NovelToon NovelToon
Bidikan Cinta Istri Kecil

Bidikan Cinta Istri Kecil

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cinta setelah menikah / Aliansi Pernikahan / Percintaan Konglomerat
Popularitas:88.7k
Nilai: 5
Nama Author: mul

"Pernikahan adalah aliansi bisnis yang dingin. Tapi, apa jadinya jika salah satu pihak ternyata membawa bibit kekacauan dan, yah, bidikan yang tepat sasaran?"

Baby Lily (20 tahun) dinikahi oleh Robert Lewandowski (30 tahun), seorang CEO beku yang tak punya waktu untuk emosi, apalagi cinta. Pernikahan mereka murni aliansi keluarga dan bagi Robert, Lily adalah gadis kecil yang tentunya bisa dia bodohi .

Sayangnya, Robert tidak tahu bahwa ia menikahi gadis yang memiliki kecenderungan nakal, imajinasi liar, dan keyakinan kuat bahwa ia adalah seorang "pembidik Cinta yang handal".

Merasa frustrasi dengan sikap dingin suaminya, Lily memutuskan untuk mengubah permainan. Ia tidak akan pasrah pada pernikahan tanpa hati.


Yuk baca☑️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mul, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 27 Kecintaan sama Om Robert

16 menit kemudian Lily kembali membawa berkas yang sudah di fotocopy nya dan meletakkan diatas meja Robert.

" Aturan pertama kalau masuk keruangan atasan mengetuk pintu dan setelah diizinkan baru masuk " ucap Robert yang masih sibuk mengetik di laptopnya.

" Aturan kedua bekerja sesuai waktu yang diberikan aku hanya memberikan 10 menit dan ini sudah lebih 15 menit baru datang " ucap Robert.

" Pak Robert Tercinta, jika ingin fotocopy cepat belikan aku mesin fotocopy pribadi biar aku nggak harus antri dulu " ucap Lily .

" Kamu ini baru juga kerja udah minta fasilitas " geleng kepala Robert

" Kalau pelit dan nggak mau kasih fasilitas nggak usah komplain " julid Lily dengan begitu berani .

" Ehhhh, ngomong yang sopan sama atasan " ucap Robert duduk bersandar memandang Lily.

Tok

Tok

" Masuk " kata Lily yang membuat Robert lagi-lagi menarik nafas berat.

" Pak Robert memanggilku ?" tanya Roy karena tadi Lily mengatakan padanya saat mereka bertemu.

" Iya, kata Om Robert belikan aku satu mesin fotocopy, meja dan laptop lalu taruh disudut sana " kata Lily yang diangguki Roy karena Robert hanya diam seolah setuju .

" Yang warna pink ya kak Roy" pesan Lily .

" Om benar-benar atasan yang baik " kata Lily begitu Roy keluar .

" Baru hari pertama aja udah dikasih fasilitas lengkap " senyum senang Lily .

" Lily bicara lagi aku getok kepala kamu " ucap Robert yang tadinya akan membuat Lily kesusahan hingga dia berpikir berkali-kali untuk memutuskan bekerja tapi dia malah cerdik meminta mesin fotocopy pada Roy .

" Coba kalau berani " ucap Lily duduk menopang wajahnya dengan kedua tangan diatas meja memandang Robert dengan senyum manis nya .

" Lily duduk disana jangan memandangi ku" tegas Robert yang sungguh hilang konsentrasi sampai salah tingkah di pandangi Lily begini .

" Lah gimana cara Om memimpin rapat kalau ditatap aku sendiri saja sudah salting berat apalagi di tatap orang banyak " ucap Lily memikirkan itu .

" Masalahnya selama ini tidak ada orang yang menatap aku seperti tatapan kamu " ucap Robert bagaimana tidak salah tingkah ditatap sedetail itu oleh Lily .

" Lalu kenapa, Om deg-degan aku tatap " goda Lily mengedipkan sebelah matanya dengan centil .

" Lily jika seperti ini aku tidak akan bisa bekerja dengan benar " ucap Robert menatap Lily dengan ekspresi wajah datar mencoba terus mengendalikan ekspresi wajah nya yang entah kenapa begitu tidak karuan di goda Lily .

