Ini adalah kelanjutan cerita si wanita miskin dan sistem,didalam cerita masih banyak kerandoman Dinda yang selalu menjalankan misi dari sistemnya,meski percintaan nya penuh dengan tantangan dan masalah,dia akhirnya menemukan kebahagiaan yang sesungguhnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Marwiyah Ningsih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kejadian Dinda dan Gara hari ini
Setelah kejadian tadi,saat ini dinda dan dominic sedang berada didalam restoran adiknya, tapi mereka saling terdiam tanpa membuka suara.
" permisi tuan !! silahkan dinikmati makanan nya " seorang waiters meletakkan pesanan mereka dengan hati-hati.
dominic tersadar dan melihat makanan diatas meja, dia hanya mengangguk saja,setelah semua makanan di sajikan, waiters itu pergi dari sana dengan wajah keheranan.
dominic menatap wajah kekasihnya dengan serius.
" apakah kamu pernah menikah dan mempunyai seorang putri dengan pemuda tadi ?? "tanya dominic dengan tangan mengepal ,dia merasa kecewa karna dinda sudah pernah tidur dengan laki-laki lain, dan dia juga merasa sakit hati jika kekasihnya sudah memiliki seorang anak.
sontak dinda menatap wajah kekasihnya yang terlihat kecewa,dia menatap dominic dengan tatapan dingin.
" kamu menuduhku membohongi mu !!! apakah kamu berfikiran buruk tentang ku ?? " mendengar suara kekasihnya yang dingin, dominic merasa khawatir jika kekasihnya marah dan meninggalkan nya.
" tidak sayang,,,aku hanya bertanya saja !! jangan marah seperti itu,maafkan aku " dia menggenggam tangan dinda dengan lembut.
" jika memang dia sudah pernah menikah dan sudah memiliki anak,,!! aku akan tetap menikahinya karna aku mencintainya dengan tulus !!! " gumamnya Dominic dalam hatinya dengan yakin.
dinda menarik nafasnya dan menepuk tangan kekasihnya.
" baiklah aku akan jujur padamu,, sebenarnya pemuda tadi dia bernama Mark yang perusahaan nya sekarang berada diposisi ke 3, dulu dia berada di posisi ke 2,,ntah lah aku tidak tau penyebabnya..kami pernah jadi rekan bisnis,dan aku hanya menganggapnya seperti itu, tapi dia menaruh perasaan padaku,,aku menolaknya karna dia dulunya seorang Casanova.. dari hasil perbuatannya dia menghamili seorang gadis lugu dan melahirkan seorang putri yang mirip denganku,,aku juga merasa bingung kenapa putrinya sangat mirip denganku, aku saja merasa shock karna waktu itu aku yang membawa istrinya kerumah sakit yang ingin melahirkan. maka dari itu aku tau putrinya mirip denganku karna aku sudah pernah melihatnya " jujur dinda dia menceritakan semuanya pada kekasihnya agar tidak ada kesalahan pahaman.
mendengar itu dominic merasa lega ,dia juga merasa bersalah karna berfikiran buruk tentang kekasihnya.
dia memeluk dinda dengan lembut dan mencium keningnya.
" sayang maafkan aku,, karna sudah berfikiran buruk tentang mu dan aku sangat bodoh karna salah paham dengan ucapan pemuda itu " ujarnya dengan wajah sedihnya.
" sudahlah jangan merasa bersalah,siapapun yang mendengar perkataan pemuda tadi pasti akan merasa salah paham " ucap dinda tersenyum lembut.
" baiklah mari kita makan, setelah ini kamu harus menemaniku ke mall " ucap Dinda dengan serius.
dominic terkekeh dan mengangguk ,dia makan dengan tenang sesekali menyuapi kekasihnya dengan telaten.
orang-orang yang melihat keromantisan mereka tersenyum sendiri dan membuang muka pura-pura tidak melihat.
**************
sementara di restoran tempat yang terlihat sepi .disana terlihat seorang wanita paruh baya melihat jam tangannya, sesekali melihat kendaraan yang melintas.
