NovelToon NovelToon
Cinta Di Kehidupan Kedua

Cinta Di Kehidupan Kedua

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Dijodohkan Orang Tua / Cintamanis / Reinkarnasi / Cintapertama / Mengubah Takdir
Popularitas:33k
Nilai: 5
Nama Author: Zakiya el Fahira

HAZEL SETEVIANO sangat mencintai pria yang di jodohkan dengannya RONAlDO ALEXANDER, karan rasa cintanya pada Ronald sangat besar, Hazel selalu bersikap posesive, dia akan marah jika ada wanita yang mendekati Ronald, hingga bertambah hari Ronald semakin di buat muak dengan sikap Hazel yang menurutnya sangat cemburuan, bahkan Hazel juga selalu bersikap sinis pada LUNA MAHENDRA yang jelas jelas sudah bersahabat dengan Ronald sejak duduk di bangku SMP, karna Hazel merasa kalau Luna sudah merebut perhatian Ronald darinya.

Dan suatu hari tibalah acara peresmian pertunangan Hazel dan Ronald yang di gelar di hotel mewah, dan malam itu senyum Hazel terus mengembang, tapi senyum itu lenyap seketika saat Ronald membatalkan pertunangannya di depan para tamu undangan.
Hazel yang merasakan sakit di hatinya dia hanya bisa menangis dan berlari keluar dari hotel, dan naasnya saat menyebrangi jalan raya, sebuah truk
menghantam tubuhnya hingga terpental ke sisi jalan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zakiya el Fahira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 27

Tiga bulan telah berlalu, dan selama itu Hazel merasakan hidupnya selalu di penuhi oleh cinta yang di berikan Ronald, sesibuk apapun Ronald dia selalu menyempatkan waktunya untuk Hazel.

Hazel tidak pernah menyangka, di kehidupan keduanya ini akan mendapatkan cinta yang begitu besar dari Ronald.

Hari ini karna tidak memiliki jam kuliah, jadi Hazel berinisatif membuatkan makan siang untuk Ronald, dan mengirimnya ke rumah sakit tempat Ronald koas.

Saat ini jika tidak ada jam kuliah atau saat hari libur, Hazel akan berada di rumah baru yang di berikan oleh Ronald, di sana Hazel tidak tinggal seorang diri, Ronald sudah membayar dua pelayan perempuan dan satu pelayan pria untuk merawat rumah mereka.

''Nona, mau buat apa?'' tanya seorang pelayan wanita paruh baya, saat melihat Nona Mudanya ada di dalam dapur.

''Oh, ini Hazel mau bikin makan siang untuk Kak Ronald'' jawab Hazel tersenyum.

Pelayan itu tersenyum. ''Apa perlu saya bantu, Nona'' tawar pelayan itu.

''Enggak perlu, biar Hazel selesaikan sendiri'' timpal Hazel.

''Kalau begitu saya tinggal bersih bersih halaman belakang, kalau nanti Nona Hazel butuh bantuan, panggil saya ya'' ucap pelayan wanita itu.

''Iya, Bibi''

Setelah pelayan wanita itu pergi Hazel mulai fokus membuat makan siang untuk Ronald.

Satu jam telah berlalu, akhirnya makan siang yang di buat oleh Hazel untuk Ronald sudah selesai, Hazel juga sudah memasukkan masakan yang di buatnya ke dalam kotak bekal.

''Huft, sekarang aku mandi dulu, setelah itu pergi ke rumah sakit'' gumam Hazel sembari melepas apron dari tubuhnya.

Tepat jam dua belas Hazel sudah sampai di rumah sakit, lalu dia masuk ke dalam dan duduk di lobi rumah sakit untuk menunggu Ronald, tadi dia sudah mengirim pesan pada Ronald, kalau dia akan datang ke rumah sakit untuk mengantarkan makan siang.

''Sayang''

Hazel mendongakkan kepalanya, senyumnya mengembang melihat pria yang di cintainya berjalan ke arahnya, lalu duduk di sampingnya.

''Apa aku membuatmu menunggu lama?'' tanya Ronald sembari mengelus pucuk kepala Hazel.

Hazel menggelengkan kepalanya. ''Enggak, aku juga baru sampai'' tukas Hazel.

''Tumben mau menemuiku di rumah sakit, ada apa?'' tanya Ronald, karna selama ini Hazel tidak pernah sekalipun menginjakkan kakinya di rumah sakit tempat dia melakukan koas.

Hazel menyodorkan paperbag yang sejak tadi di genggamnya ke hadapan Ronald. ''Aku bawain Kak Ronald makan siang, ini aku sendiri yang buat'' ucap Hazel.

