NovelToon NovelToon
Istriku CEO Terkaya: Pengawal Rahasia Sang Ratu

Istriku CEO Terkaya: Pengawal Rahasia Sang Ratu

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikah Kontrak / CEO
Popularitas:3.9k
Nilai: 5
Nama Author: aldolado

Maya Maheswari adalah CEO muda, anggun, dan dingin yang memimpin konglomerat terbesar di Indonesia. Sementara Leo, suami yang dinikahinya lewat perjanjian kontrak, hanyalah mantan prajurit berpenampilan santai yang bekerja sebagai pengawal pribadinya. Dianggap sebelah mata oleh keluarga besar Maheswari, Leo selalu diam dan berdiri tegap satu langkah di belakang sang istri.

Namun, di balik sikap tenangnya, Leo menyimpan identitas rahasia sebagai pendiri jaringan keamanan dan intelijen global yang memegang kendali atas data rahasia para elite dunia. Saat intrik pengkhianatan dari dalam perusahaan mulai mengancam nyawa dan takhta Maya, Leo perlahan membuka topengnya. Demi melindungi wanita yang dicintainya, sang pengawal siap mematahkan setiap konspirasi membuktikan pada dunia siapa penguasa sebenarnya di balik bayangan Sang Ratu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aldolado, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

lanjut bab 31

Kata-kata itu bergaung lembut, meresap ke dalam lubuk hati Maya yang paling dalam. Kehangatan menyebar dari sentuhan jemari Leo di pipinya, menjangkau bagian dari dirinya yang selama ini selalu ia sembunyikan rapat-rapat di balik dinding keangkuhan korporasi.

Selama bertahun-tahun, ia dipaksa tumbuh menjadi sosok yang tidak boleh menunjukkan celah. Kehilangan ayah dan kakeknya secara beruntun menggembleng Maya untuk memandang setiap orang dengan kacamata kecurigaan. Baginya, menunjukkan kerapuhan sama saja dengan memberikan senjata kepada para serigala di dewan direksi untuk menjatuhkannya. Namun di hadapan pria ini pria yang telah mempertaruhkan nyawa di lorong-lorong gelap Cikarang hingga dermaga Tanjung Priok seluruh pertahanan itu meluruh tanpa sisa.

Napas Maya berembus halus saat ia memiringkan wajahnya sedikit, membiarkan pipinya menyandar pada telapak tangan Leo yang hangat. Matanya yang jernih dan tegas kini memancarkan kejujuran murni.

"Aku lupa kapan terakhir kali aku merasa cukup menjadi diriku sendiri," bisik Maya pelan. Suaranya sedikit bergetar oleh emosi yang membuncah. "Sejak Kakek pergi, setiap detik dalam hidupku adalah tentang strategi, angka, dan ancaman pengkhianatan. Aku selalu merasa harus berdiri tegak sendirian di puncak... sampai kamu datang."

Leo menatap wanita di depannya dengan kelembutan yang amat pekat. Ibu jarinya bergerak perlahan mengusap tulang pipi Maya, menghapus sisa-sisa kepenatan dari pertempuran panjang mereka.

"Kamu tidak perlu berdiri sendirian lagi," balas Leo dengan nada rendah yang begitu pasti. "Janji saya kepada Kakekmu di masa lalu mungkin bermula dari utang budi. Tapi apa yang saya lakukan hari ini, besok, dan seterusnya... adalah karena saya memilih untuk ada di sisimu. Kamu adalah takdir yang saya pilih sendiri, Maya."

Mendengar pengakuan yang begitu tulus tanpa balutan majas formalitas, Maya mengikis sisa jarak di antara mereka. Ia mengangkat kedua tangannya, melingkarkannya di leher Leo yang tegap. Jemarinya menyusup ke sela-sela rambut hitam suaminya yang sedikit acak-acakan pasca-aksi taktis di Tanjung Priok.

"Kalau begitu, jangan pernah pergi," bisik Maya tepat di depan bibir Leo. "Tetaplah di sini. Bukan cuma sebagai pengawalku, bukan cuma sebagai sekutu di Maheswari Group... tapi sebagai suamiku."

Sebuah senyuman tipis yang amat hangat terbit di bibir Leo. Tanpa mengulur waktu lagi, ia menundukkan kepalanya dan menyatukan bibir mereka dalam sebuah ciuman yang dalam.

Ciuman itu tidak lagi menyinarkan ketegangan dari intrik politik atau desing peluru yang baru saja mereka lewati. Ciuman itu sarat akan kehangatan, pelepasan, dan kepastian atas janji yang kini terikat sempurna di antara dua jiwa. Leo merengkuh pinggang Maya lebih erat, menarik tubuh lembut istrinya ke dalam dekapan dadanya yang bidang dan tegap, seolah memastikan bahwa tak akan ada satu pun ancaman di luar sana yang sanggup memisahkan mereka.

Maya membalas ciuman itu dengan kepasrahan penuh, menikmati aroma maskulin khas Leo yang menyelimutinya. Rasa aman yang tak tergoyahkan merayapi seluruh dinding dadanya. Untuk pertama kalinya setelah sekian lama, Sang CEO Maheswari Group merasa benar-benar pulang.

Ketika tautan bibir mereka perlahan terlepas, Leo menyandarkan dahinya di dahi Maya. Kedua napas mereka berhembus teratur di tengah sunyinya ruang penthouse yang mewah.

Di luar sana, pendar lampu kota Jakarta membias keemasan melalui dinding kaca raksasa, menyinari dua koper berisi bukti kejahatan Helios dan source code Nusantara AI yang tergeletak aman di atas meja kerja. Esok hari, badai hukum akan meluluhlantakkan sisa-sisa konspirasi Hendra dan Konsorsium Helios hingga ke akar-akarnya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!