NovelToon NovelToon
One Night Mistake, Love And Revenge

One Night Mistake, Love And Revenge

Status: tamat
Genre:Anak Kembar / Single Mom / Anak Genius / Mafia / Tamat
Popularitas:706.4k
Nilai: 5
Nama Author: Reni Juli

Alicia yang tak tahu apa pun harus menanggung akibat dari kemarahan Austin karena perbuatan kakaknya. Malam kelam harus dia lewati di mana Austin merenggut keperawanan dan harga dirinya. Dia hendak dijadikan tawanan sebagai pemuas nafsu namun Alicia melarikan diri dan bersembunyi dari Austin. Dia pergi yang jauh namun lima tahun kemudian, Alicia kembali bersama dua anak kembar yang dia lahirkan akibat malam naas itu untuk membalas dendam. Dia bahkan bergabung dengan musuh Austin demi tujuannya tapi apakah dia mampu membunuh Austin yang adalah ayah dari kedua anaknya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reni Juli, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Lakukan Seperti Perjanjian

Ibu Austin lagi-lagi dibuat tidak sabar karena mereka sudah menunggu begitu lama namun ibu kedua cucunya tak juga kunjung pulang. Archer sibuk di dalam kamar, dia tidak ingin keluar untuk berbasa-basi dengan ayahnya sedangkan Arabella berada di dapur.

Sang nenek sangat heran ketika mendengar suara benda jatuh. Dia segera pergi ke dapur untuk melihat apa yang sedang dilakukan oleh Arabella dan ketika melihat Arabella sedang menyalakan kompor, Liora sangat terkejut dan segera berlari menghampiri cucunya.

"Apa yang kau lakukan, kenapa kau bermain api?" teriak Liora sambil menarik tangan cucunya agar dia menjauh. Tidak benar, seharusnya mereka tidak ditinggalkan seperti itu karena sangat berbahaya sebab mereka adalah anak-anak. Apa sebenarnya yang dipikirkan oleh ibu mereka sehingga meninggalkan mereka? Sepertinya dia harus membicarakan hal ini dengan Alicia.

“Pergilah menjauh, jangan bermain api!" ucapnya.

“Aku mau memanaskan makanan, Nenek. Sebentar lagi Mommy akan pulang jadi aku harus memanaskan makan malam!”

“Tapi kau harus menunggu ibumu pulang. Sangat berbahaya karena kau masih kecil!”

“Arabella sudah terbiasa, Nenek. Saat Mommy tidak ada di rumah maka Arabella yang akan menyiapkan makan malam tapi terkadang Arabella hanya perlu memanaskannya saja jadi nenek tidak perlu khawatir.”

“Apa? Usia berapa kau bisa memasak sampai kau berkata jika kau sudah terbiasa?”

“Selama ini kami hidup di kota kecil, nenek. Mommy juga tidak memiliki banyak uang. Mommy harus pergi bekerja untuk kami jadi setiap hari aku yang membuat makanan dan terkadang kakak juga membantu. Mommy mengajari aku memasak saat usia Arabella sudah 4 tahun.”

“Ya ampun, sesungguhnya kehidupan seperti apa yang kalian jalani selama ini?” mendengar apa yang cucunya katakan sepertinya mereka sudah menjalani kehidupan yang tidak mudah."

“Kami miskin, nenek. Tapi tidak apa-apa karena Mommy selalu mengajarkan kami untuk tetap bersyukur.”

Perasaan iba memenuhi hati sang nenek. Dia tak menduga mereka harus menjalani kehidupan yang berat dan selama ini Austin tidak tahu sama sekali jika akibat perbuatan yang telah dia lakukan begitu fatal. Rasanya ingin menendang putranya dan memukul kepalanya tapi apa yang terjadi tak bisa mereka ubah lagi.

Austin mendengar percakapan ibunya dan Arabella. Dia pun tak menduga mereka hidup dalam keadaan menyedihkan. Seandainya dia bisa menemukan mereka lebih cepat, kemungkinan besar mereka tidak perlu hidup dalam kesulitan terlalu lama.

“Jika begitu, nenek akan membantumu!” anak sekecil itu sudah harus dituntut untuk cepat dewasa sebelum waktunya, sungguh dia tidak tega.

