NovelToon NovelToon
Suami Bodoh Ternyata Dokter Genius

Suami Bodoh Ternyata Dokter Genius

Status: sedang berlangsung
Genre:Dokter Genius / Time Travel / Menantu Pria/matrilokal
Popularitas:398.8k
Nilai: 5
Nama Author: DF_14

Banyak yang mengira bahwa Arjuna begitu bodoh, bahkan ada yang menyebutnya aneh, sehingga dia dipandang rendah oleh keluarga istrinya.

Padahal sebenarnya dia adalah seorang pangeran yang memiliki keahlian dalam dunia medis pada 1000 tahun yang lalu, yang memaksanya harus hidup di dunia modern yang terasa asing untuknya.

Dengan kemampuan medisnya yang dimiliki, dia akan membuktikan bahwa dia adalah seorang dokter genius yang hebat dan menjadi penguasa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DF_14, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 27

Arjuna merasakan punggungnya terasa sakit, akibat luka memar yang terkena hantaman lampu gantung yang berukuran besar itu. Bahkan sampai berdarah, karena terkena pecahan kaca dari lampu itu.

"Arjuna, punggung kamu terluka, biar aku obati." Calista memanfaatkan moment itu menarik simpati Arjuna.

Arjuna menolak dengan halus. "Gak usah. Ini hanya luka kecil."

"Tapi tetap saja..."

Arjuna memotong perkataan Calista. "Di restoran ini ada masih banyak tamu yang hadir. Sebagai seorang manajer, lebih baik kamu kembali kesana, agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan lagi."

Apa yang dikatakan Arjuna memang benar. Dengan tragedi jatuhnya lampu gantung itu, sudah menjadi nilai minus untuk restoran tersebut. "Ya sudah, aku harus pergi ke acara pesta dulu."

Arjuna hanya mengangguk. Dia segera pergi ke rooftop restoran.

Dia duduk di sebuah kursi panjang, lalu melepaskan kemejanya. Punggungnya terlihat memar, dan ada sedikit luka berdarah.

Dengan susah payah, dia meraih kain bersih, membasuh luka dengan pelan-pelan. Lalu dia mengambil plester, menempelkannya sendiri pada bagian yang terluka dengan tangan yang berusaha menjangkau punggungnya.

Setelah itu, dia kembali memakai pakaiannya dengan perlahan, menahan rasa nyeri yang masih terasa cukup menyakitkan.

Kemudian, dia teringat dengan tawaran dari Jordan untuk bergabung dengan Klan Nightmare. Dia memang sudah mengsave nomor pria paruh baya itu.

Dia merasa tidak ada salahnya dia bergabung dengan Jordan, untuk belajar dunia bisnis, meskipun dia tahu resikonya cukup besar. Karena Jordan memiliki banyak musuh yang bisa mengancam nyawa.

Arjuna langsung berdiri, dia segera menelpon Jordan.

Tak lama kemudian, terdengar suara Jordan diseberang sana. "Hallo, dengan siapa ini?"

Arjuna segera menjawab. "Ini aku, Arjuna."

Jordan tampak sangat gembira, setelah sekian lama menunggu, akhirnya Arjuna yang menelponnya. "Oh Arjuna, akhirnya kamu menelponku juga. Apakah... mungkin kamu tertarik dengan tawaranku?"

Arjuna menjawab dengan nada datar. "Iya, aku sudah memutuskan untuk bergabung dengan Anda."

Jordan semakin terlihat senang. "Keputusan yang bagus. Aku belum menikah, jadi aku sama sekali tidak memiliki keturunan. Saat ini, aku akan menyeleksi semua anak buahku untuk meneruskan sebagian bisnisku. Karena kamu memutuskan bergabung, kamu bisa ikut bersaing."

Diusianya yang sudah menginjak 50 tahun, Jordan memang sangat merasa kelelahan harus mengurus semua bisnisnya di dunia bawah tanah maupun perusahaan legal. Sementara dia tidak tertarik dengan dunia pernikahan, sehingga dia sama sekali tidak memiliki seseorang untuk meneruskan semua bisnisnya.

Karena itu, dia ingin mempercayakan kepada salah satu anak buahnya untuk meneruskan sebagian bisnisnya.

Kekayaan pria paruh baya itu memang sangat berlimpah. Karena itu, dia sangat disegani oleh banyak pengusaha di negeri ini. Bahkan ada banyak perusahaan yang ingin bekerjasama dengannya tapi banyak yang dia tolak, termasuk Perusahaan Niroga.

Arjuna menjawab dengan nada hormat. "Baik, Tuan."

Setelah menutup telepon, Arjuna pun terdiam. Entah mengapa, dia merasa sangat kesal saat mengingat Reno yang sedang menggendong Helena, meskipun dia tahu pria itu berniat membawanya ke rumah sakit. Tapi bagaimana pun juga dia adalah suaminya, seharusnya dia yang lebih berhak melakukannya.

Arjuna, tiba-tiba teringat dengan tragedi jatuhnya lampu gantung itu. Termasuk saat Helena yang tiba-tiba jatuh pingsan setelah habis minum.

"Aku yakin kejadian itu tidak mungkin kebetulan. Aku harus mencaritahu siapa orang yang telah melakukannya."

1
Mey-mey89
..
Sindy Sintia
semoga dgn ini kekuatan Arjuna bertambah biar bisa ngalahin bima, ya walau ga nyambung sebenarnya ngangkang dgn kekuatan ya kan
Mey-mey89
semangat thorrr
Karo Karo
kurang asem lu Thor pagi pagi lu bikin panas dingin 😭🤣 lah malah kurang up nya
Karo Karo
rugi kalau sekali ya Jun 🤣
Karo Karo
muat kok Helena kepala manusia aja muat 😭🤣
Karo Karo
masih pagi Thor biasanya sabu lah ini ngadon es batu 🤣
Karo Karo
bukan es batu thor es balok 😭🤣
Karo Karo
makan mie kah Jun 🤣
@$~~~tINy-pOnY~~~$@
ga perlu. lagi hujan deras disini
Halimah
Woooyyyy Jun eling.....takutnya Helena encok itu digempur trs🤣🤣🤣🤣🤣
Halimah
Nah kaaaaaan pasti bakal ketagihan😂😂😂😂
Halimah
Maju mundur cantik ya Jun🤣🤣🤣🤣🤣
Halimah
Nikmat mana lg yg kau dustakan Jun??? dpt istri yg masih perawan n sangat mempesona😂😂😂
Halimah
Heleeeeh bilang 1 kali....Ntar jg ketagihan ujung"y🤭
Luna
encok jun. encok😭😭🤣🤣🤣 gak bisa jalan besok pagi. dikira gak sakit apa😭🤣🤣 tapi enak sih🤣🤣 makanya ketagihan kan jun😌🤣🤣
Halimah
Jgn khawatir Hel....Pasti muat🤣🤣🤣🤣🤣
Halimah
Coba spill senjatanya Arjuna yg besar🤣🤣🤣🤣🤣
Halimah
Emangnya apa yg km liat Jun 😂😂😂😂
Halimah
Pagi" udah d suguhin kek gini bikin panas aja🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!