NovelToon NovelToon
Love In Time (Reinkarnasi Nona Miskin)

Love In Time (Reinkarnasi Nona Miskin)

Status: sedang berlangsung
Genre:Wanita Karir / Kelahiran kembali menjadi kuat / Time Travel / Reinkarnasi / Cintapertama / Mengubah Takdir
Popularitas:37.9k
Nilai: 5
Nama Author: Lyana Mentari

Selena secara tidak terduga masuk ke dalam animasi 3D berjudul Love In Time. Jiwanya masuk ke dalam tubuh tokoh utama bernama Li Shuyi, anak bangsawan miskin Li Chengdu dari Jiangzhou.

Kehidupan Li Shuyi digambarkan begitu berat. Orang yang dicintainya menolak mentah-mentah lamaran keluarga Li, dan rumor tentang Li Shuyi yang beredar sangat buruk.

Selena yang berada dalam tubuh Li Shuyi bertekad untuk pindah ke Beizhou dan memulai hidup yang baru.

Apakah ia bisa melakukannya? Apa yang akan terjadi di Beizhou? Kehidupan Li Shuyi akan berubah atau bertemu cinta sejati? Ikuti kisah Selena menaklukkan kehidupan Li Shuyi yang berat.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lyana Mentari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menemui Pengrajin

"Keluarga Yang adalah pedagang terkenal di Beizhou, mereka memiliki banyak toko dan menjual berbagai barang. Mereka memiliki putra bernama Yang Xian, dia cukup terkenal karena pandai menghamburkan uang, tampan, dan senang dengan wanita. Hanya saja sedikit bodoh dan tidak cakap."

"Kabarnya, Nyonya Yang sedang mencari calon mantu, tapi beberapa wanita muda di Beizhou tidak membuatnya tertarik."

"Kediaman Keluarga Yang bersebelahan dengan Kediaman Li, mereka bertetangga, dan Nyonya Yang cukup dekat dengan Nona Li Shuyi!"

"Berita ini pasti sudah sampai kepada Nona Li!"

Murong Xingxu menganggukkan kepala. Dia menghargai Ye Jiang yang berusaha keras untuk memperbaiki kesalahannya, dengan cara menyebarkan berita yang tidak sepenuhnya benar di pergaulan kelas atas. Yang pada intinya adalah membesarkan-besarkan kehadiran Tuan Muda Xu ini. Kini, tak hanya pergaulan kelas atas, tapi rakyat ibukota juga tahu kalau Xu Changhe memiliki dua anak laki-laki, dan salah satunya masih bekerja di biro keamanan.

Keraguan Li Shuyi pasti perlahan menghilang. Murong Xingxu bisa melihat perubahan ekspresi wanita itu malam tadi. Meskipun tampak canggung dan terburu-buru masuk ke kamarnya, tapi rumor itu pasti membuatnya kembali percaya.

Kendi anggur dituangkan untuk memenuhi cangkir porselen berwarna putih dari keramik berkualitas itu. Sang tuan duduk dengan nyaman di dipan kayu yang memiliki banyak ukiran indah, di kediaman pangeran ketujuh yang damai. "Kerja yang bagus!" ucap Murong Xingxu.

"Terima kasih, tuan!" Ye Jiang membungkuk dan memberi hormat.

Zhou Ji sedikit mengerutkan kening melihat ini, dia adalah satu-satunya yang belum melihat rupa Li Shuyi. Baginya, masih menjadi pertanyaan mengapa nona itu sangat penting bagi Murong Xingxu.

Zhou Ji meletakkan kembali kendi anggur dengan hati-hati, "Tuan, kenapa anda begitu menghargai Nona Li ini?"

"Siapa sebenarnya dia? Dan, apa hubungannya dengan anda?"

"Anda jarang sekali berhubungan dengan wanita. Bahkan, pelayan di kediaman ini jauh lebih sedikit dan tidak menarik. Berbeda sekali dengan kediaman pangeran lainnya." tambah Zhou Ji lagi terus menyuarakan pikirannya, pemuda itu tidak sadar jika Ye Jiang dan Jing Long menatapnya serius.

"Apakah Nona Li ini begitu berart——aduhh, Kakak Ye, apa yang kau lakukan?!"

Ye Jiang kembali memukul Zhou Ji, kali tidak lebih keras. "Diam kau!"

"Apaa?!"

"Aku hanya bertanya." gerutu Zhou Ji.

"Diam!"