" dimana dia ?? kenapa dia membuatku menunggu lama " geramnya dia meminum jus nya dan merasa bosan.
" apa jangan-jangan dia sudah tertangkap?? sialan kalau sepert ini rencana ku akan gagal !! dasar wanita bodoh itu memang selalu ceroboh " marahnya dia berdiri dan melihat restoran yang sepi.
" lebih baik aku fikirkan cara bagaimana membalas dendam pada wanita itu karna dia sudah berani membunuh putri dan suamiku " marahnya dia tersenyum menyeramkan dan pergi dari sana.
seseorang yang melihat kepergian wanita itu merasa mengenalinya.
" apa itu bibiku ?? tapi kenapa dia ada disini ? dan sudah lama aku tidak melihatnya...aaaa..sudahlah lebih baik aku jalan-jalan ke mall saja " ucapnya dan pergi menggunakan taksi ke mall terbesar.
***********
sedangkan di mansion erlangga. terlihat wiwi sedang kesulitan berjalan. saat ini usia kandungannya sudah 9 bulan dan dia diperkirakan 1 minggu lagi akan melahirkan.
" kenapa semakin hari aku merasa kesulitan berjalan ?? apa aku terlalu banyak makan ? " tanyanya pada suaminya.
dev terkekeh dan mendudukkan istrinya dengan hati-hati.
" sayang ?? apakah kamu lupa sebentar lagi anak kita akan lahir,dan perut mu besar karna anak kita yang semakin tumbuh besar dan sehat" jelasnya pada istrinya yang polos.
wiwi terdiam dan mengelus perutnya dengan lembut,dia menatap wajah suaminya dengan sedih.
" bagaimana jika aku tidak selamat saat melahirkan anak kita suamiku ?? apakah kamu akan menikah lagi ?? " tanyanya dengan sedih sembari mengelus perutnya.
dev tertegun dia menggeleng dan menggenggam tangan istrinya.
" sayang ? apa yang kamu katakan ?? kamu akan selamat dan kita berdua akan merawat anak kita sama-sama,aku mohon jangan pernah mengatakan itu lagi " suara dev terdengar bergetar, dia tidak akan pernah membiarkan sesuatu terjadi pada istrinya apalagi sampai meninggalkannya.
wiwi tersenyum lembut dan mengangguk lalu dia memeluk suaminya.
" maafkan aku, aku hanya bertanya saja apakah kamu akan menikah lagi atau tidak" cicitnya dia menyandarkan kepalanya di bahu suaminya.
" tentu saja tidak aku akan ikut bersama denganmu jika kamu pergi meninggalkan ku " ucapnya dengan lirih,wiwi hanya terdiam dan mereka menghabiskan waktu bercerita di taman mansion.
sementara disisi gara terlihat dia sedang tersenyum sambil membawa bunga mawar.
" hari ini aku harus menyatakan cintaku pada Alexia, " ucapnya dengan semangat, sembari berjalan melewati ruang tamu.
para pembantu yang melihat itu mengulum senyumnya dan menggoda tuan muda mereka.
" tuan muda apakah bunga itu untuk kekasih anda ," suara bibi ayu membuat gara tersadar.
gara mengangguk kemudian menggeleng.
" belum jadi kekasih bi..' doakan saja dia menerima cintaku hari ini" ucapnya dengan malu.
mereka semua menutup mulut, Karna melihat tuan muda nya yang terlihat lucu.
" tuan muda,siapa yang tidak mau menerima cinta pemuda tampan seperti anda," ucap bibi ayu menyemangati gara.
mendengar itu gara terdiam dan dia langsung menyugar rambutnya sembari bersiul.
" apa yang bibi ucapkan benar,tidak mungkin ada yang menolak cintaku, apalagi dengan wajah tampan ku ini,,,,,yasudah bi aku pergi dulu ,kalian harus mendoakan ku agar semua berjalan dengan lancar" ucapnya tersenyum manis pada semua pembantu.
dia berjalan dengan semangat dan bersiul dengan tersenyum manis,melihat kepergian gara mereka menggeleng.
