Akibat kecelakaan yang merenggut nyawa sang ayah, seorang pria paruh baya kaya meminta Senja untuk menikahi putra nya. Namun, siapa sangka, pria tersebut adalah Galaxy musuh Senja, si kejam yang sering mengebully dan merundung nya di kampus! Dari gadis cupu yang selalu menjadi objek bully-an, kini Senja harus menghadapi Galaxy setiap hari di rumah.
Hanya saja, seiring melewati waktu bersama, kebencian Galaxy pada Senja tak bertahan lama, perlahan kebencian itu berubah menjadi cinta. Sayang nya, sudah ada sosok pria lain di hati istri dari Galaxy itu. Terlebih, pria tersebut adalah sahabat baik Senja. Namun dunia begitu sempit, ternyata sahabat Senja itu memiliki kisah masa lalu bersama Galaxy.
Lantas, mampukah Galaxy merengkuh kebahagian nya bersama Senja, dan merebut hati dan cinta istri nya kembali?.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ausilir Rahmi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
EPISODE 27
Menjadi orang pertama yang mengetahui bagaimana status Senja, dan juga Galaxy yang sebenar nya, membuat Lula merasa kasian dengan Senja, sebab Senja harus merelakan suami nya bergandengan dengan wanita lain.
"Sen---, kamu baik-baik saja?" tanya Lula setengah ber bisik.
"Aku-baik-baik saja," sahut Senja dengan senyuman yang dia paksa ukir di wajah nya.
"Kamu, sabar-banget, ya Sen! Kalau aku jadi kamu aku udah pergi tau" ujar Lula dengan nada suara nya yang terdengar kesal, dan Senja hanya menanggapi ucapan gadis itu dengan senyuman.
"Kalian lagi ngomong apa-an sih? Kok kayak nya serius kali?" tanya Dalia dengan tatapan lekat-lekat nya pada Senja dan juga Lula yang masih berada di belakang nya.
"Kita lagi ngomongin tentang setelah kita selesai kuliah nanti, apa yang akan di lakukan," sahut Lula dengan meyakin kan.
***
Menggunakan kendaraan roda empat milik Galaxy. Selena, Dayat, dan juga Farhan dengan posisi Galaxy yang mengendarai kendaraan nya.
Di dalam mobil itu, tak ada keheningan sama sekali, sebab Dayat dan juga Farhan tak henti-henti nya mengoceh.
"Gal---, ngomong-ngomong ntar lagi, kita kan udah selesai. Rencana nya lo mau lanjutin S2, atau mau langsung kerja. Maksud gue lanjutin perusaan orang tua lo," tanya Dayat dengan serius nya pada Galaxy.
"Mungkin, gue langsung membantu Bokap gue, untuk ngurus perusahaan." ucap Galaxy.
"Meem." sahut Elena bersuara dengan ragu, dan hal itu seketika memancing rasa penasaran Galaxy.
"Mau ngomong apa sih Yang?" tanya Galaxy dengan senyuman tipis yang dia ukir di wajah nya.
"Terus, nggak ada ya buat kelanjutan hubungan kita, Gal?" tanya Selena ragu.
"Maksud Elena tuh, mungkin lo mau ngelamar dia kali!" celah Farhan dan Selena hanya menyambut nya dengan senyuman malu-malu nya, sebab tebak kan Farhan memang sangat lah benar.
"Iya Gal. Secara hubungan kalian berdua kan udah sangat lama!" celah Dayat pula.
Seperti kehilangan kata-kata, Galaxy bingung harus mengatakan apa. Sangat tidak mungkin bagi nya memenuhi permintaan Selena, sebab saat ini diri nya telah berstatus suami orang.
"Gal---!" panggil Farhan tiba-tiba, saat mendapati Galaxy yang hanya diam membisu.
"Yaa--," sahut nya dengan menatap Farhan lewat kaca spion dalam mobil.
"Lo kok nggak ngomong apa-apa? Apa lo nggak nyadar kalau Elen lagi nungguin jawaban dari lo," ujar Farhan.
"Tentu aja, gue kepikiran hal itu." ucap Galaxy kemudian.
“Beneran Yang?” sahut Selena dengan wajah sumringah nya. Wanita itu tak mampu menyembunyikan kebahagian di wajah nya, setelah mendengar apa yang baru saja Galaxy ucap kan barusan.
"Tentu saja," sahut Galaxy dengan senyum palsu nya. Namun, kenyataan nya dada nya terasa sangat sesak.
Beberapa menit kemudian.
Galaxy dan rombongan nya telah tiba di depan rumah pria itu. Saat-akan turun dari dalam mobil, tatapan Farhan tak sengaja tertuju pada sebuah benda.
"Gal milik siapa ini?" tanya Fathan dengan mengarah kan benda Itu pada Galaxy.
Seketika Galaxy kaget, dengan raut yang telah berubah pias. Dan, Galaxy segera mengambil benda itu dari dalam genggaman Farhan.
"Jangan kata kan kalau lo udah dua-in Elen!" tanya Farhan dengan kini memasang wajah serius nya.
