Arabella, putri keluarga kaya yang tidak diakui oleh keluarganya lagi. Tunangannya direbut oleh seorang wanita miskin…
Ketika, wanita miskin itu menikah dengan tunangannya. Dirinya hampir dilecehkan oleh beberapa preman yang dikirim tunangannya.
Terpaku dalam dendam merasa dunia ini tidak adil. Sebuah ingatan tiba-tiba masuk ke dalam kepalanya.
“Ini adalah dunia novel yang sudah mencapai ending? Dan aku adalah antagonisnya…” gumamnya tertawa dalam tangisan.
Seorang antagonis yang tiba-tiba memiliki kesadaran. Dirinya sudah tidak terikat plot lagi, karena cerita telah mencapai ending…
“Aku akan membalas mereka, ini awal dari permainan membalas dendam…”
"Aku akan menjadi senjatamu untuk membalas dendam." Diluar dugaan pria gila yang seharusnya mencintai protagonis mengulurkan tangan untuk membantunya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KOHAPU, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Godaan
Arabella terdiam sejenak, pandangan dari pembaca-pembaca ini dengan mudah berubah hanya dengan beberapa adegan.
Tapi sebenarnya begitu wajar, perubahan sikap Angel saat ini. Mengingat Angel yang terbiasa melangkah di jalan berbunga. Hidupnya terbiasa berlangsung secara mudah. Hanya berdasarkan kebenaran dan keadilan maka semua hal akan didapatkan olehnya.
Karena itu sekali menghadapi jalan buntu yang tidak bisa dilalui. Wanita itu akan menghalalkan segala cara.
Seseorang mengetuk pintu ruangan arabella. Asistennya masuk seorang wanita bernama Kikan.
“Nona tidak apa-apa? Mereka benar-benar keterlaluan. Ingin menjadikan Nona sebagai asisten hanya untuk mendongkrak keuntungan bagi Nona Angel. Nona adalah cucu sah dari pemilik perusahaan. Tapi hanya karena Tuan besar ada di luar negeri, mereka sewenang-wenang.” Keluh Kikan menatap iba pada arabella.
“Tidak apa-apa, biarkan kali ini semuanya di handle oleh Angel. Aku hanya tinggal dia melakukan pekerjaanku. Tidak perlu terlibat dengannya lagi.” Lagi lagi arabella menjawab dengan begitu santai.
Kikan terdiam sejenak. Biasanya sifat majikannya begitu kasar. Ketika dipermalukan seperti itu arabella akan membalas puluhan kali lipat. Walaupun semua rencananya untuk membalas Angel selalu gagal.
Tapi sekarang wanita ini memilih diam?
“Wanita jahat itu sudah menghina Nona seperti ini. Sebaiknya kita membalasnya, kita bisa mengirim orang untuk—” kalimat Kikan di sela.
“Tenang saja…Julian Oh Julian…dia adalah investor di proyek kali ini bukan? Kita lihat saja bagaimana Angel akan mendorong dirinya sendiri ke lubang kematian tidak berdasar…” arabella tersenyum menyeringai. Julian, pria bernama Julian ini ingin disambut dengan baik sebagai investor.
Tapi…sifat Julian yang Playboy, jika bertemu dengan Angel yang genit, berpura-pura tidak mampu melakukan apapun. Apa yang akan terjadi…
***
Angel kembali menatap berkas berkas di hadapannya. Benar-benar sulit baginya.”Apa aku bayar orang untuk mengerjakannya saja ya?” wanita yang menyipitkan matanya.
Bagaimanapun seseorang yang tidak memiliki kemampuan. Seseorang yang hanya mengandalkan jalan berbunga yang dibuat oleh penulis. Bagaimana caranya bertahan hidup jika jalan berbunga itu sudah lenyap?
Tentu saja wanita itu akan menggunakan berbagai jalan curang. Untuk mempertahankan kursi yang tengah didudukinya saat ini. Sebuah kursi yang benar-benar tidak sesuai dengan kemampuannya.
“Benar! Lebih baik aku merekrut asisten baru. Nanti tinggal berikan gaji tinggi saja Lalu aku bersantai kembali. Lagi pula buat apa ada pekerja, tentu saja untuk bekerja. Lagi pula mereka mendapatkan gaji.” Senyuman merekah di bibir Arabella.
Wanita yang merasa menemukan solusi jangka pendek. Besok dirinya akan bertemu dengan Julian, investor yang merupakan orang dari negara ini, tapi kuliah di luar negeri.”Aku gagal menjadikan arabella sebagai asistenku. Maka jangan salahkan aku mencari asisten yang lebih kompeten. Dan mengambil alih proyek yang seharusnya menjadi milikmu.”
Senyuman mereka di bibir Angel. Wanita yang merasa sudah menang. Benar-benar akan menang mengalahkan seorang arabella.
***
Keesokan harinya_
Tibalah malam di mana Angel harus bertemu dengan Julian. Seseorang yang katanya tertarik untuk berinvestasi pada proyek mereka.
Wanita yang sudah pamit pada suaminya. Mengatakan akan pulang larut malam karena harus menjamu investor.
Restoran bergaya Eropa menjadi pilihan Angel. Wanita itu duduk seorang diri, beberapa kali menatap ke arah jam tangannya. Orang bernama Julian terlambat datang.
Hingga pada akhirnya, pemuda itu terlihat. Seorang pemuda rupawan, menggunakan setelan jas berwarna coklat. Wajahnya benar-benar menawan, bahkan sama menawannya dengan Cakra.
Dirinya tertegun sejenak. Kemudian bangkit dari tempatnya duduk, mengulurkan tangan memperkenalkan dirinya.”Namaku Angel!”
“Tidak disangka orang yang menyambutku akan begitu baik dan cantik.” Puji Julian meraih jemari tangan Angel. Kemudian mengecupnya, Angel menelan ludah membulatkan matanya.
pacaran lagi dengan si dia
😅😅😅
seruuu ini 🤣🤣
cuma...???
🫣🤣🤣🤣
kasiaaaan
mampus makan tu angel mu