NovelToon NovelToon
Talak Tiga (Cinta Indah)

Talak Tiga (Cinta Indah)

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Tamat
Popularitas:4.7M
Nilai: 5
Nama Author: IPAK MUNTHE

Kisah seorang wanita yang di sia-siakan oleh lelaki yang paling di cintai nya.

"Tega sekali kamu Andra, aku sudah berkorban banyak sekali untuk mu, aku meninggalkan Ayah dan Ibu ku demi kamu, bahkan Ibu ku hampir bunuh diri demi kamu bisa di terima oleh Ayah ku, tapi apa balasan kamu, kamu menyakiti aku"

Indah Paramita.



"Aku tidak pernah meminta mu untuk berkorban untuk ku, Aku tidak pernah memaksa mu untuk meninggalkan orang tua mu demi aku dan aku tidak pernah memaksamu untuk menikah dengan ku. Jadi jangan kau anggap kau hebat atas pengorbananmu, ingat! aku tidak pernah memintanya.

Andra wirawan


Lalu bagai manakah kisah selanjutnya?
Akankah Indah akan tetap mempertahankan cinta yang lama yang kini mulai menyakitinya.


Ataukah Indah lebih memilih pergi dengan mencari cinta yang baru dan meninggalkan kenangan lama yang awalnya bahagia tapi akhirnya hampa.


Ataukah Indah akan pergi namun tidak lagi percaya dengan laki-laki karena Indah sudah sangat benci dengan laki-laki karena Ia menganggap lelaki semua penghianat!

Inilah kisahnya

TALAK TIGA (Perjalanan Cinta Indah)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon IPAK MUNTHE, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 27

"Indah paramita binti Abdullah satu langkah kau keluar dari rumah ini kau bukan lagi Istri ku" dengan lantangnya Andra mengucapkan kata-kata yang akan merubah dunianya.

Indah saat ini sedang berdiri di depan pintu, ia berniat ingin pergi menemui Papa Adam, dan mempertanyakan mengenai ucapan Dinda yang mengatakan kalau Papa Adam merestui hubungan Dinda dan Suaminya.

Karena Indah ingin mendengar langsung dari mulut Papa Adam, dan kalau benar maka Indah ingin mengetahui apa alasanya.

Tapi langkahnya terhenti saat Andra yang datang menghampirinya di saat Indah ingin pergi keluar dari rumah, Andra pagi ini yang sudah siap dengan baju kerjanya tiba-tiba muncul, dan mengucapkan kata-kata halal namun di benci oleh TUHAN dengan mudahnya meluncur dari mulutnya.

Deeg!. Indah menghentikan langkahnya ia berpikir sejenak, dan mencerna kata-kata Andra padanya barusan.

"Apa kalau aku keluar melangkah dari rumah ini, maka kata-kata Andra tadi sudah temasuk talak dan Andra sudah menjatuhka talak satu" batin Indah.

Indah kembali melanjutkan langkahnya, ia tidak perduli dengan ucapan Andra padanya karena baginya sekarang yang lebih penting adalah menemui Papa Adam, mempertanyakan tentang kebenaran mengenai ucapan Dinda kemarin.

Karena semenjak kemarin sore Indah mendengar itu dari mulut Dinda, dirinya sudah merasa tidak tenang dan Indah lebih memilih berbaring di kamarnya sampai pagi harinya.

Kini Indah sudah berada di kediaman Papa Adam. Adam hanya tinggal sendiri semenjak istrinya meninggal saat Dinda berumur sepuluh tahun Adam tidak lagi berminat untuk menikah. Adam lebih memilih hidup sendiri dan mengurus anaknya sendiri sampai saat ini.

"Pa apa benar Papa merestui pernikahan Dinda dan Andra" Indah bertanya langsung pada Adam tanpa berbasa-basi karena dirinya sudah sangat penasaran.

Kini keduanya sedang duduk di ruang kerja Adam dengan duduk saling berhadapan.

"Iya Indah" jawab Adam.

Indah meneteskan air matanya dirinya tidak percaya pada apa yang di lakukan oleh Adam padanya.

"Kenapa Pah?, bukan kah Papa yang menikahkan Indah dan Andra lalu sekarang Papa akan menikahkan Dinda dan Andra?" tanya Indah.

