NovelToon NovelToon
Istri Tak Dianggap Tuan Satya

Istri Tak Dianggap Tuan Satya

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi
Popularitas:12.7M
Nilai: 5
Nama Author: Enni Chaka

Satya Hadian Biantara adalah seorang pengusaha muda yang boleh dibilang sukses dalam karir karena diusianya yang masih 27 tahun dia sudah menjadi seorang presdir disebuah perusahaan raksasa yang memiliki banyak cabang dimana mana, tapi kesuksesan karirnya sangat kontras dengan perjalanan rumah tangganya yang sudah memasuki tahun ke2.

Sitti Rubi Alya Pramana yang kemudian dipertemukan secara tidak sengaja dengan satya disebuah club malam dikota M.

Satya yang tidak tau sudah dijebak sama rekan bisnisnya akhirnya melewati malam bersama ruby disebuah apartemen ternama dikota itu. Satya baru sadar saat membuka mata paginya dan melihat keadaan dirinya yang sudah tidak memakai sehelai benangpun.

Bagaimana kelanjutan kisah selanjutnya? Apa yang akan dilakukan Satya terhadap ruby sementara dia sangat mencintai istrinya Rania.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Enni Chaka, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kembalinya Rania

Saat Ruby kembali ke apartemen,ternyata Lila dan Rendra belum datang,ia pun berniat akan memasak ayam goreng tepung kesukaan Rendra.Setelah ia berkutat dengan tepung didapur,akhirnya jadi juga ayam gorengnya,ia lalu menata makanan diatas meja makan sambil menunggu kepulangan Rendra.Benar saja,tidak lama saat ia duduk bersantai sambil nonton drakor,bel pintupun berbunyi.Ruby langsung berdiri membukanya.

"Rendra sayang,bunda kangen banget",ucap Ruby saat melihat benar Rendra yang datang bersama Lila.Ia menciumi Rendra yang masih berdiri didepan pintu,seolah mengerti dengan perasaan bundanya,ia pun membalas erat pelukan bundanya.

"Rendra kog lama banget,Rendra gak kangen sama bunda?",tanyanya lagi sambil menuntun tangan Rendra masuk kedalam,Rendra hanya senyum-senyum saja.

"Gimana perjalanannya Lil,Rendra gak bikin repot kan?",tanyanya beralih pada Lila.

"Gak kog non,mas Rendra enak banget dibawa-bawa,dia gak banyak maunya,penurut juga",sahut Lila.

"Syukurlah Lil kalau gitu,oya aku udah masak,kita makan sama-sama yuk",ajaknya pada Lila.

"Sayang,bunda bikin ayam goreng tepung kesukaan Rendra loh",Ruby memberi sepotong ayam goreng tepung pada Rendra setelah mendudukkan Rendra dimeja makan.Rendra makan dengan sangat lahap.

Setelah makan siang,Ruby membawa Rendra masuk kekamarnya,ia menidurkan Rendra bersamanya siang ini,ia sangat rindu memeluk anaknya,ia kembali teringat dengan kakak Rendra,

"Bagaimana kabarnya sekarang,apa dia baik-baik saja,bunda rindu Nendra",Ruby bergumam sendiri,tidak terasa air matanya kembali jatuh.Ia tidak pernah menyangka takdirnya akan seperti ini,ia dulunya hanya gadis biasa yang berniat membina rumah tangga sampai ke Jannah_Nya tapi siapa yang bisa menduga ternyata ditengah jalan ia harus berhenti dan kemudian berbelok kearah jalan yang penuh kerikil tajam.Ruby pun akhirnya tertidur setelah lelah menangisi nasibnya.Ia terbangun saat mendengar suara langkah kaki mendekati tempat tidurnya,

"Mas Satya sudah pulang?",tanyanya saat tau siapa yang datang mendekatinya.

"Iya,aku pulang cepat lagi hari ini,Rendra sudah lama datang?",tanyanya memelankan suara agar tidak membangunkan Rendra.