Senyum Ronald langsung mengembang, bahagia tentu saja, karna tidak ada angin tidak ada hujan tiba tiba Hazel membawakannya makan siang, sesuatu yang tidak pernah terlintas di benaknya, lebih tepatnya selama ini Ronald tidak pernah berharap lebih pada Hazel prihal memberikan perhatian padanya, bagi Ronald cukup dengan Hazel mau menerima dirinya sebagai calon suaminya, itu sudah membuatnya sangat bersyukur.

''Sayang, terimakasih ya'' ucap Ronald menatap paperbag di tangannya dengan penuh cinta.

''Sama sama'' balas Hazel tersenyum.

''Nald''

Hazel dan Ronald sama sama menoleh, dan terlihat Winda berjalan ke arah mereka.

''Nald, dokter Anton mencarimu'' ucap Winda dan seketika raut wajah Ronald langsung berubah masam, padahal dia masih ingin berduaan dengan Hazel.

Hazel tersenyum melihat wajah masam Ronald, lalu mengelus punggung tangan Ronald untuk memberi semangat.

''Kak Ronald sana, cepat temui dokter Anton, jangan sampai membuat beliau menunggu Kakak'' ujar Hazel.

Ronald menghela nafasnya. ''Baiklah, maafkan aku ya, enggak bisa menemani kamu lama lama'' ucap Ronald merasa bersalah.

Hazel menggelengkan kepalanya sembari tersenyum. ''Enggak papa kok, sudah sana''

Akhirnya mau gak mau Ronald bangkit dan meninggalkan Hazel, tapi tidak lupa membawa makan siang yang di bawakan oleh Hazel.

Setelah kepergian Ronald, perlahan Winda yang masih ada di sana mendekat dan berdiri di depan Hazel.

''Hai Zel, lama enggak ketemu'' sapa Winda.

''Hai juga Wind'' balas Hazel tersenyum.

Winda lalu duduk di tempat yang sebelumnya di duduki oleh Ronald, keduanya saling diam beberapa saat sebelum akhirnya Winda membuka suaranya.

''Bagaimana kabar kamu?'' tanya Winda.

''Baik'' sahut Hazel agak canggung, mungkin karna Winda sahabat Luna, jadi Hazel agak merasa tidak nyaman.

''Zel, apa Luna masih mencari masalah sama kamu?'' tanya Winda.

''Enggak, sudah tiga bulan ini aku jarang bertemu dengannya di kampus'' jawab Hazel.

''Mungkin karna kalian beda jurusan'' ucap Winda.

''Bisa jadi'' sahut Hazel.

''Apa kamu tahu, kalau Luna kerja di perusahaan Ayahnya Kenzo?'' tanya Winda lagi dan Hazel menganggukkan kepalanya.

Lalu keduanya kembali saling diam, hingga beberapa detik kemudian terdengar helaan nafas dari Winda.

''Aku sudah beberapa kali memperingatkan Luna, kalau Ronald tidak pernah menyukainya, tapi Luna tidak percaya, menurut dia kebaikan yang Ronald berikan padanya adalah bentuk kalau Ronald memiliki perasaan padanya walau hanya sedikit, tapi perlahan prasangkanya itu berubah menjadi obsesi yang berakhir membuat Ronald membencinya'' ungkap Winda, dan Hazel mendengarnya dengan diam.

''Sebenarnya aku juga kasihan sama dia, selama ini dia berusaha keras untuk selalu bisa dekat dengan Ronald, bahkan dia sampai nekat melawan rasa takutnya pada jarum suntik demi bisa satu jurusan dengan Ronald'' lanjut Winda.

Hazel seketika terkejut mendengarnya, ternyata Luna dan dirinya sama sama takut jarum suntik, dia pikir entah di kehidupan pertamanya atau keduanya Luna mengambil jurusan kedokteran, memang karna cita citanya menjadi dokter, ternyata Luna melakukannya demi bisa dekat dengan Ronald, sama persis dengannya di kehidupan pertamanya.

" Kenapa aku baru tahu kebenaran ini sekarang" batin Hazel.

''Zel, Hazel''

Hazel tersentak saat Winda melambaikan tangannya di depan wajahnya.

''Iya ada apa Wind?''

Winda tersenyum lalu mengulurkan tangannya di depan Hazel. ''Aku minta maaf, karna pernah berfikiran buruk tentangmu''

Hazel langsung tersenyum dan membalas jabatan tangan Winda. ''Enggak apa apa, aku bisa ngerti kok''

Keduanya saling bersalaman dengan tersenyum.

''Ya sudah, kalau gitu aku masuk dulu ya'' pamit Winda.

''Iya, aku juga mau pulang'' timpal Hazel.

''Kamu hati hati'' tukas Winda yang di angguki oleh Hazel.

Keduanya lalu berpisah, Hazel berjalan keluar dari lobi rumah sakit sedangkan Winda berjalan ke lorong rumah sakit.