" aku yakin pasti tuan muda akan jadian malam ini dengan wanita yang di taksir tuan muda kita "
" kamu benar,wanita mana kira-kira yang beruntung mendapatkan tuan muda kita "
" nanti juga kita akan tau sendiri,ayo kita harus berkerja "
mereka pergi meninggalkan ruang tamu dengan bergosip juga merasa bahagia, tuan muda mereka yang konyol akhirnya menemukan wanita yang membuat nya jatuh cinta.
*************
didalam mall terbesar di kota, terlihat dominic dan dinda sedang berjalan sembari bergandengan tangan, sesekali mereka melihat hal-hal yang membuat mereka tertarik.
dinda melihat toko pakaian dalam wanita, langsung menarik tangan kekasihnya kesana.
" sayang cepat kamu pilihkan mana yang cocok untukku saat kita melakukan malam pertama nanti " ucap dinda blak-blakan,bahkan dia tidak melihat wajah kekasihnya yang memerah.
dominic yang mendengar itu merasa malu dia mendatarkan wajahnya,dan melirik orang-orang yang menatap nya dengan tersenyum malu.
" shittt...!!! kenapa kekasihku tidak tau tempat jika ingin berbicara " geramnya dia mengusap sudut hidung nya dengan salah tingkah.
sedangkan dinda melihat gaun malam yang terbuka langsung mengambil nya, matanya berbinar dan memperlihatkan gaun malam itu pada dominic.
" sayang lihatlah,,aku pasti cantik mengenakan gaun malam ini,,dan kamu pasti akan merasa terpesona jika aku mengenakannya saat malam pertama kita " ucapnya lagi dia menggoyangkan gaun malam itu dihadapan kekasihnya.
dominic menahan nafas melihat gaun malam yang terlihat terbuka, dan dia mendengar bisikan-bisikan orang-orang di dekat mereka.
" ya ampun mereka terlihat romantis sekali,dan lihat lah sepertinya kekasih wanita itu malu-malu"
" alahhhh kalian tidak tau saja laki-laki jika malu-malu itu berarti dia sangat gagah diatas ranjang "
" ya ampun aku jadi malu mendengar ucapan mu, "
" tapi aku merasa mereka sepertinya ingin menikah,makanya wanita itu membeli gaun malam "
dominic terdiam dan melihat baju itu lalu mengambilnya dengan cepat,sontak dinda terdiam dan melihatnya dengan memiringkan kepalanya.
" kenapa sayang ?? apa gaun malam nya kurang seksi ?? apa kamu ingin aku mencarikan gaun malam yang lebih terbuka lagi sayang??? " tanya dinda dengan polos.
mendengar itu dominic menutup mulut kekasihnya dan meletakkan gaun malam ini dengan cepat dan membawa kekasihnya pergi dari sana.
dinda yang mendapatkan perlakuan seperti itu merasa heran.
" sistem..ada apa dengan kekasihku ?? kenapa dia bertingkah aneh ?? " tanyanya dalam hati.
( nona,,kekasih anda merasa malu karna anda berbicara secara blak-blakan di depan banyak orang )
dinda terdiam dan melihat orang-orang yang sedang berbisik-bisik sesekali melirik ke arah mereka.
" sial..!!! kenapa aku tidak melihatnya,pantas saja kekasihku dari tadi diam saja " gumamnya dan tidak berani protes pada kekasihnya.
************
Disisi gara yang sudah sampai di taman. memperbaiki penampilannya dia juga beberapa kali menyugar rambutnya.
" kenapa aku merasa deg-degan?? " ucapnya dan menarik nafas dalam-dalam.
setelah merasa tenang gara berjalan dan melihat banyak orang yang sedang duduk dengan pasangan nya. " sebentar lagi aku juga akan punya kekasih !! " ucapnya dengan sombong dan berjalan dengan cepat mencari keberadaan Alexia.
sedangkan didekat air mancur terlihat seorang wanita sedang duduk dengan tenang. dia melihat orang-orang yang terlihat ramai.
