Noval Ardian Mahendra menyamar menjadi pelayan toko disebuah toko milik ayahnya. Diam-diam dia menyukai teman kerjanya yang sudah memiliki pacar.
Diandra Maharani adalah gadis berusia 19 tahun, dia gadis yang ceria dan selalu berulah. Tetapi di dalam keceriaannya dia menyembunyikan masalah yang sedang melanda karena pacarnya yang kaya dan sombong.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dedhe Susi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Cinta Anak Pengusaha
Sesuai apa yang Noval katakan kepada Diandra bahwa Noval akan menjemputnya.
"ehh lo beneran datang Val ?" tanya Farisya yang melihat keberadaan Noval ketika sudah keluar dari toko.
"iya lah, gue ga mau ingkar janji hehee" sahut Noval
"bagus..."ucap Farisya singkat.
"ayo Di, aku antar kamu pulang !" aja Noval sambil memberikan helm pada Diandra.
"iyahh.." jawab Diandra. "Sya sorry ya gue sama Noval"
"biasanya juga lo sama dia terus Di..."sahut Farisya "yaudah gue duluan ya" Farisya langsung melajukan motornya
"udah, ayo pulang !" ajak Diandra sedikit ketus
Noval melajukan motornya dengan kecepatan sedang bahkan terbilang pelan.
"kamu masih marah ya sama aku ?" tanya Noval
"ya kamu fikir aja lahh yang sendiri !" Diandra.
"maafin aku ya yang, aku ga bermaksud buat sembunyiin semuanya. Emang aku niat buat jelasin sama kamu setelah aku pulang ngurus proyek nanti. Tapi gara gara mulut aku yang keceplosan akhirnya kamu tau dengan cara kaya gini !" jelas Noval
"ya terus emang kamu fikir mau sekarang atau besok aku ga akan marah sama kamu, ga akan kecewa sama kamu ? kamu mulai semua dengan kebohongan, kedepannya kamu akan terus sembunyiin semuanya yang." Diandra pun meninggikan nada bicaranya dan mengungkapkan kekesalannya lada Noval. "untung aja aku ga tau dari orang lain tapi langsung dari mulut kamu. kalo ku tau dari orang lain mungkin aku ga akan pernah mau maafin kamu walau aku sayang banget sama kamu !" lanjut Diandra.
"aku ga bermaksud kaya gitu Di. emang aku berniat buat jelasin semua sama kamu diwaktu yang tepat dab aku bener bener siap buat nerima semua keputusan kamu. Aku tau kamu pasti akan marah dan pasti akan kecewa sama aku, tapi setidaknya aku udah siapin hati aku buat semua kemarahan kamu. jujur Di aku itu sayang banget sama kamu dan aku ga mau kalo sampe kamu tinggalin aku !"
"emang siapa yang mau tinggalin kamu sekarang ?" tanya Diandra. "aku bilang aku cuma marah sama kecewa sama kamu, tapi ga akan ninggalin kamu. aku cuma butuh waktu buat nerima semuanya !" lanjutnya.
"makasih ya kamu ga ninggalin aku" Noval merasa lega
"kamu harus jelasin sama mama papa malam ini juga sebelum kamu pergi." suruh Diandra.
"apa harus malam ini ?" Noval masih belum siap
"harus..." jawab Diandra singkat
"oke aku akan jelasin sama mama papa kamu Di !" akhirnya Noval mau tak mau menjelaskan semuanya kepada orang tua Diandra agar masalahnya tidak menjadi rumit.
Setiba Noval dan Diandra dirumah, Diandra langsung mengajak Noval masuk dan memanggil orang tuanya.
"ma, pa, Noval mau ngomong sama kalian !" ucap Diandra
"ehh ehh.. kebiasaan ini perawan main masuk masuk aja, salam juga ga !" omel mama
"iya maaf, assalamualaikum." sahut Diandra.
"waalaikumsalam" jawab mama papa barengan.
"dimana Noval ? suruh masuk aja sayang !" suruh papa
"ada diruang tamu ko pa. Diandra mau bikin minum dulu !" Diandra langsung pergi kedapur.
"ayo dek, kita temuin Noval" Agus dan Safira langsung ke ruang tamu menemui Noval.
"malam pak Agus, tante" sapa Noval sambil mencium tangan Agus dan Safira.
"malam Val. Ada apa kata Diandra kamu mau ngomong penting ?" tanya Agus
"hmm.. gini pak ada yang mau Noval katakan sama bapak dan tante, ini tentang Noval dan keluarga Noval !" jawab Noval
"ada apa sama keluarga kamu ?" tanya Safira.
Akhirnya Noval pun mulai menjelaskan tentang siapa dirinya sedetil mungkin, dan Diandra pun sudah sedari tadi ikut berkumpul setelah membuat kan minuman.
"ya Allah.." ucap Safira
"jadi kamu tuan muda Noval ? terus foto yang dirumah besar ?" tanya Agus
"itu foto kak Brian sepupu Noval yang tinggal di luat negeri dan kuliah disana pak." jelas Noval.
"jujur aja Val, saya merasa kecewa tapi saya juga senang ternyata kamu adalah anak dari majikan saya. Tapi sekarang saya malah merasa Diandra itu ga pantas buat kamu !" ucap Agus kecewa
"ga pak, ga begitu. Ayah dan Bunda malah yang menyuruh Noval untuk jujur sama Diandra dan kalian. Ayah sama Bunda ga pernah mempermasalahkan dengan siapa Noval menjalin hubungan, yang penting perempuan itu berasal dari keluarga yang baik. Dan Ayah udah tau siapa bapak jadi ayah mau menerima hubungan Noval dan Diandra." jelas Noval semangat meyakinkan Agus dan Safira.