Zhou Ji terus menggerutu, dalam urutan usia dia memang yang paling muda. Tapi, bakatnya dalam pengintaian tidak main-main, dia ahli strategi dan penyergapan. Ketika perang terjadi, Ye Jiang dan Jing Long selalu berada di sisi Murong Xingxu dan Zhou Ji bertindak sebagai tim pengintai atau penyergapan, dalam beberapa kesempatan Zhou Ji juga memimpin tim bantuan. Hal ini menjadikan Zhou Ji, satu-satunya yang paling sering memimpin pasukan, dibawah komando Murong Xingxu.

Apakah Li Shuyi sepenting itu? Untuk pertanyaan ini, Murong Xingxu tidak berkomentar.

Entahlah,

"Li Shuyi ini pernah menyelamatkanku sekali." jawab Murong Xingxu seraya beranjak dari dipan. Tangannya terkunci di belakang punggung, lalu pandangannya menerawang jauh pada pohon apel di halaman kediaman kecilnya. Rantingnya lemah seolah tak sanggup menahan dedaunannya sendiri. Kering dan sangat membutuhkan air.

"Keluarga Li ini sangat miskin, dan mereka tidak memiliki banyak harta. Padahal, Li Chengdu adalah bangsawan dan pahlawan perang. Karena cacat, dan kekalahan, dia menjadi terasingkan dan tidak bisa apa-apa. Hidup keluarga ini sangat pas-pasan, tapi, aku menemukan banyak kehangatan di dalamnya."

"Kebaikan harus dibalas dengan kebaikan yang lebih besar. Tapi, aku tidak mau membuat mereka memanfaatkan statusku sebagai pangeran."

"Identitas sebagai Tuan Muda Xu ini sudah sangat baik untuk mereka."

Ketiga pengawal setia itu saling tatap, kebenaran yang telah mereka duga namun tidak berani mempercayai ternyata benar adanya. Murong Xingxu jatuh ke sungai dan berakhir diselamatkan oleh Keluarga Li.

Murong Xingxu sepanjang hidupnya, selalu membedakan kebaikan dan kejahatan dengan sangat baik. Dia jarang memprovokasi orang lain, dan lebih memilih

Seseorang datang.

Murong Xingxu menoleh untuk melihat seseorang itu. "Kasim Yuan?"

Kasim Yuan datang, pria paruh baya itu menunduk untuk memberi hormat. "Pangeran, kaisar menunggumu di aula utama."

...****************...

Pagi harinya, Li Shuyi bersama dengan Jinshi dan Bibi Cui, berangkat untuk menemui beberapa pengrajin perhiasan di Beizhou. Karena letaknya yang berada di pinggiran kota, maka Li Shuyi harus berangkat lebih pagi untuk menemui mereka.

"Yi'er, apa kau yakin tidak ingin ayah menemanimu?"

Li Shuyi mengangguk dua kali sambil mengudarakan jempol tangannya, "Ayah, tidak perlu cemas, aku pasti bisa!"

"Baiklah, jika kau butuh bantuan ayah, katakan saja!"

"Ini tidak sulit."

"Yi'er, beberapa orang di Beizhou mungkin tidak menghargaimu karena kau masih muda." Li Chengdu mengusap rambut anaknya dengan sayang. "Tapi, ayah yakin kau pasti bisa melakukannya."

Li Shuyi tersenyum lebar, "Ayah, tenang saja, aku sangat pandai membujuk. Itu adalah salah satu keahlianku di kehidupan sebelumnya."

"Kehidupan sebelumnya?"

Sang nona hanya mengangguk, lalu membungkuk kepada sang ayah untuk memberi hormat.

Kehidupan sebelumnya yang ia maksud adalah sebagai Selena. Di perusahaan tempatnya bekerja, selain menjadi designer perhiasan, dia juga harus pintar-pintar menjadi penjilat agar desainnya dilirik oleh atasan yang licik itu. Bagaimana pun, tanpa kemampuan membujuk dan memohon, mana mungkin manajernya akan membiarkan Selena menaikkan desain.

Kembali ke kehidupan Li Shuyi, sebenarnya Selena sudah lama melupakan nama itu dan mulai nyaman dipanggil sebagai Li Shuyi.

Tali kekang kuda dihentakkan, dan kereta yang membawa nona dari Keluarga Li itu berjalan menyusuri jalanan kota yang masih lengang, untuk menuju perbatasan kota.

Kota Beizhou ini sangat luas. Berbeda sekali dengan seberkas ingatannya tentang Kota Jiangzhou.

Sepanjang perjalanan, Li Shuyi telah mempersiapkan semua hal yang dibutuhkan untuk bekerja sama dengan para pengrajin. Di tangannya, ia telah membawa daftar pengrajin yang akan ia temui hari ini. Pertama, Li Shuyi akan melihat dulu hasil pekerjaan mereka, baru setelah itu memantapkan diri untuk memilih salah satu dari ketiganya.