Seharusnya anak usia 5 tahun bermain dengan teman-temannya tapi sepertinya Archer dan Arabella tidak bisa melakukan hal itu karena kesulitan yang dialami oleh ibu mereka.

"Tidak perlu, Nenek. Arabella bisa sendiri!" tolak cucunya.

"Tidak apa-apa, nenek yang akan memanaskannya. Arabella duduk saja di sana atau hubungi ibumu dan mintalah dia untuk segera pulang."

"Sebentar lagi Mommy pasti pulang, Nenek," ucap Arabella karena dia yakin sebentar lagi ibunya akan pulang tapi saat itu, Alicia dipanggil oleh Colvin karena ada perintah yang harus Alicia lakukan.

Sebuah dokumen sudah berada di atas meja, Alicia mengira dia harus memeriksa dokumen itu seperti yang sudah-sudah namun sayangnya bukan.

"Pegang dokumen itu dan setelah itu tunggu perintah dariku!" ucap Colvin.

"Apa maksudnya? Bukankah aku harus memeriksa dokumen ini saja?" Alicia memandangi Colvin dengan tatapan curiga.

"Tidak, aku ingin kau memegang dokumen itu karena aku memiliki rencana untuk menjebak Austin."

“Rencana apa, katakan padaku. Jika tidak ada hubungannya dengan kesepakatan kita maka aku tidak sudi melakukannya!”

“Kau tidak perlu khawatir, Alicia. Tentu saja semua ini ada hubungannya dengan kesepakatan kita dan sesuai dengan perkataanmu, kau akan memberikan keuntungan padaku jadi kau tidak boleh menolak permintaanku!”

“Jika begitu katakan padaku, Sir. Rencana apa yang kau miliki dan yang harus aku kerjakan!”

“Dengar, aku menginginkan dokumen itu ditandatangani oleh Austin."

"Jika begitu besok aku akan menemuinya!"

"Tidak! Dia tak akan menandatanganinya dalam keadaan sadar."

"Maksudmu?" Alicia sungguh tidak mengerti.

"Itu adalah dokumen pengalihan hak milik. Aku ingin dia mengembalikan apa yang seharusnya menjadi milikku jadi aku ingin menjebaknya agar dia menandatangani dokumen itu."

"Tunggu, aku tidak mengerti dengan perkataanku. Apa kau ingin aku membuatnya mabuk lalu memaksanya menandatangani dokumen ini?" tebak Alicia.

"Ya, kurang lebih seperti itu. Kau tidak perlu khawatir, Alicia. Aku akan mengatur semuanya dan kau cukup mainkan peranmu saja. Lakukan seperti perjanjian yang kau ucapkan padaku saat kau menawarkan kerja sama."

Alicia memandangi Colvin, dia benar-benar curiga dengan pria itu. Apakah ada niat terselubung? Sebaiknya dia berhati-hati dengan Colvin Dallas.

“Hanya perlu mendapatkan tanda tangannya saja, bukan?” tanya Alicia. Dia tidak bisa menolak karena mereka sudah terikat dengan perjanjian.

“Ya, kau harus membuat dirinya menandatangani dokumen ini.  Buat dia mabuk atau apa pun agar kau mendapatkan tanda tangannya. Aku akan membuat rencana jadi tunggu kabar dariku!" Alicia benar-benar bisa dia manfaatkan untuk tujuannya.

“Baiklah. Aku akan melakukannya tapi kau tidak boleh lupa untuk mencari kakakku!" Alicia mengambil dokumen yang ada di atas meja.

“Tidak perlu khawatir. Aku sudah menyebar orang untuk mencari keberadaannya.”

“Aku harap kau segera menemukan keberadaannya agar kerja sama di antara kita sama-sama menguntungkan.”

“Aku orang yang tepat janji, Alicia. Kau lakukan perintahku sesuai dengan keinginanku dan aku pun akan melakukan apa yang kau inginkan jadi aku harap kau bisa mendapatkan tanda tangannya tanpa dicurigai oleh Austin!”

“Serahkan padaku. Apa ada yang lain?"

"Tidak, kau boleh pergi sekarang."