"Apa an-sih, lo? Ini punya Nyokap gue tahu!" hardik Galaxy dengan nada suara nya yang terdengar kesal dan ia pun segera berlalu dari dalam mobil.
Galaxy melangkah terlebih dahulu. Pria itu segera menemui para pelayan rumah nya.
"Aku hanya mau beritahu kan pada kalian. Untuk tidak boleh ada yang mengatakan pada sahabat ku, dan juga Selena ke kasih-ku, kalau ternyata aku sudah menikah!" titah Galaxy penuh penekanan, dan mereka hanya menanggapi nya dengan diam, " Apa kalian mengerti?!" lanjut Galaxy lagi.
"Mengerti, Tuan!" sahut salah satu dari mereka.
"Bagus, kalau begitu silahkan lanjut kan tugas kalian!" ujar Galaxy lagi dan segera membawa langkah kaki nya berlalu dari ruangan itu.
Berlalu nya Galaxy, juga membawa pandangan seorang wanita paruh baya yang merupakan kepala pelayan di rumah itu.
"Aku sangat kasian dengan Nona Senja. Status nya sebagai istri, namun disembunyi kan," ujar pelayan wanita itu yang di ketahui bernama Tarti.
"Aku juga kasian pada Nona Senja. Selama ini tuan muda Galaxy tidak memperlakukan nya dengan selayak nya sebagai seorang istri. Dan, aku sangat yakin, kalau Tuan Galaxy pasti sudah meminta Nona Senja untuk tidak pulang dulu ke rumah. Sebab, jika dia sampai pulang, status mereka akan terbongkar," ujar Pak Sukri.
\*\*\*
Di saat Fathan dan Dayat tengah bermain PS, Galaxy dan Selena justru menghabis kan waktu mereka di taman. Sepasang kekasih itu terlihat sangat begitu mesra saat ini.
"Gal---, gue sayang sama banget lo. Gue harap, lo nggak akan pernah ngecewai-in gue." ucap Selena tiba-tiba memecahkan keheningan diantara mereka.
Seketika wajah Galaxy mencoba untuk tersenyum, di dalam dada nya, hati nya saat ini tengah bergemuruh. Menutupi sebuah kebohongan besar yang ntah sampai kapan akan di sembunyikan.
"Gue juga cinta ama lo Elen---," ujar Galaxy dengan nada suara nya yang terdengar berat.
\*\*\*
Dikota M.
Saat ini papa Marvin dan juga Mama Lani tengah menghadiri sebuah acara di kota M. Pasangan suami istri itu tengah berbincang dengan salah satu tamu undangan.
"Selamat siang Tuan Marvin, Nyonya Lani!"sapa seseorang tiba-tiba.
"Siang," sapa Papa Marvin namun raut wajah nya penuh dengan tanda tanya. Dan mendapati bagaimana kebingungan di wajah Papa Marvin, pria paruh baya itu pun segera bersuara.
"Anda mungkin tidak mengenal saya. Saya adalah ayah dari Saelena pacar anak anda, Galaxy. Dan perkenalkan nama saya Gunawan," ujar pria itu dengan memasang senyum manis di wajah nya.
Raut wajah Papa Marvin dan juga Mama Lani seketika berubah. Ke dua nya sekilas saling menatap, namun dengan raut wajah yang nampak sangat sulit untuk di lukiskan.
"Senang berkenalan dengan anda, Tuan Gunawan. Saya tidak menyangka akan bertemu dengan Papa dari Selena di sini," ujar Papa Marvin.
Di sambut baik oleh Papa Marvin, membuat Papa Selena, Gunawan semakin terlihat bersemangat.
"Oh, iya Tuan Marvin. Hubungan anak anda dan anak saya sudah sangat lama. Bagai mana kalau kita---," ujar Papa nya Selena dengan nada bercanda, namun diri nya meyakini kalau Papa Marvin sudah mengetahui arah pembicaraan nya.
Papa Marvin berdehem."Mungkin kita bisa membicara kan hal itu nanti. Sebab, kita harus membicara kan hal itu dengan anak-anak kita terlebih dahulu," ujar Papa Marvin.
"Tentu. Dan saya rasa tidak ada salah nya kalau mereka bertunangan dulu." ucap Gunawan yang langsung ke inti nya.
Dan Papa Marvin hanya menyambut nya dengan senyuman palsu nya. Begitu pun juga dengan Mama Lani yang ter senyum kikuk, guna nya untuk menutupi suasana hati nya yang kini tak menentu.
"Papa harus membicarakan hal ini dengan Galaxy. Ternyata dia masih menjalin hubungan dengan Selena," ujar Papa Marvin setelah pergi nya Gunawan Papa nya Selena.
"Tapi Mama mohon, setidak nya bicara kan hal ini dengan baik-baik dengan Galaxy, Pa."ucap Mama Lani sedikit khawatir dengan kemarahan suami nya.
"Tapi anak itu sudah keterlaluan Maa---, apa dia ngga memikirkan bagaimana perasaan Senja, istri nya?!" sahut Papa Marvin dengan nada suara nya yang mengandung emosi.
\*
Bersambung...............
ceritanya bagus ,bikin pnasaran trus😊