NovelToon NovelToon
ALLIN [ You Are My Woman ]

ALLIN [ You Are My Woman ]

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:2.5M
Nilai: 4.8
Nama Author: Annida Rahman

Perjodohan yang terjadi tanpa di kehendaki oleh dua insan tersebut,
Wanita bernama Allin Wilton dan Arnold Gall, mereka dijodohkan oleh kedua orang tuanya,

Arnold Gall berusia 28 tahun tidak menyangka akan dijodohkan dengan karyawaannya sendiri Allin Wilton 24 tahun.



" tidak, dia karyawanku "

- Arnold Gall



" tidak, dia Boss ku "

- Allin Wilton

.
.
.
.
.

19 juli 2019

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Annida Rahman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

27

Arnold memberhentikan sebuah taxi dan mendorong Allin masuk, lalu Arnold juga masuk, Allin menatap kesal Arnold, Arnold juga menatap Allin tajam

" siapa pria itu?"

" pria yang mana? " tanya Allin acuh

" kamu jangan pura- pura bodoh, pria yang di restoran itu siapa?"

" kenapa kamu ingin tahu?"

" lebih baik kamu jawab sekarang!" kata Arnold memaksa

"Kamu berbicara dengan keras. Lihat pak supirnya risih mendengarmu"

" kamu jangan menglihkan pembicaraan "

" Charles itu teman Kate "

" kalau pria itu teman Kate, kenapa kamu yang duduk bersamanya?"

Allin memutar bola matanya jenuh, Arnold tidak akan berhenti sampai dia puas dengan jawaban yang akan Allin berikan

" aku kesan bersama Kate, saat kamu datang Kate sedang ke Toilet"

" aku dari awal melihat mu hanya berdua disana, tidak mungkin Kate ditoilet sangat lama"

Allin menghembuskan nafasnya cepat, Allin merasa jengkel Arnold masih suka melebih - lebihkan

" lalu mau kamu apa?"

" aku mau kamu jujur"

" aku sudah jujur, kamu tidak percaya "

" telpon sahabatmu Kate, aku ingin dengar dari mulutnya"

" kamu sangat berlebihan"

Arnold menarik tas dipangkuan Allin dan mengeluarkan ponsel dari sana, Arnold menyodorkan ponsel tersebut pada Allin

" telpon dia"

" kamu...." Allin tahu Arnold tidak mau mendengarkannya dan akan tetap memaksa, Allin mengambil ponsel nya yang ada ditangan Arnold dan langsung menelpon Kate

" Kate "

Allin menatap Arnold yang memberi kode agar dirinya menguatkan suara telpon tersebut , Allin langsung melaksanakan perintah sang tuan

" Allin aku baru saja mau menelponmu"

Sura Kate langsung terdengar jelas didalam mobil , dan supir taxi pun dapat mendengarnya

" Allin aku minta maaf, sebenarnya aku yang mengatur semuanya"

Allin bingung dengan apa yang dibicarakan Kate

" apa yang kamu bicarakan?"

" bagaimana menjelaskannya ya"

Kate pun merasa bingung bagaimana dia harus menjelaskan pada Allin, dia takut Allin akan marah setelah mendengar dia bicara

" Kate apa Charles itu temanmu?"

Allin langsung bertanya, agar Arnold percaya

" iya, dia temanku, maaf Allin"

"Untuk apa kamu minta maaf ?"

Arnold langsung mengambil ponsel ditangan Allin dan mematikannya

" sudah lebih baik kamu tidak berteman dengan dia lagi"

Allin tahu siapa yang dimaksud Arnold, Allin tidak ingin melihat Arnold dan memilih menatap keluar jendela

" seenaknya saja main perintah agar tidak berteman dengan Kate, aku lebih dulu bertemu Kate daripada dirimu"

Arnold sudah tenang dan lega, dia menatap Allin yang menatap keluar jendela, dia tahu Allin sedang kesal padanya, Arnold baru ingat bila dia meninggalkan Deon bersama Mr Robert .

" pasti mereka sedang menungguku"

Arnold menelpon Deon dan Deon langsung mengangkatnya

" Deon bawa surat perjanjian kerja sama itu kekantor, dan sampaikan pada Mr Robert bahwa saya menyetujuinya"

" baik tuan"

Arnold mematikan ponselnya dan memanggil supir taxi yang ada didepannya

" ke jalan xxxx "

Allin langsung menatap Arnold mendengar perkataan Arnold

" kenapa pulang ? Aku masih ada kerjaan dikantor "

" aku direkturnya "

" tidak, aku ingin kembali kekantor"

" Allin! Aku bilang pulang ya pulang "

" kenapa kamu selalu memaksa?"