"Indah Papa tidak akan menikahkan Dinda dan Andra" kata Adam.

"Maksud Papa apa?"Indah bingung dengan ucapan Adam.

"Yang akan menikah kan Dinda sepupu Papa yang masih punya ikatan darah dengan Dinda, Papa tidak akan sudi menikahkan Andra dan Dinda" kata Adam.

"Kalau Papa tidak sudi kenapa Papa biarkan mereka akan menikah" tanya Indah.

Adam berdiri dari duduknya, dan memutari sofa dan duduk di sofa yang sama di mana Indah duduk, dan Adam memeluk Indah dari samping di wajahnya terlihat jelas kalau pria tua termakan usia itu memendam kesedihan.

"Kamu tau Indah Ayah kamu sudah merestui hubungan kalian, dan Ayah mu sekarang berada di ruangan ICu kondisinya sangat menghawatirkan" kata Adam menjeda ucapannya, karena sebenarnya ia pun tidak sanggup melihat keadaan Indah, dan Ayahnya di tambah Putrinya lah yang menyebabkan Indah menjadi tersakiti.

"Dan Dinda mengancam Papa kalau Papa tidak merestui hubungan mereka maka Dinda akan memberitau sendiri pada Ayah mu, dan menunjukan sebuah Fhoto dirinya dan Andra yang berbuat tidak senonoh itu" kata Adam prustasi.

"Kalau begitu Indah mau minta cerai Pah sama Andra" kata Indah yang memang hatinya sudah sangat sakit dengan perbuatan Andra dan Dinda padanya.

"Indah Papa mohon jangan untuk saat ini, Ayah mu sedang tidak dalam ke adaan baik-baik saja ini demi Ayah mu" kata Adam berusaha menenangkan kemarahan Indah.

"Ya Pah. Tapi dulukan Ayah sangat menentang hubungan Indah dan Andra. Bukankah Ayah akan sangat senang bila Indah dan Andra bercerai" tanya Indah yang bingung karena Adam tidak mengijinkannya bercerai dengan Andra.

"Iya kamu benar, dulu memang Ayah mu menentang hububungan kalian, tapi sekarang Ayah mu sudah mulai merestui kalian karena melihatmu bahagia selama ini. Dan itu sudah memberi kekuatan untuk Ayah mu lalu apa sekarang kamu ingin membuatnya sedih. Baru saja Indah, baru saja Ayah mu merasa bahagia setelah kamu pergi selama ini dan sekarang tiba-tiba kamu ingin menghancurkan kebahagian yang baru saja kembali?" Adam bertanya pada Indah.

"Tapi Pah, Ayah pasti akan bahagia bila Indah dan Andra bercerai" Indah tetap teukeh inggin berpisah dengan Andra.

"Indah, Ayah kamu kondisinya sekarang sangat buruk, ia terbaring lemah di ruang ICU dan tolong buat dia bahagia jangan sampai ia mendengar berita buruk" kata Adam berusaha menasehati Indah.

"Iya pah, ini memang berita buruk tapi, ini akan jadi berita baik untuk Ayah" kata Indah.

Adam yang sudah kembali duduk di hadapan Indah menopang kepalanya, ia memijat pelipisnya yang terasa sakit karena memikirkan Indah dan Dinda.

"Punya dua anak, tidak satu pun jadi obat keduanya hanya bisa jadi racun" batin Adam.

"Untuk kali ini saja Indah kamu bahagia kan Ayah kamu, dan untuk kali ini saja kamu bertanggung jawab dengan perbuatan mu. Belajarlah dari kesalaha Indah jangan tanamkan egois di hati mu, bertahan lah dengan Andra sampai Dokter mengatakan Ayah mu sudah lebih baik dan paling tidak Ayah mu sudah di pindahkan keruang pemulihan" kata Adam yang sudah mulai putus asa dalam menasehati Indah.

"Tapi Indah sudah tidak sanggup Pah" Indah terus perotes karena ia sudah tidak kuat dengan perlakuan Andra.

"Kemarin kamu memohon pada Ayah mu supaya Ayahmu mau menerima Andra, dan sekarang apa Papa harus memohon dan mencium kaki mu Indah, supaya kamu mau bertahan dengan Andra sebentar lagi sampai kondisi Ayah mu membaik" kata Adam yang benar-benar putus asa dengan tingakah Indah di tambah lagi ia memikir kan Dinda.