"Jika begitu aku permisi!" Alicia pamit pergi. Entah apa yang akan Colvin rencanakan tapi dia akan berusaha mendapatkan tanda tangan Austin di dokumen itu.

Colvin tampak puas, Alicia benar-benar dapat dia manfaatkan. Dia yakin Alicia bisa mendapatkan tanda tangan Austin dan dengan begitu, dia akan mendapatkan miliknya yang telah dirampas oleh Austin. Tinggal menunggu waktu saja dan dia akan membuat rencana yang sangat matang.

Alicia segera pulang karena dia tidak ingin membuat putra dan putrinya menunggu terlalu lama apalagi dia sudah sedikit terlambat. Dokumen dia bawa pulang karena itu penting. Dia harap dia bisa mendapatkan tanda tangan Austin dengan mudah.

"Mommy pulang!" ucap Alicia saat dia sudah kembali namun keberadaan Austin di rumahnya benar-benar membuatnya tidak senang.

"Apa yang kau lakukan di rumahku?" tanyanya sinis.

"Mommy!" teriakan Arabella terdengar, putrinya keluar dari dapur bersama dengan seorang wanita paruh baya. Alicia memandanginya, siapa?

"Mommy, nenek datang untuk bertemu dengan Mommy!" ucap putrinya.

"Apa?" Alicia memandangi ibu Austin lalu dia menatap Austin dengan tajam. Untuk apa pria itu membawa ibunya? Apa Austin pikir dia akan mendapatkan maaf setelah dia membawa ibunya?

"Maaf jika aku datang tanpa seizin darimu tapi apakah boleh kita bicara, Alicia?" tanya ibu Austin.

Alicia tak menjawab, seperti yang dia duga. Pria itu membawa ibunya agar dia mendapatkan maaf. Sungguh perlakukan seorang pecundang tapi dia tidak akan mendapatkan maafnya karena dia tidak akan pernah memaafkan Austin.

1
Sylvia Violetta
tamat riwayatmu merry 😄
Sylvia Violetta
jangan melalukan hal yang tidak membuat dirimu bahagia ... atas nama apapun !!!
Sylvia Violetta
aiden bodooohhh !!!
Sylvia Violetta
pengen banget ngegamparr si austin ... orang trauma dibawa ke dokter utk disembuhkan bukan main pegang dan peluk seperti itu ... kebayang rasa takut yg dirasa alice ... sotooyyy emang si austin 👊👊👊👊👊
Sylvia Violetta
sukuriiiiiinnnn !!!
Sylvia Violetta
diperkosa dengan keji dan dilakukan berkali-kali ... lue pikir enak tin? gilaaa ... kau rusak orang yg tidak berdosa padamu ... kamu punya ibu ngga? atau kamu lahir dari kerbau?? dunguuu dasaarr 😤😤😤
Ikoh Jenggung
karya ka Reni memang selalu bagus
Ikoh Jenggung
kesini dulu nunggu laras up
Nona_Bell
Pokonya cerita dari Othor Reni selalu menjadi yang terfavorit 🥰
Nona_Bell
Lebih menarik cerita keluarga Smiths, paket komplit semuanya ada....
Hesti Surgika
Luar biasa
Nona_Bell
Kalau masalah perkelahian gelut tembakan ceritanya lebih seru di keluarga Smiths, apalagi dulu ada ninu ninu aman² saja /Grin/
Nona_Bell
Rejeki Austin kalau Alicia minum ninu ninu /Facepalm/
Fakhirah Nurfathanah
Bukan salah Alicia sbb Colvin sdh jd musuh Austin dr fulu sblm kenal Alicia.
sinh
bagusss..
apaa adaaa kisah lanjutan archer, arabella & simon kakkk??
Chuzaefah Chuzaefah
Luar biasa
Lyn
padahal Austin nunggu respon Alicia
Lyn
apa jgn2 Merry hamil anak Colvin makanya dia jebak Aiden yg nda tau apa blng klo itu anaknya, apakah ini berarti Simon bukan anak Aiden dong
wahh parahh sih Merey
Lyn
kasian Simon kuat banget dehh, jgn mau nyari mommy yh Simon, mommymu bukan org baik
Lyn
pembalasan dari anak, ayah dan ibu beda2 lho Colvin, kau bermain licik mereka bermain cantik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!