" sudah kamu jangan membantah lagi"

" nanti Maneger akan marah padaku"

" sudah aku bilang aku direkturnya"

**********

Deon mematikan ponselnya setelah dia menerima telpon dari tuannya

" Mr, Robert , Tuan Arnold setuju dengan kerja sama ini, dia pulang lebih dulu dan akan menandatanganinya dikantor, jadi anda bisa menemui Tuan Arnold besok dikantor"

" benarkah ? " tanya Mr Robert dengan semangat , walaupun sempat kesal karena menunggu sangat lama Arnold yang pergi begitu saja, Mr Robert senang Arnold menyetujui kerja sama itu.

Yura langsung berdiri dan pergi dari sana, tidak ada gunanya lagi dia disana, dia sangat kesal Arnold meninggalkan dirinya di restoran begitu saja, Deon menatap acuh Yura pergi, Deon sama sekali tidak perduli

Setelah itu Mr Robert pergi bersama asistennya, Deon juga pergi dari sana, dan saat diluar restoran, Deon melihat adiknya Kate yang sedang berbicara dengan seorang pria

" Kate dan Charles, apa yang dilakukan mereka disini?"

Charles adalah anak dari adik ibu Deon dan Kate, orang tuanya tinggal di Belanda dan dia datang ke Inggris hanya untuk bertemu paman dan bibinya , Charles sudah tiga hari di Inggris, dan Kate menelponnya untuk meminta bantuan.

Deon berjalan mendekati Kate dan Charles yang terlihat berbincang

" kenapa kalian ada disini?"

Kate dan Charles menatap Deon yang ada disana

" kakak?"

" apa yang kalian lakukan disini?"

" kakak, sekarang aku tahu bahwa sahabatku Allin itu ternyata adalah istri Arnold Gall!"

" kenapa kakak biasa saja?" tanya Kate setelah melihat wajah datar kakaknya

" kamu membawa Allin kerestoran ini setelah bertanya pada kakak, dan menelpon Charles untuk membuat Tuan Arnold cemburu "

" bagaimana kakak bisa tahu?"

tanya Kate tidak percaya, kakaknya bisa menebak apa yang dia lakukan

********

Allin dan Arnold sudah sampai dirumah , Allin berbalik dan bertanya pada Arnold

" bukannya kamu Ada pekerjaan?"

" karyawanku yang punya banyak pekerjaan saja dirumah, kenapa aku pemilik perusahaan harus bekerja " Arnold menjawab dengan sedikit menyinggung Allin

" mau bagaimana lagi, aku pulang atas perintah pemilik perusahaan, aku bisa apa selain menuruti kemauannya"

Allin pergi meninggalkan Arnold yang menatapnya dengan kesal

Arnold pergi kearah dapur, dia membuka kulkas dan mengeluarkan air dingin lalu meminumnya

" aku tidak percaya dengan apa yang telah aku lakukan, kenapa aku merasa marah saat Allin bersama pria lain?"

******

Yura pulang dan langsung berteriak memanggil nama Arnold, Allin yang menonton tv menutup kupingnya kesal

" dia baru beberapa hari disini tapi sudah seperti tuan rumah"

Yura menatap Allin yang mengabaikannya , Yura berjalan dengan kesal mendekati Allin

" dimana Arnold?" tanya Yura dengan nada menyebalkan

" mana aku tahu" Yura kesal mendengarnya dan ingin pergi tapi tidak jadi , dia kemudian kembali mendekati Allin

" kenapa kamu ada dirumah jam segini?"

" kenapa kamu ingin tahu?"

" jangan hanya karena kamu istri Arnold bukan berarti kamu bisa melakukan apa pun"

" apa kamu sudah selesai bicara, lebih baik kamu pergi " Allin sudah jengkel dengan Yura yang seakan menghinanya

" kamu harus tahu batasanmu, Arnold tidak menikahimu karena cinta, jadi aku harap kamu tidak besar kepala " Allin menatap Yura, Allin kaget tahu bahwa Yura mengetahui masalah pernikahannya dengan Arnold

" meskipun begitu, aku tetap istri sah nya, jadi aku harap kamu tahu batasanmu"

Yura menatap benci Allin dan pergi sambil kembali berteriak memanggil nama Arnold

Arnold turun dari lantai atas , Yura melihat Arnold turun dan langsung memeluknya, Allin melihat adegan itu dan saat Arnold melihatnya Allin dengan cepat berpaling

Arnold melepaskan pelan peluk kan Yura, Yura langsung memasang wajah cemberut

" kenapa kamu meninggalkanku?"

