Aulia seorang gadis cantik yang di khianati oleh pasangannya.
tetapi nasib sialnya bukan cuma sampai disitu saja dia juga di jebak oleh saudara angkatnya yang ingin memberikan dia kepada mantan tunangannya tersebut
dia berhasil pergi dari tempat yang di pesan oleh tunangannya tetapi sialnya dia malah harus bermalam dengan seorang mafia yang terkenal dengan kekejamannya
hingga malam itupun tidak bisa untuk di hindari lagi
sang mafia sampai frustasi mencari keberadaan Aulia katena memang semua jejaknya sudah di hilangkan oleh sahabatnya makanya yidak bisa menemukan jejaknya sama sekali
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tri Esti R, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 25
...Sementara di tempat yang lain lebih tepatnya di kediaman Revan...
...Kini terlihat Revan sedang duduk di kursi kebesarannya yang berada di ruang kerjanya sambil membayangkan wajah cantik milik Aulia seolah-olah wajah milik Aulia tersebut sudah terekam jelas di matanya bahkan sudah tidak pernah hilang dalam ingatannya sedikit pun...
...sungguh ironis bukan??? Mereka baru bertemu sekali dan langsung terbayang-bayang wajahnya sepanjang hari 🤭🤭🤭🤭...
..." sialan" gumamnya lirih dan hampir tak terdengar...
...Di lihatnya berkas pra nikah yang kini sedang berada di atas mejanya di berkas itu juga sudah sudah ada tanda tangan dari dirinya dan juga Aulia....
...Entahlah bagaimana si pria bajing*an ini bisa mendapatkan tanda tangan Aulia author jadi binging sendiri 🤔🤔🤔🤔...
...Memaksa???? Ya tentu saja itu sebuah pemaksaan yang di lakukan oleh Revan dan di situ tertulis seolah-olah Aulia sudah menyetujuinya kalo suatu saat nanti dia akan menikah dengan Revan dalam waktu yang tidak di tentukan kapan mereka ingin menikah....
...Padahal kenyataannya adalah surat perjanjian pra nikah itu adalah buatan dari Revan tanpa persetujuan Aulia sama sekali bahkan wanita yang bersangkutan pun juga tidak tahu menahu nengenai surat perjanjian tersebut. Sungguh licik bukan ????...
...Tapi nau bagaimana lagi karena sifat Licik dan pemaksaan tentu saja itu adalah sifat yang di miliki oleh Revan selama ini. Sungguh laki-laki egois...
..." Aulia kamu sudah menjadi milik ku untuk selamanya, setelah kita bercinta pada malam itu, dan jika kamu nanti sudah memiliki suami yang kamu cintai maka jangan salahkan aku jika nanti aku akan membunuhnya di hadapan mata kepalamu sendiri, sayang" ucap Revan mutlak dan sudah tidak bisa di ganggu lagi...
...Sungguh gila nemang Revan ini sebegitu nya kah ingin bersama Aulia??? Sungguh kejam !!!!...
...Yah selama ini emosi Revan tidaklah menentu ya mau bagaimana lagi, baru saja dia mendapatkan obat yang paling mujarab dalam hidupnya tetapi kini malah di tinggal kabur olehnya dan sampai sekarang belum juga mendapatkan sedikit pun petunjuk tentang keberadaannya...
..." aku bersumpah entah bagaimana pun caranya aku pasti akan secepatnya menemukanmu. Dan lihat saja nanti aku pasti tidak akan pernah melepaskan mu jika kamu sudah aku temukan Aulia " gumamnya yang kini begitu menggebu - gebu untuk memiliki Aulia...
...Mendengar panggilan masuk di handphonenya membuat Revan segera berdiri dan tanpa ragu Revan langsung saja mengangkat panggilan teleponnya...
..." hm....." ucap Revan terlebih dulu setelah panggilan dia angkat...
..." maaf tuan kalo saya mengganggu anda, saya hanya ingin mengatakan kalo saya sudah mendapatkan dokter terbaik yang dapat menangani anda tuan. Apakah anda bersedia untuk membuat janji bertemu dengan dokter tersebut tuan?" tanya Liam dari balik panggilan tersebut...
..." baiklah kamu atur saja semuanya kalo bisa kamu segera bawa dokter itu ke mansion milik ku . Kalo bisa besok sudah ada di mansion" ucap Revan dengan nada datar...
..." baik tuan, siap laksanakan " ucap Liam...
...Setelah itu Revan langsung mematikan teleponnya tanpa menjawab perkataan dari Liam terlebih dahulu...
...Setelah telepon di matikan Revan mulai menundukkan kepalanya untuk melihat pusaka bawah miliknya yang berada di dua paha tersebut . Yah kalian semua pasti tahu bukan apa yang sedang Revan lihat???? Jadi gak perlu di jelasin bukan???!...