"Iya mas,dia pulang siang tadi",

"Mas kog pulang cepat terus,apa kerjaan mas gak terganggu?",

"Gak kog,aku bisa lanjut kerja disini",

"Besok Rania sudah pulang,ia memajukan kepulangannya karena sahabatnya ingin segera balik",lanjutnya terlihat kurang bersemangat,Ruby pun merasa ada sedikit kesedihan didasar hatinya karena saat Rania pulang itu berarti Satya hanya akan mengunjunginya sesekali saja,sama saat sebelum Rania pergi.Ia tidak berkata apa-apa lagi sampai ia berjalan kearah kamar mandi untuk mengambil air wudhu.

Malam itu mereka lewati dengan bercengkerama diapartemen,Satya mengajak Rendra bermain diruang tamu sambil memperhatikan Ruby yang sedang asyik menonton drakor bersama Lila.Saat malam makin larut mereka pun masuk ke kamar masing-masing untuk beristirahat.

"By,maafin aku yah kalau besok-besok aku tidak sering lagi kemari,Bagas akan mengurus semua kebutuhanmu disini,kamu telfon dia saja kalau butuh sesuatu",Satya kembali memeluk Ruby sambil mengelus-elus perutnya.

"Iya aku mengerti mas",Ada rasa yang teramat perih dalam hatinya yang membuat air matanya lolos begitu saja,tapi Satya tidak melihatnya karena ia membelakangi Satya.

"Aku janji By,secepatnya aku akan mengatakan ini pada Rania,aku akan memberikanmu juga pengakuan didepan hukum",ucapnya lagi membuat Ruby menahan nafas sesaknya.

"Apa iya harus senang mendengar kata Satya,sementara disana ada wanita yang sedang menunggu rasa sakit saat tau suaminya ternyata sudah menikah lagi dan akan punya anak dari wanita lain,kenapa ia harus terjebak dalam keadaan yang menyiksa seperti ini",kata Ruby pada dirinya sendiri.

Keduanya malam itu tidur dalam fikiran dan perasaan mereka masing-masing,perasaan yang selalu ingin Ruby hindari karena tidak ingin menyakiti hati sesama wanita,cukuplah ia yang rumah tangganya hancur karena wanita yang tidak berperasaan.

***

KEESOKAN HARINYA

"Honey,aku tiba dikota M hari ini mungkin agak sorean dikit,bisa kan dari kantor kamu langsung jemput aku?",tanya Rania saat menelfon Satya.

"Iya honey,aku usahakan nyampe bandara sebelum kamu datang",

"Makasih honey,love you,ummuahhhh",masih dengan suara manja khas Rania yang membuat Satya luluh selama ini.

Sore itu pun mobil Satya terlihat membelah jalanan kota M menuju bandara,seperti yang ja janjikan pada Rania.Diperjalanan ia menekan nomor telfon Ruby pada tombol handphonenya,setelah empat kali berdering terdengar suara dari seberang,

"Assalamualaikum mas",

"Waalaikumsalam,kamu lagi ngapain By?,

"Aku baru aja abis bikin puding coklat mas",

"Kog gak pesen aja via gofood,nanti kamu kecapean",

"Gak kog mas,aku seneng bikinnya,dibantuin sama Lila juga kog,kamu lagi dimana mas?",

"Aku lagi dijalan By,mau...",belum sempat Satya menyelesaikan kata-katanya,sudah dipotong sama Ruby,

"Mau jemput mba Rania yah,yah udah mas hati-hati dijalan,assalamualaikum",Ruby buru-buru menutup telfonnya,ia tidak tau harus bicara apalagi pada Satya.Ia kembali melamun dimeja makan,puding coklat yang baru saja ia letakkan tidak jadi dimakannya.Laki-laki yang semalam masih memeluknya ditempat tidur yang sama,sebentar malam akan kembalj memeluk wanita pertamanya ditempat tidur berbeda.Kesalahan apa yang sudah ia lakukan dimasa lalu sampai harus melewati takdir seperti ini.

Tidak lama setelah Satya menunggu diruang khusus bandara untuknya,Raniapun datang memasuki ruangan itu.