" kenapa dia lama sekali ?? apa dijalan dia terjebak' macet?? dan juga tumben sekali dia mengajakku bertemu " gumamnya dia meremas pakaian nya dengan tangan berkeringat dingin.
" ada apa dengan ku ? kenapa aku merasa deg-degan dan juga aku seperti kesulitan menarik nafas " ucapnya lagi,dia berdiri dan menarik nafas dalam-dalam.
gara yang melihat alexia langsung berjalan menghampiri nya dan dia menampilkan senyumannya yang manis.
" hhmmmm..apa kamu sudah lama datang ,?? " suara gara mengangetkan alexia, dia berbalik badan dan melihat gara yang sedang tersenyum manis ke padanya.
sontak jantung alexia berdebar kencang, dia merasa gugup tapi dia berusaha menampilkan wajah datar nya.
" tidak.!! aku baru saja datang " jawabnya dengan singkat.
gara mengangguk dan dia menarik tangan Alexia agar duduk disampingnya.
" jangan terlalu lama berdiri,,aku takut jika kakimu nanti merasa sakit " ucapnya dengan lembut.
wajah alexia memerah dia hanya mengangguk dan duduk disamping gara dengan jantung yang masih berdebar kencang.
" apa kamu tadi terjebak macet dijalan ? " tanyanya dengan basa-basi karna dari tadi gara terus saja memandanginya.
" tidak,,aku menggunakan motor agar tidak terjebak macet " jujurnya,.
alexia mengangguk dan membuang muka, dia pura-pura melihat orang yang sedang sibuk dengan kegiatannya.
Tapi tiba-tiba dia tersentak dan menatap ke arah bawah,jantungnya semakin berdebar kencang.
dia melihat gara yang sedang berlutut dihadapannya, dia yang ingin berbicara tiba-tiba melihat bunga mawar di hadapannya.
gara menatapnya dengan lembut dan memberikan bunga mawar untuknya.
" aku tau pertemuan kita baru sebentar,tapi aku sadar disaat aku berada didekat mu ,aku merasakan kenyamanan yang belum pernah aku rasakan dari wanita lain,,dan saat aku ingin tidur aku selalu mengingat wajahmu, dan aku merasa jika aku sudah jatuh cinta padamu. entah kenapa setiap hari aku ingin terus saja menemui mu dan aku juga akhirnya sadar jika aku memang mencintai mu dan aku jatuh cinta pada pandangan pertama saat pesta di malam itu..untuk itu hari ini aku ingin menyatakan perasaan ku,,alexia aku mencintaimu !! maukah kamu menjadi kekasih ku ?? jika kamu menerima ku ambil lah bunga mawar ini,, tapi jika kamu menolak ku dorong bunga ini ke arahku " ucapnya dengan lembut ,dia tersenyum manis dan menatap wajah alexia dengan cinta.
deg
alexia terkejut dia juga merasakan apa yang diucapkan gara itu, dan setiap dia ingin tidur dia juga selalu mengingat wajah gara.
" apa memang aku sudah jatuh cinta padanya " gumanya dia melihat gara dengan diam.
sementara gara merasa was-was jika alexia menolaknya, apalagi dia melihat orang-orang sedang merekam aksinya.
" sialan !! seharusnya aku mengajak alexia diruangan tertutup" gumamnya dengan malu. dia menatap alexia lagi dengan tersenyum.
orang-orang disana yang melihat aksi gara sontak merekamnya dan mereka semua mendekati keduanya dan memberikan suaranya.
" ayo terima mbakk,,dia sangat tampan jika tidak mau aku bisa menerima nya "
" terima....terima.....jangan terlalu lama kak kasihan cowoknya "
" baru kali ini aku melihat pemuda seromantis dia,,wanita itu sangat beruntung "
....... terima...terima...ayo mbak..terima cintanya...
alexia mengambil bunga itu dengan hati-hati, dia juga tersenyum pada gara dan mengangguk,sontak gara terkejut dia berdiri dengan wajah pucatnya.
