Senandung Arunika, mahasiswi Fakultas Hukum usia 22 tahun, yang bercita-cita menjadi seorang Advokat, tanpa disangka harus menikah dengan Dosennya sendiri.
Apakah yang akan terjadi, bagaimana kah kisahnya ?
Tetap ikuti cerita " Dosenku Suamiku" yaa..
Follow Ig : @author.ayuni
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayuni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 27
" Terimakasih sudah mengikuti KKN ini dengan baik, semoga kalian semua mendapatkan hasil yang memuaskan, selamat jalan, hati-hati dan sampai jumpa.. terimakasih atas perhatiannya, wabilahitaufik wal hidayah wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh " Pidato pembubaran kelompok KKN oleh pembimbing lahan, setelah itu seleluruh mahasiswa kembali ke kamar masing-masing untuk mengambil tas dan perlengkapan lainnya untuk dibawa pulang, banyak mobil jemputan dan carteran untuk menjemput para mahasiswa, sahabat Arunika, Salsa sudah dijemput oleh abang nya dan monic ikut bersama teman yang lain, tinggal Arunika menunggu jemputan dari Aksa yang katanya akan dijemput oleh Gerry.
Arunika belum tahu Gerry itu yang mana ia hanya duduk dekat pohon mangga karena kebetulan ada tempat duduk yang terbuat dari semen biasa digunakan mahasiswa untuk mengerjakan tugas atau hanya untuk melihat pemandangan yang diiringi angin sepoi-sepoi, saat Arunika sedang menunggu Gerry, Rehan menghampiri Arunika, Rehan berniat untuk mengajak pulang Arunika bersama.
" Nika, kamu belum dijemput ? " tanya Rehan
" Belum Rey, masih nunggu " jawab Nika
" Ikut bareng aku aja yu.. daripada nunggu lama " ajak Rehan
" mmhh engga Rey, makasih, aku nunggu aja paling sebentar lagi juga dateng "
" Yakin sebentar lagi, saya khawatir teman-teman yang lain sudah pulang " Rehan keukeuh
" Ga usah Rey makasih, aku mau nunggu aja " Arunika mulai kesal, karena Rehan keukeuh mau mengajak pulang bersama, di sudut jalan ada sepasang mata yang memperhatikan ke arah Arunika dan Rehan, yaitu Gerry, Gerry sudah sampai Wisma tempat Arunika menginap, namun saat turun dari mobil ia melihat Arunika sedang bersama Rehan.
" Siapa laki-laki itu, dekat sekali dengan Mba Arunika, apa saya laporkan pada Pak Aksa ya, atau saya pantau dulu saja, siapa tahu hanya teman " Gumam Aksa dalam hati, ia lalu berjalan ke arah Arunika duduk.
" Ehem.. permisi dengan Mba Arunika ? " Tanya Gerry
" Iya saya, siapa ya ? Arunika tanya balik
" Saya Gerry diperintahkan Pak aksa untuk menjemput Mba " Gerry menjelaskan
" Oh ya, ayo Pak saya sudah nunggu daritadi "
" Mohon maaf menunggu lama ya Mba " Gerry sambil mengangkat koper Arunika
" Engga apa-apa kok, oia Rey aku duluan ya "
" Oh iya Nik, hati-hati " Rehan menjawab lalu Arunika berlalu disusul oleh Gerry
Disaat kepergian Arunika Rehan merasa bingung, ia masih bertanya-tanya dalam hati " Apa tadi aku ga salah denger ya, yang menjemput Arunika tadi diperintahkan oleh Pak Aksa, Pak Aksa mana ya, apa Pak Aksa dosen kampus, lalu apa hubungannya Arunika dan Pak Aksa, apakah Arunika adik nya Pak Aksa atau .. ah sudahlah kaya nya untuk mendekati Arunika saingan nya begitu berat " Rehan terus saja bergumam dalam hati tidak lama ia pun berlalu dari wisma untuk pulang.
Ternyata Felly dan Susan pun selalu memperhatikan gerak gerik Arunika selama KKN dan tadi pun saat Arunika di hampiri oleh Rehan dan Gerry, Felly dan Susan selalu memperhatikan.
" San liat tuh si Nika, di samperin si Rehan gebetan kamu " Felly ke Susan
" Mana ? wah bener-bener ya Si Arunika ini, awas aja gebetan aku juga dia embat " Susan terlihat Kesal
" Eh tar dulu itu siapa lagi yang dateng, Cogan ( Cowo Ganteng ) lagi, jangan-jangan emang Si Arunika ini simpanan om om yaa San, coba deh sekarang dia dijemput sama orang yang bentukan nya rapih berjas gitu, tuh kan dia pergi sama laki-laki itu San, tenang berarti Rehan bukan selera nya Arunika, hahaha " Felly tertawa namun Susan masih terlihat kesal
" Bakal jadi gosip hangat nih dikampus " lalu Felly berbisik ke telinga Susan
" San, #&$@&&&@&&$**"*;# ......... oke kan " Felly dan Susan merencanakan sesuatu, tidak lama mereka pun berlalu pulang.
...****************...
Dalam perjalanan tidak ada percakapan antara Arunika dan Gerry, Gerry hanya menanyakan alamat Rumah Arunika. Terdengar ponsel Gerry berdering, terlihat dari layar ponsel Aksa menelepon
" ***halo pak Aksa "
" Ger, dimana kamu, apa sudah menjemput Arunika " tanya Aksa
" Sudah Pak, ini saya sedang bersama Mba Arunika " Jawab Gerry
" Oke, setelah mengantarkannya ke rumah, kamu segera kembali ke perusahaan dan nanti sore jemput saya di bandara"
" Baik Pak Aksa "
" Oke terimakasih Ger "
" Sama-sama Pak*** "
Setelah Gerry menutup telepon dari Aksa, Arunika bertanya kepada Gerry.
" Pak, Pak Aksa itu sibuk sekali ya " tanya Arunika
" Hmm iya betul Mba, apalagi semenjak menjadi dosen " jawab Gerry
" Oh ya, Pak Aksa bekerja di perusahaan Ayah nya " tanya Arunika penasaran
" Dulu iya Mba, tapi sekarang itu perusahaan Pak Aksa sendiri " jawab Gerry
" oh, Pa Gerry sudah lama bekerja dengan Pak Aksa ? " sambung Arunika
" Sudah lama Mba, semenjak Pak Aksa masih bekerja di perusahaan Orangtua nya " Aksa menjawab sambil tersenyum
" Oh ya.. " Arunika pun sekarang tahu sedikit informasi mengenai Aksa selain menjadi dosen ia juga seorang CEO di perusahaan nya, Arunika baru tahu hal ini dari Gerry barusan, cukup tahu bagi Arunika status calon suaminya itu.
15 menit kemudian Arunika sampai di rumah, ia turun dari mobil, lalu Gerry menurunkan koper dan beberapa barang Arunika, Gerry pamit, Arunika masuk kedalam rumah sudah disambut kedua orangtuanya.