" Baik bekerja lah , aku tidak akan ganggu Om lagi " kata Lily mengeluarkan ponselnya dan mulai scroll.

15 menit kemudian.

" Aku nggak ada lo ganggu , Om aja yang curi-curi pandang sama aku tatap aja Om, boleh kok " kata Lily yang sudah memergoki Robert beberapa kali menatapnya .

" Diam kamu " ketus Robert yang sudah hampir hilang wibawa digoda Lily habis-habisan.

Tok

Tok

" Masuk " ucap Robert lalu beberapa bodyguard masuk membawa meja dan semua peralatan yang dibutuhkan Lily .

" Roy tata semuanya disudut ruangan yang tetap bagus untuk dipandang dalam ruangan ini " perintah Robert.

" Tenang Om, dimanapun aku duduk pasti akan jadi indah untuk dipandang " goda Lily lagi yang tidak ada puas nya menggoda Robert.

" Roy kau membawa apa yang aku minta?" pertanyaan Robert yang diangguki Roy .

Robert menerima name plate dari Roy dan memberikan nya pada Lily .

" Pakai ini selama jam kerja dan ingat selama kamu memakai name plate ini status kamu adalah asisten ku yang harus patuh " ucap Robert yang diangguki Lily .

" Baik Om " kata Lily .

" Om?" ulang Robert

" Baik pak Robert " ralat Lily dengan sangat senang .

3 hari kemudian.

Lily yang awalnya kerja sambil main-main perlahan mulai menikmati pekerjaan nya bahkan serius , walaupun sering kali dia selalu bertengkar bahkan melawan Robert setiap jam .

" Pak Robert boleh aku tanya sesuatu?" ucap Lily menghampiri Robert dimeja nya .

" Ini apa maksudnya?" tanya Lily membawa berkas yang kurang dia pahami dan langsung dijelaskan Robert.

" Mmmh, baiklah terimakasih pak Robert" ucap Lily kembali kemeja nya dan bekerja dengan fokus .

Sesekali Robert menoleh menatap Lily yang memang sangat manis , kecantikan nya menjadi berkali-kali lipat ketika dia serius mengerjakan sesuatu.

" Lily ada lagi yang tidak kamu pahami?" pertanyaan Robert menghampiri Lily dimeja nya .

" Paham " angguk Lily menyalin ke laptop nya

" Tidak seperti itu format nya " ucap Robert berdiri dibelakang Lily dan menunduk .

" Seperti ini " Robert memegang kursor ditangan Lily dan mengajari cara membuat format yang benar .

" Paham " kata Robert yang sudah menjelaskan panjang lebar .

" Lily " Robert mencubit hidung Lily yang ternyata tidak memperhatikan apa yang Robert ajarkan malah terdiam menatap nya .

" Om jahat banget mentang-mentang hidung aku pesek seenaknya aja Om cubit-cubit" gerutu Lily yang jadi kaget ketika Robert mencubit hidung nya .

" Lagian kamu bukannya dengerin apa yang aku jelasin malah terdiam " ucap Robert.

" Om sih menutup pandangan dan pendengaran aku , Muachhh, love you Om " kata Lily memegang tengkuk Robert yang masih menunduk lalu mengecup pipi nya .

" Lily " ucap Robert mencoba mempertahankan ekspresi wajah.

" Sekali lagi , muachhh" Lily mengecup pipi kiri Robert yang benar-benar tampan Lily jadi ingin mengecup nya .

" Aku suka sama Om , ganteng " pernyataan Lily tersenyum memandangi wajah Robert yang masih menunduk kearah nya .

" Om mau aku kecup lagi " ucap Lily mengecup pipi kanan dan kiri Robert yang masih menunduk kearah nya .

" Untung Om suami aku coba kalau suami orang udah gawat " ucap Lily yang jujur saja sangat menyukai Robert dan Lily tidak bisa memungkiri itu .

Robert mengelus-elus kepala Lily dan mengecup kening nya saling tatap untuk beberapa saat.

