang semuanya?" sapa Aby membuat keduanya langsung berhenti bergosip.

"Siang Mas Aby,"

"Btw Wiway kemana?" tanya lelaki itu

"Keluar tadi bareng cowok, katanya sih mau makan siang,"

"Oh begitu, kalau begitu makan siang ini buat kalian saja," jawab Aby kemudian masuk ke ruang kerjanya.

"Wah pasti dia kecewa sekali,"

"Hooh,"

Ezza, apa benar dia tulus mencintaimu Wi.

**********

"Kamu mau makan apa Wi?" tanya Arya

"Samain aja sama kamu," jawabnya singkat

"Ok,"

"Kenapa juga motor pakai mogok di sini!" keluh Ezza segera turun dari motornya.

"Mana ada bengkel dekat sini, sial!"

Ezza kemudian mengambil ponselnya dan menghubungi seseorang.

"Sambil menunggu montirnya datang, lebih baik gue ngadem di dalam dulu," Ezza segera masuk ke sebuah restoran.

"Bukannya itu Wiway, dan lelaki itu...Arya!. Kenapa dia bersama Wiway bukan Berlin."

1
Rey_chi
hampir semua novel thor aku baca..dan semua nya bikin ngakan olus bengek thor..aku samoe pake 2 akun baca semua judul novel outhor..love² sekebon toge thor
Haickoka
ye....babang lingga is coming
FiaNasa
kok sudah tamat padahal critanya ngegantung,,apakah itu wiway beneran ya🤔🤔
FiaNasa
ujian bara bikin kepala atas bawah cenat cenut 🤣🤣🤣
FiaNasa
ini yg aq rindukan,walaupun darurat nyawa dah diujung tombak,,masih bisa²nya mereka ngebanyol bikin ngakak,, 🤣🤣 dasar trio somplak dr dulu masih aja sama 🤣🤣🤣
FiaNasa
ah si barra ada² saja,,🤣
FiaNasa
dr sekian bab baru komen nih,,makasih ya author udah mengobati kerinduanku sama mereka,barra,,Rangga,,Gilang,,pokoknya lope lope deh😊😊😊🤭
FiaNasa
ya elaaahhh....asisten Mak Erot lagi🤣🤣🤣
adesri
semangat kk makin seru ceritanya
adesri
bagus kak aku suka setiap karyamu
Shella Saelani
😅😅🙈
istrinya_kimseokjin
wahhh ada lingga nih..
Nur Azizah
oke keren ini
Furi Wijayanti Wijayanti
lah itu wiway bukan
Aqiyu
bisa jadi matinya karena disengaja sama mertua lucknut
Aqiyu
ya ampun Fatiman mantan asustant nya mak Erot😁
Aqiyu
wow.....
Lubna Aysha
gak mau nerima tp jg gak mau nglepas hahaha egoiss babang eza mah ih
Lubna Aysha
sedihnyaa... :(
Lubna Aysha
ih eza pedes bngt ngomngnya, kasian wiway
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!