..." kamu tenang saja kalo memang pada akhirnya hanya perempuan itu yang bisa menjadi obat untukmu maka aku akan mencarinya hingga ke lubang semut sekalipun pun akan aku temukan dan membawanya ke sisihku. Akan aku lakukan segala cara untuk membuat Aulia berada di sisihku selamanya " gumam Revan sambil mengajak juniornya berbicara sambil sesekali mengelusnya....
...Sungguh lucu bukan??? Seorang mafia malah mengajak Junior untuk berbicara, emang bisa????...
...wah.... Sudah benar-benar gila kayaknya ya si Revan mungkin kah karena tidak menemukan Aulia membuatnya semakin frustasi???? 🤭🤭🤭🤭...
..." apa aku mencoba untuk bermain dengan wanita lain dulu ya untuk memastikan kesehatan tubuh ku saat ini ?" gumam Revan dalam hati...
...Jelas saja Revan sudah sering melakukan itu semua tetapi hasilnya tetap saja pusakanya tidak dapat berfungsi dengan baik apalagi Revan memang sangat benci dengan sentuhan dari seorang perempuan. Sedikit saja ada perempuan yang mau menyentuh kulitnya maka dia akan langsung membunuhnya tanpa ampun sedikitpun. Sungguh kejam bukan????...
...Tatapan datar dan emosinya masih sangat jelas karena kepergian Aulia yang sampai sekarang tidak dia ketahui keberadaannya...
..." ah..... Sial aku harus benar-benar memastikan terlebih dahulu kalo bukan hanya wanita itu saja yang bisa membuat juniorku bereaksi" ucapnya frustasi...
...***...
...Pagi harinya saat Revan sedang berada di perusahaan miliknya . Tiba-tiba saja dia merasa mual dan memuntahkan semua makanan yang tadi dia makan sebelum berangkat ke perusahaan. Entahlah apa yang terjadi pada dirinya karena memang selama ini dia tidak pernah seperti itu bahkan sakit juga bisa di bilang tidak pernah hanya paling terluka saat berkelahi saja...
..." bos .... Anda kenapa?" tanya Liam saat melihat bosnya keluar dari kamar mandi dengan keadaan sangat pucat...
..." entahlah aku juga kurang tahu tetapi entah kenapa perut ku saat ini rasanya seperti di aduk-aduk dan ingin memuntahkan semua yang ada di dalam " ucap Revan dengan lemas...
..." apa anda tadi salah makan sebelum berangkat ke sini tuan ???" tanya Liam dengan hati-hati katena takut menyinggungnya...
..." tidak aku sarapan seperti biasa saja bukannya kamu juga tahu Liam, kenapa juga nasih bertanya!!!!" jawab Revan dengan suara yang sangat lemah...
..." ah lebih baik aku panggil dokter pribadi anda saja untuk kesini dulu untuk memeriksakan keadaan anda, tuan saya takut anda kenapa-kenapa " ucap Liam yang kini mulai khawatir...
..." gak perlu karena aku tidak apa-apa, ku rasa aku saat ini sangatlah sehat Liam " tolak Revan sambil masih memejamkan matanya karena merasakan perutnya yang kembali seperti sedang di aduk-aduk...
..." tapi muka bos sangat pucat sekali " ucap Liam yang kini sangat khawatir pasalnya bosnya ini tidak pernah mengalami hal seperti ini bagkan saat terluka dan banyak darah yang keluar pun dia tidak akan sampai seperti ini...
...Sungguh kini Liam merada binging harus bagaimana sedangkan dia tidak boleh memanggil dokter pribadi milik Revan. Yah Revan memang mempunyai dokter peribadi yang juga termasuk anggota di kelompok mafianya...
..." kamu tenang saja aku tidak papa Liam" ucap Revan mencoba untuk menenangkan tangan kanannya tersebut...
..." aku hanya ingin makan rujak saja hari ini jadi dari pada kamu di sini banyak bicara lebih baik kamu belikan aku rujak saja " ucap Revan...
...Liam yang mendengar perkataan dari Revan langsung melingo pasalnya selama ini bosnya tersebut tidak pernah memakan yang namanya rujak tapi apa ini dia malah di suruh membeli rujak, sungguh Liam kini merasa sangat heran dengan bosnya tersebut...
..." Liam kamu gak dengar permintaan ku, sudah cepat sana kamu balikan rujak untukku" ucap Revan dengan tegas...
...****...
...Gimana gay's ceritanya menurut kalian???...
...Jangan lupa tulis pendaoatmu di kolom komentar ya...
...Terima kasih buat teman-teman semua yang selalu setia dengan karya - karyaku selama ini...
...Love you banyak - banyak deh pokoknya 😘 😘 😘...
semoga kalian semua juga suka dengan ceritanya