Tok

Tok

" Masuk " ucap Robert yang kembali tersadar kalau mereka sedang berada di perusahaan.

Robert berjalan menuju meja kerjanya dan mulai fokus dengan beberapa pegawai yang dia panggil masuk kedalam ruangan untuk diberikan beberapa tugas .

" Om pokoknya kau adalah milikku" batin Lily menatap Robert

" Aku pasti akan memiliki seutuhnya entah secara baik-baik atau dengan paksaan " Lily benar-benar sudah terobsesi dengan Robert.

" Akan aku bidikkan anah panah cinta ku tepat mengenai hatimu Om " batin Lily yang langsung tersenyum begitu Robert menoleh kearah nya .

" Saranghae" Lily membentuk simbol hati dengan kedua jarinya dan menunjukkan pada Robert yang duduk diseberang sana .

Lily benar-benar merusak konsentrasi Robert yang awalnya fokus mendengarkan penjelasan pegawai nya .

" Om, i love you" ucap Lily dengan bahasa isyarat membentuk love didekat hatinya dengan gerakan-gerakan romantis .

" Khmmm, bisa ulangi lagi aku kurang paham apa yang dijelaskan" ucap Robert setelah beberapa saat menatap Lily kembali mencoba memahami apa yang disampaikan pegawainya.

1
Yel
up lgi kak 😍
scoRp10
jleb g om🤭😅😁
Dewi kunti
yang panjan2🤭🤭🤭🤭🤭 berurat
scoRp10
maljum kak mul😁😅🤭🏃‍♀️
Yel
lily jgn macem2 deh ya kalau sampe mau kabur lgi
Widia Aldiev
jika di dunia nyata ada suami macam Robert pasti semua wanita bahagia 😅 dan kamu Lily udah g usah yg aneh" malah Robert yg otaknya belibet karena kamu suka yg nyeleneh,harusnya udah agak dewasa ya kamu itu bukan malah kayak anak kecil 😒😒 timpang banget jadinya
Rais Raisya
lanjjut ka
Widia Aldiev
Lily kenapa semenjak hamil otak kamu agak geser gitu sih 🤣🤣🤣 masa iya si Roy cewek ganti nama Rya dong 🤣🤣🤣
D_wiwied
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
alvin alwin: waduhhh😅😅😅
total 1 replies
D_wiwied
masih inget aja Ly 🤭🤭 kenapa ga minta es krim yg lain, yg ba bakal habis 😆🤣
Widia Aldiev
jangankan yg hidup bergelimang harta seperti Lily yg menginginkan rasa cinta dang pembuktian yg tulus dari suaminya,terkadang yg hidup pas pas an aja masih berpikir demikian 😌🤣🤣🤣
Dewi kunti
ealaaaaahhh klo yg di celana itu es krim paling awet dan paling enak🤭🤭🤭
Widia Aldiev
dah lah Lily terserah mau rasa apa yg pasti itu es krim buatan sendiri kayaknya 🤣🤣🤣 dan kak author semoga lekas sehat sedia kala ya banyak" istirahat dan jangan lupa minum jamu 🤗🤗
mul: okey 😍
total 1 replies
Rais Raisya
lanjut donk ka
Rusi Erviana
lili kok belum up thor😍💪🙏
D_wiwied
bener Dad kasih paham si lily biar ga keras kepala n kekanak-kanakan hanya menuruti pikiran bodohnya 🤭🤣
scoRp10
celucuti aja ly.. itu jurus plg ampuh🤭😁😅😎
Lidya Maria
bagus robert. lily harus digituin biar dia paham dan ga egois
Widia Aldiev: iya kak benar itu supaya Lily g kekanakan lagi biar berpikir lebih dewasa lagi,lagian sudah menikah sah secara hukum dan agama masih saja ragu akan cinta suaminya sendiri 😤🙄
total 1 replies
ria rosiana dewi tyastuti
emang klo hamidun ajaib2 dah.....g kelakuan g makananny ada aja yg aneh diluar nurul.......🤣😄
scoRp10
hayo lo om... salah persepsi kan🤭😁😅
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!