" apakah itu berarti kamu menerima cintaku baby ..???? "tanyanya dengan nafas memburu karna merasa terlalu bahagia.
Alexia mengangguk malu-malu, sontak gara menggendong alexia yang sekarang sudah jadi kekasihnya..
" terimakasih baby,,, terimakasih karna sudah menerima ku " teriaknya dengan keras,,alexia terkejut dengan tingkah gara tapi dia merasa gara sangat romantis,, jadi dia terkekeh kecil dan memeluk lehernya.
prokkkkkkkkkkk
prokkkkkkkkkkk
mereka semua bertepuk tangan,apalagi melihat keromantisan mereka, sebagian orang gigit jari karna para wanita merasa gara cowok ter romantis yang pernah mereka temui.
" ayo turun kan aku,, malu banyak orang disini " ucap alexia pada gara dengan wajah memerah.
gara mengangguk dia menurunkan alexia dengan hati-hati, dia menghadap semua orang-orang dan tersenyum bahagia.
" terimakasih karna kalian sudah memberikan dukungan untuk ku,,,kalian memang yang terbaik " teriaknya dengan tertawa bahagia,mereka semua bersorak dan tertawa juga..
gara yang merasa bahagia mengangkat tangannya dengan semangat, dia ingin melambaikan tangannya,dan menyapa mereka semua,tapi tiba-tiba.
krakkkkkkkk
sontak mereka terdiam dan melihat kearah gara, sedangkan wajah gara menjadi pucat,dia melirik ketiaknya,disana dia melihat bajunya robek dan memperlihatkan bulu ketiaknya yang lebat.
sedangkan Alexia mematung, dia terdiam dan menatap gara dengan pandangan kosong.
wajah gara pucat pasih ,dia menurunkan tangannya dengan cepat dan berbalik badan,juga dia melihat kekasihnya yang sedang terdiam.
" mmmm....maaf saya harus segera kembali " ucapnya dan langsung menarik tangan alexia, dia membawanya pergi dari kerumunan.
*************
didalam mall setelah mereka berbelanja. akhirnya dinda dan dominic, berjalan keluar dari mall, dan tentu saja dominic yang membawa semua belanjaan Dinda.
dia tidak mempermasalahkan itu sama sekali,yang terpenting kekasihnya bahagia.
BRUKKKKKKKK
dominic ditabrak seorang wanita hingga belanjaan kekasihnya jatuh berserakan, sedangkan dinda menggeram marah,apalagi melihat siapa yang menabrak kekasihnya.
dominic yang menatap belanjaan kekasihnya yang berserakan menatap wanita itu dengan dingin.
wanita itu merasa sakit dibahunya,dia ingin memarahi orang yang menabraknya, tiba-tiba matanya melotot dan berganti jadi mata berbinar senang.
" ya ampun dominic akhirnya kita bertemu lagi,,kebetulan sekali aku ingin mengobrol dengan mu " ucapnya dengan lembut .dia ingin menarik tangan dominic tapi dia hanya memegang angin.
karna dominic menjauhi nya dan menatapnya dengan tajam.
" jangan menyentuhku sialan !!! " ucapnya dengan dingin.
Cintia ternyata wanita itu adalah Cintia yang mengaku sebagai teman satu kampus dominic,dia menatap wajah nya dengan kecewa.
" kenapa kamu selalu menghindari ku ?? apa kamu tidak mengingatku sama sekali ??? aku wanita yang pernah duduk disamping mu saat kita makan di kantin " ucapnya dengan mata berkaca-kaca .
" berhentilah membuatku muak,,aku tidak mengenalmu sama sekali " dominic melihat belanjaan nya yang berserakan.
Cintia yang ingin membuka suara tiba-tiba mendengar suara wanita.