"Nona, apa anda ingin makan sesuatu?" tawar Bibi Cui, "Saya membawa beberapa makanan untuk perbekalan. Apa nona ingin sesuatu?"

Li Shuyi menggeleng, "Aku belum ingin makan, bibi."

"Baik, nona."

"Bibi, apa menurutmu aku harus berkunjung ke Kediaman Yang lain kali?" tanya Li Shuyi, ia sebenarnya merasa tidak nyaman untuk berkunjung karena sifat Yang Xian tempo hari.

Wanita paruh baya yang lama mengikuti Keluarga Li itu menghela napas, "Dari yang saya lihat, Nyonya Yang itu baik, nona!"

"Anda coba saja untuk pergi lain kali. Apel di pekarangan sudah mulai berbuah, akan enak jika dibuat manisan. Mungkin bisa menjadi buah tangan!"

Li Shuyi mengangguk, "Benar juga, selama ini Nyonya Yang cukup baik."

"Nona, sudah hampir sampai!"

Jinshi setengah berteriak, takut jika sang nona tidak dengan karena suara lari Kuda Rongrong yang sangat berisik. Sebenarnya mereka memiliki kuda satu lagi, tapi untuk perjalanan kali ini, Rongrong masih sanggup. "Nona, di depan adalah tempat pengrajin Lin Yu!"

1
Lingli
❤❤❤❤❤
Yunita Widiastuti
mantep💪💪💪
Ai
huan ziyu siapa ya aduh lupa aku kak author 😄
Lingli: Tebak hayoooo
total 1 replies
Yunita Widiastuti
sopo neh huan ziyu...
Lingli: coba diinget2 lagiiii
total 1 replies
Ai
semakin bagus cerita nya kak author semakin terarah jadi tau siapa sebenarnya pemeran utamanya💪
Lingli: Terima kasih
total 1 replies
Ai
ayolah pangeran cpt2 dilamar li shuyinya keburu diambil org nanti😄
sahabat pena
so sweet 🥰🥰🥰meninggalkan ego masing-masing.. semoga langgeng. dan tdk ada hambatan.
Dania
misi
sahabat pena
siapa lagi klo bkn pangeran ke7
Ai
pangeran mu lah li shuyi siapa lg cb
Ai
li shuyi cblah mengerti
Ai
pangeran cepatlah beri penjelasan pd li shuyi agar masalah nya cpt selesai
Ai
li shuyi pangeran ke tujuh melakukan itu oasti ada alasannya lagian org2 yg dihukum itu mereka yg menyengsarakan rakyat demi kepentingan pribadi.. jadilah dewasa jgn bersikap kekanakkanakan.. dengarkan dulu penjelasan nya baru berhak mengadili😄
Ai
akhir nya setelah sekian lama bersama li shuyi baru tau siapakah tuan muda xu sebenarnya.. ayo semangat kak author😄
sahabat pena
nah ketahuan kan? pasti li shui kecewa pangeran 7 ga jujur tentang identitasnya
Ai
masih gak ngerti jln ceritanya.. baca dari awal pemeran utamanya spt bkn pemeran utama.. membingungkan
Ai: maaf kak author itu cuma pendapat saya ,saya msh bingung mau dibawa kemana ceritanya awalnya saya tertarik kematian kaisar sblmny yg sangat mendadak dan yg jadi terdakwanya istrinya sendiri tp kasusnya tiba2 dihilangkan bgt saja.. tak kira pangeran ke tujuh yg akan mengungkap kanya dibantu li shuyi.. semangat kak author btw cerita nya bagus makanya saya ikuti trs 💪
total 2 replies
Ai
kira2 siapakah ibu li shuyi
sahabat pena
masih blm paham alurnya kak... lama ga up jd lupa cerita2 sebelum nya
sahabat pena: ok semangat kak
total 2 replies
Sitifatimah
sekian Minggu cuma satu bab😩😩
Lingli: Aku akan berusaha lebih giat lagi, mohon jangan menyerah untuk membaca yaaa. Salam hangat ❤
total 1 replies
Ai
ini li shuyi kok sedih mulu thor kpn bahagianya.. pisah jauh dari sang pangeran ke tujuh selama berabad2 ehh skr pbk e meninggoi besok apalagi udhlah li shuyi balik aja kedunia modem.. masa jiwa org modern lemah bgt thor gak ada cetar2nya itu lie shuyi.. hrsnya jiwa modern itu lbh beda lbh gacor jgn trlalu lemah 😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!