Arsela Januardi harus kehilangan semua kebahagiaan setelah ayahnya dijebloskan ke dalam penjara karena kasus korupsi yang telah dilakukannya di perusahaan tempat ia bekerja. Kedudukan tinggi yang didapatkan oleh ayahnya ternyata disalahgunakan oleh ayah Sela hingga akhirnya mereka harus menerima kenyataan pahit. Kekayaan mereka disita, ibunya meninggal karena shock berkepanjangan. Sela memutuskan untuk pergi dari Jakarta meninggalkan semua kenangan kelamnya.
Zacky Dwianuarta. Pemuda patah hati karena cintanya bertepuk sebelah tangan. Zacky hidup dalam bayang-bayang cinta yang tidak terbalas. Namun, ia tetap menghormati cintanya. Zacky memutuskan untuk menghandle semua perusahaan di Bandung dan meninggalkan Jakarta.
Pertemuan antara Sela dan Zacky kembali terjadi di Bandung. Namun, Zacky belum mampu membuka hati namun ia tidak ingin membuat Sela jatuh terlalu dalam ke hidup yang kelam. Zacky menawarkan Sela sebuah tawaran agar ia tetap bisa menjaga gadis itu.
Maukah Sela menerima tawaran itu. Sanggupkah ia bertahan di samping lelaki yang masih menyimpan bayangan perempuan lain.
Mampukah Zacky meyakinkan keluarga besarnya untuk menerima kehadiran Sela?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon julies, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Aku Ragu, Aku Gugup, Aku Takut...
Setelah pengakuan Sela kepada Audy, hubungan Zacky dan Sela semakin erat saja. Zacky kerap menghadiahi Sela dengan barang-barang mewah. Ia juga sering pulang dari perusahaan dengan hati berbunga. Apakah ini rasanya jatuh cinta? indah sekali. Zacky ingin tetap mengulangnya setiap waktu bersama Sela nya.
"Sel, Lo bahagia gak sih?" Tanya Zacky untuk kesekian kalinya pada Sela saat mereka sedang bersantai di kolam renang.
"Kak, apa aku terlihat meragukan?" Sela balik tanya pada Zacky yang masih menatapnya.
"Ehmmm, gak. Cuma gue takut aja nanti ditinggalin lagi setelah gue beneran udah sayang. Lo tau gak sih rasanya ditinggalin waktu lagi sayang-sayangnya?" Zacky tampak menerawang. Wajahnya basah karena air kolam, ia jadi tampak seksi.
"Kak Zacky, apa Kak Zacky lupa, aku juga pernah merasakan itu? aku sangat mencintaimu, Kak. Tidak ada alasan untuk pergi." Sahut Sela lembut. Zacky tersenyum mendengarnya.
Mereka, dua orang yang pernah dikhianati di masa lalu. Mereka, dua orang yang pernah mencintai namun disia-siakan. Benar kata Sela, Ia tidak perlu meragukan perasaan istrinya itu.
"Audy mana sih?" Sela bertanya pada Zacky yang sedang menyesap jus jeruk yang tadi dibuat oleh Sela.
"Ke rumah temennya. Temannya kan pulang kampung juga di Bandung. Mobil gue dibawa sama dia."
"Kak Zacky gak keluar?" Tanya Sela lagi.
"Keluar kok, sama Lo. Kita pake motor gue ya." Jawab Zacky lagi.
"Mau Kak. Udah lama aku gak naik motor."
"Seneng Lo ya. Turun dulu yuk, maen air dulu sama gue." Zacky mulai menggoda Sela. " Mumpung gak ada Audy." Lanjutnya lagi. Sela tertawa lalu mulai melepaskan dress nya menyisakan Bra dan celana dalam tipis berwarna merah menyala.
Zacky menahan nafas melihat Sela yang mulai turun masuk ke dalam air menuju dirinya. Tubuh istrinya memang sangat aduhai. Berlekuk bak jam pasir. Dadanya dan bokongnya padat dan montok.
Junior mulai mengeras dan bangun tegak meski ia sedang terendam dalam air sekali pun. Zacky menyambut Sela, memeluk dan mencium istrinya itu mesra. Ah sudahlah, kemesraan itu memang akan selalu terulang kapan pun dan dimana pun.
...****************...
Zacky mengeluarkan motor sport berwarna biru itu dari garasi. Sudah lama ia tidak memakainya dan hari ini ia akan memakainya dengan menggoncang Sela. Sela senang sekali, ia semangat naik di kursi goncengan belakang. Keduanya memakai jaket kulit hitam. Tampak serasi, terlihat keren.
"Udah siap?" Tanya Zacky. Sela mengangguk seraya mengencangkan pelukannya ke perut Zacky.
Motor mulai melaju, menderu membelah jalanan kota Bandung yang sejuk. Sela tertawa senang, ia sesekali merentangkan tangannya menikmati angin yang menyerbunya. Zacky ikut tertawa, mereka merasa bahagia sekali.
"Lo seneng gak Sel?" Tanya Zacky setengah berteriak ditengah suara deru motornya yang masih melaju.
"Seneng banget Kak. Aku suka. Makasih ya." Sela membalasnya dengan setengah berteriak pula.
"Gue bakal goncengin Lo tiap hari kalo Lo suka."
Sela memeluk lagi Zacky. Zacky mengusap punggung tangan Sela yang melingkar di perutnya dengan lembut dan sayang. Betapa ia sangat mencintai istrinya itu.
Motor berhenti di sebuah kaki bukit yang tidak terlalu tinggi. Zacky menepikan motornya. Sela turun, ia menikmati mentari senja yang mulai nampak. Indahnya senja terlukis di langit sore ini dan ia bisa menyaksikannya sedekat ini.