"tapi Val, bapak..." ucapan Agus terhenti karena Noval langsung memotong ucapannya
"kalo bapak ga percaya besok Noval akan ajak Ayah kesini !"
"ga perlu Val, bapak tahu siapa Ayah kamu. Tapi bapak benar ngerasa ga enak sama Ayah kamu. besok bapak akan meminta maaf sama ayah kamu dikantor !" ucap Agus
"pak, disini yang salah Noval. kenapa bapak yang harus meminta maaf ?" ucap Noval sedih
"yahh bapak ga bisa ngomong apa apa. bapak cuma bisa bilang terima kasih sama kamu karena udah menyayangi anak bapak !" Agus menepuk punggung Noval dan langsung masuk ke kamar nya.
"Tante juga ga tau harus ngomong apa, tante senang dengan kejujuran kamu. tapi maafin tante mungkin sekarang tante belum bisa nerima semuanya karna tante takut kejadian waktu kemarin terulang lagi" ucap Safira mengingat kejadian waktu keluarga Angga menghina keluarga Diandra.
"Noval janji tan, keluarga Noval ga akan pernah ngelakuin itu." Noval meyakinkan.
"tante percaya sama kamu. makasih ya" Safira memegang tangan Noval dan tersenyum pada Noval. "tante kedalam ya mau susul papa Diandra."
"iya tan, terima kasih karena tante ga marah sama Noval" ucap Noval dan Safira mengangguk.
"Di..." panggil Noval "aku pamit aja ya ?"
"kamu mau langsung pulang ? ga mau temenin aku dulu disini ?" tanya Diandra sambil menahan Noval.
"emang kamu udah ga marah sama aku ?" tanya Noval.
Diandra menggelengkan kepalanya. "aku udah maafin kamu karna kamu udah jelasin semuanya sama mama papa." ucap Diandra tersenyum.
"makasih ya sayang. sini..." Ucap Noval sambil menepuk kursi.
"aku takut nanti tuan dan nyonya ga suka sama aku yang" ucap Diandra sambil menyandarkan kepalanya kepada Noval.
"kamu ga usah takut. Ayah sama bunda malah seneng banget pas aku bilang aku pacaran sama kamu. kata ayah kamu anaknya baik dan ga pernah macem macem. ayah udah kenal kamu lebih dulu dibanding sama aku." jawab Noval sambil mengelus ngelus kepala Diandra dengan sebelah tangannya.
"makasih ya kamu udah mau terima aku sama keluarga aku. padahal kamu bisa dapetin cewek yang lebih dari aku" Diandra memeluk Noval
"heii lihat aku !" ucap Noval sambil melepaskan pelukan Diandra dan memegangi kedua pipi Diandra.
"dari dulu aku ga pernah mandang orang dari harta dan jabatan. selama aku nyaman sama orang itu akan aku pertahankan." Ucap Noval lalu mencium kilas bibir Diandra
Diandra kembali memeluk Noval dan Noval membalas pelukan Diandra.
"kamu ikut aku ya lusa, nanti aku bilang sama Angga buat ajak Tata !" ajak Noval
Diandra melepaskan pelukannya "ehh.. ga ga ! ngapain aku ikut sama kamu yang da aku ngeganggu kamu disana" tolak Diandra.
"kan kalo aku kerja kamu bisa jalan jalan sama Tata"
"aku ga mau. kamu aja berangkat berdua sama Angga. aku nunggu kamu aja dirumah !" tolak Diandra lagi.
"yaudah kalo kamu ga mau ikut, jangan kangen sama aku ya !" Noval lagi lagi mencium kilas bibir Diandra.
"ihh ko kamu nakal si !" omel Diandra.
Namun Noval malah kembali mencium Diandra namun ciumannya kali ini lebih dalam dan hangat, Noval mulai bermain dengan bibir Diandra.
Diandra yang baru merasakan ciuman pertama tidak bisa mengatur nafasnya dan mendorong tubuh Noval agar menyudahi ciumannya.
Walau 2 tahun Diandra berpacaran dengan Angga tapi Diandra tidak pernah melakukan ciuman dengan Angga, mereka hanya sebatas berpegangan tangan dan saling berpelukan.
"kamu udah ambil ciuman pertama aku.. kamu jahat !" gerutu Diandra sambil berbisik kepada Noval dengan nafas beratnya
"apa ? apa aku ga salah denger ? ini yang pertama buat kamu ?" Noval senyum kegirangan. dan Diandra mengangguk.
Noval menarik tengkuk Diandra dan menyatukan keningnya kekening Diandra dan kembali mencium Diandra.
"udah udah. nanti kelewat batas. kan katanya orang ketiganya setan hahaha" ledek Diandra.
"aku ga akan ngelakuin hal itu sayang sebelum kita sah" Noval menarik hidung Diandra. "aku pulang ya udah malam" pamit Noval
"iyahh kamu hati hati ya" Diandra mengantar Noval sampai depan pintu dan menunggu Noval sampai tak terlihat.
Malam itu Diandra sangat bahagia dan dia jadi senyum senyum sendiri.
*****
Kak mampir ya ke novel aku yang berjudul
Cerita Masa Lalu ku
Buat ailen semakin yegas dengan joanna dan dania