Sedangkan di sisi lain tepatnya di sebuah perusahaan, terlihat Luna dengan seragam khusus pegawai cleaning servis, sedang mengelap kaca lobi perusahaan, Luna juga sudah tiga bulan bekerja di perusahaan milik Ayah Kenzo, sebenarnya Luna merasa tidak betah dengan pekerjaannya sekarang, karna beberapa kali dia mendapat masalah dengan seniornya, tapi Luna juga tidak punya pilihan lain, karna sudah beberapa kali dia mencoba mencari pekerjaan di tempat lain, tapi sampai detik ini belum juga dapat.

Saat sedang fokus mengelap jendala kaca, Luna melihat kedatangan Kenzo, dan seketika senyum Luna langsung merekah, karna semenjak dia masuk kerja di perusahaan milik Ayah Kenzo, ini kali pertamnya Luna melihat Kenzo muncul di perusahaan milik Ayahnya, Luna ingin membuktikan pada seniornya kalau dirinya memang berhubungan dekat dengan putra presdir mereka, Luna juga ingin menutup mulut seniornya yang selalu menghinanya dengan kata kata kalau dirinya hanya upik abu yang bermimpi mendapatkan pangeran.

''Huh, kalian lihat saja, setelah ini kalian tidak akan berani menghinaku lagi'' gumam Luna dengan penuh percaya diri juga senyumnya yang tersungging di sudut bibirnya.

Tapi senyum Luna langsung lenyap seketika, saat melihat seorang gadis yang ikut bersama Kenzo.

''Ck, kenapa gadis sialan itu harus ikut juga sih, ganggu saja'' gerutu Luna kesal.

1
Ari Peny
kurasa hazel terlalu deh thor
Ari Peny
wah 2 th blum MP gila y
meiji
Kaka cantik mau tanya ini cerita hiatus ya apa udah ngg d update lg 😭
aku
liatin apa pak martin?? ronald kah?
Gustinur Arofah
typo harusnya kenzo
JasmineA
Ronald sih baik utk alur kehidupan kedua....tp ngak tau knpa rasanya kurang sreg gitu sm Ronald😂 aduhhh apa perasaanku saja ya...kalo mau jodohnya hazel sm martin bisa ngak?
Noey Aprilia
Mngkn krna trbiasa brsma,jd rsa cnta mlai tmbuh d hti martin....tp jgn smp mlkukn brbgai cra buat mrebut hazel dr ronald y martin,nnti km akn mnyesal....
Lilydale
martin semoga waras sampai akhir yaa. walaupun belum tau bentuk konflik yang akan terjadi, sejauh ini menangkap paman martin ada benang kusut kepada hanzel. semoga tidak semakin drama ceritanya🙃🙏
Noey Aprilia
Hikksss....
ikutn sdih...pdhl hazel lg bhgia,tp ada aja ujian dlm hdp....mga ayhnya hazel baik2 aja...
Yuli Yanti
thor maaf sebelum nya kmu k'biasan deh,kmu buat novel bru yg lma ga d'tamatin dlu nnti yg ini d'gantung juga padahal novel kmu pda bgs semua loh
EembuL
waaallaaah llaah laaaah ternyata oh ternyata Clara benar2 diatas rata2.. 😃😃😃 Luna bagaikan semut di atas tumpukan pasir 😂😂😂😂😂
Noey Aprilia
Mkin berat aja nih lwan'nya luna....
stlh kmrn klah sm hazel,skrng pun klh sm clara...abs ni d jmin bpknya kenzo lngsng ngsih rstu.....
Noey Aprilia
Laahhhhh.....
kirain luna udh wras,taunya msih gila...
stlh d tndang sm ronald,skrng ngarep sm kenzo....emng ga tau malu....😫😫😫
EembuL
sa suka banget kalau Clara & Kenzo.. biar Clara yg lawan lalat tu. kalau Hazel orangx terlalu pemaaf banget, rasane inginku benturkan kepalax sekali sja agar bisa sedikit tegas 😠👊
Lilydale
apakah ada part 2 dengan julukan "Clara VS Laura? "🤣🤣
Noey Aprilia
Mstinya luna tau diri.....udh mnding d ajk sm mreka,mlah brsa bgt pgn jd psat prhtian....bkin sbel aja....
Bhgianya kl jd hazel.....d syang clon suami,smp udhd siapin rmh buat msa dpn plus krtu jg....
Noey Aprilia
Blng aja dlu smngt krja krna bs dkt sm ronald,glirn d twrin krja d tmpt lain ga smngt...pdhl mh gra2 spa cba dia d pcat....
Queen AL
lebih bagus lg kalau ronald mengulang waktu juga biar dia tau rasanya menyesal
Dian Fitriana
update
EembuL
semoga lgsg mati di t4.. aaaaammiiiiiiin 🙈😎
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!