Allin memasang kuping untuk mengetahui apa yang Arnold dan Yura bicarakan

" maaf aku tadi terburu- buru"

" hal apa yang membuatmu meninggalkanku ? Kamu tidak pernah meninggalkanku meskipun itu sangat penting"

Allin yang mendengar perkataan Yura mendengus sinis

" apa wanita itu tidak punya malu, dia sudah menikah tapi masih mencari perhatian pada suami orang"

" Yura apa yang kamu bicarakan?" Arnold tidak suka dengan apa yang Yura katakan

" Arnold kamu menyanyangiku kan?"  Yura bertanya dan menggenggam tangan Arnold , Arnold melepaskan genggaman tangan itu dan melirik Allin yang menonton tv

" Yura tolong jangan seperti ini"

Yura sudah akan bicara tapi ponselnya berdering seseorang menelpon, Yura melihat siapa yang menelpon dan langsung pergi dari sana.

Arnold melihat Yura pergi lalu melihat arah Allin, dan berjalan mendekati Allin

Arnold langsung duduk disamping Allin dan menatapnya

" apa menonton adalah salah satu hobimu?"

" .........." Allin tidak menjawab dan masih fokus menonton , Arnold mengerutkan dahinya kesal

" dia mengabaikan ku"

Arnold mengambil remote tv dan mengganti channel nya, Allin langsung menatap kesal Arnold dan berusaha mengambil remote tersebut

Arnold mengangkat remote tersebut agar Allin tidak dapat menjangkaunya

Allin tidak mau berbicara pada Arnold dan berusaha mengambil remote tersebut

" apa kamu masih akan tetap diam?"

Allin tidak mau menjawabnya dan masih berusaha mendapatkan remote itu

Allin berhenti menjangkau remote tersebut dan berdiri dari sofa, saat Allin akan pergi Arnold menariknya hingga kembali duduk dan memeluknya dari samping , Allin menatapnya kesal

" aku hanya bercanda" Arnold kembali memutar channel tv yang Allin tonton

Allin berusaha melepaskan pelukan Arnold, Arnold mengeratkan pelukkannya dan fokus menonton, Allin kesal melihat wajah sok bodoh Arnold

" lepas" Arnold menatap Allin dengan senyum lebar

" akhirnya kamu bicara, aku rindu suaramu" Allin terdiam menatap Arnold dan Arnold juga menatap Allin, Arnold mendekatkan wajahnya , hidung mereka sudah bersentuhan tapi Allin berpaling , hingga Arnold hanya mencium pipinya

Arnold menjauhkan wajahnya yang memerah, dia malu

" apa yang aku lakukan , membuatku malu saja"

*******

Yura mengangkat telponnya dan melihat arah dalan rumah, dia takut ada yang akan mendengarnya , Yura sekarang sedang berada di taman belakang

" katakan apa mau mu?"

" kamu dimana?"

" apa tidak ada pertanyaan lain selain itu?"

" kenapa Yura? Kenapa kamu meninggalkanku? Apa aku melakukan kesalahan"

" sudah, jika hanya itu yang akan kamu katakan , aku akan mematikan telponnya "

" tunggu Yura, setidaknya beritahu aku kamu ada dimana?"

" aku berada dimana seharusnya aku berada"

Yura langsung mematikan telponnya dan kembali masuk kedalam rumah, dia berniat untuk bertemu Arnold, Yura melihat Arnold dan Allin yang menonton tv sambil berpelukkan

" aku awalnya tidak ingin menyakitimu, tapi apa boleh buat, saat kamu berusaha mengambil milikku"

1
Sofyan Banjar Sofyan
Kecewa
Rosikh Nurhayati
2 jempol buat kamu thor
Rosikh Nurhayati
syuukaaa
Isna mansur
seru ceritanya..aku suka...semangat trs berkaryanya...
Devia Ratna
bagus
Dessy Yanta
tegasan deon dr pada arnold...😒😒gregetan
Atieks Syaiful Bahri
😉😉😉
choi yongah
mantap thor
aku suka.
sukses selalu
👍👍👍🌺🌹
choi yongah
bagus ceritanya
👍👍👍👍
4 jempol buatmu Thor
sukses selalu
semanhat
💪💪💪💪
choi yongah
lanjut...
choi yongah
hem........😍😍
choi yongah
ud sama2 senang tp g merasa
😍😍😍👍
choi yongah
menarik ceritanya
bikin pingin trs baca
lanjuut
Nuraini Enung
"memandangi wanita orang lain" 😂😂
Rini Haryati
keren ceritany😇😇😇😇😇👍👍👍👍
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
seru nya mereka dpt jodohnya instan semua👍👍👍👍👍👍👍
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
dapet pasangan juga Jose 👍👍👍👍👍
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
Lucas gercep banget
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
kerennnnnnnn👍👍👍👍👍👍
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
posesifnya Arnold dan Arlan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!