Zacky melihat Sela diantara indahnya sinar mentari senja. Ia menghampiri Sela, memeluknya lembut dari belakang. Sela menikmati itu. Selalu menikmatinya jika itu bersama Zacky.
"Sel, gue takut banget kehilangan Lo." Bisik Zacky di telinga Sela lembut.
"Aku lebih takut." Balas Sela lirih.
"Lo siap kan ikut gue pulang nanti?" Tanya Zacky.
"Aku ragu, Kak."
"Apa yang bikin Lo ragu?"
"Ragu, semua yang indah ini akan tetap kita dapatkan kelak." Lirih Sela. Zacky mengerti, ia tahu Sela sedang gundah.
"Kita akan terus bersama, sayang."
"Aku gugup." Sela menerawang.
"Kenapa?"
"Aku sangsi nanti bisa bersuara di depan Mama Kak Zacky."
"Kita hadepin sama-sama." Sahut Zacky masih dengan lembutnya.
"Aku takut."
"Ada gue Sel. Gue janji akan tetap pegang tangan Lo. Berada di samping Lo."
"Takut, kenyataan tak sesuai harapan. Aku gak sanggup kehilangan Kak Zacky." Lirih Sela dengan airmata yang sudah mengalir.
Zacky membalikkan tubuh Sela hingga mereka jadi berhadapan. Ia menghapus pelan airmata dari perempuan yang dicintainya itu.
"Lo kira gue gak takut? Gue juga takut Sel. Tapi, bersama Lo gue yakin gue bisa. Lo kira gue gak takut kehilangan Lo? inget waktu Lo pergi dari gue kemarin? gue menggigil mikirin Lo." Zacky menatap manik mata Sela yang berkabut karena airmata. Berat memang, Monik, ibunya sangat menjunjung kehormatan keluarga. Ibunya perfeksionis, dan Zacky tahu meluluhkan hati Mama akan banyak memakai usaha.
"Kak Zacky..."
Sela tidak sanggup meneruskan kalimatnya. Ia sudah terisak. Zacky menariknya lembut dan memeluknya erat. Zacky tidak bisa melihat Sela menangis. Zacky teriris melihat Sela nya bersedih.
"Kita berjuang sama-sama ya." Ujar Zacky lagi, ia mengusap punggung Sela penuh perasaan.
Senja masih saja indah dengan semburat sinarnya. Zacky menatap ke hamparan langit luas. Mencoba mencari jawaban, apakah Tuhan memang berkenan memberikan Sela sebagai jodohnya.
Ia sudah terlalu lama menutup hati untuk makhluk bermarga perempuan. Namun, setelah Sela hadir, hidupnya begitu indah. Meski ia mendapatkan Sela dari tempat yang penuh kubangan hitam.
Masa lalu bukankah sudah berlalu? Ia tahu Sela memang pernah menjalani kelamnya kehidupan, namun kini perempuan itu telah keluar dari sana. Sela juga yang telah memberikan warna di hidupnya yang sempat membosankan.
"Kalau ada perempuan yang bisa buat gue jatuh cinta sebegitu dalam, itu adalah Lo Sel." Ujar Zacky lirih di telinga Sela.
"Makasih Kak Zacky, mencintai Kak Zacky adalah anugrah yang gak pernah aku rasakan sebelumnya." Balas Sela serak.
Entah akan seperti apa nanti kehidupan mereka. Tapi mendoakan hubungan ini akan tetap selamanya pasti selalu Sela panjatkan. Memperjuangkannya juga akan selalu Sela lakukan. Menyerah? Sela tidak akan menyerah untuk bisa meraih restu Mama Monik jika nanti memang ia tidak mendapatkan itu.
Ragu, gugup, takut, itulah kini yang di rasakan Sela. Namun, ia akan tetap berusaha untuk mempertahankan hubungan ini. Berusaha menguatkan hati dan meyakinkan diri bahwa semuanya akan baik-baik saja.
"Ayo pulang."
Zacky melepaskan pelukannya pada Sela. Sela mengangguk, keduanya melangkah menuju motor mereka terparkir. Sela kembali mengetatkan pelukannya di pinggang dan perut Zacky. Berusaha memberi kehangatan di tengah cuaca dingin Bandung hari ini. Juga berusaha memberi rasa lega pada diri sendiri yang kini tidak karuan lagi.
zacki bagi aku lelaki munafik dia tidak suka istri disentuh pria lain tapi di novel sebelumnya dia membawa istri orang pergi tinggal, berduaan dan kontak fisik lagi, dan yang dia bawa istri saudaranya sendiri lagi, dan yang paling miris adalah author membenarkan semua kelakuan biadap zacky
dari semua konflik yang author hadirkan disetiap novel author hanya satu konflik yang membuat aku sedikit kritik keras pada author, yaitu konflik saat willy dan lintang salah paham dan lintang malah pergi dengan lelaki lain (zacky), berduaan curhat berduaan dan ada kontak fisik lagi, ini jelas. kesalahan sangat fatal, lintang seorang istri pergi dan berduaan dengan pria lain, curhat2an berduaan, kontak fisikdan zacky seorang saudara yang membawa istri saudara pergi dan dia sentuh istri saudara (munafik nya zacky, istri tidak mau disentuh orang) dan yang jadi masalah paling besar adalah author membenarkan semua itu,
tapi sedikit salut soalnya dinovel author selanjutnya tidak adalah PEBINOR kayak zacky yang diistimewakan
GK SEMPAT NIKMATI PERAWAN ISTRI MEREKA MASING2...
SIAPA ELOOO..
DISINI ULAT BULUNYA SI ERIN, SI WANITA PENGHIANAT.. DN WISNU PEBINOR ANJING...
TPI AKU PALING SUKA CEO GONDRONG.. SERU BANGET CERITANYA...