" sayang..kenapa belanjaan ku berantakan seperti ini " suara nya yang terdengar manja,dan dinda sengaja memeluk lengan dominic dengan wajah cemberut..
dominic membalas pelukan nya dan menatap kekasihnya dengan bersalah.
" sayang maafkan aku,, ini semua kesalahanku yang tidak berhati-hati" ucapnya nya dengan lembut.
" kamu tidak salah sama sekali sayang,, " ucapnya dinda dan melihat wanita itu dengan tajam.
Cintia yang mendengar dan melihat keromantisan mereka merasa kepanasan, dia juga meneliti wajah dinda dengan tertegun.
" dia memang sangat cantik....tidak..!!! ada apa denganku ?? kenapa aku justru memujinya?? " geramnya dalam hati.
Cintia tiba-tiba tersenyum licik dia menatap wajah dinda dengan tersenyum remeh.
" jadi kamu wanita dominic?? sudah berapa kali kamu memberikan tubuhmu padanya ?? " ucapnya dengan santai.
dominic merasa marah, dia ingin maju menghajar wanita itu, tapi dinda menahan tangannya.
" sayang biarkan aku yang menjadi lawannya,,,kamu cukup dukung aku saja " manja nya pada kekasihnya dan mengelus rahang tegas nya.
Dominic tersenyum mengangguk, Cintia semakin kepanasan, dinda berjalan dengan anggun dan menatap wanita itu dengan tajam lagi.
" apa urusanmu jika aku memberikan tubuhku pada calon suamiku ??? toh sebentar lagi kami juga akan menikah " jawab dinda dengan santai.
" kamu.....!!!! " teriak cintai dengan marah saat mendengar dominic akan menikah ,dia menggeleng tidak !!!! dia tidak akan membiarkan dominic menikah dengan siapapun.
" ada apa dengan wajahmu ???! dan kenapa kamu mencari masalah dengan kekasihku hmmm...?? " tanya dinda lagi sembari meniup kuku nya.
Cintia terdiam tiba-tiba dia menyeringai tajam.
" jelas aku mencari masalah, karna aku pernah tidur dengannya,, dan apakah kamu tau dia sangat gagah dan juga aku merasa ketagihan dengan goyangannya" ucapannya dengan sombong.
dinda yang mendengar itu menatap tajam dominic, yang ditatap menggeleng kepalanya dengan cepat.
" tidak sayang !! aku tidak pernah menggoyang wanita rendahan itu percayalah" ucap dominic dengan takut,,dia takut jika dinda percaya dengan ucapan wanita itu.
Cintia tersenyum bahagia melihat mereka yang akan bertengkar, dan dinda percaya dengan ucapan kekasihnya.
" brengsek kenapa aku mengingat perkataan ku saat menggoda Nathan di dimensi lain " gumamnya dalam hati, dia meringis apa ini balasan untuk ku fikir nya.
" aku kasihan denganmu karna sudah mendapatkan bekasku,,dan juga kamu wanita..." ucapnya terhenti dia terkejut dan merasakan sakit di bagian kepala nya.
sedangkan dinda langsung menarik rambutnya dengan kuat, karna merasa marah dia menariknya ke arah kerumunan.
mata dominic melotot ,dia tidak mau kekasihnya terkena masalah dia langsung berlari mengejarnya.
" lihatlah ini dia pelakor yang ingin menggoda kekasihku,bahkan dia terang-terangan membuka bajunya didepan calon suamiku" teriak Dinda dengan keras dan menambahkan sedikit bumbu kebohongan..
orang-orang langsung menatap wanita itu dengan jijik dan meludahinya.
" hajar saja itu mbakk,, aku sangat membenci wanita seperti itu "
"benar..!!! lebih baik pukul saja sampai pingsan "
" aku juga ingin rasanya mencabik-cabik wajah wanita itu "
.
sedangkan cintia kesakitan, dia berteriak dengan keras, dan dia tidak menyangka akan mendapatkan kesialan hari ini..