"Aku kangen banget sama kamu honey,untung saja Aya mau cepet-cepet pulang,aku juga gak terlalu betah disana,tempatnya sangat sunyi,gak bisa ngapa-ngapain",Rania bergelayut manja dileher Satya,Satya hanya tersenyum mendengar kata-kata Rania,dalam hatinya berkata Rania beda sekali dengan Ruby yang lebih senang tinggal didesa yang sunyi dibanding dikota besar seperti kota M.

"Aku juga kangen sama kamu honey",Satya memeluk Rania tapi ia merasa pelukannya kali ini berbeda dengan saat ia memeluk Ruby.

"Ada apa dengan diriku,kenapa saat aku memeluk Rania,malah Ruby yang muncul dikepalaku",ucapnya pada diri sendiri.

"Honey,kita mampir dulu direstoran favorit aku yah sebelum pulang,aku pengen banget makan beefsteak.

"Oke honey,habis itu kita kesupermarket yah,bagaimana kalau besok pagi kamu masakin aku cumi goreng kecap",Satya ingat Ruby tidak jadi memasak untuknya malam itu padahal mereka sudah belanja bahan-bahannya.

"Aku tidak pintar masak honey,kita minta bi ijah saja yah yang masak",jawab Rania sedikit memajukan bibir bawahnya.

"Tapi aku pengen makan masakan kamu honey,kamu bisa minta ajar sama bi ijah",kata Satya lagi,membuat Rania mengerutkan kening,

"Iya deh nanti aku belajar tapi jangan besok yah,besok aku sudah janji sama Aya mau nemenin kesalon,

"Yah udah kalau gitu,gak papa kog",Satya tersenyum kearah Rania tapi dalam hati ia merasa sedikit kecewa.

Mereka pun keluar dari ruangan itu menuju parkiran mobil setelah Rania puas memeluk Satya.Satya melajukan mobilnya kerumah Rania,sepanjang jalan Rania terus saja memeluk lengan kiri Satya membuat Satya agak kesulitan menyetir tapi ia tidak mau mengecewakan Rania dengan menyuruhnya melepas pelukannya sampai keduanya tiba dirumah.

😍🤩Sebelum urus baby author sempetin up dulu yah,apalah daya author tiga anak yang pengen up banyak-banyak,tetap sabar yah,stay tungguin up-up selanjutnya,jangan lupa like dan vote🤗

1
Agatha cute📴
mampir ya Thor....
itu aku
yang salah jelas dari awal si Ruby,dah tau orang mabok malah diikutin sampai masuk ke apartemen orang.akhirnya yg harusnya ga terjadi,malah terjadi
sarinah najwa
kasian dokter nata,, ruby gak peka😔
sarinah najwa
gmn dengan pekerjaan Ruby yh..🤔 ASN kn gak bisa ambil cuti lama kecuali melahirkan.. atau sudah keluar dari pekerjaannya kh🤔
Capricorns Grels
alah ending nya udah ketebak pasti menyesal, memaafkan dan balik lgi kan gitu terus setiap novel pokoknya intinya yg menyakitinyg menang
senja indah
ini kumaha ya ampun...g di terusin
Rini Fernawati
ceritanya keren,tapi sayang ngga sampai tuntas😭😭😭
Sekar Anggraini Indrawati
bagus thors, silahkan lanjut
Eka Wati
Bagus Ceritanya tp sdh 1 tahun gak up lagi,, apa pindah lapak lain... Kak?
Lina Chelsea
kapan up nya mommy udh lama ak nggu
Elok Rozikin
di tunggu kisah doktr nata semangat
E ika Kurnia
👍
Dedek Afrida
next
Dedek Afrida
up
Xyylva Xyylva
kak ada kelanjutan kisah dr ana dana dr nata...penasaran dengan jalan cerita mereka
perjuangan ✅
di sini peran nya Ruby egois hanya mementingkan dirinya dan orang terdekat satya, yaitu Rania,TDK pernah bepikir dgn adanya anak dan mertua dan nenek dari Satya,,
Ocih Waabun
lanjut ceritanya bagus
Yeni Eyen
lanjut
N⃟ʲᵃᵃ࿐DHE-DHE"OFF🎤🎧
bawa kabur aja dok ruby nya,,, biar satya kalang kabut
N⃟ʲᵃᵃ࿐DHE-DHE"OFF🎤🎧
aku mampir kak,,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!