"Tapi Pah" Indah tetap protes tidak terima dengan ucapan Adam baginya itu sangat merugikan dirinya bila, bertahan dengan Adam.

"Apa kesalahan mu belum cukup membuat mu sadar Indah. Kemarin Ibu mu hampir meninggal karena ulah mu yang mengambil keputusan tanpa memikirkannya dulu. Lalu sekarang kamu mau berpisah di saat Ayah kamu sedang bejuang antara hidup dan mati di rumah sakit. Ibu mu menagis siang dan malam melihat kondisi Ayah mu."

"Tolong Indah jangan selalu pikirkan diri mu sendiri, pikirkan juga orang di sekelilingg mu, jangan selalu kamu memikirkan kebahagiaan mu saja lihat juga keadaan orang di sekeliling mu belajar Indah, belajar dari kesalahan mu, Apa kamu tau Ayah mu begini karena ulah mu?" kata Adam karena sudah merasa sangat jengkel pada Indah yang memiliki sipat egois.

"Maksud Papa apa?" Indah belum mengerti dengan apa yang baru saja Adam katakan padanya.

"Setelah kamu menikah dan pergi meninggal kan Ayah dan Ibu mu. Mereka berdua tidak pernah sehari pun tidak bertengkar Ayah mu makan hanya dua hari sekali itu pun kalau Ayah mu bersama Papa dan Papa mati-matian membujuknya, dan Ayah mu sering sekali meminum obat penenang dan itu lah yang mengakibatkan Ayah mu sekarang terkena serangan jantung karena terlalu berlebihan meminum obat keras dalam dosis yang tinggi" kata Adam berusaha menjelaskan pada Indah.

1
Teh Adhe
Oalaaah, gak mikir panjang banget, sampe segitunya efek kebelet cinta. anak muda, anak muda.
Nuri_cha: Halo Kak, mungkin berkenan juga mampir di novelku

Aku baru saja menulis novel terbaru. SIAPA AKU DI SISIMU

Bercerita tentang seorang wanita yang baru terbangun dari koma, dan tiba-tiba sudah memiliki suami.

Langsung klik bio-ku. Semoga sesuai dengan genre Kakak.

Terima kasih 🙏🏻
total 1 replies
Surati
bagus
Hayati
lanjuuuut🙏🙏🙏💖💖💖💯
Hayati
lanjut.....,..🙏🙏🙏🙏💯💖
Umiie'ne Naza
hmmm mau baca tapi baca comene, karakter indah, ga Tegas ,ga jd baca
Mahmudah Mahmudah178
visual ya thor
Yusan Lestari
bgus thor ceritany mantap 👍👍💪 semangat trus🥰
Shepty Ani
bibit lakor nih
Ely
Anak di sayang2, di eman2 gak nurut sama ortu nya.. ya itulah cinta buta..gelap semua...
linamaulina18
krna ortu kmu melihat Andra orang yg g baik untkmu
guntur 1609
kasihan absullah
Benazier Jasmine
kok tamat thooor, kpn indah bahagia dg arfan
Benazier Jasmine
kyknya indah berjodoh dg arfan
Benazier Jasmine
bu fatimah jgn gt donk, jgn nyuruh balas dendam, srh aja si indah move on sm andra uda biarin andra nnt menderita sndr, apa yg di tanam pasti menuai
Benazier Jasmine
ooalah si arfan ternyata duren o nikah sm inda calon janda😂😂
Benazier Jasmine
andra tunggu karma u, dinda tumben kok baik sm indah
Benazier Jasmine
si andra org kismin ae kyk CEO gampang bngt ngajak baikan indah & gampang bngt ngusir dinda😂😂😂
Benazier Jasmine
kyknya u uda mulai pinter indah, suami u ssh mendholimi u, u g dksh nafksh lahir &bathin sm ja u sdh cerai, toh u juga msh nikah siri
Benazier Jasmine
yeni sahabat baik, bikin msh kuat si indah yg bodoh
Benazier Jasmine
dasar si indah saja yg bodoh, si andra hnya cinta harta u, u malah bela2 in
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!