" lepaskan aku sialan..lepas...!!! " teriaknya tapi tidak ada yang memperdulikannya, dan dinda menjambak rambutnya semakin kuat.
Dan dinda yang merasa emosi, membenturkan kepala Cintia ketanah dengan kuat,sontak Cintia merasa pusing,
orang-orang yang melihat itu menutup mulut karna terkejut dengan aksi dinda,mereka tidak menyangka wanita itu melakukannya bahkan melebihi ucapan mereka semua.
" lepaskan aku... hikksss..ini sangat sakit...tolong...," tangisannya terdengar,tapi tidak ada orang yang berani menolong nya.
Dominic yang baru sampai disana mellihat aksi kekasihnya bergelidik ngeri dia berjalan dengan tergesa-gesa.
" sayang,,sudah heyy..dia bisa saja terluka..jangan seperti itu sayang" ucap dominic memegang tangan dinda dengan lembut.
dinda melotot kearah kekasihnya dan menatapnya dengan dingin.
" apakah kamu membela wanita ini ??? apa kamu menyukainya ??? apa kamu mencintainya ??? atau kamu memang benar-benar pernah tidur dengan nya ??? " tanyanya dengan nafas memburu,dia menatap dominic dengan tajam.
dominic mundur dia tidak menyangka kekasihnya berkata seperti itu, dia menggeleng brutal.
" tidak sayang..,!!! ucapan mu tidak ada satupun yang benar " ucapnya dengan serius.
Dinda mengangguk dan tersenyum kearah dominic.
" lalu kenapa kamu membelanya, ?? " sinis nya melihat' kekasihnya.
Dominic mengacak-acak rambutnya dengan prustasi,dia sangat menyesal mengatakan itu pada kekasihnya.
" maafkan aku sayang,,, baiklah terserah kamu apakan dia.. pukul dia sayang..Jambak rambutnya..jangan lupa buat dia pingsan ataupun buat dia tidak bernafas lagi " teriak Dominic dengan semangat, dia mengepalkan tangannya keatas memberikan semangat pada dinda.
mata dinda berbinar-binar, dia mengangguk dan kembali menjambak rambut Cintia dengan semangat,dan membenturkan kepalanya ke batu yang ada disana.
sedangkan semua orang-orang disana merasa shock melihat kekasih wanita itu yang malah mendukung kekasihnya.
mereka menahan nafas dan melihat wanita itu sudah pingsan dan kepalanya mengeluarkan darah segar.
dinda yang melihat Cintia yang tidak bergerak lagi merasa puas dia berdiri,, tiba-tiba ada botol minuman dihadapannya.
sontak dia melihat kekasihnya yang sedang memberikan air minum untuknya dengan tersenyum manis.
" minum lah sayang,,aku tau pasti kamu merasa lelah " ucapnya dengan lembut.
dinda merasa bahagia karna mempunyai kekasih yang pengertian seperti dominic ,dia tersenyum lembut dan meminum air itu dengan sekali teguk.
" ayo kita pulang sayang, aku merasa lelah " ucap dinda,, dominic mengangguk dan berjongkok di hadapan dinda..
" kenapa kamu masih berjongkok disitu ?? " tanyanya dengan heran.
dominic melihatnya lagi.
" sayang kamu bilang merasa lelah ,,jadi biarkan aku menggendong mu " ucapnya dengan tersenyum.
mata dinda melotot dia menaiki punggung kekasihnya dengan bahagia.
" mari kita pulang " teriak dinda,,,dominic berjalan dengan hati-hati.
dinda yang melihat semua orang terdiam langsung melambaikan tangannya.
" terimakasih telah memberikan solusi yang baik untukku hari ini " teriaknya dan akhirnya dinda pulang meninggalkan semua orang.
mereka semua meringis mendengar ucapan dinda, seolah-olah keadaan Cintia yang mengenaskan adalah ulah mereka.
orang-orang yang melihat kepergian dinda langsung menelpon ambulans,dan Cintia dia bawa kerumah sakit.
dan dokter mengatakan,dia mengalami geger otak .